Rayyan, anak yang bercita-cita menjadi seorang Wali Kota. namun cita-citanya harus terhenti saat ia menderita sakit keras. selama hidupnya kemudian ia jalani di tempat tidur rumah sakit, sampai ia meninggal dunia.
namun setelah ia meninggal ia hidup kembali di sebuah dunia baru yang tak pernah ia pikirkan.
sihir, dunia yang dapat menggunakan sihir. di dunia yang ajaib itu, Rayyan di berkahi sihir terkuat Yaitu akses ke Toko Online antar dimensi.
dengan kekuatan nya ini ia berusaha mewujudkan mimpinya untuk menjadi wali kota.
ia juga mendapat kan teman baru, Seorang ELF CANTIK, DWARF, MANUSIA SETENGAH HEWAN BAHKAN SEKOR NAGA.
namun hidup di dunia baru yang penuh dengan konflik tidaklah mudah. Rayyan di hadapkan dengan kesulitan dan permasalahan pelik seperti penghianatan, perbudakkan dan tentu para penjahat sihir yang sangat kejam.
salah satu tantangan terberat Rayyan adalah saat ia harus bertarung dengan 6 Dark Magic.
bagaimana keseruan petualangan Rayyan yang penuh aksi dan F
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon medy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Paracetamol
Rayyan membawa mereka yang tak sadarkan ke rumah sakit kota. Namun mereka mendapatkan hambatan karena rumah sakit itu kosong tanpa seorangpun dokter atau perawat.
Di bantu oleh para Dwarf, Hurricane, Luxy dan Optik di bawa ke sebuah ruangan yang terdiri dari beberapa ranjang khusus rumah sakit.
Mereka kemudian dibaringkan di ranjang yang terletak sejajar.
Iron dan Lucas juga di arahkan ke kamar rawat inap karena mereka juga terluka, begitupula dengan Yeppo.
Lukanya cukup parah, namun ia terlihat lebih baik dari yang lain.
Karena tak ada orang yang dapat mengatasi masalah di sana, akhirnya Rayyan membeli seorang Dokter dan beberapa perawat dari toko online.
Ia tak punya pilihan lain selain melakukan hal tersebut.
“Tunjuk kan pada ku dimana pasien nya Tuan,” tanya si Dokter penasaran.
“3 orang di ruang ICU, 3 orang lagi di kamar rawat inap.”
“Kalau begitu aku akan mengatasi pasien yang sekarat dulu, pasien yang masih sadar akan di tangani oleh beberapa perawat.”
Tanpa menunda waktu lagi si Dokter berjalan ke ruang ICU, pertama ia memeriksa keadaan Hurricane.
“Paman ini mana nya tak mengalir, dia bisa mati jika begini terus,” jelas si Dokter.
Mendengar penjelasan Dokter Rayyan jadi tersadar, ia ingat kalau ia menggunakan skill Cool Down Mana pada Hurricane, skill ini menyebabkan penyumbatan mana yang mengalir ke seluruh tubuh. Jika tak segera diatasi maka tubuh Hurricane akan mati rasa dan kemudian mati sepenuh nya.
“COOL DOWN MANA OPEN.”
Rayyan membuka Cool Down Mana, seketika tubuh Hurricane yang pucat Kembali berwarna.
“Dengan begini dia akan baik-baik saja,” Ucap si Dokter.
Si Dokter kemudian memeriksa keadaan Optik, beberapa saat ia mencoba menganalisa dengan merasakan denyut nadi nya.
“Anak ini baik-baik-baik saja, dia hanya kelelahan, di tambah luka pukulan di wajah nya ini membuat anak ini pingsan."
Rayyan menghembus nafas lega, ia bersyukur Optik baik-baik saja.
Dokter beralih memeriksa Luxy, anak itu penuh dengan luka bakar akibat Bom bunuh diri buatan Yeppo.
“Lukanya cukup parah, aku akan menyuruh perawat untuk melakukan sihir penyembuh agar luka-luka ini segara memulih.”
Ketiga orang sakit itu di tangani dengan baik oleh Dokter yang bahkan belum di beri nama oleh Rayyan.
Beberapa jam kemudian berlalu, si Dokter keluar dari ruangan ICU dan menemui Rayyan dan Cebol yang duduk di aula rumah sakit.
“Tuan, mereka sudah melewati masa kritis.”
“Syukurlah, terimakasih Dokter,” jawab Rayyan terlihat lega.
“Tidak Tuan, aku yang berterimakasih kepada tuan, aku di pilih untuk hidup sekali lagi, aku benar-benar bersyukur."
