NovelToon NovelToon
Takhta Yang Di Curi

Takhta Yang Di Curi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Action
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

karena ambisi untuk menjadi kaya, seseorang rela menukar bayinya dengan bayi dari pria masa lalunya....
yuk ikuti kisah nasib bayi yang di tukar...
akankah berakhir bahagia atau semakin menderita....





Assalamualaikum....
masih biasa, bertemu lagi dengan Author receh... yang masih asal njeplak kalau bikin cerita... tanpa memikirkan plot dan twist...asal ngalir saja di pikiran...
yang masih setia dengan cerita-cerita author,mohon dukungannya... yang tidak suka , bisa di skip tanpa meninggalkan bintang satu....
dukungan kalian, adalah motivasi author...
terimakasih...
salam sehat selalu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Usai melihat keributan di kantin itu, Maudi pergi ke perpustakaan pusat. Ia mencari pojok yang sepi untuk melanjutkan risetnya tentang Ambar dan RS Medika.

Saat sedang asyik membaca dokumen digital yang berhasil ia curi dari server rumah sakit, sebuah bayangan menutupi layarnya. Maudi tersentak dan segera menutup laptopnya.

Seorang pria muda tampan, mengenakan kacamata dan kemeja rapi, berdiri di depannya. Tatapannya cerdas dan penuh selidik. Dia adalah Zaen, dosen muda super jenius di Fakultas TI yang juga merupakan tangan kanan Dekan.

"Maudi, kan?" tanya Zaen datar. "Aku melihat presentasimu di kelas tadi."

Maudi menunduk, memainkan peran bodohnya. "I-iya, Pak. Maafkan Maudi... Maudi memang bodoh."

Zaen tersenyum tipis, senyum yang sulit diartikan. "Bodoh? Atau terlalu pintar sampai harus menyembunyikannya?"

Maudi membeku. Zaen mendekat, suaranya pelan namun tajam. "Kode yang kamu tulis di papan tulis tadi... jika diterjemahkan dengan logika enkripsi tingkat lanjut, itu adalah koordinat server rahasia kampus yang baru saja diretas lima menit lalu. Siapa kamu sebenarnya, Maudi?" tanya Zaen dengan penuh selidik.

Maudi menatap Zaen dengan tatapan yang sangat berbeda dari mahasiswi bodoh di kelas tadi. Sorot matanya kini tajam, sedingin es, dan memancarkan wibawa seorang profesional.

Maudi sedikit menurunkan cadarnya, hanya cukup untuk memperlihatkan sorot matanya yang penuh intimidasi kepada Zaen.

"Anda benar, Pak Zaen. Saya bukan mahasiswi semester satu yang tidak tahu apa-apa," bisik Maudi dengan nada suara yang kini terdengar dewasa dan berwibawa. "Saya pemegang gelar Master of Science in Cybersecurity dari salah satu universitas terbaik di Amerika Serikat. Dan kode di papan tulis tadi? Itu hanyalah cara saya memastikan tidak ada peretas amatir yang mencoba menyusup ke jaringan kampus saat saya sedang bekerja."

Zaen tertegun, langkahnya mundur satu langkah. Ia tidak menyangka gadis yang dihina satu fakultas ini ternyata memiliki kualifikasi yang bahkan mungkin melampaui dirinya.

"Tapi kenapa? Kenapa kamu menyamar seperti ini?" tanya Zaen heran.

"Ini adalah misi rahasia saya. Ada kejahatan besar yang sedang saya bongkar di keluarga Daneswara," jawab Maudi tegas. Ia lalu mendekat, memberikan tekanan psikologis pada dosen muda itu.

"Dengar, Pak Zaen. Saya tahu Anda baru saja menikah sebulan lalu. Istri Anda sedang hamil muda, bukan? Saya juga tahu Anda baru saja mengambil cicilan rumah di kawasan elit. Satu kata saja keluar dari mulut Anda tentang identitas asli saya, saya pastikan seluruh jejak digital Anda hilang, rekening bank Anda terkunci, dan karier Anda hancur dalam semalam. Saya bisa melakukan itu bahkan tanpa menyentuh komputer Anda."

Zaen menelan ludah. Ia merasakan aura yang sangat berbahaya dari gadis di depannya. Maudi bukan hanya pintar, dia adalah predator digital.

