Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 14
Alex telah sampai di rumah budhenya ,budhe Alex menyambut Alex dengan senyum diwajahnya "eh ponakan budhe yang tampan sudah pulang ,gimana tadi jalan jalan sama nak damara ?" tanya budhe jiyem pada Alex.
Alex mencium tangan budhenya terlebih dahulu ,"Ya lumayan lah budhe hitung hitung Alex hiburan kalau sama ayah dan ibu pasti tidak sempat Alex bisa bermain seperti ini ,yang ada ayah pasti sudah marah marah sama Alex ,menyuruh Alex belajar huh " keluh Alex pada budhenya.
Budhe Alex tersenyum , "Kamu kan disini lumayan lama jadi nikmatin saja ya liburan di rumah budhe sama pakdhe " ucap budhe jiyem . Alex mengangguk "Sudah makan belum tadi ?" tanya budhe jiyem.
Alex mengangguk "Tadi udah jajan di pasar malam ,Alex sudah cukup kenyang " jawab Alex."Jajan itu tidak mengenyangkan,ayo budhe temani makan malam ,tadi budhe masak rendang enak banget Lo ayo" ajak budhe jiyem.Alex yang merasa tidak enak untuk menolak pun menganggukkan kepalanya dan mengikuti budhe jiyem ke ruang makan.
"Emm budhe Alex mau mandi dulu ya , nanti Alex langsung makan setelah mandi" ucap Alex.Budhe jiyem mengangguk "Ya sudah kamu mandi dulu,budhe mau menghangatkan rendangnya dulu " jawab budhe jiyem.
Alex pun menuju ke kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian.Beberapa menit kemudian Alex telah selesai ,Alex langsung berjalan ke arah meja makan,terlihat budhe Alex sedang menunggu Alex , "Wahh kayaknya enak ini budhe " ucap Alex. Budhe jiyem tersenyum "iya dong,masakan budhe gitu Lo ,cepat makan keburu dingin lagi" ucap budhe jiyem.
Alex pun memakan makanannya , budhe Alex menatap wajah Alex dengan tersenyum ,"Alex gimana menurutmu tentang nak damara ,apakah nak damara cantik dan sesuai dengan tipemu?" tanya budhe jiyem.Alex terdiam .
"Damara lumayan cantik sih ,kalau mengenai tipe Alex ,kayaknya damara tidak termasuk sih" jawab Alex jujur.Budhe jiyem terkejut "Loh kenapa memangnya ,kenapa nak damara tidak bisa masuk ke tipemu" tanya budhe jiyem.
"Karena dia itu galak sekali selain galak ,dia juga pemarah banget dan suka mengatur ,Alex tidak suka kalau hidup Alex terkekang ,sudah cukup ayah yang membuat seribu peraturan untuk Alex tidak usah ditambahi lainnya lagi" jawab Alex.
"Ya ampun Alex ,kapan nak damara mengekang dirimu ,perasaan budhe nak damara tidak seperti itu sifatnya" ucap budhe jiyem.
"Saat Alex sampai di desa ini Alex tidak sengaja menambah kecepatan mobil Alex ,tiba tiba damara datang dari belakang dan meneriaki Alex dan setelah itu damara memberi peraturan jika di kampung ini tidak boleh mengebut " jawab Alex.
Budhe jiyem melototkan matanya ,lalu menjewer telinga Alex ,"Aduh aduh budhe sakit jangan ditarik telinga Alex " ucap kesakitan Alex."Siapa suruh bandel ,nak damara tidak salah justru dia itu ingin menasihatimu ,memang peraturan itu sudah ada semenjak dulu bukan peraturan yang dibuat damara secara sepihak". Ucap budhe jiyem.
"Tapi damara juga pernah marah marah tak jelas pada Alex dan menyuruh Alex bertanggung jawab juga" ucap Alex.
Budhe jiyem menatap Alex tajam ,"Soal karena ulah nakalmu mengklakson mobilmu kencang hingga sapi milik nak damara terjatuh kan " ucap budhe Alex.
"Nah itu budhe tahu,setelah itu damara marah marah tak jelas pada Alex " ucap Alex.
Budhe jiyem menepuk dahinya .