Mengorbankan segalanya dan bahkan mendonorkan ginjalnya untuk sang ibu mertua.
justru membuat dirinya dibuang seperti sampah oleh sang suami dan keluarganya.
Karna dianggap penyakitan dan tidak dibutuhkan lagi.
Apa yang akan dilakukan pada si wanita cantik,untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan suami dan juga keluarganya??
Follow Ig Me : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Seketika membuat Zia syok dan seakan tidak bisa berkata-kata saat Randy mengatakan ingin bercerai.
"A..Apa??cerai??kenapa?kenap mendadak ingin bercerai?" tanya Zia yang ingin tahu dan terkejut.
"Karena aku sudah tidak membutuhkan mu lagi,kau perempuan penyakitan yang hanya akan merepotkan hidup ku." ungkap Randy dengan lantang.
"Tapi Randy..bukankah kamu sangat mencintaiku?kamu bilang ingin hidup bersama ku selamanya?" tanya Zia mengungkit apa yang pernah dikatakan Randy padanya.
"Heuh.kau pikir itu murni dari hati ku??itu cuma kata-kata manis supaya kau percaya dan mendonorkan ginjal mu untuk ibu ku." ungkap Randy lagi.
Zia pun kembali syok saat Randy mengungkapkan tentang donor ginjal ibunya.Ia pun kini menoleh kearah sang ibu mertua dengan tatapan yang begitu sedih dan hancur.
"Ibu..apa ibu juga mengetahuinya??" tanya Zia mengarah pada ibu Randy.
Ibu Randy hanya buang muka dan tidak mau melihat Zia.
"Selain itu aku sudah punya wanita lain yang dalam waktu dekat akan tinggal bersama.Jadi kurasa kau paham dengan alasan ku.setelah kita bercerai,aku akan memberi mu kompensasi,supaya kau bisa melanjutkan hidupmu." kata Randy yang kembali mengungkapkan rahasia nya yang selama ini ia tutupi dari Zia.
Serasa terkena serangan jantung,perasaan Zia semakin hancur saat mengetahui jika Randy sudah memiliki wanita lain.
"Tidak mungkin,kamu pasti bohong kan Randy..Kamu hanya mencintaiku kan??hiks." ucap Zia yang kini menangis terisak.
"Zia..Sejak kau habis operasi,kau tidak pernah tidur dengan Randy.Padahal kau tahu bahwa aku sangat menginginkan seorang cucu." sahut ibu Randy yang justru mengungkit kehamilan Zia.
Zia pun langsung menatap ibu mertuanya.
"Tapi bu,bukan aku yang tidak ingin hamil.tapi dokter mengatakan jika aku belum diperbolehkan hamil,karena pengaruh aku mendonorkan ginjal..Apakah maksud ibu,ini salah ku??" jawab Zia menjelaskan dan bertanya.
"Sudahlah,intinya aku tetap ingin bercerai dari mu." sahut Randy dengan tegas
"Hiks..Tidak Randy,aku tidak mau bercerai dari mu..hiks..Bagaimana dengan nasib ku?aku sudah mengorbankan semua untukmu..hiks." isak Zia menangis histeris.
"Aku tidak peduli,dari awal aku menikahi mu bukan karena aku mencintai mu.jadi aku akan tetap bercerai dengan mu." ucap Randy tidak peduli.
"Ambil uang ini,ini cukup untuk mu menyewa rumah dan biaya hidup mu beberapa bulan.Lagi pula biaya operasi mu sangat mahal,jadi kurasa uang itu cukup untuk mu." ucap Randy sambil menghempaskan amplop tebal berisikan uang yang cukup banyak.
"Tidak Randy..Ku mohon jangan seperti ini..Aku sangat mencintai mu Randy..hiks."
"Bu..ku mohon,bantu aku..hiks..tolong jangan seperti ini.Bukankah aku sudah berkorban untuk mu bu..hiks..kenapa ibu tega melakukan ini padaku..Hiks." ucap Zia yang kini memohon pada ibu mertuanya sambil menggenggam tangan ibu mertuanya.
Sang ibu mertua pun langsung menghempaskan tangan Zia secara kasar.
"Maaf Zia,aku pun memiliki pemikiran yang sama dengan anak ku.Bahwa aku juga tidak menyukai mu.aku berpura-pura baik dengan mu hanya karena agar kau berhasil mendonorkan ginjal mu." ungkap ibu mertuanya dengan kata-kata kejamnya.
"Hiks..kenapa,kenapa kalian tegas sekali pada ku??hiks."isak Zia yang terus histeris melihat sikap mereka berdua.
"Sudah cukup untuk drama nya,lebih baik kau keluar lah dari rumah ini.tidak ada yang perlu di tangisi lagi,karena ini tidak akan merubah keadaan Zia..Keluar..!!" sahut Randy langsung mendorong tubuh Zia keluar dari rumahnya dan menutupnya dengan cukup keras.
"Tidak..Randy,ibu..Buka pintunya.Hiks..tolong jangan seperti ini..jangan usir aku..huaa..Randy.." teriak Zia sambil terus mengetuk pintu rumah Randy berulang kali.
Tapi Randy dan ibunya seakan tidak peduli dengan teriakan Zia dan mengabaikannya sampai Zia pergi.
Zia yang terus berusaha memanggil Randy,akhirnya memilih pergi dengan hanya membawa amplop berisikan uang yang diberikan Randy padanya.
Zia tidak mengira jika mereka yang sudah dianggap keluarga sendiri dan menjadi pelindung baginya.Tapi justru mengkhianatinya dan mengusirnya seperti gelandangan.Tanpa peduli dengan keadaannya yang sebenarnya masih belum pulih.Dan seharusnya masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang mereka.
Kini Zia pun bingung harus pergi kemana,setelah diceraikan ia tidak tahu kemana tujuannya sekarang.
Ia pun juga tidak memiliki keberanian untuk menemui Aurel kakak sepupunya.Sebab dia juga merasa malu,mengingat nasehat yang pernah diingatkan padanya tentang Randy dan keluarganya.Justru Zia memilih mengabaikannya dan kini seakan ia menyadari jika nasehat Aurel ternyata tepat.
puaskan balasdendanmu Zia