"Baik... aku mengerti," ucap Zean pelan. "Aku tidak akan bicara. Tapi tolong, jangan libatkan sistem kampus dalam urusan pribadimu."

"Selama Anda kooperatif, kampus ini aman di tangan saya," sahut Maudi sambil menarik kembali cadarnya dan kembali ke mode gadis polos.

"kalau begitu saya permisi, Assalamualaikum?" ucap Maudi dengan sopan...

Ia berjalan keluar, meninggalkan Zaen yang terpaku dengan sosok gadis penyamar itu.

___

Malam harinya .

Suasana di Mansion Daneswara malam itu terasa sangat mencekam. Doni duduk di sofa ruang keluarga dengan wajah yang memerah menahan amarah. Di depannya, sebuah tablet menampilkan rekaman CCTV kantin kampus yang dikirimkan oleh nomor anonim ke email pribadinya beberapa menit yang lalu.

​Maudi, yang baru saja kembali dari kampus, berdiri di sudut bayangan paviliun sambil memegang ponsel mininya, memantau reaksi Doni melalui kamera tersembunyi yang ia tanam di ruang keluarga.

​"Eliza! Seina! Turun sekarang!" suara Doni menggelegar, meruntuhkan keheningan rumah.

​Seina dan Eliza turun dengan langkah gontai. Eliza masih tampak kesal, sementara Seina mencoba menenangkan putrinya itu tanpa tahu badai apa yang sedang menunggu mereka.

​"Ada apa sih, Pa? Berisik banget," keluh Eliza manja....ia menjatuhkan dirinya di sofa dengan keras.

​Doni melemparkan tabletnya ke meja kaca. "Lihat ini! Apa ini kelakuan putri seorang pengusaha terhormat? Membanting ponsel seharga tiga puluh juta di depan umum hanya karena emosi?"

​Eliza pucat pasi. "Pa... itu... itu karena HP-nya rusak, kena virus dari Maudi! Maudi bawa sial, Pa!"

​"Cukup!" bentak Doni. "Papa sudah lihat rekamannya. Maudi bahkan tidak menyentuh ponselmu! Kamu merundung dia, menyuruhnya seperti pembantu, lalu mengamuk seperti orang tidak berpendidikan. Di mana harga diri keluarga kita, Eliza?!"

​Seina mencoba membela, "Tapi Don, mungkin Maudi memang melakukan sesuatu. Kamu tahu kan dia aneh sejak pulang dari pesantren...."

​"Jangan bela dia, Seina! Uang yang kugunakan untuk membeli ponsel itu seharusnya bisa digunakan untuk biaya pendidikan lainnya. Mulai besok, tidak ada ponsel baru untuk Eliza sampai nilainya membaik!" Ucap Doni dengan tegas.

"Jangan gitu dong pa...terus Eliza pakai apa kalau Eliza tidak memakai ponsel?" Eliza tidak terima, ia menarik lengan papa nya yang akan beranjak.

Doni menoleh, menyentak tangan nya dengan kasar" kau bisa membeli ponsel yang harganya satu juta, atau kau bisa menjual salah satu tas koleksi mu yang tidak berguna itu "

Doni pergi dengan kesal, sementara Eliza langsung merengek pada Seina" ma.... pokoknya El mau ponsel yang sama....hiks" Seina memeluk putrinya dengan sayang" tenang sayang,mama janji , mama akan membelinya untuk mu".

​Setelah memastikan Doni masuk ke ruang kerja dengan bantingan pintu yang keras, Seina menatap Eliza dengan tajam, lalu pandangannya beralih ke arah paviliun belakang.

​"Ini semua gara-gara anak sialan itu," desis Seina.

​Mereka berdua melabrak Maudi ke paviliun. Seina mendobrak pintu kayu yang sudah tua itu. Maudi yang sedang berpura-pura menulis tugas Eliza langsung bangkit dengan wajah ketakutan yang dibuat-buat.

​"Ibu... Kak Eliza... ada apa?" tanya Maudi gemetar.

​"Kamu yang kirim rekaman itu ke Papa, kan?!" Eliza menjambak kerudung Maudi hingga cadarnya miring. "Ngaku kamu, Monster!"

