NovelToon NovelToon
Mahkotaku Telah Hilang

Mahkotaku Telah Hilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:53k
Nilai: 5
Nama Author: Nia Nara

"Aku ingin mati saja, buat apa aku hidup toh semuanya sudah berakhir. Tidak ada yang bisa dibanggakan lagi dari diriku. Semuanya telah hancur. Keluargaku akan hancur bila mengetahui ini semua, akulah kebanggaan mereka tapi kini leyaplah semua" ucapku dengan melempar buku-buku. Aku duduk terdiam dengan fikiran menerawang entah apa yang aku fikirkan. Aku gak punya semangat lagi, seakan semuanya musnah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Nara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 CEMBURU

Tok

Tok

Tok

Panji dan Najwa sontak kaget mendengar pintu kamarnya ada yang ngetok.

"Mas siapa? Kok ada didalam rumah kita"

"Apa Deden dan iwan ya tapi kok mereka gak nelfon aku, biasanya mereka telfon gak langsung masuk gini" heran panji.

" panji..mama tahu kamu gak tidur, cepat keluar" suara mama panji seperti petir siang bolong membuat panji dan Najwa kaget ples heran.

" Tumben mama kesini yank?"

"Mungkin ada hal penting mas, yaudah mas keluar dulu gih aku mau mandi dulu"

"Mandi bareng yok" goda panji pada istrinya.

"Ihhhh apaan sih, udah sana temui mama dulu entar ngamuk mama" Najwa bergegas ke kamar mandi. Panji memakai bajunya kembali dan bersiap untuk keluar. Sesampainya diruang tamu, panji dibuat kaget karena melihat imel sang mantan yang juga ada disana.

"Mama, imel, tumben kesini ada apa?"Tanya panji dengan nada heran karena tumben sang mama mengajak imel.

" memang gak boleh kalau mama kesini?"

"Boleh ma cuma kok bareng imel, mang dari mana?"

"Oww ini si imel kangen katanya sama kamu, yaudah mama bawa kesini" jawab sang mama dengan santainya.

"Mama apaan sih, panji udah punya istri. Gak enak kalau ada perempuan lain main kesini. Mama harus jaga perasaan Najwa. Panji gak mau sampai Najwa salah paham. Mending imel pergi gih dari sini takut cuma bikin masalah" ucap panji dengan wajah marah karena kecewa pada mamanya.

"Alah peduli apa dengan perasaan dia, lagian mama kesini cuma kangen aja sama kamu, kebetulan imel ada acara di sini yaudah mama bareng aja sama imel, iya kan nak imel" jawab mama panji dengan mengedipkan sebelah matanya yang mengisyaratkan agar imel mengiyakan ucapannya.

"I..iya mas, imel ada acara disini dan juga imel kangen sama mas dah lama gak ketemu" ucapnya dengan suara dimanja-manjain.

"Tuhhh jadi kami bisa nginep disini kan nak sampai acaranya imel selesai"

"Iya mas boleh ya kami nginep disini" ucapnya lagi sambil meluk lengan panji. Bersamaan dengn itu, Najwa keluar dari kamar. Sungguh hatinya panas ketika melihat imel memeluk lengan panji dengan mesranya. Api cemburu Najwa tidak bisa ditahan lagi, rasanya ingin menarik tangan imel dn menyeretnya keluar agar dia sadar dan gak seenaknya sama suami orang. Panji yang kaget dengan kedatangan istrinya, langsung menarik tangan imel dari lengannya. Imel hanya tersenyum ketika melihat wajah Najwa yang merah tanda cemburu.

"Oooh mama yang datang" Najwa langsung menghampiri mama mertuanya hendak mencium punggung tangan mamanya namun sang mama menolaknya. Najwa tidak mempermasalahkan karena hal itu sudah biasa Najwa alami setiap bertemu mamanya. panji merasa gak enak pada istrinya dan mencoba untuk menjelaskannya, namun Najwa melarangnya malah memberikan ucapan yang membuat hati imel kepanasan.

"Sayank....tadi.... "

"Sudah....mas gak usah menjelaskan apa-apa karena aku gak masalah. Mas panji gak salah justru yang salah itu adalah tamu yang tidak tahu malu. Sudah tau suami orang tetap aja mau didekati. Kalau seperti itu kan berarti orang tersebut tidak tahu diri atau jangan-jangan diluaran sana gak ada laki-laki yang tertarik. Astaga mas kasihan sekali ya pada perempuan yang GAK LAKU itu, boleh dech nanti aku bantu iklnin di sosmed siapa tahu ada yang nawar upssssssa" sindir Najwa yang membuat wajah imel dan mama mertuanya memerah.

