Zahra, seorang gadis SMA yg Sangat cantik dan manis.
Ia menikah dengan CEO yg tampan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzz1124, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Amarah Zack.
Zack dan Zahra menghabis kan makanan nya. Setelah itu Zack pergi ke kamar dan Zahra membersih kan meja. Zack pergi ke kamar mandi dan menunggu Zahra mengambil baju nya.
"Kau ini lama sekali, aku sudah menunggu mu dari tadi". Ucap Zack dingin.
" Maaf Tuan ". Ucap Zahra.
Tadi dia sangat sangat baik, sekarang seperti singa yang sangat menyeramkan. Jika dia sakit, aku harus mengurus nya di rumah karna ia tidak mungkin bisa bekerja. jika aku yang mengurus nya dia akan mudah mempermain kan ku. Ucap Zahra dalam hati sambil mengambil baju Zack.
" Butuh berapa lama lagi untuk mengambil baju ku?". Ucap Zack dingin.
Zahra pun segera keluar kamar. Ia mengambil handuk kecil juga, untuk mengeringkan rambut Zack.
Setelah selesai. Zack pun pergi ke kasur dan tidur. Zahra hanya berpura pura tidur, saat Zahra merasa Zack sudah tertidur pulas Zahra segera bangun dari tidur nya.
Dia pergi keluar kamar untuk mengambil kompres air hangat. Setelah itu Zahra kembali ke kamar. Zahra menaruh punggung tangan nya di jidat Zack. Zahra pun segera mengompres Zack. Ya walau pun Zack tidak demam Zahra tetap mengompres Zack, karna sikap Zack hari ini sangat lah aneh menurut Zahra.
sekesai mengompres Zahra kembali ke sofa untuk tidur. Tetapi saat Zahra mengambil selimut nya handphone nya berdering. Ia melihat layar handphone nya bertulis kan Zidan. Seketika muka Zahra memerah. Zack yg melihat wajah Zahra bingung. Sebenar nya Zack sedang memperhatikan Zahra dari tadi.
Zahra segera pergi keluar kamar dan mengangkat telfon nya. Zack mengikuti Zahra dengan diam diam.
"Halo" Ucap Zidan
"Halo Zidan". Ucap Zahra.
Apa dia masih berhubungan dengan cowok itu. Ucap Zack dalam hati sambil mendengar kan pembicaraan Zahra.
" Zahra kamu kok ga bilang kalo kamu pindah sekolah". Ucap Zidan
"Haha, iya aku...... aku juga pergi nya dadakan jadi ga semoet ngomong ke kamu, maaf yah". Ucap Zahra malu malu.
" Aku kangen kamu". Ucap Zidan.
"Apa?!". Ucap Zahra kaget.
" Aku kangen banget sama kamu Zahra. Kamu kangen sama aku gak?". Tanya Zidan.
"Aku juga kangen sama kamu Zidan". Ucap Zahra sambil tersenyum.
Gadis bodoh itu merindukan pria lain. Ucap Zack kesal kini ia tidak bisa menahan amarah nya.
" Zahra!!! ". Ucap Zack dingin. Zahra kaget dan melepas kan handphone nya. kini handphone nya jatuh dan hancur.
" T-t-tuan?" Zahra bingung kenapa Zack ada di situ.
"Apa kau tidak mengerti. Aku melarang mu berhubungan dengan cowok itu. kau paham". Ucap Zack sambil menatap Zahra dengan tatapan tajam.
" Tuan kenapa kau ada di sini?". Tanya Zahra mengalihkan pembicaraan.
"Kenapa?!, ini rumah ku aku bebas kemana saja". Ucap Zack dingin.
" Maaf Tuan ". Ucap Zahra.
" Zahra kenapa kau masih berhubungan dengan cowok itu?! ". Ucap Zack kesal.
" Aku tidak ada hubungan dengan nya Tuan, kami hanya berteman". Ucap Zahra panik.
"Apa kau pikir ada seorang teman yang menelfon tengah malam seperti ini". Ucap Zack.
" Tapi Tuan kami hanya berteman, Aku hanya milik mu Tuan". Ucap Zahra.
"Buktikan, jika kau hanya milik ku. Buktikan". Ucap Zack.
Zahra segera berlari dan memeluk Zack dengan erat. Zack kaget tapi ia sangat senang karna Zahra memeluk nya.