NovelToon NovelToon
ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Action / Showbiz
Popularitas:353
Nilai: 5
Nama Author: Ab Je

Di dunia pro-scene FPS yang kejam, satu peluru bisa menentukan segalanya.

Reno, seorang remaja yang bekerja di warnet kumuh, hanya dikenal sebagai "hantu" di server publik. Tanpa tim, tanpa perlengkapan mewah, ia mendominasi setiap pertandingan dengan satu ciri khas: satu tembakan, satu nyawa melayang. Kemampuannya yang tidak masuk akal membuat banyak orang menuduhnya menggunakan cheat.

Namun, nasib Reno berubah saat sebuah tim e-sport yang sedang di ambang kehancuran menemukannya secara tidak sengaja. Di tengah keraguan rekan setim yang tidak mempercayainya dan rival-rival besar yang siap menjatuhkannya, Reno harus membuktikan bahwa [aim] miliknya adalah murni bakat dewa.

Dari turnamen antar-warnet yang penuh asap hingga panggung megah kejuaraan dunia, Reno akan menunjukkan bahwa untuk menjadi yang terbaik, kamu tidak butuh peluru kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ab Je, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Radar Dunia

Kemenangan mutlak Black Viper atas Golden Wyvern di peta *Steel Foundry* tidak hanya menjadi berita utama di dalam negeri. Dalam waktu semalam, cuplikan video teknik "Visual Anchor" milik Reno telah melintasi samudera, mendarat di meja-meja analis tim elit di Seoul, Berlin, dan Los Angeles. Fenomena "One Tap God" bukan lagi sekadar dongeng dari warnet lokal; itu telah menjadi ancaman nyata yang mulai diperhitungkan secara global.

Di ruang rapat utama asrama Black Viper, suasana yang seharusnya penuh dengan perayaan justru terasa sangat tegang. Ardi menyalakan layar proyektor besar yang menampilkan berbagai forum internasional dan kanal berita e-sport luar negeri. Cahaya biru dari layar memantul di wajah para pemain yang tampak lelah namun waspada.

"Kamu sudah memicu perhatian besar, Reno," ujar Ardi sambil menunjuk sebuah artikel dari situs berita e-sport ternama di Korea Selatan. "Judulnya: *'The Ghost of Jakarta: Is He Human or an Algorithm?'*. Mereka mulai melakukan bedah *frame demi frame* pada setiap pergerakanmu. Mereka mencoba mencari tahu bagaimana cara kerja refleksmu yang tidak masuk akal itu."

Reno duduk dengan tenang di kursinya, menyesap teh hangatnya seolah semua keributan di internet itu tidak ada hubungannya dengan dia. "Biarkan saja mereka melakukan analisis. Mereka hanya melihat apa yang sudah terjadi di masa lalu, bukan apa yang akan aku lakukan di pertandingan berikutnya."

"Masalahnya bukan hanya sekadar berita atau analisis teknis, Reno," Marco menimpali dengan wajah cemas, jemarinya mengetuk-ngetuk meja kayu dengan tidak sabar. "Lihat cuplikan ini. Ini yang sebenarnya membuat suasana menjadi panas."

Layar proyektor beralih menampilkan sebuah cuplikan *live streaming* dari seorang pemain superstar asal Amerika Serikat, *Apex*, yang dikenal sebagai penembak jitu nomor satu dunia saat ini. Dalam video itu, Apex tertawa dengan nada meremehkan sambil menonton cuplikan kemenangan Reno di monitornya yang mewah.

"Lumayan untuk ukuran liga lokal," ucap Apex dalam video itu dengan gaya bicara yang sangat angkuh. "Tapi ayolah, trik 'Visual Anchor' itu hanya berfungsi melawan tim amatir yang tidak tahu cara memberikan tekanan mental. Kalau dia berani bertemu denganku di panggung Internasional, aku akan memastikan dia bahkan tidak sempat melihat indikator amunisinya sendiri. Dia akan dipulangkan ke warnetnya dalam waktu kurang dari lima menit."

Suasana ruangan menjadi sangat hening setelah video itu berakhir. Tantangan terbuka dari pemain nomor satu dunia adalah tekanan panggung yang berada di level berbeda. Ini bukan lagi soal rivalitas antar-tim di Jakarta atau perebutan trofi nasional; ini adalah soal harga diri dan pembuktian kualitas di mata dunia.

Tiba-tiba, ponsel Reno yang terletak di atas meja bergetar hebat. Sebuah pesan dari nomor anonim kembali masuk. Reno segera membukanya, dan ia yakin ini adalah pesan dari Sakti.

