NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Sang Mayor

Takdir Cinta Sang Mayor

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Pengawal / Tamat
Popularitas:71.7k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Novel ini terinspirasi dari kisah Mayor yang saat ini sedang viral di mana-mana. Ini hanya kisah fiktif belaka tidak ada sangkut pautnya dengan kisah nyata ataupun yang saat ini sedang viral. Nama tokoh dan nama negara Author samarkan ya🙏

*
*
*

Bagaimana jika seorang Presiden di sebuah Negara mempunyai ajudan para pria-pria tampan? Para Ajudan itu harus bekerja selama 24 jam tanpa henti untuk menjaga keamanan Sang Presiden.

Terlebih Mayor Rendi, Ajudan pribadi itu harus mengikuti sang Presiden ke mana pun tanpa ada waktu sedikit pun. Lalu, bagaimanakah takdir cinta sang Mayor?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14 Masa Lalu Mayor Rendi

Siang ini Sasa sedang membuatkan jus jambu untuk Chika karena Chika baru pulang kuliah.

"Chika, ini jus jambu yang kamu minta," ucap Sasa dengan masuk ke dalam kamar Chika.

"Terima kasih Kak, maaf ya sudah merepotkan," ucap Chika.

"Gak apa-apa, ini kan memang tugas aku," sahut Sasa dengan senyumannya.

"Kak di sini saja, temani aku kerjakan tugas," ucap Chika.

"Siap." Chika pun duduk di sofa yang berada di dalam kamar Chika.

Sasa memperhatikan setiap sudut kamar Chika, terlihat banyak sekali foto yang terpajang di dinding kamarnya. Sasa melihat ke sebuah foto yang di dalamnya ada foto Chika dan Mayor Rendi yang sedang tertawa bersama.

"Ternyata Mayor bisa tertawa juga, kirain kotak tertawa Mayor sudah gak ada," ledek Sasa.

Chika ikut tertawa. "Sebenarnya yang merubah Abang itu Kak Dita," ucap Chika.

"Siapa dia?" tanya Sasa kepo.

"Kak Dita itu mantan pacarnya Abang. Kak Dita adalah cinta pertama Abang, dulu Abang sama Kak Dita pacaran pada saat Abang masih melaksanakan pendidikan militernya di Amerika," sahut Chika.

"Terus, apa hubungannya dengan tawa Mayor?" tanya Sasa polos.

"Seperti yang aku bilang tadi, Kak Dita adalah cinta pertama Abang dan Abang sangat mencintai Kak Dita. Dulu kehidupan Abang sangat bahagia bahkan senyum selalu terpatri di wajah tampannya. Namun pada saat mereka putus, senyuman Abang seketika menghilang bahkan sampai saat ini hampir tidak pernah melihat Abang tertawa lagi, aku rindu sama tawa Abang," ucap Chika dengan wajah sedihnya.

"Kenapa mereka sampai putus?" tanya Sasa.

"Kak Dita itu orangnya manja, dia gak mengerti dengan keadaan Abang yang sebagai Abdi Negara. Dulu Kak Dita tidak mau LDRan sama Abang, bahkan dia menyuruh Abang untuk tidak melanjutkan pendidikan militernya tapi karena Abang sangat mencintai dunia militernya, Abang tidak bisa mengikuti keinginan Kak Dita dan itu membuat Kak Dita marah dan memilih meninggalkan Abang."

"Ya Allah, nasib Mayor sama dengan aku cuma bedanya aku diselingkuhi kalau Mayor ditinggalkan karena tidak mau LDRan," sahut Sasa.

"Apalagi setelah Bapak dilantik, otomatis Abang sangat sibuk karena bagaimana pun prioritas Abang yang nomor satu ya, Negara bukan wanita tapi Kak Dita tidak mengerti itu malah mengira kalau Abang tidak sayang dan tidak peduli kepadanya," lanjut Chika.

"Astaga, kasihan sekali Mayor," sahut Sasa.