“Kalau begitu aku akan memberi mu nama.”
“Dengan senang hati Tuan.”
“Karena kau seorang manusia dan kau jug seorang Dokter yang hebat, maka kau ku beri nama Paracetamol, aku akan memanggil mu dengan panggilan Ceta, bagaimana?”
“Nama yang indah tuan, mulai hari ini namaku Paracetamol, terimakasih tuan."
...***...
#Keesokan Harinya.
Perlahan Hurricane membuka mata, samar-sama kemudian semakin jelas. Sejenak ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi, sebuah ingatan tentang kekalahan memalukan dari seorang manusia kemudian terlintas di benaknya.
“Kurang ajar, kenapa bisa aku kalah dari seorang manusia, andai saja aku tidak sombong dan bertarung dengan wujud Naga ku, aku pasti menang,” omel nya kesal.
“Tepat sekali,” Rayyan tiba-tiba menjawab omelan Hurricane.
“Kau, sedang apa kau disini?” Hurricane spontan naik pitam.
“Aku sedang menunggu yang Mulia Raja Naga sadar dari tidur nya, kami juga telah memberikan perawatan terbaik bagi baginda di rumah sakit milik kami ini.”
Rayyan sengaja menceritakan semua kebaikan yang telah ia lakukan, ia tahu menghadapi seorang Raja yang ber ego tinggi haruslah dengan cara berbeda.
Mendengar semua yang di katakan Rayyan Hurricane diam,ia tampak malu dengan sikapnya sendiri.
“Tak usah di pikirkan yang mulia, kami tidak sedikit pun menaruh dendam pada yang mulia, bahkan kami sangat berterimakasih kepada yang mulia kerena telah membersihkan pulau ini dari para monster. Kami juga minta maaf telah membangun kota tanpa izin dari yang mulia.”
“Pulau ini sudah menjadi milik kalian, kerajaan Dragon tak akan mengungkit-ungkit masalah ini lagi, dan juga terimakasih telah merawat kami.”
Hurricane akhirnya melunak, ia sadar sikap nya terlalu arogan sehingga menyebabkan ia dan para jendral nya kalah dalam pertarungan.
...***...
Setelah beberapa hari di rawat, Hurricane akhirnya di izinkan Dokter Ceta untuk keluar. Ia sudah pulih, begitupula dengan teman-temannya.
Hari pertama mereka menghirup udara segar, Ketika mereka keluar mereka di sambut oleh pemandangan Gedung kota yang tersusun rapi dengan corak bangunan yang sangat indah.
“Kota ini sangat indah, kalian, mari kita bersenang-senang,” Ajak Hurricane penuh semangat.
Hurricane mengajak Iron dan yang lain untuk jalan-jalan mengelilingi kota. Mereka sangat takjub dengan bangunan-bangunan yang ada di sana, namun yang paling membuat mereka takjub adalah teknologi penerangan dan perairan kota.
“Luar biasa canggih, aku belum pernah melihat sihir penerangan yang tak habis-habis, apalagi untuk menghidupkan lampu di dalam rumah hanya menekan tombol, tak perlu capek-capek isi ulang. Di kamar mandi pun kita tinggal memutar kran air langsung akan turun dengan deras. Di bandingkan dengan kerajaan Dragon, kita harus selalu mengisi bohlam penerangan dengan sihir, dan itu melelahkan, apalagi masalah air, kita harus mengangkut air atau menimba air di sumur-sumur untuk mandi dan minum. Kota ini sangat hebat,” Hurricane memuji setinggi langit.
Karena sangat tertarik dengan kota, Rayyan mengajak Hurricane dan yang lain untuk melihat lebih jauh apa saja yang telah di bangun di kota.
“Kota ini di bangun dengan teknologi-teknologi terbaru yang mulia, akan kami kenalkan Teknologi terbaru kota ini, DERMAGA DAN KAPAL LAUT ANTI MONSTER,” Rayyan memamerkan bangunan dermaga dan sebuah kapal laut berukuran besar dan canggih.
Melihat hal tersebut Hurricane dan yang lain tak berkedip, mereka sangat takjub dengan apa yang mereka lihat.
“I ini adalah harapan semua orang, apakah dengan bangunan aneh ini di buat untuk kapal berlabuh?” tanya Hurricane penuh takjub.
“Tepat sekali, dan yang paling penting, di bagian depan kapal itu di pasang sebuah batu yang punya teknologi sihir terbaru. Batu anti Monster, dengan batu itu monster di laut tak bisa melihat, mencium bahkan mendeteksi keberadaan kepal,” Jelas Rayyan.
