NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

Raja Heist yang sedari tadi memasang wajah sekeras batu tiba-tiba terdiam. Matanya menatap Elara yang sedang sibuk mengendus udara mencari asal aroma kue sus seolah-olah dia tidak baru saja menghancurkan reputasi salah satu keluarga bangsawan terkuat di kerajaan.

Detik berikutnya keheningan aula yang mencekam itu pecah oleh suara yang tidak pernah didengar siapa pun selama puluhan tahun.

"HA HA HA HA HA!"

Raja tertawa lepas. Bukan sekadar tawa formalitas tapi tawa menggelegar yang membuat bahunya terguncang hebat. Beliau bahkan sampai harus memegang pinggiran singgasananya agar tidak kehilangan keseimbangan.

Seluruh pelayan di aula itu mematung. Para prajurit yang tadinya berdiri tegak kini saling lirik dengan wajah bingung sekaligus ngeri. Apakah Raja sudah gila? Atau Lady Elara baru saja melakukan sihir terlarang?

Pangeran Kaelen sendiri tertegun. Dia menatap Ayahandanya dengan mata membelalak.

Seingat Kaelen, sejak Ibunda Ratu tiada wajah Raja selalu sedingin es kutub. Tak pernah ada satu pun pelawak istana atau berita kemenangan perang yang bisa membuat Raja tertawa sampai mengeluarkan air mata seperti ini.

"Glukosa? Roasting?" Raja menyeka sudut matanya masih berusaha meredakan sisa tawa "Kau... kau benar-benar gadis yang luar biasa Elara Astoria! Di saat semua bangsawan di sini menjilat kakiku dan gemetar ketakutan kau justru mengkhawatirkan perutmu yang lapar karena lelah melawan adikmu sendiri"

Raja menatap Elara dengan pandangan yang kini jauh lebih hangat seolah melihat sesuatu yang sangat langka "Baru kali ini ada orang yang berani asal bicara didepanku. Benar-benar tidak punya rasa takut"

Elara yang merasa semua orang menatapnya cuma bisa garuk-garuk kepala yang tidak gatal "Waduh Yang Mulia Raja jangan ketawa kenceng-kenceng gitu dong, saya jadi malu. Tapi serius kalau tertawa terus nanti malah makin laper loh. Mending kita bagi dua kue susnya"

Kaelen berdehem keras berusaha mengembalikan kewibawaannya meski hatinya masih syok melihat perubahan drastis Ayahandanya "Ayahanda sepertinya Lady Elara memang membutuhkan asupan energi. Bolehkah saya membawanya ke ruang makan pribadi?"

Raja melambaikan tangannya dengan santai masih dengan sisa senyum di wajahnya "Bawa dia Kaelen! Berikan dia semua kue sus yang ada di dapur istana! Dan pastikan koki membuatkan makanan paling mewah. Aku tidak mau Lady unik ini pingsan hanya karena kekurangan glukosa setelah menghiburku sehebat ini"

"Siap Yang Mulia Raja, Anda emang paling pengertian deh moga rezekinya lancar terus yak" seru Elara sambil membungkuk asal-asalan lalu mengikuti langkah Kaelen yang masih memasang wajah heran.

Sambil berjalan keluar aula Elara berbisik ke arah Kaelen "Pangeran, Baginda Raja asik juga ya kalau udah ketawa. Tadi aku kira dia mau penggal kepala aku gara-gara bawa roti jamuran ke meja singgasana"

Kaelen menatap Elara lekat-lekat, ada binar kekaguman yang dia sembunyikan di balik wajah datarnya "Kau tidak tahu apa yang baru saja kau lakukan Elara. Kau baru saja mencairkan es yang sudah membeku selama dua puluh tahun di hati Raja"

"Ah masa sih? Perasaan aku cuma nanya kue sus" sahut Elara asbun

___

"Lepaskan! Kalian tidak tahu siapa aku?! Aku Lilian Astoria! Aku calon pendamping Pangeran!" teriak Lilian sambil meronta-ronta.

