"Gue langsung pada intinya saja!"
Rama membuka suara
"Setelah malam ini jangan pura-pura sok Deket sama gue disekolah, kita anggap kalau kita sama sekali gak kenal,jangan pernah kasih tau siapapun tentang pertunangan kita disekolah!"Ucapnya tanpa jeda sedikitpun.
Akh apa yang Rara harapkan ? Rama akan langsung menyukainya?.
Rara hanya bisa tersenyum kecut.
"Tenang aja kak,gua gak bakal kasih tau tentang pertunangan kita kok,gue juga mau cari aman aja."Ucap Rara santai ,ia tak ingin menampakkan raut wajah kekecewaan,yah sebenarnya ia pun tak menerima 100% perjodohan ini.
_____*****_____*****_____*****_____*****_____*****
Semua berawal dari kakek Rara yang ingin tapi persahabatan dengan teman baiknya tak terputus hingga membuat perjodohan dengan cucu temannya
Tapi kenapa harus terjadi kepada Rara??Anak perempuan yang baru beranjak remaja tapi sudah punya calon suami..
Bahkan pacaran Rara belum pernah merasakan nya tapi ia malah langsung punya suami??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merlindea Ananta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Bell istirahat berbunyi ,semua murid'ABDI UTAMA'sudah mulai berhamburan ,ada yang ke kantin ada yang ke perpustakaan ada yang di taman dan ada pula yang masih di dalam kelas,sedangkan tiga wanita cantik uang termasuk dalam kategori primadona sekolah sedang asik duduk di taman.
"Entar malam jam tujuh harus udah kumpul ya di basecamp nya,kak Hito" terang Amel.
"Diman tuh?"tanya Caca dan Rara berbarengan.
"Entar gue kasih alamatnya deh, nginap ya, dua malam .Udah pada tau kan?Minggu malam kita perjalanan pulang lagi,lagian perjalanan ke sana cuma 2 jam aja kok kata kak Hito,"terang Amel.
Rara dan Caca hanya menganggukkan kepala,tanda kalau mereka sudah mengerti ke Amel, hari ini mereka tak pergi ke kantin,karna akan berkumpul untuk membahas perjalanan nanti malam, mereka juga masih menunggu kedatangan Hito dan teman temannya.
"Lo gak ngajak Dirga Ra?"tanya amel kepada Rara.
"Eh Lo tau gak Ra.Selepas Lo pergi tadi malam sama kak Rama,di Dirga kek sedih gitu, kita ajak makan dia gak mau.Dan dia malah pulang, patah hati kali yak si dirga,Lo harus jelas in ke dia sih,kalau kak Rama itu sepupu Lo,emang Lo dah gak cinta lagi sama dia?"tanya Caca sedang kan Amel mencubit Caca agar diam dan ta banyak omong.
"Ca,mel.Lo berdua gak ngerasa kalau guna ini tolol apa?"tanya Rara kemudian, sedangkan Amel dan Caca saling lihat dan mengangkat bahu tanda mereka tak tahu.
"Tolok gimana? pelajaran?Lo pinter kok buktinya selalu dapat tiga besar!"ucap Caca.
"bukan ,buka tolol yang itu,yang dimaksud Rara"ucap Amel.
"Secara gitu ya,dia ninggalin gue gitu aja,Lo berdua kan juga tau ,gimana keadaan gue dulu? Abis di tolak,tetep gua cari nomornya,kemana mana gue cari gak ketemu,akun sosmed dia juga gak ketemu, kerumahnya juga sudah pindah.Tapi sekarang di saat gue udah baik baik aja, dia malah muncul dan kek gak ada kejadian apa-apa gitu,sakit tau gak sih!"ucap Rara ,ia jadi sedikit kesal.Bulir air mata gadis itu mulai menetes bila ingat kejadian dan masalah-masalah yang menimpanya belakangan ini, mungkin sang pencipta, gak ngizinin Rara untuk menjalin hubungan yang belum halal.
Jadi langsng memberikan Rara pasangan yang langsung di kasih cap halal, karena rara memang belum pernah pacaran sekalipun.
"Sabar ya rra,Lo harus jual mahal sih emang sekarang, jangan terlalu Lo tanggapi si Dirga nya!"ucap Amel sambil menghapus air mata dan memeluk Rara dengan hangat,ia ingin menyalurkan energi positif nya kepada gadis itu.
"maaf ya, gue lupa dulu Ra,gue pikir kalo dirga sekarang gantian ngejar dan suka sama Lo.Lo pasti bakal bahagia!"ucap Caca ia juga ikut berpelukan slerekan sudah seperti Teletubbies yang saling berpelukan.
Ternyata dari kejauhan Hito,Rama,Rangga dan Jerry sudah melihat tingkah laku mereka, lantas melihat itu Jerry langsung berlari ke arah mereka untuk ikut berpelukan.
"Ikut----"ucap Jerry penuh antusias, hampir saja Jerry ikut berpelukan,tapi sudah keduluan tangan Hito menarik kera baju pemuda itu melihat mereka datang para gadis langsung melepas pelukannya dan tak lupa pula Rara menghapus air mata nya,Rara takut kalau Rama berfikir yang bukan bukan kalau tahu Rara menangis
"Aww gila Lo to .bisa mati gue!" erang Jerry sambil memijat mijat leher belakang nya dan membenarkan tatanan baju yang berantakan ,karena terkena tarikan tangan Hito tadi.
