NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:59.4k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chiara Kesal

"Selamat Abangnya Achel," seru Rachel yang langsung menghambur dalam pelukan Ronand.

Setelah sesi acara yang mengharu biru, keluarga langsung mengucapkan selamat pada pasangan pengantin baru itu. Rachel dan Mika langsung berlari untuk memberikan selamat pada Ronand juga Susan. Sedangkan Mama Martha yang berada di depan mereka, langsung memelototkan matanya. Bisa-bisanya Rachel dan Mika menyerobot antrian dan mendahului orang yang lebih tua.

"Rachel, Mika... Antri. Orangtua dulu, baru kalian. Nggak lihat apa ini yang tua-tua antri dan udah pada encok kalau berdiri lama," seru Mama Martha membuat tamu yang hadir tertawa melihat kerandoman keluarga itu.

"Solly, nenet dayung. Ini bukan lagi naik bus atau keleta yang ada kulsi pliolitasnya. Jadi ndak ada itu yang tua duluan dan dikasih kulsi. Duluan datang, belalti dapat ulutan peltama." ucap Mika sambil menggelengkan kepalanya seperti orang dewasa yang tengah berceramah.

"Jawab aja ini bocah kalau orangtua lagi ngomong," Mama Martha sangat geregetan dengan Mika yang terus saja menjawab ucapannya.

"Sudah, Ma. Biarkan saja, daripada darah tinggi Mama kumat kalau menghadapi mereka." Papa Fabio yang ada di belakangnya pun mengelus bahu Mama Martha agar lebih sabar menghadapi Mika dan Rachel.

"Sabar terus Mama tuh,"

Mama Martha mencoba menghela nafasnya berulangkali untuk menurunkan emosinya. Apalagi di depan sana, Rachel memeluk erat Ronand sambil menangis. Tak lupa dengan Mika yang memeluk kaki Ronand. Laki-laki itu sama sekali tak bisa bergerak bebas. Sepertinya gadis remaja itu sedikit kehilangan sosok dari Ronand yang kini sudah menjadi suami orang. Pasti dalam pikirannya, Ronand akan melupakannya dan fokus pada istrinya.

"Kenapa menangis?" tanya Ronand dengan nada lembutnya. Bahkan Ronand langsung melepaskan pelukan Rachel dan menatap pada wajah kembarannya itu. Kedua tangannya berada pada pipi Rachel untuk menghapus air mata yang mengalir.

"Nanti nggak bisa berangkat kuliah sama-sama kaya waktu sekolah dulu lagi. Terus nggak bisa asal masuk kamar Abang lagi. Nggak bisa ajak Abang pergi-pergi lagi," seru Rachel dengan isakannya mengeluarkan segala ketakutannya. Walaupun ia juga bahagia dengan pernikahan kembarannya.

"Nanti istrimu itu larang-larang Achel buat ajak Abang pergi," lanjutnya mengadu membuat Susan memelototkan matanya.

Huaaa...

"Lebay kali kamu itu, Achel. Kaya nggak tahu siapa sosok istrinya Abangmu ini. Abang Ronand itu walaupun sudah menikah, juga boleh kalau cuma diminta temani kamu beli jajan. Antar kuliah sekali-kali atau suapin kamu makan. Asalkan nggak minta ditemani tidur aja. Masa iya istrinya ini ditinggal tidur sendirian, nanti dia kedinginan." ucap Susan sambil berkacak pinggang.

"Kedinginan?" seru Rachel dan Mika dengan mata membulat.

Kata-kata yang meluncur dari mulut Susan itu membuat penasaran Rachel dan Mika. Perasaan selama ini mereka tidur juga sendirian, namun tidak kedinginan. Jika cuaca sedang dingin, ada AC yang bisa disetel agar ruangan menjadi hangat. Begitu pun sebaliknya. Bahkan semua orang hampir menyemburkan tawanya mendengar perdebatan absurd itu.

"Kan ada AC bial ndak kedinginan. Ini maksudnya bagaimana sih?" tanya Mika dengan polosnya.

"Kan jadi nggak ada yang peluk, jadi kedinginan." ucap Susan menambah penasaran Rachel.

"Ada guling dan selimut," ceplos Rachel membuat Mika menganggukkan kepalanya dengan cepat.

