WANING !!!! BUKAN AREA BOCIL
Elvina Carissa seorang gadis berusia 19 tahun
harus menghadapi kenyataan yang pahit setelah kematian ayahnya 2 tahun lalu dia harus di hadapkan dengan kenyataan ibu nya yang ternyata memiliki penyakit dan harus memiliki operasi.
Henry Alexander Mateo seorang CEO tampan dan kaya raya yang memiliki perusahaan REAL ESTATE SEASIA yang memiliki sifat dingin sombong dan kejam.
bagaimana kisahnya !!! Apakah takdir mempertemukan mereka dengan kisah yang indah ????
ini karya pertamaku mohon dukungan nya!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAKAN MALAM 1
Hari sudah mulai sore pancaran senja sudah menghiasi langit barat yang tampak sangat indah
Kedatangan senja yang menenggelamkan matahari mengajarkan pada kita bahwa segala sesuatu tak ada yang abadi.
Menempuh perjalan yang cukup melelahkan bagi Henry bukan karena macet atau jauh nya perjalan tapi pikiran dan hati nya sedang tidak dalam keadaan baik.
" Pulang lah tidak usah mengantarku sampai atas" ucap henry saat mereka sudah sampai di loby apartemen dan ke luar dari mobil
" Saya tidak mengantar anda tuan,saya hanya ingin ikut makan malam karena memang saya sudah lapar" jawab Jose tanpa rasa malu dan ikut ke luar dari mobil
Henry menghentikan langkahnya nya kemudian melihat Jose " kamu bisa singgah di restoran untuk makan kenpa harus makan di apartemen ku" ucap Henry
" Yang gratisan lebih enak dan nikmat" jawab Jose sekenanya dia malas berdebat
Kemudian dia berjalan mendahului bosnya menuju Lift khusus
Ting
Mereka pun masuk ke dalam tanpa ada yang bersuara,pintu lift terbuka mereka sudah tepat didepan pintu apartemen kemudian Henry memasukan kode dan membuka pintu
Mendengar ada yang menekan tombol PIN apartemen Elvi bergegas ke arah pintu
" Selamat datang tuan sekertaris jo" ucap elvi saat melihat Henry sudah dalam ruangan dengan sekretarisnya
Henry hanya berjalan melewatinya saja tanpa menjawab sapaan dari Elvi
kenapa dia sangat berbeda malam ini !!! cantik batin henry
" Terimakasih Elvi " ucap Jose sambil tersenyum ramah Elvi hanya menggukan kepalanya
Elvi berjalan cepat mengikuti langkah tuan nya untuk menyiapkan pakaian malamnya
Sesampainya dalam kamar dia langsung menuju ruangan ganti sedangkan Henry sudah dalam kamar mandi
setelah itu dia ke luar dari kamar Henry dan menyiapkan makan malam, sekitar 25 menit Henry turun ke bawah untuk makan malam sesampai di meja makan Henry melihat Jose sedang tersenyum kepadanya
Henry hanya mencibir " CK makan saja harus numpang" ucap Henry ketus sambil menarik kursinya
Elvi langsung mengambilkan makanan untuk Henry " mau lauk apa tuan" tanya Elvi
" Yang itu sama yang itu" jawab Henry menunjuk cumi Krispy dan kangkung tumis yang di campur dengan udangnya, Elvi pun mengambilkannya dan meletakan di depannya
" Yang itu apa" tanya Henri sambil menunjukan piring yang tidak jauh dari hadapannya
" Ikan patin goreng tepung asam manis" jawab Elvi
"Ambilkan sama yang itu" sambil mengangkat piringnya memberikan kepada Elvi ,Elvi pun mengambilkan apa yang Henry minta kemudian dia meletakan kembali di depannya
"Kamu juga makan" titahnya pada Elvi
Dia pun ikut duduk dan mengisi piring nya sendiri
" Apa saya tidak di tanya mau makan apa " ucap Jose dari tadi dia diam hanya memperhatikan kan bos dan Elvi
Elvi berdiri kembali " sekertaris Jo mau lauk yang mana" ucap elvi
" Duduk di tempatmu makan makananmu" ucap Henry dingin
Jose hanya tersenyum melihat tingkah bosnya itu
Dia berharap semoga dengan kehadiran Elvi dia bisa melupakan wanita masa lalunya itu dan mulai membuka hati untuk perempuan lain
Semoga dengan kehadiran nya dia bisa melupakan wanita ular itu batin Jose
Mereka makan dalam diam tanpa ada yang bersuara Henry sesekali mencuri pandang pada Elvi dan itu di ketahui oleh Jose tapi dia hanya tersenyum saja sedangkan yang di pandang menghayati makanan yang ada di depannya sehingga dia tidak tahu bahwa ada yang memperhatikannya dari tadi .
