NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Mantan

Terjebak Cinta Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Setelah tiga tahun berpisah, Rocky kembali menggemparkan hati Ariana dengan membawa calon tunangannya.
Siapa sangka CEO tempat Ariana bekerja adalah sang mantan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Akan Menyerah

*****

Mobil Rocky memasuki halaman rumah nya setelah security membuka pagar rumah untuk nya.

Dia berjalan menaiki anak tangga menuju kamar nya. Suasana malam itu sudah sangat sunyi. Bahkan beberapa lampu di ruangan sudah temaram. Tanda jika penghuni rumah sudah masuk ke dalam kamar menyisakan lara assisten rumah tangga menyelesaikan pekerjaan mereka yang belum selesai.

Dan saat masuk ke dalam kamar, Rocky kaget saat dia mendapati Nelly duduk duduk di tepi ranjang nya.

" Nelly? Kenapa kamu ada di sini?" Tanya Rocky yang masih berdiri di ambang pintu.

" Aku di sini? Tentu untuk bertemu dengan mu, Rocky. Seharian aku tidak melihat kamu, aku kangen sayang." Jawab Nelly.

" Siapa yang mengizinkan kamu masuk ke dalam kamar ku?"Tanya Rocky lagi.

" Memang nya aku harus izin dulu gitu buat masuk ke kamar kamu? Bukan kah kamar ini nanti nya juga akan menjadi kamar pengantin kita?" Jawab Nelly balik bertanya.

" Keluar sekarang, Nelly. Aku mau istirahat." Ucap Rocky maju beberapa langkah dan membuat pintu kamar nya otomatis tertutup.

" Memang nya kalau aku tidak mau, kamu mau apa?" Tantang Nelly.

" Aku akan tidur di kamar tamu saja." Jawab Rocky.

Nelly bangkit dari duduk nya.

" Rocky, aku mohon jangan menghindari aku terus. Aku ini calon tunangan kamu, beib. Aku juga butuh perhatian dari kamu. Kamu selalu saja mengabaikan aku. Bahkan seharian kamu tidak mengangkat telepon ku? Kamu tidak tahu kalau aku begitu merindukan kamu. Aku bisa saja mengadukan nya pada Tante Yusnita kalau kamu mengabaikan aku."

" Kenapa selalu membawa nama mama agar aku mau mengikuti semua keinginan konyol kamu itu?" Tanya Rocky.

" Karena hanya itu yang bisa membuat kamu memperhatikan aku, beib." Jawab Nelly tersenyum.

Rocky menggelengkan kepala nya. Dia tidak habis pikir dengan yang di lakukan Nelly sekarang.

Sebenar nya bisa saja dia memaksa Nelly keluar dari kamar nya sekarang. Tapi itu akan memancing keributan di rumah dan membuat Yusnita bangun dan pasti akan lebih membela Nelly jika Nelly mengadukan hal - hal lain pada Yusnita. Karena memang Yusnita akan lebih mempercayai perkataan Nelly dari pada Rocky.

Nelly kemudian berjalan mendekati Rocky.

" Apa sesibuk itu kamu di kantor sampai tidak punya waktu untuk ku?"

" Aku memang sangat sibuk di kantor."

" Apa aku tidak penting bagi mu?"

" Harus nya kamu sudah sadar itu dari dulu. Kenapa malah bertanya lagi."

" Rocky kamu ini kenapa sih? Kamu bilang kamu sibuk di kantor sampai tidak punya waktu untuk ku. Tapi kalau aku mengunjungi mu di kantor, sekretaris mu bilang kamu sedang keluar. Dan pasti kamu keluar mencari kesenangan dengan wanita - wanita bayaran di luar sana kan?"

" Bukan urusan mu juga kan?" Jawab Rocky dingin.

" Tentu urusan ku karena aku ini calon tunangan kamu, Rocky."

" Sejak awal kamu sudah tahu jika aku tidak menginginkan pertunangan ini. Tapi kamu tetap kekeh ingin bertunangan dengan ku."

" Kenapa aku? Mama kamu kan yang memaksa kita bertunangan?" Tanya Nelly balik.

" Karena kamu yang memaksa nya. Kamu yang memaksa keluarga kamu agar kamu bisa bertunangan dengan ku. Jangan pikir aku tidak tahu otak licik kamu itu ya, Nelly. Dan aku hanya mengikuti keinginan mama ku saja. Aku tidak akan bisa mencintai kamu."

" Kalau begitu ayo kita menikah. Bukan kah saat ini mama kamu menginginkan kita untuk menikah?"

" Pernikahan itu bukan permainan, Nelly. Kamu bisa sesuka hati kamu menikah kapan saja."

