NovelToon NovelToon
Takdir Hidup Anak Brokem Home

Takdir Hidup Anak Brokem Home

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ariyanteekk09

"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.

"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.

"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.

plak

"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.

Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.

Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.

"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 14

"Non Rania ya, anaknya pak Raihan" Rania yang baru masuk restoran bersama nina dan Gavin untuk makan langsung di sapa orang asing.

"Ya saya Rania pak, apa kita saling kenal" tanya Rania.

"Mungkin non tidak kenal saya tapi saya kenal non.. Perkenalkan saya vino pengacara pak Raihan. Apa boleh kita ngobrol sebentar" ujar pak vino.

Nina dan Gavin mengerti, bapak-bapak ini mau bicara serius dengan Rania.

"Nona muda kami tunggu di sana sekalian mau pesen makanan juga " pamit Gavin.

Setelah Gavin dan Nina mencari tempat duduk, pak vino langsung mengajak Rania duduk.

"Om mau bicara apa??".

"Begini non, saya butuh tanda tangan non untuk pengalihan semua harta pak Raihan atas nama non Rania".

"Atas nama saya kok bisa.. Kan ayah sudah memutuskan hubungan antara anak dan bapak dari berapa bulan yang lalu" ujar Rania.

"Saya juga sempat terkejut atas permintaan pak Raihan non. Saya menyuruh nya berpikir lagi tapi keputusannya udah bulat. Dia mengatakan mengikuti kata hatinya" cerita pak vino.

"Ini serius om. Mungkin waktu itu ayah saya dalam keadaan mabuk" Rania masih belum percaya.

"Serius non.. Pak Raihan dalam keadaan sadar waktu menemui saya.. Silahkan non Rania tanda tangan" pak vino menyodorkan berkas-berkas yang telah dia buat atas perintah Raihan.

"Kalau saya sudah tanda tangan apakah semua nya jadi milik aku seorang".

"Betul non Rania.. Ini semua akan jadi milik non".

"Semesta mendukung gue untuk balas dendam sama jihan dan tante sinta.. Terimakasih ayah dengan kesadaran penuh menyerahkan semua untuk ku" Rania pun langsung tanda tangan.

Setelah semua nya beres, pak vino pun pamit pergi.. Semua harta ayahnya sudah atas nama Rania. Rumah yang di tempati ayah nya juga atas namanya.. Tidak ada untuk jihan maupun sinta apalagi anak yang di kandung sinta itu.

"Nia dia siapa" tanya Gavin.

"Pengacara bokap sialan gue, lihat lah. Pasti kalian tidak akan percaya" Rania memperlihatkan berkas yang di kasih pak vino tadi..

"Ini beneran Nona muda.. Astaga nona mendapatkan rezeki nomplok" ujar Nina.

"Dengan begini gue bisa dengan mudah nya balas dendam.. Gue punya ide. Kak Nina besok ikut gue pindah ke rumah itu dan membantu gue balas dendam.. Gue tidak sabar melihat reaksi jihan dan mamanya setelah tahu kebenaran nya" ucap Rania.

"Siap Nona muda".

Untuk merayakan ini semua Rania memesan banyak makanan untuk mereka bertiga.. Tuhan memudahkan nya untuk balas dendam..

*******

"Ini beneran non Rania kan, alhamdulillah mbok senang non kembali.. Mari masuk ajak sekalian teman nya" mbok darmi sangat bahagia melihat Rania kembali.

"Mbok sehat kan! Maaf Nia tidak pernah ngabarin mbok selama Nia pergi".

"Alhamdulillah mbok sehat non.. Melihat non baik-baik saja sudah buat mbok bersyukur" ujar mbok darmi.

Jihan melihat Rania kembali ke rumah itu langsung kesel.

"Lo ngapain kembali kesini lagi.. Ini kan bukan rumah lo" ketus jihan.

"Terserah gue lah.. Ini rumah gue jadi lo harus tahu aturan".

"Rumah lo. Apa lo lupa! Ayah lo sudah memutuskan hubungan anak dan ayah kan" jihan tertawa mengejek.

Rania melihat ayah nya baru pulang dari kantor langsung bicara dengan suara yang cukup keras.

"Apa ayah tidak memberi tahu jihan dan istri ayah kalau rumah ini sudah atas nama ku begitu pun yang lainya" tanya Rania.

"Maksud Rania apa mas" sinta yang baru keluar dari kamar nya penasaran.

"Kok ayah diam! Cerita kan dong. Apa perlu aku yang turun tangan langsung".

"Sinta, jihan. Memang benar rumah dan semua harta mas, sudah mas alihkan pada Rania.. Jadi mulai sekarang dia lah pemilik rumah ini.. Apa kamu sudah bertemu dengan pak vino".

"Sudah dong.. Pak vino sudah menceritakan semuanya".

"Ini pasti bohong kan mas".

"Beneran kok, kamu dan jihan harus terima keputusan mas".