Setelah makan Elvi berdiri ke arah lemari pendingin dan dia mengeluarkan dessert bikinannya tadi membawa ke ruangan tengah sambil membawa piring kecil
" Waow makasih Elvi tau saja makanan kesukaanku, sering-sering saja iya bikin kaya gini nanti aku mampir untuk mencicipi nya" ucap Jose dengan mata berbinar
" Apa kamu tidak kenyang pulang lah aku ingin istirahat" ucap Henry
Sedangkan Elvi hanya diam sambil memotong dan meletakan dessert itu di piring kecil dan memberikan pada Henry dan juga Jose
Jose menerimanya dengan tersenyum pada Elvi, Henry yang melihat senyuman Jose melemparkan sendok kecil yang ada di depannya tepat mengenai jidat Jose
Plak ....
Saat sendok itu sudah mendarat sempurna di jidat Jose, Jose melihat Henry dengan tatapan kesalnya sambil mengelus jidatnya kemudian memakan dessert yang sudah di berikan Elvi
Sedangkan Elvi kembali ke dapur untuk membersihan piring kotor makanan mereka tadi
" apa tuan tidak ingin membuka hati untuk nona Elvi aku lihat dia perempuan yang baik" ucap Jose setelah Elvi sudah meninggal kan mereka berdua ruangan tengah
" Makanlah dan segera pulang" ucap Henry dia malas menanggapi ucapan Jose
"Baik lah tapi kalau tuan tidak berniat saya siap " jawab Jose ,Henry hanya diam sambil memakan dessert bikinan Elvi
Setelah kepulangan Jose Henry melihat Elvi duduk sambil memegang HP nya sesekali dia tersenyum dan Henry juga ikut tersenyum Padahal dia tidak atau apa yang bikin Elvi tersenyum
Cantik !!! Gumam Henry
Kemudian dia memikirkan perkataan Jose tadi apa dia harus membuka hati dan melupakan mantannya yang sudah menyakitinya dia sendiri tau kalau tidak semua wanita sama seperti mantannya tapi dia cuma takut kejadian yang dulu akan terulang lagi
Henry membuang nafasnya sambil mengusap wajahnya kasar
Kemudian dia ke kamarnya untuk istirahat karena tubuhnya lelah bekerja seharian lelah dengan pikirannya
" Istirahat di kamarmu ini sudah malam" ucap Henry sebelum meninggal kan ruangan tengah
" Apa tuan mau di bikinkan teh melati katanya itu untuk menghilangkan rasa lelah" ucap elvi
Hebm
Kemudian dia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, sedangkan Elvi langsung berdiri membikin teh untuk Henry
Tok..tok...
"Masuk "
Elvi masuk dan menuju sofa yang ada di kamar itu dan meletakan teh di atas meja,Henry melihat Elvi dan itu membuat Elvi gugup dia meletakan teh dengan tangan gemetar setelah itu dia berdiri bergegas untuk ke luar tapi kelakuan Henry membuatnya membuatnya kaget
Pluk..
Elvi menegang kaku di tempatnya ketika ada yang memeluknya dari belakang dan itu membuatnya susah untuk bernafas
" Sebentar saja biarkan seperti ini" ucap Henry
Sedangkan Elvi jangan di tanya lagi jantungnya rasanya sudah mau ke luar dari tempat nya
" Tu...tuan" ucap elvi gugup
Melihat kegugupan Elvi Henry melepaskan pelukannya nya " istirahat lah tidak usah banyak pikiran" setelah mengucapkan kan itu dia kembali duduk di sofa
Sedangkan Elvi hanya menganggukkan kepalanya dan ke luar dari kamar itu
Setelah pintu tertutup Elvi memegang dadanya yang berdetak cepat kemudian dia menuruni tangga dengan cepat menuju kamarnya
Sedangkan Henry mengutuk kebodohan nya kenapa bisa dia memeluk Elvi
Aaaaaaakkkkkhhhhhh
Teriak Henry sambil menarik kasar rambutnya karena tidak ingin memikirkan kejadian tadi dia masuk ke kamar mandi membersihkan diri kemudian dia ke luar menuju ranjang untuk istrht.