> [S]: Para penguasa dunia sudah mengincar posisimu. Apex hanyalah lawan yang besar bicara dan terlalu banyak mencari perhatian. Namun, tetaplah waspada dengan 'The Silent Reaper' dari tim Northern Stars. Dia tidak akan bicara sepatah kata pun di media sosial, tapi dia akan langsung mematikan setiap pergerakanmu di pertandingan nanti tanpa memberikan peringatan. Pelajari peta 'Arctic Base' sekarang juga. Itu akan menjadi medan ujian internasional pertamamu.*

"Arctic Base?" gumam Reno. Nama peta itu terasa asing namun menantang.

"Peta itu baru saja dirilis sebagai peta eksklusif untuk turnamen undangan internasional *World Invitational* yang akan diadakan di Singapura bulan depan," jelas Ardi dengan nada serius. "Peta itu sangat ekstrem, Reno. Penuh dengan badai salju yang bisa berubah secara acak, yang berarti jarak pandang kita bisa hilang total dalam sekejap. Di sana, instingmu akan diuji habis-habisan."

"Coach, apakah kita benar-benar mendapatkan undangan ke *World Invitational*?" tanya Reno, matanya kini berkilat penuh minat.

Ardi mengangguk pelan, wajahnya menunjukkan campuran antara bangga dan khawatir. "Tadi pagi Pak Darmawan baru saja mengonfirmasinya. Karena popularitas dan performamu yang meledak, panitia memberikan tiket *Wildcard* kepada Black Viper. Tapi kamu harus tahu, Reno, itu adalah turnamen paling kompetitif di planet ini. Delapan tim terbaik dari setiap benua ada di sana. Tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun."

Reno berdiri dari kursinya, tangannya meremas foto lama Sakti yang masih ia simpan di saku celananya. "Bagus. Aku juga sudah bosan hanya mendengarkan suara-suara sumbang dari luar negeri yang meremehkan kita. Aku ingin melihat seberapa cepat Apex dan si Reaper itu saat mereka benar-benar berhadapan dengan satu ketukanku di bawah badai salju."

"Tapi Reno, kita butuh persiapan yang jauh lebih berat! Kita belum pernah bertanding melawan gaya permainan tim Barat yang sangat agresif dan disiplin," seru Leo, sang pemain termuda di tim.

Reno menoleh ke arah rekan-rekan timnya dengan tatapan yang tajam namun memberikan keyakinan. "Mulai besok pagi, jam latihan kita ditambah empat jam. Kita tidak akan berlatih melawan tim akademi atau pemain lokal lagi. Coach Ardi, tolong cari lawan tanding dari *server* luar negeri. Aku tidak peduli meskipun *ping* atau koneksi kita tidak stabil. Kita harus membiasakan diri dengan kecepatan reaksi dan tempo permainan mereka."

Malam itu, setelah rekan-rekan timnya kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat, Reno tetap berada di ruang latihan yang kini sepi dan gelap, hanya diterangi oleh cahaya dari monitornya. Ia membuka folder rahasia berisi data peta *Arctic Base*. Insting **Anak Genius** miliknya mulai bekerja, membedah setiap celah di antara tumpukan salju digital, mencari titik-titik buta yang bisa ia manfaatkan untuk mengejutkan lawan.

Ia tahu, di Singapura nanti, ia tidak hanya membawa nama Black Viper atau ambisi pribadinya. Ia membawa harapan dari jutaan pemain yang ingin melihat seorang "Anak Warnet" mampu mengguncang takhta pemain pro dunia yang selama ini dianggap tak tersentuh.

Di saat yang hampir bersamaan, di sudut gelap sebuah apartemen mewah di Singapura, seorang pemain dengan *hoodie* hitam duduk diam menatap layar yang menampilkan profil statistik Reno. Pria itu sama sekali tidak bicara atau memberikan komentar di media sosial. Ia hanya mengambil spidol biru dan menandai foto Reno di dinding digitalnya dengan tanda silang yang tegas.

"Phantom..." bisik pria itu dengan suara yang serak dan rendah. "Mari kita lihat, seberapa lama hantu dari Jakarta ini bisa bertahan sebelum akhirnya membeku di tengah badai salju yang aku siapkan."

Reno mematikan monitornya, meninggalkan ruangan yang kini benar-benar gelap. Persiapan menuju panggung dunia telah dimulai, dan kali ini, ia tidak akan membiarkan siapa pun menghalangi jalannya menuju puncak tertinggi.

1
Alia Chans
wow cerita nya menarik, semangat✍️ nya
Ab Je: makasih yahh sudah menyemangati. (🌹)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!