Auralin gadis abad 23 yang berprofesi sebagai dokter bedah dan memiliki gelar profesor muda ,memiliki segudang bakat dari beladiri, mamasak ,meracik obat tradisional yang di turunkan oleh kakek nya dan masih banyak lagi . Memiliki sifat yang ramah baik ceria tapi dia mempunyai sisi lain jika sudah marah tapi tidak ada yang tau hanya orang terdekat nya yang mengetahui semua itu karena semua tertutupi dengan sempurna oleh kebaikan dan keramahan nya . Tapi nasip naas di dapatkanya saat setelah dia pulang dari rumah ayahnya auralin kecelakaan yang mengakibatkan dia meninggal dunia di tempat .
Akan tetapi bukan ke akhirat yang dia dapati malah masuk ke dalam raga putri pertama dari jendral besar di kerajaan Jun .
kedatangan nya ke dunia ini bukan tidak bisa ada artinya melainkan untuk mencari siapa sebenarnya dia dengan mencari pasangan pusaka peninggalan ibunya .
semua gambar atau foto yang di gunakan surber dari pinterest.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kembalinya zia
" Baik kau kembalilah" ucap Bai se
"Baiklah kakak, Jie jie dan kalian adik adikku aku pergi dulu jika aku ada waktu pasti aku akan datang kembali " Ucap Zia
" Dan misiku ke hutan kehidupan dan hutan ke Matian belum selesai" ucap Zia lagi
" Baik lah kau hati hati" Ucap Bai se
Tidak lama zia Lin pun sudah di dalam kamarnya, dia melihat suasana kamarnya yang masih sama sebelum dia tinggalkan
dan di luar masih sangat pagi
Setelah melihat keadaan kamarnya Zia Lin pun bersiap siap mengganti pakaiannya, Karena pagi ini dia akan menemui kedua orang tuanya
Tidak lama ketukan pintu pun terdengar .
Tok ....tok....tok...
" Nona apa hari ini saya sudah boleh masuk?" Tanya Nima .
" Masuk lah Nima" jawab Zia
Tidak lama Nima pun membuka pintu dan masuk saat masuk dia sangat terkejut saat melihat wanita yang sangat cantik sedang duduk
( sumber pinterest )
" Sssi..si....siapa kamu ...dimana nonaku .... " Tanya Nima
Melihat keterkejutan Nima Zia pun menjawab
"Apa kamu sudah melupakan wajah nonamu Nima baru seminggu aku tidak keluar ...." tanya Zia
" jadi ini benar benar nona Zia Lin " tanya nima
" Tentu saja Nima siapa lagi ... Apa ada yang salah .." ucap zia
" tidak nona anda terlihat sangat cantik kecantikan nona bisa meruntuhkan sebuah negara atau bahkan lebih...." puji nima
" Hehe ...... sudah jangan berlebihan Nima Nima bagaimana kabar mu satu Minggu ini..." tanya Zia
" Baik nona tapi saya sangat mencemaskan nona, berapa kali tuan besar dan nyonya ingin bertemu nona tapi saya selalu melarangnya dengan alasan yang sama" ucap Nima
" Maaf nona, sebenarnya waktu itu saya pernah membuka kamar nona karena saya sangat kawatir sudah lima hari anda tidak makan maafkan saya nona ucap Nima dengan bersujud pada Zia" ucap Nima penuh sesal
" Sudah Nima tidak apa apa aku mengerti dengan kekhawatiran mu, sudah bangunlah tidak baik dan tidak perlu bersujud seperti itu, terima kasih atas bantuan mu dan sudah menjagaku jadi aku punya hadiah untuk mu" ucap Zia
" Tidak nona itu sudah menjadi tugas saya tidak perlu anda berterima kasih kepada saya dan tidak perlu memberikan hadiah" ucap Nima tulus
" Tidak apa aku yang ingin memberikan nya tunggu sebentar" paksa zia
( sumber pinterest )
" ini untukmu " ucap Zia
" Nona ini sangat Santi tapi nona aku tidak pantas mendapatkan ini saya hanya pelayan" ucap nima
" Tidak ada kata tapi tapian, ambil ini aku tidak suka di bantah " seru Zia
" Baik nona terima kasih saya sangat suka ...* ucap Nima senang .
