NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:899
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 : Berubah

Amir dibuat kagum dengan isi bangunan pusat perbelanjaan terbesar di kotanya, zara tiba tiba saja menariknya ke sini tanpa berfikir panjang.

"Kamu ngapain bawa aku kesini? jangan bilang kamu mau beli beli pake ATM itu lagi?" Kata amir curiga.

"Gue kan udah bilang ini ATM punya gue, lo tenang aja! ayo ikut gue!" Ajak zara.

"Kemana?"

"Gue mau benerin rambut gue yang jelek ini sama mau beli baju sepatu dan barang barang lainnya" Ujarnya semangat.

Amir menggeleng tak setuju, ia merasa takut, baginya zara terlihat seperti pencuri dan itu sangat bertentangan dengan dirinya.

"Aku gak mau ah!" Tolaknya.

"Issh gausah takut! apa kata gue deh lo tenang aja! hari ini kita seneng seneng! Shopping!" Teriak zara semangat.

Gadis itu berlari dan menarik tangan Amir semakin masuk ke dalam mall besar tersebut.

Pukul 20.00 wib.

Waktu sudah menujukkan pukul 8 malam, zara dan juga Amir baru saja keluar dari mall dengan penampilan yang berbeda, zara mengenakan pakaian mahal dan rambut yang sudah tergerai indah, jangan lupakan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya, ia juga membawa beberapa paper bag yang berisi barang belanjaannya.

Sementara Amir, pemuda itu memakai jaket mahal dan juga kaca mata hitam yang zara belikan.

"Akhirnya setelah sekian lama gue bisa shopping lagi" kata zara.

"Ini mah ngerampok namanya zara, uang siapa yang kamu pake" Peringat Amir.

"Kan gue udah bilang ini duit gue, ini duit bokap gue, lo tenang aja dia gak bakalan jatuh miskin juga karena belanjaan begini doang" Balasnya.

Amir menggeleng pelan, ia menarik zara menuju parkiran mall dan mengambil sepedanya untuk pulang.

Sesampainya dirumah zara...

"Thanks ya lo udah nganterin gue, besok gue traktir deh" Katanya.

"Besok aku kerja" Jawab Amir singkat, Amir terlihat kesal karena sikap zara hari ini.

Pemuda 17 tahun itu melepas jaket dan kaca mata hitam nya dan menyerahkannya pada zara.

"Ambil aja! gue beliin buat lo" Katanya.

"Aku gak mau, takut bukan uang halal, lagian kamu gak bisa seenaknya ngehamburin uang kalaupun itu bener uang ayah kamu, nyari uang itu susah zara"

"Susah bagi orang miskin! kalo bokap gue kan udah kaya, ambil aja kali bokap gue gak bakalan jatuh bangkrut cuma gara gara jaket 500 ribuan" Sombongnya.

"Itulah kenapa kamu diuji jadi orang miskin, biar kamu rasain susahnya, bagi aku uang 500 ribu bisa buat makan banyak hari" Kata Amir, amir meraih tangan zara dan meletakkan jaket tersebut di lengan gadis tersebut, lalu ia pergi menaiki sepedanya pulang tanpa pamit.

"Ck! kenapa sih sok jual mahal banget!" Gerutunya.

Ceklek...

"Zara?" Sita memanggil.

"Kamu habis dari mana?" Tanya Sita.

"Taraa!" Zara menunjukkan beberapa paper bag dengan merk fashion ternama dan membuat Sita bertanya tanya.

"Dari mana ini?"

"Ibu gausah Tanya deh! ini uang halal kok" Balasnya.

"Ya tapi dari mana? terus baju kamu rambut kamu ini kenapa?"

"Aduh ini namanya perawatan ibu, gimana cantik kan? aku juga udah beli banyak skincare dan make up" Ungkapnya.

"Cantik sih tapi..."

"Mau masuk dulu permisi!" Zara menerobos masuk ke rumah meninggalkan Sita dengan segala kebingungan nya.

"Ya allah anakku kenapa sih kok jadi aneh begitu?" Sita menggeleng tak habis pikir.

...****************...

Zara mengusap wajahnya menggunakan bedak mahal yang di belinya semalam, lipstik berwarna pink juga menghiasi bibirnya hingga tampak sangat manis, tak lupa gadis itu juga mencatok rambut dengan bentuk keriting samar untuk membuat penampilannya semakin menarik.