"Benal. Ada-ada saja Onty Ucan ini. Tidul sendili kok alasannya ntal kedinginan. Aneh sekali," Mika mengatai Susan aneh, begitu juga dengan Rachel. Padahal Susan bukan kedinginan itu yang dimaksud. Namun sudah lah, Rachel dan Mika kan memang sepolos itu. Bukan seperti dia yang dulu tinggal di luar negeri, tahu hal begini sejak SMP.

"Soalnya kamar kami nanti ada saljunya," ucap Susan dengan asal.

Salju?

Olang ndak walas ini Onty Ucan. Sejak kapan di negala ini tulun salju? Ndak sekolah ini olang. Kemalin lulus sekolah, nyogok gulunya.

Iya. Kok mau ya Abang sama perempuan begini? Salju mana bisa masuk ke dalam kamar,

Ayo pelgi, Onty boncel. Onty Ucan habis ini kayaknya mau dibawa petugas lumah sakit jiwa,

Ha?

***

"Rachel, besok kamu OSPEK lho. Kok belum siapkan barang-barang yang bakalan dibawa dan dipakai," seru Chiara saat masuk ke dalam kamar anaknya.

Malam ini, Chiara menginap di kediaman keluarga Roberto. Acara pernikahan Ronand dan Susan begitu mepet dengan jadwal masuk kuliah. Sehingga esok hari, Ronand dan Susan pun sudah masuk kuliah. Begitu juga dengan Rachel yang seharusnya malam ini menyiapkan barang wajib dibawa saat OSPEK besok pagi.

Ronand mengambil jurusan kedokteran. Padahal Julian ingin Ronand mengambil jurusan manajemen bisnis karena nanti dia yang mengurus perusahaan. Namun Ronand tidak mau. Baginya, mengurus perusahaan dan membuat robot itu hanya kerjaan sampingan saja. Dia ingin menjadi dokter sebagai profesi utamanya dan membangun rumah sakit.

Sedangkan Susan dan Rachel, keduanya mengambil jurusan desain produk tekstil dan mode. Keduanya ingin menjadi desainer fashion. Mereka suka menggambar dan belanja. Otaknya juga kreatif, tidak cocok jika berada di jurusan yang terlalu serius seperti kedokteran atau hitung-hitungan. Namun ketiganya berada di Universitas yang sama, walaupun Ronand berbeda jurusan.

"Hari pertama yang penting bawa alat tulis dan pakaian hitam putih aja, Ma." jawab Rachel dengan santainya. Bahkan ia sibuk dengan laptopnya yang menampilkan drama China yang sedang hits. Di sampingnya ada Mika yang juga fokus dengan tontonannya.

"Sama bawa uang buat jajan bial ndak lapal dan haus," tambah Mika membuat Chiara mendengus sebal.

"Mika juga harus tidur, besok sekolah. Kasihan gurunya, udah dibayar tapi siswanya nggak pernah berangkat sekolah." ucap Chiara yang kini mengomentari anak dari keponakannya.

"Kasihan Mama dan Papa dong, udah bayal tapi gulunya ndak kelja." jawab Mika membuat Chiara mengacak rambutnya frustasi.

"Iya. Memangnya kamu nggak kasihan sama Mama dan Papamu? Dia udah bayar mahal lho, masa kamu nggak mau sekolah." tanya Chiara yang kini duduk di samping Mika.

"Bukan Mika yang suluh meleka bayal sekolah kok. Meleka yang bayal sendili, ndak ada salahna Mika."

Eh...

Chiara menghela nafasnya pelan untuk meredakan emosinya. Rachel yang terlalu santai menghadapi OSPEK. Padahal biasanya banyak mahasiswa baru yang antusias dan ingin terlihat sempurna saat OSPEK agar tak dimarahi senior. Namun Rachel tampak biasa saja, tidak ada takut-takutnya. Sedangkan Mika, tampak acuh dengan sekolahnya karena bocah cilik itu memang tidak suka sekolah.

Terserah kalian saja. Pusing ini kepala,

Ya, telselah olang pintal ini.

Tos...

Tos...

Oma pusing itu, kasiannya.

Kamu yang bikin Mamaku pusing,

Onty boncel juga,

Kurcaci cadel,

Onty boncel sangat menyebalkan,

Tapi Mika sayang,

Ahahaha...

1
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
Atik Kiswati
nah...lho.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!