NovelToon NovelToon
TERJERAT CINTA PAK KADES

TERJERAT CINTA PAK KADES

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Beda Usia
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Dari desa yang sederhana tumbuh cinta yang tak pernah disangka...

Hal itulah yang mungkin dirasakan oleh Vallery gadis cantik yang lahir dan dibesarkan di kota dengan berbagai macam vasilitas mewah kemudian dipaksa untuk tinggal didesa terpencil yang jauh dari hiruk pikuk dan kemudahan fasilitas umum yang biasa ia dapatkan setelah diusir oleh nenenk tirinya dari rumah begitu kedua orang tuanya meninggal dunia. Tanpa disang,ka keputusan cepat yang dimabilnya untuk tinggal di Desa Maju Bersama, kampung halaman sang papa untuk tinggal bersama neneknya mengubah seluruh kehidupan Vallery termasuk kisah cintanya yang terejrat kepada seorang kepala desa yang berstatus duda perjaka di kampung neneknya itu yang terus mengejarnya secara ugal-ugalan hingga membuat hati Vallery pun menjadi luluh...
Kisah cinta romantis namun ada sedikit unsur komedi mewarnai kisah cinta keduanya membuat cerita kali ini bisa terbilang sangat ringan karena jauh dari intrik panjang dan berat.
HAPPY READING.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADA YANG KEPANASAN

Kegiatan Dirga mengirimi Vallery makanan terus berlanjut sampai beberapa hari ke depan, membuat Vallery yang coba melayangkan protes tapi tak dianggap pada akhirnya menyerah dan membiarkan Dirga melakukan apapun yang ia mau selama itu tak merugikan dirinya.

Anak karang taruna yang pada awalnya masih terkejut dan terus menggoda Vallery tapi tak pernah gadis itu anggap pada akhirnya terdiam dan mereka pun mulai bersikap santai sambil menikmati aneka macam makanan yang tiap hari Dirga kirim kepada Vallery karena mereka juga bisa menikmatinya.

Kabar mengenai Dirga yang setiap hari membelikan aneka macam camilan dan makanan terutama ketika gadis itu tengah sibuk bersama anak karang taruna mempersiapkan acara Agustusan telah diketahui oleh semua orang akibat mulut ember Kardi yang setiap hari menerima perintah dari Dirga untuk membelikan Vallery berbagai macam camilan agar sang pujaan hatinya itu tak sampai kelaparan akibat fokus mempersiapkan acara Agustusan.

Meski kabar tersebut sempat membuat gempar Desa Maju Bersama, warga yang sempat terkejut pada akhirnya merasa senang karena mereka sebentar lagi akan mendapatkan ibu kepala desa yang cantik dan juga cerdas, membuat semua orang pun semakin bersemangat untuk menjodohkan keduanya setiap kali ada kesempatan.

Kabar mengenai tindakan Dirga yang mengejar Vallery secara ugal-ugalan tak sepenuhnya mendapatkan sambutan hangat, terutama dari para gadis yang merupakan pengagum Dirga.

Mereka jelas sangat iri dengan Vallery, tapi melihat kecantikan dan kecerdasan serta sikapnya yang tenang setiap kali mendapatkan ucapan tajam dari beberapa orang yang iri terhadapnya karena mendapatkan perhatian lebih dari Dirga,membuat mereka tak berani melawan secara terang-terangan dan hanya bisa menyimpan kekesalan dan amarah mereka dalam hati saja.

Kabar mengenai Dirga yang tengah mengejar Vallery sampai juga ke telinga Sulastri, janda muda yang selama ini berusaha mendekati Dirga dengan berbagai macam cara namun gagal, merasa sangat marah sehingga iapun berencana untuk melabrak Vallery agar gadis kota itu sadar jika Dirga hanya ditakdirkan untuk menjadi miliknya.

.

.

.

Semua anggota karang taruna mulai memasang satu persatu bambu yang telah dipotong sesuai dengan ukuran yang ada dalam gambar dan mulai memasangnya ditembok gerbang pintu desa sehingga kini gerbang Desa Maju Bersama sudah terlihat sangat cantik dan selaras dengan tema yang tengah mereka usung sebagai konsep lomba hias desa kali ini.

