Feng Xiao adalah seorang jenius tiada tara di alam langit, dengan Kitab 12 Kaisar yang dimiliki olehnya ia menjadi yang terkuat di seluruh alam langit, hanya saja saat ia sudah menjadi yang terkuat Feng Xiao di khianati oleh saudara yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri, sehingga saudaranya menyebarkan tentang Kitab 12 Kaisar pada 7 Kaisar alam langit
Mereka bekerja sama untuk membunuh dan mengambil Kitab 12 Kaisar milik Feng Xiao. Feng Xiao yang dikeroyok oleh 7 Kaisar Langit di Alam Langit pun tidak memilik pilihan lain selain meledakkan dirinya sendiri. Hal itu ia lakukan agar Kitab 12 Kaisar tidak jatuh ketangan mereka.
Feng Xiao yang meledakkan dirinya sendiri berpikir bahwa ia akan mati selamanya, akan tetapi ia hidup kembali ke tubuh seorang bocah di Alam Bawah.
Feng Xiao yang hidup ditubuh bocah itu pun mencari cara agar menjadi lebih kuat untuk membalaskan dendamnya dan dendam bocah itu.
JanganLupatinggalkan jejak dengan Like, Komen, jgn lupa kritik dan saranny!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wayvv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14. Chp. 14 - Pil Roh Kelas 4
Para penonton bersorak karena menunggu dimulainya Babak ketiga ini, mereka semua menunggu aksi yang akan di lakukan oleh Feng Xiao lagi.
Di bangku VIP Gu Feiyang, Ding Feng, dan juga Xiao Lang melihat ke arah arena, mereka penasaran dengan aksi apa yang akan Feng Xiao lakukan.
"Apakah bocah itu masih memiliki Metode Alkimia Kuno lainnya?." ucap Gu Feiyang dalam hati.
"Master menurutmu antara Feng Xiao dan Tang Chuan itu siapa yang lebih hebat dalam Alkimia?." tanya Xiao Lang.
Ding Feng mendengar apa yang Xiao Lang tanyakan dan dirinya penasaran dengan jawaban dari Gu Feiyang.
"Feng Xiao jauh lebih hebat dalam Alkimia, kemampuannya dalam Alkimia mungkin diatasmu, atau mungkin bisa saja kemampuannya setara denganku!."
Xiao Lang dan juga Ding Feng yang mendengar pernyataan tersebut sangat kaget, karna seorang seperti Grandmaster Gu Feiyang mengakui bahwa ada yang setara dengan dirinya dalam Alkimia di Provinsi Kura-kua Hitam.
***
Di dalam arena terlihat Tang Chuan sedang memasukkan bahan herbal miliknya, dan mengendalikan perapian dirinya yakin bahwa akan lolos ke babak final karena dirinya pernah membuat sebuah Pil dengan nadi awan.
Dengan pengalamannya yang sudah pernah membuat sebuah Pil Kelas 3 dengan nadi awan, Tang Chuan menjadi lebih percaya diri.
"Aku tidak boleh kalah dari bajingan itu!." ucapmya dalam hati.
Setelah memasukkan semua bahan herbal miliknya, Tang Chuan langsung saja melakukan segel tangan untuk mengendalikan perapian miliknya.
***
Di sisi lain Feng Xiao terlihat memasukan bahan herbal miliknya kedalam tungku dengan santai, sambil mengendalikan perapian miliknya Feng Xiao pun mulai untuk memurnikan bahan herbal miliknya.
Feng Xiao membuat sebuah segel tangan dan tiba-tiba saja sebuah api merah kehitaman keluar menjulang tinggi keatas, dan membentuk sebuah pilar yang tinggi.
Para penonton yang sedang menunggu aksi dari Feng Xiao pun kini senang karena akhirnya Feng Xiao melakukan sesuatu terhadap tungkunya.
Mereka semua menunggu Feng Xiao beraksi karena apa yang Feng Xiao tunjukkan adalah sesuatu yang tidak mereka ketahui, walaupun Feng Xiao hanya menunjukkan Metode Alkimianya sekali akan tetapi mereka yakin bahwa masih ada rahasia lain yang ada di diri Feng Xiao.