" Lalu kapan kita akan menikah?"

" Kapan aku merasa siap."

" Kamu tidak akan pernah siap, Nelly."

" Selama kamu yang jadi calon istriku, aku tidak akan pernah siap. Jika kamu tetap ingin menjadi istri ku, bersabar lah lagi. Tapi jika kamu ingin menikah dengan cepat, cari lah laki - laki yang bisa kamu nikahi dengan cepat." Ucap Rocky lalu menggeser berdiri nya.

Nelly mendesah lalu mengikuti langkah Rocky.

" Kalau kita menikah, kamu tidak perlu lagi membayar wanita bayaran di luar sana untuk memuaskan kamu. Kita bisa melakukan nya sepuas kamu. Bahkan jika kamu menginginkan nya sekarang, kita bisa melakukan nya, Rocky. Aku akan melakukan apa yang bisa membuat kamu puas. Bahkan aku jauh lebih mahir dari wanita bayaran kamu itu. Bahkan setelah bersama ku, kamu akan merasa ketagihan dan tak ingin lepas lagi, Rocky." Nelly mengalungkan kedua tangan nya di leher Rocky.

" Kita tidak akan melakukan nya."

" Kenapa tidak mau?"

" Karena aku tidak mau tidur dengan kamu. Kamu bisa cari laki - laki lain jika kamu menginginkan tidur dengan pria." Ucap Rocky menjauhkan tangan Nelly dari leher nya.

" Kamu benar - benar kelewatan, Rocky. Lihat saja, aku akan mengadukan hal ini dengan mama kamu."

Setelah mengatakan itu Nelly keluar dari kamar Rocky dengan membanting pintu kamar nya.

" Dasar perempuan gila. Bisa - bisa nya dia memaksa ku meniduri nya." Gumam Rocky.

Rocky membanting tubuh nya di atas kasur empuk di kamar nya. Pikiran nya kembali pada sikap Ariana terakhir mereka bertemu di apartmen. Seharian Rocky tidak bisa berfikir dengan jernih.

Dia sampai berpikir apa kah perkataan nya tadi benar - benar telah menyakiti hati Ariana sampai Ariana bersikap acuh pada nya.

Seharus nya tadi Rocky bisa menahan diri agar tidak mengucapkan perkataan yang bisa saja menyakiti hati Ariana tadi.

*

*

*

Rocky keluar dari kamar mandi setelah dia membersihkan diri nya. Tiba - tiba pintu kamar nya di gedor dengan keras oleh Yusnita sambil meneriakkan nama nya.

" Rocky... Rocky buka pintu nya , Nak." Panggil Yusnita.

" Ada apa lagi ini?" Gumam Rocky mendekati pintu kamar nya.

" Rocky... Bangun Rocky. Buka pintu nya." Panggil Yusnita lagi.

CEKLEK

" Ada apa, ma?" Tanya Rocky.

" Ada apa, ada apa? Mama harus nya yang tanya. Ada apa dengan kamu ini sebenar nya?" Tanya Yusnita balik.

" Tadi Nelly ke sini kan? Tapi kenapa kamu malah menyuruh nya pulang selarut ini? Kamu itu kenapa tega sekali sih, Rocky?"

" Aku hanya menyuruh nya keluar dari kamar ku, tidak menyuruh nya pulang." Elak Rocky.

" Itu sama saja. Sekarang Nelly sudah sampai di rumah nya. Tapi dia demam mungkin karena pulang terlalu malam. Harus nya kamu itu lebih perhatian dengan Nelly."

" Nelly itu bukan anak kecil lagi, ma. Dia sudah dewasa. Dia bisa menjaga diri nya. Tidak perlu orang lain untuk memperhatikan nya terutama soal kesehatan nya."

" Tapi kamu ini kan calon tunangan nya. Harus nya tadi kamu antar dia pulang. Pastikan dia baik - baik saja sampai di rumah nya."

Rocky merasa frustasi jika berbicara dengan mama nya.

Dia mengusap wajah nya kasar.

" Kami kan belum bertunangan, berarti aku tidak harus memperhatikan hidup dia kan ma. Kami punya kehidupan kami masing - masing. Dan aku juga tidak pernah meminta Nelly untuk ikut campur dengan kehidupan ku. Begitu juga dengan kesehatan ku. Jadi biar kan saja dia merawat diri nya sendiri ma. Mama tidak perlu panik seperti itu."

Yusnita menggeleng mendengar jawaban putra nya itu.

" Mama nggak mau tahu, sekarang kamu harus ke rumah Nell. Kamu jemput dia dan bawa dia ke rumah sakit. Mama nggak kalau sampai Nelly sakit." Perintah mama menarik tubuh Rocky keluar dari kamar.

