NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13.

Di lantai atas.

Lucas berhenti saat di depan pintu besar, Lucas membuka pintu itu Ia masuk lebih dulu tanpa menoleh ke belakang.

Adel masih berdiri di ambang pintu untuk beberapa detik sebelum akhirnya Ia ikut masuk ke dalam, suara bunyi klik memecah keheningan yang ada di kamar itu.

Lucas terlihat mengecek barang-barang nya sebelum dia berangkat besok pagi.

" Jika kau ingin menangis, menangis saja "

" anggap aku seperti tembok " ucap Lucas tanpa menoleh, tangannya sibuk merapikan dokumen uang akan dia bawa esok pagi.

Adel mengangkat wajahnya, menatap ke arah Lucas dengan mata yang memerah.

" siapa juga yang menangis " gerutu Adel dengan suara gemetar.

Lucas menghentikan gerakan tangannya, Ia perlahan menoleh ke arah Adel.

" Jika bukan menangis lalu apa" tanya Lucas datar.

Adel segera memenangkan wajahnya ke arah lain, lalu mengusap matanya dengan cepat.

" debu " jawab Adel cepat.

Lucas menghela nafas pelan, lalu Ia kembali melanjutkan aktivitas nya.

" kalau mau berbohong, setidaknya beri alasan yang masuk akal " ucapan itu tidak keras tapi cukup untuk Adel tersinggung.

" Aku tidak berbohong " bantah Adel, Ia lalu bergegas mengambil bantal dan berlari kecil menuju sofa dekat jendela.

" Kau yakin akan tidur di sana " tanya Lucas.

Adel menoleh cepat, lalu kembali merapikan bantalnya.

" Iya " jawab Adel cepat, Ia langsung merebahkan tubuhnya di sofa tersebut.

Setelah beberapa menit Lucas mematikan lampu kamarnya, yang tersisa hanya lampu tidur yang remang-remang menyala di samping tempat tidur.

Ia merebahkan tubuhnya yang lelah, seakan seluruh tubuhnya sakit dan berat, bahkan kepalanya yang terasa angat pusing.

sebelum Ia tidur Lucas menarik laci kecil lalu mengambil sebuah botol kecil dan segelas air.

Ia menuangkan satu tablet obat di telapak tangannya, untuk beberapa detik Ia memandang obat itu dengan tatapan kosong, lalu Lucas pun meminum obat tersebut.

Ia meletakkan gelas tadi di atas laci, lalu merebahkan tubuhnya perlahan.

Pukul 01:00 malam Lucas terbangun dari tidurnya, Ia mendengar suara rintihan kecil dari arah sofa tempat Adel tidur.

Lucas ingin membiarkan nya saja tapi entah kenapa hatinya berkata lain, Ia turun perlahan dari ranjang, selangkah demi selangkah dia berjalan menuju sofa.

Dia berhenti tepat di depan sofa, langkahnya terhenti seolah ada yang menahannya, di bawah cahaya redup terlihat wajah Adel yang pucat.

keningnya berkerut, bibirnya sedikit bergetar.

" ... Devan " suara lirih itu keluar dari bibir Adel.

Lucas hanya diam tanpa bergerak, Ia memandang Adel Devan tatapan yang kosong, tampak tidak memiliki emosi.

beberapa detik Lucas terdiam, mendengar Adel mengigau dan menyebut nama adiknya.

" ... menyebalkan " Gumam Lucas, entah untuk siapa.

Pada akhirnya Ia tetap berjongkok di samping sofa, tangannya di selipkan di kaki Adel dan satunya di leher Adel.

Ia menggendong Adel dan membawanya ke ranjang, Ia merebahkan tubuh Adel di sana, menarik selimut hingga menutupi tubuh Adel sampai dada.

" Merepotkan " Gumam Lucas, Ia berdiri menatap Adel untuk beberapa saat.

Matahari pagi menyelinap masuk melewati gorden yang masih tertutup, Adel mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum akhirnya Ia membuka matanya.

Ia berencana untuk tidur kembali, Adel pun berbalik ke sisi lain, tiba-tiba Ia ingat bahwa dirinya tidur di sofa tadi malam.

Adel pun membuka matanya dengan spontan, hal pertama yang dia lihat Adel wajah Lucas yang sedang tertidur dengan nyenyak di sampingnya.