Begitu pula dengan Grandmaster Gu dan Xiao Lang, mereka berdua juga penasaran dengan metode apa yang akan Feng Xiao gunakan di babak ketiga kali ini.
Sedangkan di suatu tempat di bangku penonton, terlihat seorang pria yang cukup menyeramkan menatap Feng Xiao dengan tatapan membunuh intens.
Ia tidak sendiri melainkan bersama kedua temannya yang juga melihat Feng Xiao dengan niat membunuh yang cukup intens.
"Bagaimana mungkin bocah itu masih hidup? Bukankah kita bertiga sudah membunuhnya!?." ucapnya pada kedua temannya.
"Han Ji saat itu aku yakin aku sudah memeriksanya dan dia sudah tidak bernyawa saat itu!.". Ucapnya pada Han Ji
"Sial apakah kita bertiga dibodohi olehnya!."
"Jangan gegabah, saat ini biarkan saja bajingan itu hidup, setelah Kompetisi ini selesai barulah kita membunuhnya!." ucap Han Feng.
***
Pada saat Feng Xiao sedang melakukan pemurnian bahan herbalnya, tiba tiba ia merasakan sebuah niat membunuh, dirinya pun menoleh ke arah niat membunuh itu berada.
Saat menoleh kearah tersebut ia hanya melihat penonton yang sedang menonton Kompetisi. "Sial apakah Organisasi yang mengincar tubuh ini menemukanku?." gumamnya dalam hati.
Feng Xiao yang sedang memurnikan bahan herbal pun kembali berkonsentrasi dan tidak terlalu memperdulikan niat membunuh tersebut.
Feng Xiao yang sudah terkonsentrasi pun membuat segel tangan kembali dan langit menjadi sedikit gelap, cahaya matahari terhalang oleh awan gelap yang mengeluarkan sebuah petir.
Para penonton yang melihat hal itu pun terkejut, mereka semua tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Sedangkan di bangku VIP Gu Feiyang, Ding Feng, dan juga Xiao Lang melihat ke atas langit, mereka melihat awan hitam yang mengeluarkan sebuah petir.
"Apakah ini ulah bocah itu?." gumam Ding Feng dalam hati.
"Master apa anda pernah melihat yang seperti ini saat membuat Pil?." tanya Xiao Lang pada Gu Feiyang.
"Muridku, mungkin pernyataan tentang kemampuan Alkimianya yang setara denganku adalah sebuah kebodohan!.
"Faktanya aku yakin bahwa kemampuan Alkimianya berada jauh di atasku." ucap Gu Feiyang sambil melihat ke arah langit.
Semua orang melihat ke arah langit dan tiba-tiba saja sebuah petir menyambar, mereka semua melihat sebuah hal yang sangat menakjubkan.
Sebuah naga petir tiba tiba saja keluar dari awan hitam, di ikuti dengan petir kecil dibelakangnya.
Sebuah petir kecil yang berada di belakang naga petir itupun melesat ke arah arena dan menyambar tungku milik Feng Xiao, diikuti oleh petir kecil lainnya yang menyambar tungku milik Feng Xiao.
Kini hanya tersisa naga petir saja yang berada di langit arena, para peserta lain yang tadinya sedang memurnikan Bahan Herbal kini berhenti karena hal gila yang dilakukan Feng Xiao.
Tang Chuan yang melihat hal itupun menganga karena aksi yang di lakukan oleh Feng Xiao, dirinya awalnya ingin mengalahkan Feng Xiao dibabak kali ini akan tetapi setelah melihat aksi dari Feng Xiao dirinya merasa hal itu adalah mustahil.
Feng Xiao yang melihat ke arah langit kini membuat kembali sebuah segel tangan, dan tiba tiba saja Naga Petir yang ada di langit melesat ke arah tungku milik Feng Xiao.
*DUARR*
Sebuah ledakan yang disebabkan oleh tungku Feng Xiao yang hancur terjadi, abu membuat area sekitar arena menjadi tertutup dan saat abu itu sudah menghilang sebuah Pil dengab warna biru dengan jumlah 3 buah Pil sedang terbang.
"Pil Roh Jiwa Petir Kelas 5 dengan nadi awan tingkat Rendah! Selesai!!."