"Padahal di saat Abang sedang capek dengan jadwalnya yang padat, justru Kak Dita lah yang sangat dibutuhkan Abang tapi Kak Dita malah menyerah dan meninggalkan Abang."

Sasa hanya mengangguk-anggukan kepalanya, dia tidak mau banyak komentar karena bukan urusan dia juga. "Tapi sekarang hikmahnya, Mayor digilai wanita di seluruh Negara ini," ucap Sasa.

"Iya, apalagi sekarang kan Abang semakin tampan aku yakin kalau Kak Dita melihat Abang yang sekarang pasti dia akan jatuh cinta lagi sama Abang," ucap Sasa.

Sasa kembali tersenyum, dia hanya bisa mendengarkan cerita dari Chika.

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat, sudah 5 hari Mayor Rendi dan yang lainnya tidak pulang ke rumah Palapa karena mereka semua menemani Bapak Wibowo pergi ke berbagai Negara untuk menghadiri undangan dari para kepala Negara lain. Suasana sedikit sepi karena biasanya Rafka dan Agam yang selalu meramaikan rumah dengan guyonan-guyonan mereka yang random. Chika merasa bebas, bahkan setiap hari dia diantar oleh pacarnya.

"Kak Sasa, nanti malam Abang dan Mas-masku akan pulang, Kak Sasa jangan ngadu kalau aku setiap hari diantar sama pacar aku, ya," ucap Chika.

"Memangnya kenapa?" tanya Sasa.

"Astaga Kak Sasa masih nanya, kalau mereka sampai tahu, bisa-bisa aku digantung," sahut Chika dengan wajah yang cemberut.

"Aku juga tahu lah, tenang saja aku gak bakalan ngadu sama siapa pun," ucap Sasa.

"Terima kasih, Kak. Kakak memang pengertian." Chika memeluk Sasa dengan penuh kasih sayang.

Sasa menyunggingkan senyuman, entah kenapa mendengar Mayor akan pulang dia merasa sangat bahagia. Bahkan selama tidak ada di rumah, Sasa merasakan rindu kepada Sang Mayor walaupun pada kenyataannya Mayor selalu jutek kepadanya. "Ah, kenapa aku bisa gila seperti ini," batin Sasa dengan memukul kecil kepalanya sendiri.

Menjelang maghrib semua orang sudah sibuk dengan menyiapkan makan malam karena penghuni rumah Palapa sudah mendapatkan kabar kalau Bapak Wibowo dan anak-anaknya akan segera sampai. Dan benar saja, tidak lama kemudian rombongan Bapak Wibowo sampai di rumah. Chika berlari dan memeluk Bapaknya.

"Jangan lama-lama meluknya, Bapak kecapean mau istirahat," ucap Rezki.

"Biarin saja, ini kan Bapak Chika," ketus Chika.

"Kamu baik-baik saja kan di rumah? tidak nakal?" tanya Bapak Wibowo.

"Tidak dong Pak, kalau tidak percaya tanya saja sama Kak Sasa," sahut Chika.

"Bagus, ya sudah Bapak sangat lelah mau istirahat dulu. Oleh-oleh untukmu ada di bagasi," ucap Bapak Wibowo.

"Oke."

Lino dan Wiliam pun mengantar Bapak Wibowo ke dalam kamarnya. "Hai bocil, kamu tidak kangen sama kita," ucap Rafka.

"Kangen dong." Chika memeluk satu persatu Mas-masnya, sedangkan Mayor Rendi masih sibuk mengeluarkan barang-barang.

Rafka, Agam, dan Rezki membawa masing-masing tas mereka dan sisanya di angkut oleh pengawal yang lainnya. Tanpa aba-aba, Chika langsung nemplok di punggung Mayor Rendi dan dengan sigap dia memegang kaki Chika. Chika masuk ke dalam rumah dengan digendong oleh Mayor Rendi.