Deg___

jantung Adel berdetak tidak karuan, wajah Lucas terlihat lebih jelas di hadapannya, tanpa ekpresi dingin seperti biasanya, dalam tidurnya pria itu tampak tenang dan manusiawi.

Adel terpaku untuk beberapa detik, Ia memperhatikan garis wajah Lucas yang terlihat sempurna.

Sampai akhirnya Ia sadar dan segera duduk, dengan jantung yang terus saja berdetak kencang tak karuan, ada perasaan aneh di hatinya.

bisa-bisanya aku memperhatikan dia, apa aku gilak

tunggu kenapa aku ada di sini?... lalu

Adel membuka selimutnya dengan panik, memeriksa satu-persatu pakaiannya, masih lengkap, tidak ada yang berubah, Adel akhirnya menghela nafas lega tanpa sadar.

" Astaga... aku... pikir " Gumamnya pelan, sedikit memegangi dadanya yang masih berdebar aneh.

namun rasa lega itu hanya bertahan sebentar,kesadarannya kembali pada satu hal, bagimana ia bisa tidur satu ranjang dengan Lucas dan pria itu masih ada di sampingnya.

Adel perlahan menoleh pelan ke arah Lucas, yang masih tertidur, wajahnya tenang, nafas teratur, seolah tidak terjadi apapun.

Berbeda dengan Adel yang sejak tadi sudah panik sendiri, Ia memikirkan hal-hal aneh terjadi pada saat dia tidur.

" Bagimana aku bisa di sini? " bisik Adel.

Ia mencoba mengingat-ingat kejadian semalam.

Setelah beberapa saat, dia sama sekali tidak mengingatnya, kejadian semalam, dan tiba-tiba tidur di ranjang yang sama dengan Lucas.

" tidak mungkin aku pindah sendiri " bisik Adel pelan, dan sesekali dia melirik Lucas yang tengah tertidur.

" ah... gak mungkin dia... " kata-kata nya menggantung, Adel mulai memikirkan bagimana bisa dia ada di sini, dan satu hal yang terlintas di pikirnya adalah Lucas yang memindahkannya ke ranjang.

" tidak... itu tidak mungkin " bisik Adel lagi.

" Apa yang tidak mungkin " tanya Lucas tiba-tiba dengan suara serak dan berat khas bangun tidur.

Adel terkejut, Ia menoleh ke arah Lucas dengan mata yang lebar karena terkejut, Ia reflek menarik selimut dan menutupi dadanya.

Lucas mengernyit melihat reaksi Adel yang tiba-tiba seperti itu, tatapannya turun ke arah selimut yang di tarik tinggi oleh Adel.

" tenang saja " ucap Lucas datar.

" aku tidak tertarik " lanju Lucas.Kalimat itu langsung menusuk tepat pada Adel, Ia hanya menatapnya dengan kesal.

" siapa juga yang mikir begitu " balasnya cepat, pipinya merona, Adel menundukkan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang terasa panas.

Lucas hanya diam, dia tidak menanggapi gerutuan Adel, Ia duduk perlahan di tepi ranjang mengusap wajahnya dengan satu tangan, lalu melihat jam di ponsel nya, jam menunjukkan pukul 06:20 pagi.

Sunyi untuk beberapa detik.

Adel menggigit bibir bawahnya, Ia menatap punggung Lucas, lalu akhirnya Ia memberanikan diri.

" Bagaimana aku bisa ada di sini "

Lucas terdiam sejenak sebelum Ia berdiri, menoleh perlahan untuk mempertimbangkan jawaban.

" Entahlah, aku tidak tahu " jawabnya singkat dan datar.

Adel mengerutkan keningnya, jawaban yang Lucas berikan tidak sesuai dengan keinginannya.

" tidak mungkin kami tidak tahu, jelas-helas tadi malam aku tidur di sofa " bantah Adel.

" Kau.... " tergantung untuk beberapa detik.

" Sepertinya memiliki riwayat penyakit tidur berjalan, dan tanpa sadar sudah ada di ranjang "

Adel menatap Lucas tidak percaya.

" Sleepwalking " ulangnya pelan, dengan nada yang tidak percaya.

" Itu kemungkinan paling masuk akal " jawabnya santai.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!