“Luar biasa, kalau boleh tau siapa yang membuat semua ini?” Iron bertanya.
“Ini adalah buatan Optik dan teman-temannya,” jawab Rayyan sembari menunjuk Optik yang sedang sibuk di atas kapal.
Iron merasa tak enak mendengar nama Optik, ia merasa bersalah kepadanya, ia sedikit malu tapi ia memberanikan diri menemui Optik dan meminta maaf padanya. Optik tak mengambil hati tentang semua yang telah terjadi, ia menyambut niat baik Iron dengan senyuman.
Hari itu Hurricane dan teman-teman nya banyak menyaksikan hal-hal baru yang belum pernah mereka lihat.
Setalah jalan-jalan, Rayyan menyiapkan jamuan besar di aula kantor wali kota.
Aula kantor yang sangat menawan dengan desain interior khas eropa dengan lukisan-lukisan kaligrafi indah di langit-langit semakin membuat suasana jamuan siang itu semakin indah.
Hurricane makan lahap, ia tak menduga jika ia akan mengalami hal menyenangkan itu setalah apa yang telah ia lakukan.
“Terima Kasih atas jamuan nya, aku Raja dari Kingdom Of Dragon akan segera menjalin hubungan diplomasi dengan kota ini, apakah kau menerima nya wali kota?” tawarnya penuh semangat.
“Dengan senang hati Tuan,” jawab Rayyan hormat.
Rayyan senang, akhirnya satu pintu agar kota ini ramai di datangi orang sudah terbuka. Dengan adanya kerja sama diplomasi antara ****** Of Dragon dan Kota maka akan terjalin hubungan yang saling menguntungkan. Salah satu nya adalah perdagangan dan pertukaran teknologi.
...***...
Setelah jamuan selesai, Rayyan mengajak Hurricane dan para jendral untuk rapat di kantor wali kota.
Mereka akan membahas tentang hubungan diplomasi.
“Kalau begitu kita mulai dengan apa yang di butuhkan Kingdom Of Dragon?” Rayyan membuka pembicaraan.
“Hmmmm sebenarnya kami membutuhkan teknologi yang ada di kito ini untuk di pasang juga di kota kami. Terutama system penerangan sihir dan system air. Sebagai ganti nya kami akan memberikan apa yang di butuhkan kota ini, o ya ngomong-ngomong apa nama kota ini?”
MBEEK !.semua tertegun, pertanyaan Hurricane tentang nama kota membuat Rayyan dan yang lain sadar jika mereka belum memberikan nama untuk kota yang telah mereka bangun.
“Kenapa? Apa kalian tidak setuju dengan tawaran ku?” ucap Hurricane merasa aneh dengan ekspresi mereka.
“Bu bukan begitu Tuan, kami akan menerima tawaran tuan, tapi kami belum memberi nama kota ini, kami bahkan baru sadar saat Tuan menanyakan nya,” Jawab Rayyan sedikit malu.
“Hahahaha kalian benar-benar orang aneh, kalau begitu bagaimana jika aku yang memberi nama kota ini, aku punya ide yang cukup bagus.”
“jika Tuan berkenan kami akan sangat senang.”
“Kalau begitu Namanya SHINE TOWN.”
MBEEK….
“Emm sepertinya sedikit berlebihan,” ucap Cebol.
“BURN TOWN.”
“Eee kenapa harus Burn?” Rayyan terlihat tak mengerti.
“Karena pertarungan kita kota ini terbakar, jadi Burn Town,” jelasnya penuh semangat.
“Maaf Tuan apa tak ada ide lain?”
“Kalau begitu LIGHT TOWN, kota cahaya, karena Ketika memasuki kota ini kita akan di sambut dengan keindahan yang seakan-akan bercahaya.”
“Aku setuju yang ini,” ucap Cebol spontan.
“Hahaha bagaimana Wali Kota?”
“Aku juga setuju.”
“Baiklah nama kota ini adalah Light Town, Kota Cahaya.”
Semangka ya
Malah ngeluarin suara kambing
Tanda kekecewaan tingkat tinggi
Rayyan menang banyak 🤣🤣🤣
Yang diliat gituan malah 😅
Gawat ini
Kaya dah akoh langsung
Kan emang pendek dwarf itu 🤣🤣🤣
Aku nelangsa denger dia dikasih nama cebol terus
Lagian manggilnya cebol 🤗🤣