"Kamu gak macam-macam kan, Dek?" tanya Mayor Rendi.

"Enggak dong Bang, percaya deh sama aku," sahut Chika.

Semuanya duduk di ruangan biasa, Sasa berinisiatif membawakan minuman segar untuk semuanya. "Mas-mas, ini aku bawakan minuman segar untuk kalian," ucap Sasa ceria.

"Terima kasih, Sasa," ucap Agam.

"Sama-sama, Mas."

Mayor Rendi mendudukkan Chika ke atas sofa dan dia pun menjatuhkan tubuhnya di atas sofa single dengan memejamkan matanya. Sasa tahu kalau saat ini Mayor Rendi sedang sangat kelelahan, dia pun memberanikan diri untuk menghampiri Mayor Rendi dan dengan sigap memijat kepalanya. Seketika Mayor Rendi membuka mata dan menatap Sasa.

"Siapa suruh kamu menyentuh kepalaku?" ucap Mayor Rendi.

"Siap salah, Mayor," sahut Sasa.

Sasa mengambil posisi dan mulai push up membuat semuanya melihat bingung ke arah Sasa namun mereka tidak ada yang bicara dan justru membiarkan Sasa melakukan push up sebanyak sepuluh kali.

"Sudah selesai, Yor," ucap Sasa.

"Aku tidak menyuruhmu untuk push up," ucap Mayor dingin.

"Tidak apa-apa Yor, setiap melakukan salah Aku harus push up kan? jadi sebelum Mayor menyuruhku, lebih baik aku lakukan sendiri," sahut Sasa dengan raut wajah yang lucu.

Mayor mengulum senyumnya melihat ekspresi wajah Sasa dan itu tertangkap oleh Chika. "Kak Sasa sangat luar biasa, bisa membuat Abang tersenyum," batin Chika.

1
UUN UNAYAH
pa Wibowo nya Sunil Shetty 😍😍😍
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Daliffa
menarik&TDK membosankan,good luck 🙏
Arsita Sari Niluhputu
Luar biasa
KaylaKesya
terbaek Thor💪
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
sasa kamu kabangetan banget masak ya di kamar mandi molor apalgi di malam pertama lagi
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
mayor salah sendiri sibuk kerja dan sama adex" nya gk di kirimin fotonya kan
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
bengek lah sasa nangis nya bukan karena kangen tapi karena melihat mayor naek heli
wah bapak wibowo bapak yg tidak kolot ini walaupun dia orang kaya tapi tidak mengharuskan anaknya menikah dengan orang yg sederajat
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
seorang militer ngucapin ultah ke ayangnya aja naek heli ya
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
mayor udah ketar-ketir takut nanti di putus sama sasa
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
itu baru telat angkat telfon ya sa hukuman nya Pus-up belum melakukan kesalahan yg lain
tapi emang benar sih apa yg di katakan mayor karena bagi tentara waktu sedikit sangat berharga
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
tepatin janjimu ya mayor jangan sampai mengingkari karena sasa setelah hidup dengan mu nanti dia hanya punya dirimu saja
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
jangan lama" ren nanti ada yang naksir sasa
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
langsung ya rendi gercep ke rumah sasa
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
sasa masih suka sekali ya godain mayor
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
apakah sasa dan mayor nanti akan bertemu lagi dan jika nanti mereka bertemu akan kah saling mengungkapkan cinta
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
apakah mayor akan langsung mencari sasa atau dia mau melanjutkan tugasnya dulu
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
sasa tidak mau di antar sama lino sampai tujuan mungkin dia gak mau siapa pun mengetahui dia pergi kemana
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
ternyata bukan hanya sasa yg menyimpan perasaan nya tapi mayor juga
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
astaga sasa bisa" nya kamu ngerengek seperti itu sama anak presiden
status apa yg di liat sasa kenapa dia sampai kaget
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
kejahatan apa yg di lakukan Mr. chen di negara nya sampai" dia menjadi buronan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!