Seragam putih yang lebih bersih daripada yang lama, ia juga membelinya semalam, kali ini sepatunya juga tampak baru, harga mahal dan juga edisi terbatas.

"Cocok juga lo jadi orang kaya" Katanya sembari bercermin.

"Semprot parfum" Zara mengambil parfum merk mahalnya dan menyemprot merata ke seluruh tubuh.

Zara membuka pintu kamar dan keluar, pasti Sita sudah menyiapkan makan pagi untuknya.

"Zara ibu bikinin bubur ay-" Sita terdiam saat melihat penampilan terbaru putrinya.

"Good morning?" Sapanya ceria.

"Kamu?" Sita tak bergeming, Zara terlihat berbeda dan cantik.

"Kamu kenapa dandan begini Zara? dari mana kamu dapet sepatu tas seragam ini?" Tanya Sita heran.

"Emm ibu gausah tanya dari mana ya? ini uang bener kok, ini hak aku, oh iya ini ada dikit uang buat ibu" Zara menyerah kan beberapa lembar ratusan ribu pada sang ibu.

"Dari mana?" tanyanya.

"Dari Tuhan, belanja makanan yang enak dikit ya?" Pintanya.

"Zara? kamu buat ibu takut, dari mana kamu dapet uang sebanyak ini?" Tanyanya.

"Ibu tenang aja, aku jamin uang ini 1000 persen halal, atas nama allah" Katanya penuh percaya diri.

"Beneran?"

Zara mengangguk meyakinkan.

"Yaudah ibu Terima tapi... "

"Gak ada tapi tapi oke! kalo gitu aku pergi dulu, bye!" Zara berlari kecil dan melambai pada Sita.

"Alhamdulillah" Sita memeluk lembar uang yang di berikan putrinya, ia berharap bahwa gadis itu berkata benar tentang uang yang di berikan nya.

...****************...

"Cell gue ada berita hot!" Ruri yang baru datang ke kelas langsung menghampiri michele dan juga windi.

"Apaan sih?!"

"Lo harus tau ini, kemaren gue ngeliat Zara dateng ke mall dan dia ngeborong banyak banget fashion branded, gue sampek gak percaya liatnya" Ungkap ruri.

"Whatt!? mana mungkin sih ngaco lo! gue aja tau gimana susah dan miskinnya dia" Balas michele.

"Gak boong cell, yakali gue salah liat, sayang aja kemaren gue bareng nyokap gue coba aja kalo enggak pasti gue langsung samperin" Kata ruri

"Hah?!" Michele merasa tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya, selain perubahan sikap apakah Zara juga sudah berubah menjadi orang kaya?

"Gila sih cakep juga ya ternyata dia"

"Iya tapi setau gue dia miskin kok bisa ya?"

Michele melirik tajam ke arah teman temannya yang bergumam sedang membicarakan seseorang.

"Jangan jangan yang di maksud Zara lagi?" Bisik windi.

"Mana mungkin sih! ishh kesel banget gue dengernya! si cupu itu gak mungkin bisa kaya yang lo omongin, dia kan melarat nya minta ampun, sekolah aja pake beasiswa!" Kata Michele.

"Lagi ngomongin Zara cel?" Salah satu teman kelasnya menyahut.

"Iya kenapa?!" Jawabnya tak santai.

"Sekarang dia jadi berubah banget loh jadi makin cantik, kalo gak percaya lo liat aja" Katanya.

Brakk

Michele menggebrak mejanya dan berdiri, gadis 18 tahun itu berjalan di ikuti oleh kedua temannya untuk memastikan kebenaran tentang Zara.

Di sisi lain...

"Jujur lo makin cantik zar" Puji risma teman sekelasnya.

"Thanks" Zara tersenyum palsu.

"Kemana aja pas gue kucel kaya penjual gorengan" Batin Kayla.

Saat sedang mengobrol dengan teman temannya tiba tiba saja ia melihat kedatangan Michele dan kedua temannya di antara pintu masuk kelas.

Gadis itu menatapnya sengit, sementara Zara hanya menaikkan sebelah bibir menyinggung senyum remeh padanya.

"Anjing!" Batin Michele.

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!