"Ada cewek gue disitu ,enak aja Lo maen peluk,"ucap Hito sambil memberikan tanda tinju ke arah Jerry.Sedabgajb para gadis hanya tersenyum melihat tingkah mereka mereka berempat mengambil tempat duduk masing masing dan Hito meletakkan plastik yang dari tadi di bawanya,ternyata isinya beberapa kaleng minuman dan Snack, Caca yang emang tak punya malu langsung saja mengambil apa yang ia mau,Rama juga mengambil dua kaleng minuman rasa jeruk dan meletakkan satu di depan Rara dan satu untuknya.Tak lupa pula ia membuka nya terlebih dahulu.
"Tumben"batin Rara
"Rara kok gak bilang sepupu an sama nih anak?"tanya Jerry sambil merangkul pundak Rama.
"Apaan sih jer,"ucap Rama melepaskan rangkulan Jerry dan meneguk minumannya.
"Abang ipar,"panggil Jerry, ia melebarkan tangannya mengisyaratkan agar Rama memeluk nya.Sedangkan yang di minta memeluk malah acuh tak acuh meminum minumannya, Jerry menghela nafas nya, pasti Hito juga mengintrogasi Rama dan beruntungnya mereka membuat alasan yang sama sehingga tidak ada yang curiga.
"Gak seru Lo ram.Gak mau meluk gue,"rengek Jerry sambil mengupas bungkusan kacang kulit.
"Bising Lo jer,"ucap Rangga buka suara, dia adalah cowok yang lebih dingin dari Rama menurut Rara,saat mereka sedang ber kumpul bisa dibilang Rangga sangat jarang mengeluarkan suara, hanya sibuk dengan game dan game sama seperti Rama, sedangkan Jerry yang memang watak nya hampir sama seperti Caca biang perusuh.
Jerry sekarang sibuk memakan kacang kulit yang tadi diambilnya sebelum peristiwa peluk memeluk, kalau si Caca belum ada pacar, Rara sudah menjodohkan mereka berdua.
"Ntar malem kumpul di basecamp kita pakai dua mobil aja, mobil gue sama Rama,nah.Rara sama Rangga di mobil Rama sedangkan Caca Amel dan Jerry di mobil gue, karna kita searah!"terang Hito sang ketua perjalanan malam ini, karena vila yang akan mereka kunjungi adalah vila pribadi milik keluarga Hito.
"Gue udah bilang ke mamang yang jaga vila, semuanya sudah di siapkan.Jadi kita tinggal menikmati aja sampai sana!"lanjutnya, sedangkan yang lain hanya mengangguk angguk mengisyaratkan kalau mereka sudah mengerti.
"Villa nya dekat pantai gak kak?"tanya Rara,kalau ada pantai, berarti bisa berenang dan ia akan membawa pakaian renang untuk jaga jaga, Rara memang tau kalau Hito punya vila, Amel kemarin cerita ke ia dan Caca, Rama melirik ke arah Rara saat mendengar pertanyaan gadis itu, tapi Rara bersikap acuh tak acuh dan pura pura tak tahu.
"Ada dong, Deket banget malah ke vila, Lo bisa sepuasnya Ra, kalau mau berenang, tidak terlalu ramai, jadi Lo bisa nikmati sepuasnya kalo mau main air, gak akan banyak pasang mata yang liat,"jelas Hito.
"Asyik, kita jangan sampe lupa bawa baju renang ya gays, yang seksi tentunya, walaupun sepi pastinya ada bule bule kan disana?"tanya Caca teriak kegirangan, memang Caca sudah seperti anak TK, kalau sudah masalah air,Hito dan yang lainnya hanya tertawa mendengar perkataan caca, yang pasti rama tidak akan ikut tertawa, dia malah melirik ke arah Rara, seperti tatapan mata yang mengisyaratkan, kalau Rara jangan sampai ikut perkataan Caca.
"Caca bisa diem gak?"tekan Amel.
"Iya maaf deh maaf ya yang penting jangan lupa bawa baju renang!"ucap Caca langsung duduk terdiam sambil kembali mengunyah Snack nya.
"Tenang aja ca, gak ada bule kan ada kami kami yang siap melihat kalian memakai baju seksi, ya kan gays,"ucap Jerry.Sekarang giliran jerry yang ribut, memang mereka berdua ini cocok dan bahkan sangat sangat cocok, walaupun kalau ada mereka akan sangat bising, tapi kalau tak ada mereka tak akan ramai.Diantara para kulkas yang dingin, memang harus ada kompor yang hangat.Ibarratnya seperti itu.
"Lo gak ngajak sesil, ram?"tanya Hito kepada Rama dan langsung di jawab dengan gelengan kepala oleh Rama.
"Gila Lo ram,dia dari dulu ngejar ngejar Lo, nempel in Lo, tapi Lo gak ada respon sedikitpun,"ucap Jerry kemudian sambil meninju lengan sahabatnya itu.
"Lo aja sana ngajak dia!"ucap Rama cuek dan melirik ke arah Rara, sedangkan Rara kembali melakukan adegan acuh tak acuh padahal dalam hati gadis itu bertanya tanya siapakah wanita yang bernama sesil itu.
"Gue heran sama Lo,sesil itu cantik loh, tapi ntah lah gue heran sama Lo ram,"ucap Jerry sambil menggelengkan kepalanya.
buat nama nya jangan salah2 trus donk Skali lgi maaf ya
sebenarnya niat gk sih bikin novel,,, orang aneh bikin kesel aja