Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Judas mengangkat tubuh Elsa keatas meja dekat sofa . Ia mengambil bantal dan membuat ke bo***g istrinya agar lebih tinggi sedikit . lalu Judas mengarahkan pusakanya yang dari tadi sudah siap tegak berdiri . Perlahan ia memasukkannya kedalam inti tubuh Elsa. suara Geraman tertahan lolos dari bibir Judas . Ia merasakan miliknya dijepit oleh Elsa dibawah sana .
" Kau sangat sempit ". ucap Judas namun tak digubris Elsa . wanita itu masih tetap memejamkan mata tanpa melihat Judas . Gerakan pinggul Judas semakin cepat dengan ritme yang intens . Kedua tangannya mencengkram buah melon Elsa yang ikut bergerak seirama gerakan pinggul mereka .
Kepala Judas menengadah ke atas . Ia semakin mempercepat tempo permainannya. Tak berapa lama , Cairan bening milik Judas mengalir didalam rahim Elsa . Wanita itu merasakan hangat dan nikmat sekaligus . Mereka berdua terbaring diatas kasur dengan nafas yang naik turun tidak beraturan hingga terlelap dalam pekatnya malam .
Fajar mulai menyingsing dengan sinarnya yang merambat disetiap celah jendela. Elsa sudah masak sarapan pagi untuk mereka berdua . Ia sudah mandi dan membersihkan diri pagi tadi . Memakai Dress rumahan warna biru muda dibawah lutut sangat sopan dan anggun membalut tubuhnya . Judas baru bangun dengan rambut yang masih berantakan ,ia memakai celana boxer dan kaos putih polos ,namun tak merubah ketampanannya .
" Kau sudah bangun mas . aku sudah buat sarapan ". Ucap Elsa yang masih berdiri disisi meja menatap suaminya. Namun tak dijawab Judas . Ia duduk dan makan tanpa melirik Elsa ataupun menawarkan padanya . Elsa pun ikut duduk diseberang Judas .
" Mas , boleh aku minta uang ". Ucap Elsa ragu . Tanpa menghentikan kunyahannya ,Judas mengangguk . Elsa pun melanjutkan makannya .
Setelah makan ,Elsa mencuci piring didapur . Judas datang menyerahkan sebuah kartu debit padanya .
" Isinya 5 juta ". Ucap Judas .
" Setiap bulan aku akan mengirimnya dalam jumlah yang sama . Kau hanya pakai buat keperluan mu saja ".
" Tapi ingat !". Judas menatap Elsa tajam ,wanita itu menghentikan pergerakannya.
" Jangan coba- coba melakukan yang aneh .kau akan tahu akibatnya". Sambung Judas tak ingin dibantah .
" Baik Mas ". Jawab Elsa .
" Walaupun kau punya warisan dari ayahmu yang pembelot itu. Kau tidak berhak atas harta itu . Kau mengerti!"
" Mengerti mas ". Jawab Elsa . Judas pergi berlalu dari dapur . Wanita itu menatap punggung suaminya yang menjauh . Ia menghela nafas pendek .
" Sepertinya hidupku memang sudah diaturnya ". ucap Elsa sambil mencuci piring tadi yang sempat terhenti.
Elsa keluar dari apartemen, tujuannya sekarang adalah kerumahnya . untuk mengambil barang- barang penting . taxi berhenti tepat didepan gerbang rumah mewah Elsa . Rumah itu sunyi dan kosong namun masih bersih . Sesekali Judas menyuruh pelayan untuk membersihkannya . Para pekerjanya dulu sudah diberhentikan Judas . Ia membuka gerbang dan berjalan perlahan . Saat membuka pintu, aroma pewangi ruangan yang biasa digunakan pelayannya dulu tercium dihidung Elsa. Matanya memindai semua barang - barang diruang tamu ,tidak ada yang berubah . Elsa melihat bayangan saat dia kecil berlarian bersama ayahnya.
" Ayah curang . Sudah kalah tetap curang ".
" Kau yang curang putri ayah ". Kenangan itu terlintas dibayangan Elsa . Ia sangat merindukan orangtuanya .
" Sudah ...sudah jangan bertengkar .ini cemilan buat kalian". ucap Rini . Ibunya Elsa .
Air mata mengalir di pelupuk mata Elsa . Ia tertegun ,ia sangat rindu . Sungguh ,ini membuatnya sesak . Elsa berlari menuju kamarnya dulu ,segera ia mengambil barang - barang yang akan dibawanya . setelah selesai , untuk terakhir kalinya ia menatap rumah kecilnya dulu sekali lagi .
" Selamat tinggal Ayah ,ibu . Aku mencintai kalian ". Ucapnya dan pergi dari sana menuju taxi yang sudah menunggu dari tadi .
Di perusahaan Zachary grup ,Judas serius menatap laptop dan membolak balikkan laporan dari sekretarisnya . Kacamata terbingkai dihidungnya yang mancung. Sekretaris nya mengetuk pintu dan membuka sedikit .
" Maaf mengganggu tuan ,nona Yura memaksa masuk ingin menemui anda ". Ucap sekretaris pada Judas . lelaki itu menghela nafasnya jengkel .