" Aku nggak mau, ma." Tolak Rocky.

" Kenapa tidak mau?" Tanya Yusnita heran.

" Karena aku capek. Hari ini banyak kerjaan di kantor. Dan besok pagi - lagi sekali aku harus kantor. Ada meeting dengan klien penting." Jawab Rocky dengan tenang. Dan dia kembali masuk ke dalam kamar nya.

" Rocky.. Rocky.. Rocky.." Yusnita ikut menyusul masuk ke dalam kamar Rocky.

" Mama tidak mau dengar penolakan kamu. Pokok nya kamu harus pergi sekarang. Bawa Nelly ke rumah sakit dan pastikan dia mendapatkan pengobatan yang terbaik." Paksa Yusnita.

" Jangan kamu pikirkan soal meeting kamu itu. Kalau perlu batalkan saja. Karena yang terpenting sekarang adalah kesehatan Nelly." Ucap Yusnita lagi.

" Mama tahu apa yang mama lakukan sekarang ini ma? Mama sudah terlalu memaksa kan keinginan mama pada ku. Aku ini sebenar nya anak mama nggak sih?"

" Justru karena kamu itu anak mama, mama harus menyiapkan semua yang terbaik untuk kamu. Termasuk dengan calon istri kamu nanti nya."

" Tapi tidak dengan memaksa aku menikah dengan wanita yang tidak aku cintai, ma."

" Kamu hanya kurang memberi kesempatan untuk Nelly mendampingi kamu. Kamu beri dia kesempatan itu agar kamu bisa sadar kalau Nelly itu adalah calon istri yang baik untuk kamu. Dengan itu cinta akan tumbuh di hati kalian. Tanpa harus mama paksa."

" Mama salah. Karena sampai kapan pun, aku tidak akan bisa mencintai Nelly ma."

Rocky berlalu dari hadapan Yusnita. Dia menyambar kunci mobil di atas meja dan keluar dari kamar nya.

Tak ada guna nya juga berdebat dengan sang mama terlalu panjang. Karena ujung - ujung nya Rocky juga tidak akan bisa menang. Semua yang Rocky ucapkan hanya di anggap Yusnita sebagai pola pikir anak kecil karena Rocky masih labil.

Rocky keluar dari rumah dan menyalakan mobil agar bisa secepat nya sampai  ke rumah Nelly sebelum Nelly memainkan drama - drama menyedihkan berikut nya yang akan semakin menjerumuskan Rocky ke dalam lobang pemaksaan dari sang mama.

*

*

*

" Terima kasih Rocky. Kamu mau mengantar aku ke rumah sakit." Ucap Nelly saat mereka sudah di dalam mobil menuju rumah sakit.

" Harus nya kamu tidak perlu memainkan drama pura - pura sakit mu ini hanya untuk mendapatkan perhatian dari ku." Kata Rocky dengan tegas.

" Jika perlu, aku akan selalu menggunakan nya. Bukti nya sekarang kamu di sini kan. Menemani ku. Itu baru nama nya tunangan ku." Jawab Nelly.

Rocky hanya diam fokus menatap jalanan lurus di depan nya.

" Aku beneran sakit, Rocky. Tadi nya aku mau mengajak kamu dinner keluar. Tapi kamu malah pulang telah. Seperti nya maag aku kumat karena aku telat makan."

" Kamu itu sudah besar, Nelly. Kamu tidak perlu aku untuk menjaga kesehatan mu."

Nelly tersenyum menoleh pada Rocky.

" Tapi aku akan lebih cepat sembuh jika aku terus bersama mu. Seharus nya tadi lebih awal menghubungi Tante Yusnita, agar kita bisa segera sampai di rumah sakit. Aku ingin kamu menemani aku nanti nya selama di rumah sakit."

" Jangan mimpi kamu, Nelly. Kalau bukan karena mama, aku tidak akan sudi mengantar mu ke rumah sakit."

" Whatever. Yang penting kamu di sini. Dan kedepan nya nanti, demi mama kamu juga kamu akan menikah dengan ku, Rocky" Ucap Nelly percaya diri.

" Tidak untuk itu. Simpan ucapan kamu ini dalam ingatan mu. Kita buktikan nanti jika waktu nya tiba."

" Oke, kita lihat saja nanti. Ucapan kamu atau ucapan aku yang akan menjadi kenyataan." Balas Nelly tersenyum sinis.

*

*

*

Rocky bangun dari tidur nya saat dia mendengar suara alarm dari ponsel nya. Dia pun melirik jam di tangan nya. Saat di rasa nyawa nya sudah terkumpul, Rocky bangkit dari sofa dan masuk ke dalam kamar mandi.

