Dia cantik, bahkan sangat cantik. Tapi dia bagai kan mawar. Cantik tapi penuh duri.
Yang ingin dekat dengan diri nya harus pikir pikir dua kali. Karna ia cantik tapi galak nya minta ampun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
+13
"Ge,,, kakek kamu dulu nya menjodoh kan papa mu dengan salah satu dari tiga pewaris kekayaan keluarga besar. Dulu nya mereka ada lah teman baik." kata oma nya bercerita.
Dulu, opa nya dan dua pemilik kekayaan terbesar adalah teman baik. Mereka bersama sama membangum kekayaan. Dan mereka berjanji akan menjodoh kan anak mereka masing masing. Tapi papa nya menolak untuk di jodoh kan. Karna papa nya mencintai mama Gea. Akir nya opa nya mengalami sakit jantung. Di tambah lagi anak papa nya yang lahir adalah anak laki laki, ini tambah masalah bagi kedua keluarga besar ini.
Tapi tak lama, mama nya juga hamil lagi. Dan yang mengembira kan, anak itu perempuan. Dalam sekarat nya, opa Gea membuat perjodohan antara cucu nya dan cucu teman nya ini.
"Cucu itu adalah kamu Ge". Kata oma nya.
Betapa kaget nya Gea ketika mendengar bahwa cucu yang opa nya jodoh kan adalah diri nya.
"Apa.... Kenapa harus Ge oma. Ge gak mau di jodoh kan." kata nya.
"Ge... Ini tidak bisa di tawar kan lagi. Jangan ulangi apa yang papa mu laku kan nak. Oma sangat menaruh harapan besar pada Ge." kata oma nya.
"Oma juga punya tawaran untuk Ge." kata oma nya lagi.
"Tawaran, maksud oma". Kata nya.
"Selama ini, Ge ingin kakak Dewa memiliki hak sebagai cucu kan. Dan oma juga tahu Ge juga ingin mama di akui sebagai menantu kan." kata oma nya.
"Ya... Itu hal yamg Ge ingin kan selama ini oma, apa kah oma sekarang sudah berubah pikiran". Kata nya bersemangat dan melupa kan tentang tawaran.
Selama ini itu hak yang sangat ia ingin kan. Ia ingin kakak nya mendapat hak yang sama seperti nya sebagai cucu dari keluarga oma nya. Dan ia juga ingin mama yang melahir kan nya itu dapat hak dan di akui sebagai menantu keluarga itu.
"Oma punya tawaran untuk Ge, jika Ge menerima tawaran perjodohan yang telah opa mu buat, maka Ge akan mendapat kan apa yang Ge ingi kan selama ini". Kata oma nya.
Oma nya tahu siapa cucu nya. Sang cucu pasti akan menolak mentah mentah perjodohan yang telah di buat ini. Tapi sekarang ia tahu apa kekemahan sang cucu yang keras kepala ini. Dia akan bisa nenguasai cucu nya dengan pertukaran ini.
Terlihat Gea berpikir keras, ia mempertimbang kan apa yang oma nya tawar kan. Jika benar ini yang terbaik dia akan menerima tawaran oma nya demi dua orang yang sangat di cintai nya. Mungkim bagi nya menerima perjodohan ini tidak laj buruk.
"Bagai mana sayang." kata oma nya.
"Oke, jika itu yang akan oma tawar kan. Ge setuju dengan perjodohan ini. Asal kan jangan di jodoh kan dengan orang tua saja". Kata nya.
"Tidak akan sayang ku. Kami menjodoh kan dengan anak seumur mu, yang sangat tampan dan sempurna untuk mu". Kata oma nya.
"Baik lah jika itu yang oma kata kan. Ge percaya pada oma. Asal kan oma memegang janji atas tawar yang oma beri kan". Kata nya.
Oma nya memang benar, seorang Gea ini akan luluh jika yang jadi taruhan itu kakak nya tersayang. Apa pun akan ia laku kan jika itu menyangkut hak dan harga diri kakak nya.