Namun dua prajurit berzirah perak itu sama sekali tidak peduli. Mereka menyeret Lilian di sepanjang koridor istana seolah-olah dia hanyalah karung beras yang bocor. Gaun pink mahalnya yang seharga rumah rakyat jelata itu sekarang terseret-seret di lantai, robek di bagian bawah, dan semua renda indahnya sudah tidak berbentuk lagi.

"Diamlah Lady. Perintah Pangeran Mahkota sudah jelas" sahut salah satu prajurit dengan nada dingin yang menusuk.

Lilian dilempar ke dalam sebuah ruangan isolasi di sudut menara istana yang jauh dari kemegahan aula. BRAK!  Pintu besi itu tertutup rapat menyisakan suara gema kunci yang diputar dari luar.

Lilian jatuh terduduk di lantai batu yang dingin. Dia gemetaran. Wajahnya yang tadi cantik penuh riasan sekarang luntur karena air mata dan keringat.

"Ini tidak mungkin... ini pasti mimpi buruk" isak Lilian sambil meremas jemarinya.

"Pangeran seharusnya terpesona padaku! Dia seharusnya melihat betapa lembut dan baiknya aku dibanding si gila Elara itu!"

Bayangan tatapan jijik Pangeran Kaelen terus berputar di kepalanya. Kata-kata Pangeran yang menawarinya "belajar mandiri di penjara" terasa lebih menyakitkan daripada tamparan fisik manapun.

"Ini semua gara-gara Elara!" Lilian tiba-tiba berteriak histeris, suaranya menggema di ruangan sempit itu "Kenapa dia tidak mati saja di hutan?! Kenapa dia harus kembali dan merusak semuanya?!"

Lilian meninju lantai batu itu sampai tangannya memerah. Dia membayangkan wajah Elara yang tadi mengedipkan mata ke arah pelayan, wajah Elara yang dengan berani menatap Raja dan wajah Elara yang sekarang mungkin sedang duduk di meja makan mewah bersama Pangeran.

"Dia mencuri panggungku... dia mencuri masa depanku!"

Lilian merangkak menuju pintu kecil yang berventilasi besi "AYAH! AYAH TOLONG AKU!" teriaknya parau berharap Duke Alaric akan datang menyelamatkannya.

Tapi yang terdengar hanyalah keheningan koridor istana. Lilian tidak tahu bahwa di luar sana Ayahnya sendiri sedang berjalan gontai menuju kereta bahkan tidak berani menoleh ke belakang untuk mencari putri kesayangannya yang sekarang sudah resmi dianggap sebagai aib kerajaan.

Lilian menyandarkan kepalanya ke pintu besi yang dingin dan napasnya tersengal "Lihat saja... Elara. Kalau aku keluar dari sini aku akan pastikan kau membusuk di tempat yang lebih parah dari gudang itu. Aku bersumpah..."

Di dalam kegelapan ruangan itu Lilian tidak menyadari kalau rencananya untuk menjatuhkan Elara justru adalah awal dari kehancurannya sendiri. Dia yang dulu tertawa melihat Elara dikurung sekarang harus merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi "hama" yang sesungguhnya.

___

Di sisi lain istana, suasana sangat kontras dengan dinginnya sel Lilian. Elara sedang duduk di balkon taman yang asri menghadapi meja penuh dengan berbagai jenis kue, buah-buahan dan tentu saja gunungan kue sus yang masih hangat.

Elara makan dengan sangat lahap. Pipinya menggembung penuh krim cokelat membuatnya terlihat seperti tupai yang sedang menimbun makanan "Wah pantesan orang berebut pengen jadi bangsawan, makanan di sini beneran pake micin kualitas premium ternyata" gumam Elara sambil mengunyah dengan muka imutnya.

Pangeran Kaelen duduk di hadapannya hanya menyesap teh tanpa menyentuh makanannya. Dia terus memperhatikan Elara dengan tatapan yang sulit diartikan antara heran dan tertarik.

"Elara" panggil Kaelen pelan.

"Hmm?" sahut Elara tanpa menoleh dan tangannya masih sibuk mengambil kue sus kelima.

