NovelToon NovelToon
How Can I Run Away From That Obsessive Man

How Can I Run Away From That Obsessive Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kensujishisu

#timetravel
Sebenarnya aku seharusnya sudah mati kan? kenapa tiba tiba aku berada di dunia seperti manhwa... aku baru aja selesai baca ini novel? loh kok bisa masuk?
dan lagi kenapa aku jadi villainess kejam yang akan mengganggu tokoh utama cowok dan cewek yang ada di dunia ini! Elisia Verderick salah satu anak marquiss ternama di dunia novel itu, aku tidak mau berususan dengan pria pria obsesif di dunia ini.. bahkan sampai dikurung!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

Elisia terjatuh ke lantai, kedua lututnya menyentuh lantai dan tiba tiba dia tidak sadarkan diri.

Kemudian mata nya kembali terbuka dan menatap Edwin juga Afren yang melihat dia dengan tatapan sinis.

"Maafkan saya.. yang mulia..sudah membuat Anda khawatir lagi. "

Mata itu dan cara bicara itu jelas lah Elisia sudah kembali, Elisia yang asli sudah berada di dalam istana kerajaan.

"Sebegitunya kamu tidak ingin bersama ku Lisia hingga keluar istana diam diam.. tanpa sepengetahuanku. "

"Tidak begitu yang mulia.. ada hal yang harus saya lakukan yang tidak bisa saya ceritakan pada anda..saya rasa ada kehidupan pribadi saya yang bahkan keluarga saya tidak tau hal itu. "

"Begitu juga denganku.. "

"Saya akan menceritakannya nanti kepada Anda jika saya sudah siap yang mulia.. "

"Aku akan percaya padamu akan hal itu Lisia, jadi kumohon jangan tinggalkan aku lagi... aku khawatir padamu.. "

"Saya pastikan itu tidak terjadi lagi yang mulia Edwin "

"Antarkan Nona Elisia ke kamarnya dan berikan suplemen vitamin terbaik di apotek Kekaisaran, bilang kepada pelayan nya Afren. "

"Baik yang mulia. "

---------

"Ada apa ini, kenapa yang mulia berubah pikiran lagi? " tanya prajurit kepada satu prajurit lainnya yang menarik Elisia ke penjara bawah tanah.

"Aku pun gak terlalu paham, yang jelas sepertinya ada yang menyihir , nona Elisia sehingga sepertinya yang tadi kita bawa kesini palsu sedangkan yang asli sudah kembali ketubuhnya mungkin sependengaran ku. "

"Sepertinya pangeran terlalu obsesi dengan Nona muda Elisia.. "

"Huss.. jaga bicaramu trend. "

"Tapi bukankah itu baru pertama kalinya pangeran berbuat seperti itu kepada seorang wanita bukankah sebelum sebelumnya belum beberapa lama wanita yang pernah jadi teman bermain pangeran kebanyakan tinggal nama saja? "

"Kalau bisa dibilang agak jahat ya.. tapi mau gimana sikap yang mulia sudah seperti itu nurun temurun bapaknya. "

"Jangan jangan nasib nya Nona Elisia bakal kayak Ratu Isabella lagi!. "

"SHTTT, trend! gimana kalau ada yang dengar.. anak ini. "

"Heheheh... semoga aja tidak. "

---------------------------

"Nona anda bisa meminum ini sehabis makan.. jadi anda bisa tidur dengan nyenyak. " Ucap dokter istana kepada Elisia atas perintah putra mahkota.

"Terimakasih dok.. "

"sama sama Nona, bisa tidur nyenyak sekarang. "

"Pelayan yang lain bisa kah kalian meninggalkan ku aku ingin sendiri. "

"Maaf Nona, tapi Putra Mahkota berkata untuk menjaga anda disini sampai Nona tidur. "

"Bilang saja aku yang menyuruh kalian, jadi kalian bisa pergi, nanti aku yang akan bicara pada Yang mulia Edwin. "

"Ba-baik Nona kami permisi. "

Pelayan pelayan itu pun pergi dari kamar Elisia, Elisia pun termenung dia kembali duduk sambil menatap luar jendela.

"Apa yang harus kulakukan dengan Vion nanti.... serangkaian kejadian pemeran utama pria yang tertarik padaku.. semuanya harusnya mengarah ke Lea kenapa jadi aku sasarannya, apa karena aku masuk ke dunia ini.. "

Bagaimanapun aku harus menerima konsekuensinya, kemungkinan akan berubah jika pemeran utama wanita datang dan semuanya akan tertuju pada Lea saja, sejujurnya pusat perhatian ini sangat membuatku tertekan..

Elisia tidak tau sampai maha bahaya yang harusnya sesuai novel aslinya Edwin membunuhnya, tapi melihat kejadian yang dilaluinya sepertinya mungkin akan berubah, seper detik kecil kemungkinan Elisia berharap dia bisa terlepas dari belenggu rasa bersalahnya itu.

---------------------------------

lima bulan kemudian.

Seharusnya aku sudah bisa terlepas dari nya sekarang, tapi aku tidak tau mengapa hal ini membuatku gelisah.