Di sana dia membasuh wajah nya agar lebih segar. Lalu keluar dari kamar mandi.

" Terima kasih karena sudah mau menemani ku tadi malam, Rocky. Aku benar - benar butuh kamu sekarang ini." Ucap Nelly.

Semalaman Nelly tidak bisa tidur. Dia terus memandangi Rocky yang tidur di sofa sambil sesekali tersenyum puas karena bisa di temani oleh Rocky di rumah sakit. Karena memang hal ini jarang terjadi walaupun Nelly itu adalah calon tunangan nya Rocky.

Dan karena desakan sang mama Rocky menuruti mama nya untuk mengantar dan menemani Nelly ke rumah sakit agar tidak berpanjang - panjang ribut dengan mama nya.

" Aku tahu. Saat ini kamu tidak tidak benar - benar sakit kan? Ini hanya alasan mu saja untuk menarik perhatian ku untuk menemani kamu di sini." Jawab Rocky sambil menahan rasa kesal yang siap keluar dari sangkar nya.

" Yang aku lakukan ini demi kebaikan hubungan kita juga, Rocky. Kapan lagi kita bisa berdua seperti ini. Kita hanya perlu sering - sering menghabiskan waktu berdua saja. Agar kita semakin dekat dan saling sayang." Ujar Nelly dengan penuh percaya diri.

" Bersama dengan mu sekarang hanya membuang waktu ku saja." Balas Rocky.

" Apa kamu pikir kamu di luar sana dengan wanita - wanita bayaran kamu itu tidak membuang waktumu?" Tanya Nelly mulai tersulut emosi.

" Mereka bisa memuaskan aku. Mereka membuat aku senang dan melupakan semua masalah ku." Jawab Rocky dengan santai nya.

" Aku jauh lebih bisa memuaskan mu dari pada mereka." Sahut Nelly.

" Cih... Aku jelas tahu bagaimana karakter mu, Nelly. Aku tidak mengerti kenapa mama bisa dengan mudah percaya dengan semua sandiwara mu. " Ucap Rocky.

" Itu karena aku bisa mengambil hati mama kamu dengan baik. Lagi pula aku ini kan calon menantu mereka. Jadi sudah seharus nya aku dekat dengan orang tua mu juga. Apa lagi aku ini adalah tipe menantu idaman mereka. Memang ada wanita yang bisa lebih baik dari aku?"

Nelly begitu percaya diri nya saat dia menyombongkan diri nya di depan Rocky.

Selama ini memang tidak ada wanita yang di pilihkan Yusnita untuk Rocky. Nelly adalah satu - satu nya wanita yang di jodohkan Yusnita karena perjanjian dengan teman nya sampai bisa bertunangan dengan Rocky.

" Dan sebagai orang tua tentu mama kamu menginginkan calon menantu nya ini mendapatkan perhatian penuh dari kamu. Dan aku hanya merealisasikan keinginan aku lewat bantuan mama kamu. Itu saja."

" Silahkan bermimpi sepuas kamu, Nelly. Tapi aku akan pastikan kita tidak akan pernah menikah." Rocky kembali duduk di sofa tempat dia tertidur tadi.

Ih ... si Nelly mah memang bikin kang Rocky kesal saja.

Udah tahu nggak cinta tapi malah maksa perasaan nya.

Jangan lupa tinggalkan komentar ya teman ku ... biar kesal nya othor semakin menyala pada Nelly...

Terima kasih ...

1
azzura faradiva
di FN judulnya sejuta cinta dari sang mantan karya Fitri Wardani sampai part 89
Fitri Wardani: author yang sama kak Zura.
Salam kenal dari Fitri Wardani 😍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
azzura faradiva
kok ceritanya mirip di FN sebelah yaaa🤔nantinya si Rocky ini tergoda sama tubuhnya si Neli dan mereka akhirnya HS
Fitri Wardani: kalai Rafa mirip.
silahkan lihat nama penulis nya mbak 🤭🤭
total 1 replies
azzura faradiva
parah....,walau dipaksa dan terpaksa tetap aja itu sangat menjijikkan,masa seorang pria tenaganya kalah sama perempuan gatel🥶🤮
Ara putri
Hay kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Fitri Wardani: siap kakak ku.
saling support pastinya.
total 1 replies
kalea rizuky
laki g tegas keluar dr pekerjaan aja lah dripada ketemu. mantan goblok
kalea rizuky
trs arina pergi knp ini bapak nya Rocky kayak dukung lo apa emak nya Rocky yg buat ariana pergi
kalea rizuky
masih menyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!