"Aku tahu kau selama ini dianggap 'cacat' oleh keluargamu karena tidak memiliki mana sihir. Tapi, aku bisa memberitahumu seseorang yang mungkin bisa mengubah itu"

Deg.

Elara tiba-tiba terdiam. Tangan yang tadinya hendak memasukkan kue ke mulut langsung nge freeze di udara. Matanya membulat menatap lurus ke arah Kaelen tanpa berkedip.

"Pangeran bilang apa tadi?" tanya Elara pelan, suaranya terdengar serius untuk pertama kalinya "Melatih mana sihir? Bukannya di dunia ini kalau ngga punya dari lahir berarti... bablas?"

Kaelen menyandarkan punggungnya ke kursi "Secara teori memang. Tapi aku mengenal seseorang, di desa yang jauh dari ibu kota, ada seorang kakek yang hidup menyendiri. Dia adalah mantan pahlawan sihir kerajaan ini bahkan di dunia ini, yang sudah lama menghilang dari catatan sejarah"

Pikiran Elara mendadak kalut. Jika dia punya mana sihir dia bukan lagi sekadar Lady yang mengandalkan linggis, dia bisa benar-benar mengacak-acak tatanan keluarga Astoria yang sangat memuja sihir itu.

"Kenapa Pangeran memberitahuku hal ini?" tanya Elara menyelidik "Maksudku kita baru kenal sebentar dan Pangeran bahkan pangeran mahkota, kenapa repot-repot?"

Kaelen menatap langit senja sejenak sebelum kembali menatap Elara "Mungkin karena aku merasa kau pantas mendapatkan kesempatan. Aku melihat cara Duke memperlakukanmu, dan kurasa sedikit bantuan dariku ini bisa membantumu untuk benar-benar bebas. Kakek itu sengaja bersembunyi karena tidak ingin mencolok, dan sejauh ini hanya aku yang tahu keberadaannya"

Elara menurunkan tangannya menaruh kue sus yang belum sempat digigit itu kembali ke piring. Matanya berkilat memikirkan kemungkinan besar di depan sana.

"Kakek-kakek bekas pahlawan ya?" bisik Elara. Dia lalu menyeringai miring. "Oke klau ini cara Pangeran buat bikin aku makin 'berbahaya', aku terima. Lagian bosen juga kalau cuma bawa linggis, sesekali pengen juga nembak api dari tangan biar bisa bakar kumisnya Duke kalau dia macem-macem lagi"

Kaelen hanya bisa menggelengkan kepala mendengar jawaban Elara "Besok pagi, aku akan mengatur keberangkatanmu secara rahasia. Siapkan mentalmu Elara. Orang tua itu tidak akan mudah dihadapi"

_______________________________________________

1
Pa Muhsid
linggis itu linggis
Diajeng rini: hai kakk jangan lupa tunggu kelanjutannya yaa
total 1 replies
aku
sumpahmu basi li 😌 krn yg kluar dr mulutmu cm bau jigong 🤣
Diajeng rini: hai kakkk jangan lupa baca kelanjutannya yaaa
total 1 replies
aku
beneran iq ndlosor kluarga siji ki. udh kyk gt loh pdhl sifate 😌 msh d blg kesayangan 🙄 😌
aku: kan yg nulis anda autooooorr 😭😭 napa jd ikut heran 🤣🤣🤣
total 2 replies
Pa Muhsid
awokawok
Pa Muhsid
jangan sampai ada plot cinta segi tiga
Pa Muhsid
Xander tor chemistry nya dapat di Xander kalo kaelen dari awal seperti,,,, teman👯👯👯 asik aja gak ada feel nya
Diajeng rini: YAKANNNNNNN, tunggu aja kelanjutannya gimana, kira2 xander atau kaelen😍
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🗿
Diajeng rini
makasiiii🫶🫶🫶🫶
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* moga-moga nggak ada genre haramnya
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* hancurkan dan bumi hanguskan wanita murahan itu
Diajeng rini: ahahahah😭😭
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 👍
McBos
pilih Kaisar Udin aja thor
Diajeng rini: haha udin
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* up
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Smile/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🙂
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Shy/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
McBos
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
McBos
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
McBos
ingat komen ya kalau suka~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!