“Wah, aku tak menyangka setelah gerbang Desa dihias seperti ini justru terlihat sangat bagus”, ucap Rohim takjub.

“Benar, rasanya lebih gagah daripada hanya berupa tembok yang dicat”, timpal Lutfi yang ikut terpesona memandangi hasil karya yang baru saja mereka kerjakan itu.

“Jika di kanan dan kiri gapura ini sudah ditanami aneka macam bunga seperti yang ada dalam gambar yang Vallery buat , hasilnya pasti akan terlihat lebih cantik lagi”, celetuk Ningsih sambil merapikan beberapa pagar yang rencananya akan ditanami aneka macam bunga yang tumbuh liar di desa yang akan mereka cabut dan pindahkan ke sana esok pagi.

Sementara Vallery, sebagai orang yang membuat sketsa tema gerbang desa tersebut iapun sibuk mengarahkan rekan-rekannya yang tengah menghias bagian atas gerbang desa dengan beberapa buah kelapa kering yang masih utuh beserta daun-daun kelapa kering yang akan menjadi hiasan di tengah-tengah tulisan nama desa.

Setelah bambu dipasang disamping kanan dan kiri gerbang, kemudian tulisan hut kemerdekaan beserta tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan yang ditulis dibalik tempe(ini bukan nama makanan melainkan wadah dari anyaman bambu yang biasanya dibuat untuk membersihkan beras, memisahkan antara batu dan juga kulit ari padi yang masih menempel dengan cara digerakkan secara memutar yang biasa dilakukan oleh penduduk desa sebelum beras dibersihkan dengan air dan dimasak).

Ditengah kesibukan semua orang menghias menghias pintu gapura desa, suara nyaring knalpot sepeda motor yang telah di modifikasi, membuat semua orang menghentikan aktivitas mereka dan menoleh.

Semua orang dikejutkan oleh kedatangan seorang wanita dengan dandanan menor menaiki motor secara semarangan dan tiba-tiba mengerem secara mendadak didekat mereka.

Melihat Sulastri turun dari motor maticnya dengan raut wajah gelap, semua orang tanpa sadar mulai bergerak merapat dan berdiri mengelilingi Vallery, takut wanita gila itu akan berbuat onar dan merugikan teman mereka karena mereka sangat tahu bagaimana janda muda itu tergila-gila dengan Dirga.Dan sekarang, setelah kabar Dirga mendekati Vallery beredar luas secara otomatis mereka tahu siapa yang membuat Sulastri yang bertubuh bongsor itu marah dan datang kemari.

“Mau apa kamu datang kesini? Disini tak ada acar besar yang membuat biduan terkenal  seperti mu harus datang”, ucap Yanti sambil berdiri didepan Vallery, berusaha menghalangi pandangan Sulastri dari temannya itu.

Sulastri yang merasa disindir sebagai biduan terkenal karena ia sangat paham arti kalimat hinaan itu dimana semua orang sangat tahu jika biduan dangdut itu terkenal karena seringkali mempertontonkan bagian intim tubuhnya setiap kali pentas sehingga banyak orang yang menyawernya hanya karena ingin meraba aset berharga miliknya yang diumbar secara sembarangan itu, merasa sangat marah sehingga iapun dengan kasar mencoba menggeser tubuh Yanti.

“Minggir kamu! Anak ingusan seperti mu tak pantas menghalangiku!”, ucap Sulastri ketus.

“Lagipula, yang kucari bukan kamu melainkan wanita jalang yang ada dibelakang tubuhmu itu!”, oceh Sulastri lagi, kali ini dengan sorot mata tajam seperti pisau yang siap untuk menghunus lawannya.

Duukk!

Tubuh Yanti tersingkir kesamping beberapa langkah karena belum siap ketika mendapatkan serangan dari Sulastri secara tiba-tiba.