" Suruh dia masuk ".
Yura masuk keruang kerja Judas , ia memakai dress hitam ketat menampilkan bentuk tubuhnya yang sintal .
" Kau lupa ? Hari ini kita fitting baju ". Ucap Yura berjalan mendekat kearah Judas . Lelaki itu tak melirik Yura ,membuat wanita itu menahan kesal . Namun segera ia menetralkan wajahnya . Yura berjalan disisi kursi Judas ,jarinya yang lentik dipenuhi warna merah bersandar dibahu lelaki itu .
" Aku ingin pernikahan kita dipercepat ". Ucap Yura menunduk supaya sejajar dengan Judas .
tangan Judas menurunkan jari Yura dibahunya secara kasar . Ia berdiri dari kursi membuat Yura tersentak kaget dan hampir terjungkal kebelakang .
" Baiklah , ayo pergi ". ajak Judas tanpa menoleh pada Yura . Ia berlalu dari ruangannya tanpa mengajak Yura berjalan disisinya . Yura menatap Judas yang menghilang dibalik pintu . Hanya dia sendiri dalam ruang kerja itu .
" Brengsek . Akan ku buat kau bertekuk lutut dihadapanku ". Ucap Yura tajam .
Ditempat fitting baju , Yura sibuk mencoba berbagai jenis gaun pengantin . sedangkan Judas sibuk bermain game diponsel mahalnya.
" Ini bagus Jud?" tanya Yuri . Memakai gaun warna biru muda dengan swarassoki didada dan Payet full . tanpa menoleh kearah Yura .Judas hanya mengangguk.
" Bagus ". jawabnya .
" Kau keterlaluan ". Ucap Yura marah . Ia segera berganti pakaian . Menghentak - hentakkan kakinya .
" Sudah selesai ?" tanya Judas menatap Yura dengan raut wajah menahan kesal .
gadis itu pergi segera masuk kemobil .
" Kurang ajar kamu Judas . Kau memperlakukanku semena - mena".
" Lihat saja akan kubalas kau ". Ucap Yura sepintas timbul ide gila dalam otaknya . Bibirnya tertarik sebelah menyunggingkan senyuman tipis .
Judas masuk kemobil , dikursi pengemudi . Yura menatap wajah samping Judas .
" Kita singgah ke apartemen ku sebentar Jud". pinta Yura .
" Ok ". Jawab Judas . Membuat Yura tersenyum puas . Disinilah dia akan menjalankan aksinya .
Sesampainya di apartemen, Yura mempersilahkan Judas duduk .
" Mau minum apa ? "
" terserah ". jawab Judas masih fokus memegang ponselnya .
Dimeja bar dapur ,Yura membuat minum jus orange dengan mencampurkan obat pera*****g dosis tinggi kedalam minuman Judas . Ia juga memasukkan obat itu kedalam minuman dia sendiri , agar Judas tidak curiga .ia akan beralasan karena mereka terlalu banyak minum .
" Kau akan jadi milikku Judas ". Ucap Yura yakin. Ia berjalan dengan nampan ditangannya .
" Ini Jud . silahkan diminum ".
" Terimakasih".
" tunggu sebentar Jud , aku mau berganti pakaian ".
" Silahkan ". Jawab Judas .
Didalam kamar ,Yura tertawa puas rencananya akan berhasil . sengaja ia mengenakan bikini dihadapan Judas . untuk menggoda lelaki itu .
" Hari ini ,kau akan terikat denganku Judas ".
ucap Yura menatap dirinya dicermin dengan bikini gambar Upin Ipin. Ia tersenyum puas dengan tampilan seksinya hari ini .
Bunyi Bel dipintu apartemen , Judas membuka pintu. seorang pelayan lelaki yang gagah menghidangkan makan siang di troller yang tertutupi tudung saji aluminium
" Ini pesanan makan siangnya tuan ".
" Silahkan dibawa masuk ". Ucap Judas .
Pelayan pria itu menghidangkan makan siang diatas meja dengan gerakan yang presisi .
" Terimakasih tuan ,saya permisi ".
" Tunggu ". panggil Judas .
ia mengambil jus orange yang diatas meja dan memberikannya pada pelayan itu .
" Aku alergi jus orange. ini untukmu. Aku belum meminumnya . "
" Tapi tuan ..".
" Sudahlah minum saja ".
dengan ragu pelayan itu meminum jus orange hingga tandas . Kebetulan ia memang sangat haus .
" Terimakasih tuan ."
" oh iya ini satu lagi ". Judas menyerahkan beberapa lembar uang ratusan ribu pada pelayan .
" tip untukmu ". Dengan mata yang berbinar pelayan tampan itu menerima nya .
" terimakasih banyak tuan ".
Judas menatap pelayan itu dengan puas .
" Kamu tunggulah disini . Aku ingin kebawah sebentar .bolehkah ?"
Sejenak pelayan pria itu mengernyit alisnya .
" Baiklah tuan . Saya akan menunggu ".
" terimakasih ". Segera Judas keluar dari apartemen Yura dan tidak lupa mengunci pintu itu . ia berjalan pelan sambil bersiul dengan senyum tipis dibibirnya .