"Terima mas bilang.. Gimana aku mau terima , tanpa diskusi dengan ku mas ambil keputusan sendiri.. Kalau begini gimana nasib jihan dan anak yang aku kandung ini" sinta tidak terima.

"Masalah jihan, dia bisa minta warisan sama bapaknya kalau anak yang kamu kandung ini!! Gampang itu urusan belakangan" jawab Raihan santai.

Tidak ada penyesalan dalam dirinya karena telah memberikan Rania semua harta nya.. Dia yakin pilihan nya tidak salah meskipun bertentangan dengan sinta.

Rania masuk ke kamar yang sudah di bersihkan mbok darmi. Dia satu kamar dengan Nina.

"Terima lah penderitaan kalian sekarang.. Kalian akan mendapatkan lebih banyak penderitaan di rumah ini" oceh Rania.

Nina menggeleng kan kepalanya melihat Nona muda nya sangat senang karena sebentar lagi dia bisa bermain-main dengan jihan dan sinta. Dia juga akan memberikan sedikit pelajaran untuk ayahnya itu.

"Kok ayah Raihan diam-diam mengalihkan semua hartanya atas nama Rania sih terus gimana nasib ku dengan anak yang mama kandung" tanya jihan sama mamanya.

"Mama juga gak habis pikir, apa yang merasuki ayah mu itu sehingga berbuat hal yang tidak terduga" sinta pusing.

"Kita harus bertindak mama, bagaimanapun caranya harta ayah Raihan harus jatuh ke tangan aku dan bayi dalam kandungan mama itu".

"Sia-sia dong pengorbanan mama selama ini.. Mas Raihan benar-benar bodoh. Mama tidak terima" ucap sinta.

Ibu dan anak itu menyusun rencana untuk merebut semuanya dari Rania.. Bagaimana pun cara nya.

Rania hanya tersenyum sinis melihat ibu dan anak itu menyusun rencana jahat untuk nya.. Rania sudah menyimpan kamera di tempat yang tidak ada CCTV nya di rumah itu..

"Gimana rencana Nona muda selanjutnya" tanya Nina.

"Gue akan membuat jihan merasakan apa yang gue rasakan dulu di rumah ini.. Gue akan membalikkan suasana. Gue akan membuat ayah menyiksa jihan lebih parah dari pada yang gue alami.. Apa yang jihan lakukan pada gue akan gue balas lebih" desis Rania.

Rania tidak akan pernah lupa saat jihan menjual dirinya di om-om hidung belang dan untung ya Rania bisa melarikan diri.

sebenarnya Raihan sangat menyayangi Rania tapi karena hasutan sinta, Raihan menjadi membenci Rania. setiap selesai memukul Rania.. Raihan pasti melukai dirinya sendiri karena merasa bersalah karena menyiksa anaknya..

Raihan heran pada dirinya sendiri kenapa tidak bisa membantah setiap perintah sinta terhadap nya..

tok tok tok.

"Rania keluar lo sekarang juga! ini kamar gue kenapa lo usir gue" teriak jihan.

"Jihan kamu jangan ganggu Rania istirahat".

" tapi yah ini kan kamar aku, Rania seenaknya mengusir aku dari sini".

"kamu harus terima jihan.. Rania bebas melakukan apapun karena ini rumah nya. kembali sana ke kamar mu" usir Raihan.

ternyata diam-diam Rania mengirim bukti perselingkuhan sinta dengan laki-laki lain dan Raihan sangat terpukul mengetahui kalau anak yang di kandung sinta bukan anaknya.

Raihan akan cari waktu yang tepat untuk membongkar ini semua. dia tidak tahu kalau Rania lah yang mengirim itu. bukan hanya itu aja Rania juga mengirim semua perlakuan jihan dulu terhadap nya.

Rania mau ayahnya itu tidak bisa hidup tenang karena terus di hantui rasa bersalah atas penyiksaan yang dia lakukan dulu terhadap dirinya.

1
Baek chanhun
Alhamdulillah, akhirnya Rania menepati rumah Raihan, karena Raihan sudah ngomong pd Rania, DI HARAMKAN RANIA MENGINJAK RUMAH KEMBALI,, eh tiba2 Rania balik lagi ke rumah Raihan, gua mulai kecewa dengan jln cerita novel ini, tapi sekarang Ng ada niatan untuk kembali ke rumah Raihan, 🙏💪❤️
Zainul Ariyanti: dia kembali untuk balas dendam bukan menetap kak.
total 1 replies
falea sezi
lanjut
falea sezi
telat buk demi otong mokondo amak sendiri di buang ibu bangsattt laknatt najis
falea sezi
nunggu rania di sayangi bapak angkat nya
Baek chanhun
lihatkan cctv waktu mantan suaminya mokondo , melecehkan anaknya
Baek chanhun
buat hitam di atas putih, agar jelas Rania bukan anak Raihan lagi.
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️
Watini Salma
semoga bagus ceritanya 👍🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!