Kemarin saat aku bertanya pada Edwin tentang kepergianku, dia sama sekali tidak menjawab dan tidak menghiraukannya.

Aku takut apa yang telah ia pikirkan tidak aku ketahui, apa dia marah atau dia bahagia..

Semua itu berkecamuk dari kepalaku.. besok aku sudah harus pergi dari istana ini, namun Edwin sama sekali tidak melakukan apapun..

dia tidak menjawab pertanyaanku mengenai perpisahan ini.

Sejujurnya selama aku bersama dia.. dia sangat baik kepadaku walau sikap aslinya di novel sangatlah kejam.. dia hanya baik kepadaku dan Afren orang kepercayaannya, dilihat dari situasinya dia sangat tidak akrab dengan keluarganya.

Aku sudah mencoba berapa kali untuk membuat dia akrab dengan keluarganya, tapi itu tidak berhasil seakan semesta tidak menyetujui nya.

Kesimpulan yang bisa kuambil dari selama aku disini adalah Edwin adalah putra mahkota yang kesepian.. apa mungkin dia terobsesi dengan Lea karena dia tidak memiliki siapa siapa di sampingnya yang bisa dia percaya.

Namun selama setahun ini Edwin tidak memberitahukan semua tentangnya padaku, seolah olah aku harus tidak ada batas untuk nya tapi dia ada batas denganku..

"Nona,kaisar memanggil nona ke ruangan nya. "

kaisar? aku lupa... di chapter ini kaisar akan bertanya apakah aku ingin masih tetap disini atau kembali, jika Elisia yang asli dia akan menjawab untuk tetap disini, namun kaisar sebenarnya netral dia tidak terlalu menyukai Elisia namun dengan pengaruh keluarganya dia juga dalam posisi netral tapi keputusan Edwin yang menegaskan bahwa dia tidak ingin bermain lagi dengan Elisia membuat kaisar tidak bisa menyetujui hal tersebut dan akhirnya Elisia terpaksa kembali.

"Baik saya akan kesana. "

-------

Di ruang kantor kaisar.

"Salam hormat untuk kaisar cahaya negeri kekaisaran, Terima kasih sudah memangg il saya kesini yang mulia. "

Aku melihat Edwin berdiri di samping kaisar, persis seperti di novel.

Aku membuang mukaku untuk tidak menatap Edwin, selama seminggu kemarin dia menolak untuk menjawab pertanyaanku membuat ku kepikiran sekarang ini.

"Sebetulnya bukankah besok kamu akan kembali ya, Saya ingin bertanya apakah kamu ingin tetap disini atau kembali? "

Ini sama persis dengan pertanyaan dari kaisar ke Elisia, aku tidak berani untuk menatap Edwin sekarang.

"Terimakasih untuk pertanyaan nya yang mulia,sebelumnya saya sangat senang bisa disini selama setahun bersama dengan yang mulia Edwin dan terimakasih sudah mengundang saya kesini atas perintah anda.. namun karena saya ingin menjadi penerus keluarga saya ingin pergi ke akademi bangsawan di ibukota untuk mempelajari banyak hal kedepannya. "

Ya... kalau bisa dibilang Elisia yang asli akan ke akademi karena ingin bersama dengan Edwin nantinya namun karena Edwin akan ke akademi saat umur 14 tahun nanti , dan alasanku kesana adalah ingin bertemu pemeran utama wanita.

Dan Varenze ada disana walaupun dia diasingkan tapi Varenze tetap diikutkan oleh teman setia adik kaisar karena dia juga bangsawan yang berpengaruh di kekaisaraan jadi atas bujukannya itu Varenze berhasil menempuh pendidikan yang membuat lelaki itu jadi sangat pintar di masa depan.

Sejujurnya Kaisar tidak suka dengan Varenze yang masuk ke ibukota karena dia adalah anaknya adiknya sendiri.. dia tidak ingin, keponakannya menjadi pusat perhatian selain Edwin.

Namun Kaisar berfikir setidaknya Varenze tidak akan bisa merebut posisi putra mahkota saat ini,

Tidak bisa ku pungkiri Kecerdasan Edwin dan latihan nya yang sangat keras itu juga didikan kaisar selama aku membaca novel tidak ada yang bisa merebut posisinya itu walaupun Varenze meyakinkan tapi statusnya tidak lebih pangeran kerajaan yang diasingkan.

Varenze bisa saja menyaingi Edwin untuk waris takhta jika Edwin menunjukkan sifat aslinya tapi karena Edwin dengan pandainya menyembunyikan sifat kejamnya itu.. Varenze tidak bisa menyaingi putra mahkota.

1
Dania
semangat tor
GACHA LIFE
bagus!!
ygwegtloh
jgn jgn nnti pangeran nya masuk lebih awal juga
araraa
bdh bgt ga si😭 yang buat Vion tanggung jawab woi
KEITH
pintar banget putra mahkotanya keknya ga bisa dikibulin lagian yang malsuin juga tiba tiba bilang tampan kan ngakak🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!