"Kurang ajar kamu menyindirku" ucapnya dengan suara meninggi.

"Loh situ merasa tersindir padahal aku gak nyebut nama loh.......Tapi syukur dech kalau situ sadar" sinis Najwa.

"Heh seharusnya kamu yang sadar, dasar perempuan gak punya malu, kamu itu udah merebut panji dari aku, yang perempuan murahan itu kamu" tunjuk imel dengan angkuhnya.

"Imel jaga sikap ya, kita itu udah gak punya hubungan apa-apa lagian kita putus udah 2 tahun yang lalu, mana ada kamu bilang Najwa merebut aku. Bukannya dulu kamu yng ninggalin aku demi varel terus ngapain sekarang kamu datang lagi hah, justru kamu perempuan yang gak tau malu. Sudah tahu aku sudah beristri masih aja dekatin aku. Mama juga ngapain coba kesini bawa imel, cuma bikin masalah aja".

"Loh kenapa mama yang disalahkan, mama kesini kangen sama kamu, kebetulan imel mau ke Jogja ya sudah mama ikut lagian apa salahnya kalian dekat lagi bukannya dalam islam laki-laki itu boleh menikah lebih dari 1" ucap mama panji dengan entengnya. Imel tersenyum karena mendapatkan belaan dari mama sang mantan.

"Mama tidak usah bawa-bawa agama, sekarang Najwa tanya, kalau seandainya papa yang nikah lagi apa mama setuju?"

"Hayyy dasar menantu kurang ajar, gak sopan kamu ya...udah berani sekarang. Panji, ini seorang istri yang kamu pilih hah gak ada hormat-hormatnya sama mama".

"Bagaimana Najwa bisa hormat sama mama, kalau mama sendiri gak menghormati Najwa sebagai menantu mama. Mama sangat sadar kalau mas panji sudah punya istri tpi kenapa mama masih mau menjodohkan mas panji dengan perempuan lain. Dimana hati nurani mama. Mama bahkan tidak memperdulikan perasaan Najwa. Apa salah Najwa sama mama sampai mama membenci Najwa seperti ini. Maaf bukannya Najwa berani dan gak sopan sama mama tapi mama duluan yang mengajarkan Najwa tidak sopan dan tidak menghargai mama" Najwapun segera berlari masuk kekamarnya.

"Maaf mending sekarang mama sama kamu mel segera pergi dari sini karena kedatangan kalian cuma bikin masalah. Maaf bukannya panji gak sopan sama mama tapi kali ini mama sudah keterlaluan. Kalau mama tetap seperti ini, jangan harap panji akan pulang kerumah" panjipun menyusul sang istri masuk kekamar.

"Panji.......kamu benar-benar sudah tidak menghargai mama ya...dasar menantu kurang ajar, kamu sudah memberikan aura negatif pada anakku. Dulu panji gak pernah membantah dia selalu patuh dan selalu mengikuti apa kataku. Sekarang semenjak menikah sama kamu panji sudah mulai gak patuh. Dasar menantu gak tau diri. Sampai kapanpun aku tidak akan sudi menerima kamu sebagai menantuku. Ayo nak amel kita pergi dari sini" Mama panjipun segera keluar.

Sedangkan didalam kamar, Najwa duduk dipojokan kasur sambil menangis. Panji melihat istrinya menangis langsung menghampirinya.

"Sayang, maafin aku ya gak bisa cegah mama bersikap seperti itu. Kamu gak usah masukin ke hati kata-kata mama ya karena dari dulu emang mama seperti itu. Kamu sabar ya sayank... Aku yakin suatu saat mama akan berubah sama kamu" Panji berusaha menennagkna snag istri.

"Sampai kapan mas mama akan bersikap seperti itu, aku bukan malaikat yang bisa selamanya sabar, aku manusia biasa yang juga punya perasaan. Aku sedih mas dengan sikap mama yang lebih sayang pada perempuan lain ketimbang menantunya sendiri. Memangnya salah Najwa apa mas smaa mama. Apa karena Najwa orang gak punya"

1
Noermhamama Gibran
👍🏿
Nurmania Nia
sangat bagus
Alexander
Coba deh baca ini, jamin deh puas banget sama ceritanya!
Codigo cereza
Bahagia meluap
ANDERSON AGUDELO SALAZAR
Keren! Bagus banget ceritanya.
Quản trị viên
Hebatnya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!