"Baiklah Nima ayo kita kunjungi ibu .... " ucap Zia
" baik nona ....." jawab Nima
sepanjang perjalanan semua pelayan dan penjaga yang melihat Zia pun diam terpana dengan kecantikannya walau dia sekarang sedang menggunakan cadar tapi tubuhnya seakan bercahaya yang membuat orang lupa ....
Tidak lama zia pun telah sampai di kediaman sang ibu .....
Disana Zia bertemu dengan pelayan setia ibunya ....
" Bibi cun apa ibu ada didalam... " Tanya Zia ..
Mendengar suara itu bibi cun pun menoleh kan wajahnya terkejut ... " Nona pertama apa benar ini nona ..." ujar bibi cun terkejut
" Benar bibi Zia ingin bertemu ibu apa ada .." jawab Zia
" Tentu saja ada nona nyonya pasti sangat bahagia jika bertemu nona sudah satu Minggu ini nyonya gelisah memikirkan anda, 2mari nona saya antarkan kedalam ..." ucap bibi cun bahagia
" Baik bibi cun terima kasih...." ucap zia
merekapun berjalan masuk menemui nyonya Lin ..
"nyonya apa saya boleh masuk, ini ada yang ingin bertemu nyonya" tanya bibi cun
" Siapa bibi aku tidak mau bertemu siapapun dulu aku sedang tidak tenang memikirkan putriku" jawab sang nyonya besar
Saat bibi cun akan menjawab di hentikan oleh Zia agar Zia saja yang akan berbicara
" Apa ibu tidak mau bertemu dengan ku, baik lah aku akan kembali kekediaman ku ...." tanya Zia
Mendengar itu ibu Zia dengan cepat membuka pintu " Tunggu Zia'er kau benar benar zia'er putri ibu" tanya ibu Zia
" Benar ibu ...." jawab Zia
"Sayang ibu sangan menghawatirkan mu, ibu sangan resa ibu juga sangat merindukan mu" ucap ibu Zia dengan sedih
" Maaf ibu Zia salah, Zia hanya ingin memulihkan kondisi tubuh Zia dan mengobati wajah Zia" jawab Zia
" Apakah kau baik baik saja sekarang zia'er bagaimana apa ada yang sakit lagi atau apa dan wajahmu apa wajah mu sudah sembuh nak ...." tanya ibu
" Benar ibu Zia sudah sehat dan baik baik saja dan wajah zia juga udah kembali seperti dulu tidak bengkak " jawab Zia
" Apa boleh ibu melihat wajah mu nak ...." tanya ibu
belum sempat Zia menjawab ternyata Jendra Lin pun datang ....
" Ada apa ini istriku kenapa kau menangis dan siapa gadis ini ...." tanya Jendral Lin bingung
" Ayah ......" ucap Zia dengan wajah kesalnya
" Zia'er ...benarkan kau zia'er kami ...." tanya jendral Lin
" Tentu saja ayah ini putri mu ..." jawab Zia
" Jadi benar ini kau nak bagaimana keadaan mu nak sudah satu Minggu zia'er tidak mau di temui apa kau baik baik saja..." tanya jendral Lin kawatir
" Tentu ayah Zia sudah sehat dan baik baik saja ..." jawab Zia
" Syukur lah nak .... Kau membuat kami sangat Kawatir . Sebenarnya apa yang kau lakukan di dalam kamarmu sampai tidak mau kami temui " tanya jendral
Bersambung
awal² baik kok jadi rasanya aneh ini mah
baru kali ini ada bapak yg sayank sama anaknya n berantem sama anak tirinya