Hanna merupakan wanita dari kalangan biasa,ia harus bekerja giat mencari uang untuk menyembuhkan ibunya dari penyakit yang menyerangnya yaitu kangker darah.Karena keteledorannya Hanna di pecat dan kehilangan pekerjaannya.Hanna diharuskan menikah dengan seorang pria yang memiliki istri tiga dan menjadi istri ke empat.Bagaimana bisa Hanna menerima dirinya menjadi istri ke empat?dan alasan apa Gardapati menikahi Hanna sebagai istri ke empat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sengaja.
Hanna yang keluar dari kamarnya yang berdekatan dengan tangga melihat Lala berlari di sekitar tangga.Hampir saja Lala terpeleset ke bawah,namun Hanna berhasil menahan tangan Lala.
"Lala...."Teriak Hanna.
"Lala...."Teriak Anisa yang berada di bawah tangga.
Anisa berlari naik ke tangga menghampiri Lala.Anisa langsung memeluk putri semata wayangnya.Sedangkan Lala menangis karena syok,hampir saja dirinya tergelincir di tangga rumahnya yang panjang tersebut.
"Han,terima kasih telah menyelamatkan Lala,aku gak tau apa yang akan terjadi jika seandainya tidak ada kamu."Ucap Anisa dengan rasa cemas.
"Ia mbak,gak apa apa."Ucap Hanna.
"Sayang sudah jangan menangis.."Ucap Anisa menenangkan Lala yang ketakutan karena hampir terjatuh dan membawanya ke kamarnya.
"Hiks..mama..."Lala menangis.
Sedangkan Hanna yang hendak pergi dari tangga melihat sekitar tangga penuh dengan minyak.Hanna menyentuhnya lalu menciumnya,ternyata minyak kepala.
"Kenapa ada minyak kepala disini?Jika seandainya tumpah,tidak mungkin.Tidak akan ada yang membawa minyak goreng dari atas ke dapur."Hanna mulai curiga,jika Lala hampir terjatuh karena di sengaja.Hanna berfikir,bahwa di lantai tersebut hanya ada kamar dirinya dan juga Isa.Sedangkan kamar Didy dan Anisa berada di bawah.Hanna mencurigai Isa sebagai pelakunya.Namun Hanna tidak bisa terus terang tanpa sebuah bukti,pasti mereka akan menganggap perkataan Hanna adalah omong kosong.
***
"Mbak bagaimana keadaan Lala?"Tanya Hanna yang telah berada di kamar Anisa.
"Sepertinya Lala masih syok."Jelas Anisa melihat Lala sudah tertidur.
"Mbak,ada yang saya mau katakan."Ucap Hanna ragu-ragu.
"Mbak sepertinya Lala hampir terjatuh karena di sengaja."Ucap Hanna menyampaikan kecurigaanya.
"Maksudmu Han?"Ucap Anisa menatap Hanna tidak mengerti.
"Ada minyak kelapa di dekat tangga!"Ucap Hanna.
"Apa?minyak?kenapa minyak sampai terjatuh di tangga?bukankah dapur berada di lantai bawah?"Ucap Anisa bertanya-tanya.
"Di lantai atas hanya ada kamarku dan Mbak Isa,mbak!"Ucap Hanna.
"Apakah mungkin Isa ingin mencelakakan putriku?"Ucap Anisa yang berfikir sama dengan Hanna.
"Pendapat mbak Nisa sama dengan Hanna,mbak."Ucap Hanna.
"Baiklah,sepertinya aku tau maksud mereka.Hanna,apa kau bersedia membantuku?"Ucap Anisa.
"Membantu apa mbak?"Tanya Hanna penasaran.
"Kau pasti bisa merebut hati Garda!"Ucap Anisa.
"E..mbak,apa hubungannya ya?"Ucap Hanna tidak mengerti.
"Kau nanti akan mengerti Han,kita akan tau wajah asli mereka setelah kau mendapatkan kepercayaan Garda."Jelas Anisa.
"Mbak,bagaimana aku bisa merebutnya.Aku hanya.."
Belum selesai Hanna melanjutkan perkataannya.Namun Anisa terlebih dahulu menutup bibir Hanna.Hanna sendiri merasa konyol dengan pendapat Anisa.Hanna di suruh untuk mendapatkan kepercayaan Gardapati,padahal sampai saat ini Gardapati tidak pernah menyentuhnya,Lalu apakah Hanna bisa mengambil hatinya?
"Huss..itu urusanku."Ucap Anisa tersenyum.Kecurigaan Anisa sebenarnya sudah dulu telah muncul terhadap para istri Gardapati yang lainnya.Mereka seakan bersaing mendapatkan Gardapati atau lebih tepatnya mereka seakan tergiur dengan harta Gardapati.Namun,Anisa tidak bisa membenarkan karena kurangnya bukti yang cukup.
Dan sekarang Anisa semakin panik karena persaingan tersebut melibatkan putrinya Lala.Anisa semakin waspada,jika menyangkut nyawa putrinya Anisa sangat cemas.Anisa tidak akan membiarkan siapapun menyentuh putrinya.Anisa pun akhirnya meminta Hanna untuk mengambil kepercayaan Gardapati.Dengan begitu,rencana Anisa akan lancar tanpa halangan apapun.Sebelumnya Anisa khawatir jika itu adalah sebuah kebenaran,percuma.Gardapati pasti akan mempercayai Isa karena Gardapati sangat menyayangi Isa.Itulah penghalang Anisa,jadi Anisa akan membantu Hanna untuk mendapatkan kepercayaan Gardapati.
nasiib... nasiib
😆
kupikir Bapak²
kalo keysa bener keponakan adipati
kupikir gardapati sama dokternya aja
😅
kupikir baru selisih beberapa hari aja..
yg Hanna jemur sprei trus, ngobrol sama mb nisa, ulet ketemu ulet trus alergi...
berati saya kurang mendalami kl loncat beberapa waktu
😁