NovelToon NovelToon
Janji Suci Yang Ternoda

Janji Suci Yang Ternoda

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:558
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Aku Nadia istri dari Mas Afif dan ibu dari Bintang. aku istri yang setia, yang selalu berusaha melayani suamiku dengan baik, menemaninya dari nol. aku juga ibu yang baik untuk anakku Bintang. singkatnya aku berusaha menjadi yang terbaik untuk suami dan anakku.

Namun di saat pernikahanku yang ke tujuh, Mas Afif memberikanku kejutan besar, dia membawa seorang wanita lain ke dalam rumah tangga kami, namanya Laras dan anak tirinya bernama Salsa, yang Bintang selalu bilang kalau anak itu adalah anak tercantik di kelasnya.

cerita perhianatan dan kebangkitan Nadia dari penghianatan suaminya.

happy reading All❤️ bantu support cerita pertama saya ya, trims🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Ternyata Arka tahu aku di mana dari alat pelacak yang ia simpan di ponselku. Huhh, pantas saja dia dan bibi begitu gercep sekali__mengenai alat itu, memang beberapa tahun lalu Arka yang memasangnya di ponselku. Katanya untuk jaga-jaga, siapa tahu saja terjadi sesuatu denganku dan Arka bisa menolongnya. Bahkan aku yang di pasang alat pelacak pun sampai lupa kalau dia pernah memakainya di ponselku.

Untungnya bibi dan Arka tidak kekeuh mengajakku dan Bintang untuk tinggal di rumah mereka. Tetapi dengan syarat, katanya mereka akan sangat sering menengok tempat kosanku, baik bibi maupun Arka. Keduanya akan saling bergantian untuk ke sini, ke tempat kosanku, tentu saja aku tidak keberatan sama sekali. Yang ada sebaliknya, aku bahagia. Sebab aku jadi punya teman selain Bintang yang bisa ku ajak ngobrol dan mungkin bisa membantuku juga untuk membuat konten untuk akun tiktokku..hehe

Seperti saat ini, Arka datang pagi-pagi sekali dengan membawa dua cup bubur ayam, katanya bubur ayam favoritku. Maka tanpa mau menunggu lama, aku dan Bintang pun segera duduk lesehan dan memakan bubur yang di bawa oleh Arka.

“Makasih ya, Ka. Emang kamu baik banget.“Ujarku sambil mulai mengaduk-ngaduk bubur di kotak sterefoam itu, Arka hanya mengangguk singkat, lalu pria itu membantu Bintang makan dengan menyuapinya serta mengelap bubur yanga da di sudut bibirnya menggunakan tangannya.

“Oh ya, gak kerja apa? Pagi bener datengnya.“Tanyaku.

“Lagi libur, dan mama nyuruh aku buat ngasih bubur kesukaan kamu, katanya takut kamu ngidam bubur itu.“

Aku terharu, bibi memang sejak dulu sangat baik padaku, padahal aku hanya keponakannya. Huhuhu, sampai aku di buat menangis kalau ingat-ingat tentang kebaikannya.

“Cengeng.“Ledeknya, aku mendengus ke arahnya sambil mengusap air mataku.

“Biarin!.“

“Udah sewa pengacara?.“Tanyanya dan membuatku berhenti mengunyah, lalu ku arahkan tatapanku pada Bintang__bagaimana pun Bintang masih anak-anak dan aku tidak mau membuatnya tertekan karena berita perceraianku dengan Afif.

“Gak akan ngerti, gak usah sebut nama aja.“

Ku hela nafasku panjang sambil menggelengkan kepalaku.

“Belum kak. Mau bantuin gak? Tapi kalau bisa yang bagus pengacaranya, untuk uang. Aku masih ada kok, tenang aja. Terus Mas Afif juga masih ngasih uang bulanan kok.“Cetusku sambil tersenyum getir dengan hati yang terasa nyeri. Mulut bisa berkata aku baik-baik saja, tapi tidak dengan hati ini. Meski begitu, aku memang sudah memikirkannya, keputusanku bulat dan aku ingin bercerai darinya.

“Kayaknya aku punya deh temen pengacara, nanti aku tanya dulu. Oh ya, Kamu ganti nomor telepon ya? Si A nanyain kamu sama aku.“

Aku terkekeuh pelan mendengarnya.

