Kanaya arsyilla dewi dia seorang gadis berusia 20 thn yg tinggal bersama bibi dan sepupunya. tapi Kanaya selalu diperlakukan tidak adil oleh bibi nya juga sepupunya.
hingga suatu ketika Kanaya bertemu seorang CEO perusahan ternama bernama Derren Alexander , pemilik PT alexander group. hingga hidup Kanaya berubah.
pengen tahu kisahnya yuk silahkan dibaca
ini karya pertama aku 😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14.Cinta Kanaya - 14
di dalam mobil tangan mereka saling bergengaman sesekali derren mencium tangan Kanaya.
" gimana sekolah kamu sayang? " tanya derren
" lancar tapi aku nervous soalnya 3 hari lagi ujian ucap Kanaya cemas
" semangat sayang aku yakin kamu pasti bisa ngerjain soal soal ujian besok. yang penting kamu belajar dan berdoa ya ". jawab derren
" makasih ren , aku beruntung memiliki mu balas Kanaya sambil tersenyum
" akulah yang beruntung dapetin kamu yang cantik seperti bidadari , enggak cuma wajahmu yang cantik tapi hatimu juga." kata derren tulus
" kita sama sama beruntung. " balas Kanaya lalu mengecup pipi derren
setelah itu derren fokus menyetir dan Kanaya tersenyum sambil memandangi derren. Setibanya di mansion Kanaya dan Derren disambut para pelayan dan para pengawalnya.
" selamat sore tuan derren dan nona Kanaya . " sapa mereka
" sore. " balas Kanaya dan derren sambil tersenyum
para pelayan pun merasa kaget karena baru melihat pertama kali tuannya tersenyum biasanya tuannya menunjukkan wajah datar , dingin dan cuek.
" kehadiran nona Kanaya membuat hidup tuan jadi berubah dan berwarna ". ucap salah satu pelayan sambil tersenyum
" iya semoga tuan dan nona selalu bahagia ". saut pelayan lainnya
sementara Kanaya dan derren pun masuk ke kamar masing masing. setelah berganti pakaian Kanaya turun dan berjalan menuju dapur.
" lho non Kanaya kok disini ? tanya bibi asih
" iya aku mau masak makanan kesukaan derren bi."
" biar saya saja non balas bi asih
" gak papa bi , biasanya derren makan apa bi tanya Kanaya
" tumis kacang balas bibi
setelah itu Kanaya memasak dan dibantu bi asih menyiapkan makanan buat derren. sementara derren mencari Kanaya di kamar nya tidak ketemu , lalu dia turun kebawah.
derren melihat Kanaya yang menata makanan diatas meja lalu dia menghampirinya.
grep..
" nay , kamu yang masak ini ? " tanya derren sambil memeluk pinggang Kanaya erat.
" iya , derren lepasin malu tuh diliat bibi, jawab Kanaya sambil menunjuk bi asih yang tersenyum melihat mereka
" aku kan cuma meluk bukannya berc**** denganmu ". balas derren santai
Blush.... kedua pipi Kanaya pun merona
" derren " . pekik Kanaya malu
derren pun terkekeh dan melepaskan pelukannya sementara bi asih cuma mengelengkan kepalanya dan tersenyum. ( dasar anak muda batinnya lalu berlau meninggalkan mereka )
" ayo kamu coba tumisnya ? " ujar Kanaya
" mmm enak banget lho nay? " baas derren
" beneran tanya Kanaya
" iya , berarti kamu udah siap donk ya jadi istri goda derren
Kanaya pun tersipu atas perkataan derren dan derren pun menyeringai melihat Kanaya tersipu.
" ayo makan derren jangan godain aku mulu ajak kanaya cemberut
" iya " balasnya tertawa