Begitu tubuh Yanti sudah minggir, Sulastri yang hendak melayangkan tamparan kewajah Vallery, tiba-tiba satu tangannya yang sudah terangkat berhenti di udara dan iapun merasakan nyeri akibat cekalan yang kuat di pergelangan tangannya itu.

“Berani kamu menyentuhnya maka aku tak akan segan mengirimmu kekantor polisi”, ucap Dirga tajam.

Semua orang yang melihat Dirga tiba-tiba sudah ada ditengah-tengah mereka, sangat terkejut, termasuk Vallery yang tak sadar jika Dirga sudah ada di sampingnya karena ia dan semua orang fokus pada Sulastri.

Melihat siapa yang menghalangi tindakannya,meski sangat marah dan iri karena Dirga melindungi Vallery, tapi di permukaan Sulastri justru menampilkan senyum yang sangat lebar.

“Ah mas Dirga bikin kaget saja”, ucap Sulastri spontan menarik tangannya dan bergerak genit sambil menggoyangkan tubuhnya sehingga dua melon besarnya yang berisi silikon itu bergoyang kesana kemari seperti bola yang hendak keluar dari tempatnya akibat pakaian wanita itu yang sangat terbuka dibagian dada.

Bukannya tertarik, melihat pemandangan itu, Dirga justru memberikan ekspresi jijik yang berhasil ditangkap oleh semua orang,membuat kedua telapak tangan Sulastri mengepal kuat, menahan amarah oleh sikap Dirga.

“Ini semua gara-gara gadis sialan itu hingga mas Dirga memandang rendah diriku”,batin Sulastri, menyalahkan semuanya kepada Vallery padahal sebelum gadis itu datang ke Desa Maju Bersama, Dirga juga sama sekali tak pernah meliriknya.

Melihat Sulastri masih tak bergeming, Dirga pun segera memberi isyarat kepada Surip dan Tedjo yang tadi ikut bersamanya keliling desa untuk melihat sejauh mana progres yang dilakukan oleh anak-anak karang taruna mengingat lomba hias desa tinggal empat hari lagi sebelum penilaian dilaksanakan untuk segera menyeret Sulastri pergi.

“ck, lepaskan tangan kotor kalian!”, teriak Sulastri sambil berontak dari cekalan kedua hansip desa itu.

“Jika dia terus melawan, langsung saja bawa ke Polsek!”. Begitu ucapan tegas Dirga keluar, Sulastri tak lagi berontak dan dengan enggan hati iapun melangkah menuju motornya dan segera pergi dengan kemarahan dalam hatinya.

Tak jauh dari gapura desa, dibalik hutan bambu ada sepasang mata yang sedari mengamati kejadian tersebut.

Perempuan itupun mengelus perutnya yang masih rata sambil bergumam lirih. “Sabar ya nak, ibu akan berusaha menjadikan pak kades itu sebagai ayahmu”.

Selanjutnya, didalam kepala perempuan licik itu pun sudah mulai tersusun skenario keji untuk mengikat Dirga agar pria tampan di Desa Maju Bersama itu bisa menjadi suaminya dan juga ayah dari anak yang ada dalam kandungannya.

1
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya
Fadilah Fadilah
lanjutkan
Rian Moontero
Mampiiirrr😍👍👍
Fadilah Fadilah
lanjutkan cerita nya 🙏🙏🙏
Fadilah Fadilah
lanjutkan sampai habis cerita ini jan🙏🙏🙏
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
BERSAMBUNG...


TENG TENG TEEEEEEEEEENNNNGGGGG☕️

SELAMAT PAGI SEMUAAAAAA
PengGeng EN SifHa: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
walah walah walah walah...dunia dirga benar2 sangat seru dengan mereka yg mempunyai keinginan yg berbeda² demi sebuah VALIDASI
PengGeng EN SifHa
tampah...tledok...kalau ditempatku namane
Fadilah Fadilah
lanjutkan
PengGeng EN SifHa
Tatapanmu bagaikan mata si elang🦅🦅🦅 yang siap menerkam ga🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!