“Seneng buat dia jadi perhatian, heuh??.“Ujarnya dan membuat berdecak lalu menghentikan kekeuhanku.

“Enak aja. Enggak ya! Cuman kok yang ngebuat aku tertawa, gak nyangka aja. Kok dia berani gitu nanya soal aku sama kamu, mengingat dia kan di hajar kamu, Ka!.“

Arka menghendikan bahunya”Mungkin gak punya pilihan lain, dari pada nanya ke mama.“Tukasnya, bener juga sih.

Aku memang membuang nomor lamaku dan menggantinya dengan nomor baru, dan hanya orang-orang tertentu saja yang tahu nomor baruku ini, Arka dan bibi saja. Lagian buat apa aku masih menyimpan nomor seseorang yang akan menjadi mantanku? Sangat tidak berguna sama sekali. Heuhhh.

“Terus kamu bilang apa sama, dia?.“

“Ya, ku bilang. Gak tahu, ora urus..“

Mendengar jawaban Arka seketika aku pun tertawa sampai-sampai perutku kram lho di buatnya, astaga..

“Kenapa? Perut kamu sakit? Mau ke rumah sakit?.“Cecar Arka dan kini mendekati, melirik wajahku panik__pelan-pelan ku hembuskan nafasku, lalu ku genggam tangannya erat, kram ini sedikit membaik hingga aku pun bisa kembali bicara.

“Kram Ka.“

“Lho kok bisa?.“

“Ya, gak tahu.“

“Mungkin kurang gerak, kamu kan terus ngedekem di dalam rumah ini. Sesekali keluar Nad, hirup udara pagi, jalan-jalan kek sama berjemur sekitar sepuluh atau lima belas menit kek.“

“Saya di dalam rumah kan kerja, bapak Arka!!.“

“Kerja apa kamu?.“Tanyanya dan berhasil membuatku mendengus.

“Kerja ini bapak Arka!.“Aku menunjukan layar ponselku yang menampilkan grafik akun tiktokku yang semakin meningkat pesat, dari satu ribu pengikut menjadi sepuluh ribu pengikut. Video-video banyak yang fyp dan aku juga sudah mendapat endorsan dari beberapa produk rumah tangga.. uhh senangnya, ya. Meski pun agak cukup sulit juga, karena aku harus pinter bagi waktu antara ngurus Bintang dan take video, tapi tidak apa-apa, namanya kan merintis memang begini, asalkan cuan mulai ngalir aja ke rekeningku.

Otw sultan, Aamiin.

Mata Arka terlihat membesar dengan mulutnya yang menganga lebar, tampaknya Arka tertegun melihat akun tiktokku yang sudah banyak pengikut dan komentar begini, aku puas dan bangga dengan diriku ini.

“Jadi udah tahu, kan? Nah, berhubung kamu di sini kak. Bantu aku bikin video sama ngeditnya, ya?.“

Arka mengangguk”Ok, tapi jangan lupa kalau udah dapat gaji pertama, traktir aku.“Ucapnya terdengar bercanda yang ku jawab dengan anggukan di kepala.

“Nanti bawa itu pulang Ka.“Tunjukku pada sebuah benda yang masih terbungkus rapi dengan bubble wraft warna hitam, mata Arka menyipit.

“Apa itu?.“

“Aku dapet endorse, iga sapi pedas sama cumi cabe hijau dan ikan cakalang pedas. Bibi suka iga sama cumi dan kamu suka ikan cakalang.“Arka hanya mengangguk saja dan aku tersenyum penuh rasa syukur. Sebab aku bisa menjadi content creator, meski jalanku tak mudah.

********

Karena ini hari minggu, aku pun memilih meluangkan satu hari untuk quality time bersama anakku dan juga seperti kata Arka, untuk keluar dan berjemur sebentar. Heuhhh ternyata enak juga ya, menikmati sinar matahari pagi dengan udara yang masih bersih tanpa polusi.