​"Maudi tidak tahu apa-apa, Kak... Maudi bahkan tidak punya ponsel sebagus milik kakak untuk mengirim video," jawab Maudi parau, air mata palsu mulai mengalir di pipinya yang buruk rupa.

​Seina menampar pipi Maudi dengan keras. Plak!!!

"Jangan berbohong! Sejak kamu datang, rumah ini jadi kacau. Dengar ya, kalau sampai Doni membatalkan memblokir kartuku karena ulahmu, aku akan pastikan kamu kembali ke pesantren dalam keadaan tidak bernyawa!"

​Maudi tersungkur di lantai, memegangi pipinya. Namun, di bawah sela-sela pot bunga usang, sebuah kamera tersembunyi sedang aktif, menangkap setiap perbuatan dan kata ancaman dari Seina.

Maudi tersenyum puas sambil memegang pipinya yang tidak terasa sakit, karena Maudi sudah melatih nya agar kuat.

1
Uba Muhammad Al-varo
bagaimana pun keadaannya semoga Maudy baik' saja dan Rasya selalu setia menemani Maudy dari sakit sampai sembuh kembali 💪💪💪
Aisyah Virendra
🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Eliza bakalan jadi musuh lagi buat Maudi, bakalan mengira kalau Maudi merebut Rasya darinya 🤣🤣🤣🤣 padahal Rasya menyelamatkan Eliza karena Maudi 😂 ahh elahhj Elizaaaa jangan jadi kacang lupa kulit kau, atau kami piteeeessss palamu yaaa 😏
@Mita🥰
wah semoga Eliza jangan ...jadi cinta sama Rasya ya
Lovita BM
berasa lihat film action 😁
suti markonah
lanjut maning thor🙏
suti markonah
karna othor hr ini dah bikin aku seneng maka ☕ pun mendarat maning
suti markonah
hari ini othor bikin aku deg deg gan trs plus bikin penasaran..kuharap eliza tidak iri ketika rasya jatuh cinta sm maudi..eliza untuk kevin aja
Uba Muhammad Al-varo
Rasya dari pandangan pertama sampai dititik ini selalu terpesona oleh pesona nya Maudy dan kau Hans, Seina sebentar lagi kehancuran akan menghampirimu
Uba Muhammad Al-varo
Eliza lawan mamamu Seina, jangan sampai kau terperdaya oleh nya, Rasya....../Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Uba Muhammad Al-varo
good....... Rasya kau bantu dan tolong jaga Maudy, lindungi dan berikan rasa aman Maudy hajar, Hans jangan biarkan kejahatan Hans membuat keluarga besarnya Maudy celaka 💪💪💪
Diana Dwiari
klo part Rasya inginnya tertawa ae....ni orang lucu banget sih....eh,emang ada ya di dunia nyata orang kayak rasya
Aisyah Virendra
Pertempuran yg seruuu 🤩🤩🤩
Kata Rasya si Maudi orang asing ehh kata Hans, maudi datang bersama suaminya 🤣🤣🤣🤣🤣 ucapnmu bagian dari doa yg ku aamiin kann hans 🤣🤣
Tahan napas pas Maudi lompat dari pintu Helikopter untuk misi penyelamatan Eliza, smg setelah ini Eliza tidak akan melupakan jasa Maudi yg bertaruh nyawa untuk menyelamatkan dirinya dari racun Ibu kandungnya sendiri 🙄
@Mita🥰
🤣🤣🤣🤣 Rasya terkagum " 🤣🤣🤭🤭
Lovita BM
ternyata Eliza tk spti ibunya yg rakus dan serakah....
suti markonah
lanjut thor ojo gawe aku dak dik duk
Yuyun Srie Herawati
rokok tanpa cukai
suti markonah
aku baca smpe tahan nafas karna tegang, bayangke maudi menyelamatkan eliza
suti markonah
eliza jgn terpengaruh sm seina..berpihak lah sm maudi agar hidupmu tidak berakhir di jalan..inget lah maudi yg sering di siksa sm mama mu saja masih mrangkul mu jadi saudara
@Mita🥰
semoga Eliza ada yang nolong
Aisyah Virendra
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Seina Seina.... bisa²nyaa seorang ibu tapi tak memiliki jiwa keibuan sama sekali bahkan dengan anak yg dilahirkan dari rahimnya sendiri, benar² wanita gila yg haus dan serakah akan harta.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!