Karena kosanku di belakang pasar, maka sudah tidak aneh lagi tatkala telingaku mendengar suara-suara pedagang yang mempromosikan jajanannya__seperti biasa, Bintang si tukang jajan dan ibunya si tukang makan, kami pun mencegat salah satu pedagang cilor. Masing-masing dari kami memesan sepupuh ribu dan si mang penjual terlihat begitu bahagia sekali__saking bahagianya, dia sampai memberikan bonus dua tusuk cilok untuk aku dan Arka.

“Makasih ya neng.“

“Iya mang sama-sama, cilornya enak. Saya suka.“

“Alhamdulillah kalau gitu, tapi neng kayaknya penghuni baru ya?.“Tanyanya dan kini menatapku agak lama, membuatku menghentikan kunyahanku, aku tersenyum kecil sambil ku anggukan kepalaku.

“Iya mang, saya penghuni baru di sini.“

“Bener kan, soalnya jarang banget liat neng keluar.“

Aku tersenyum agak sedikit meringis.

“Yaudah, kalau gitu saya pamit ya? Makasih neng, sudah jadi pelanggan saya pagi ini.“

“Iya mang, hati-hati.“

********

Malam ini terasa begitu dingin dari malam-malam sebelumnya, saat ku raih ponsel untuk melihat berapa suhu, mataku terhenyak, sebab 21° derajat, pantas saja dingin, wong suhunya sampau 21°, sebelum ku lanjutkan untuk mengedit video, aku pun menghampiri Bintang yang sudah tertidur di kamarnya lalu membawa satu selimut tebal, senyumku mengembang tatkala netraku menyorot Bintang yang masih tertidur dengan lelapnya dengan posisi merengkol seperti bayi, beberapa kali tubuhnya bergerak ke kanan dan kiri, padahal sudah ku selimuti tadi, eh di tendang dong selimutnya..ckck apa dia tidak merasa dingin, ya?

Sebelum aku keluar dan melanjutkan pekerjaanku, aku pun kembali menyelimuti tubuhnya dan mengecup kening, kedua pipi, mata. Lalu berbisik supaya dia bisa tertidur lelap, sedang mamanya bisa fokus bekerja.

Begitulah, mungkin menurut Arka dan bibi, menjadi content creator itu mudah, padahal beginilah di balik layar. Seringkali aku begadang untuk menyelesaikan beberapa video yang sudah ku take dari pagi sampe sore. Apalagi kalau ada barang-barang endorsan yang harus segera di selesaikan, jangan di tanya bagaimana aku yang kerap kali kelelahan dan kadang juga suka bangun siang, karena ini__tapi tidak apa, yang penting aku punya pekerjaan dari rumah dan yang paling penting adalah cuan, cuan yang harus aku dapatkan.

“Ini Nadia kan? Nad, kamu ganti nomor ya? Bisa kita bertemu? Dan aku pingin bicara sama kamu.“

Kedua mataku membelalak dengan mulut setengah menganga, terkejut ketika mendapati dm dari akun bernama Afif, saat ku klik profilnya, aku di buat berdecih tatkala menemukan banyak sekali video dengan anak tirinya, Salsa. Afif terlihat bahagia sekali pun dengan Salsa__melihatnya, hatiku meradang dan nyeri. Aku tidak cemburu, tapi aku tidak suka, karena Afif lebih dekat dengan anak tirinya ketimbang anak kandungnya sendiri. Dia lebih menyukai Salsa ketimbang Bintang.

Cihh, rasanya keputusan bercerai dengannya adalah sebuah hal yang tepat. Aku tidak akan mampu hidup dengan seseorang yang lebih sayang anak orang lain ketimbang anaknya.

“Nad, kamu di mana? Kenapa kamu keluar dari rumah kita? Dan kenapa kamu menggugat cerai? Nad, kita bisa bicara. Kamu gak bisa seenaknya begini, Nad!!.“

Aku yang tak tahan pun segera memblokir akun dengan nama Afif itu. Di tengah malam begini, dia sukses membuat moodku langsung anjlok ke dasar jurang, dasar sialan!

1
Anonymous
afif goblok
Anonymous
anying Juz 30 doang berasa bisa si paling adil
Dewi Sri Astuti: wkwkwkwk🤭🙏
total 1 replies
Anonymous
diem bocil
Dewi Sri Astuti: hahaha🙏
total 1 replies
Dewi Sri Astuti
Yuk kasih bintang lima dan komennya, biar author semangat🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!