davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
jodoh untuk mika
Davin masuk ke apartemen nya ,hari sudah hampir pagi ,dia melihat ke kamar nya dan Aurora masih terlelap di sana .
hufffhhh,,,!
" sangat melelahkan ,tapi kenapa ya lihat dia perasaan gue jadi tenang banget,adem gitu rasanya .
Davin akhirnya memutuskan untuk tidur di sofa,,
Pagi sudah tiba , matahari sedikit masuk ke celah celah jendela kamar Davin , Aurora membuka matanya ia pun tersadar jika semalam dia tidak tidur di apartemen nya .
" Astaga ,aku tidur di,,,,"
Tak lama suara pintu terbuka davin datang membawa nampan berisi makanan .
" selamat pagi , udah Bangun ?" tanya Davin
" kamu ,,,,"
" sarapan dulu ,aku bawain makanan "
Davin meletakan nampan nya di atas nakas
" saya harus segera pulang "
" iya , sarapan dulu ya"ucap Davin
" gak usah , nanti saya sarapan di rumah sakit saja, takut nya mika nyariin .
" makanlah sedikit , nanti ,saya antar kamu ke apartemen , sekalian saya ke kantor "
" gak apa apa ,saya naik taksi aja"jawab Aurora
Davin perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Aurora,
" kamu mau ngapain, jangan macam macam ya " ucap Aurora
Davin tersenyum dan tiba tiba satu suapan masuk ke mulut Aurora , Aurora pun langsung terbatuk,,
Uhuk!
Uhuk!
" pelan pelan dong cantik" ucap Davin
" kamu ngapain sih suapin aku " kesal Aurora
" kalau gak di suapin kan kamu gak bakalan makan "
" so tau banget sih" Aurora mengambil sendok yang di pegang Davin dan makan sendiri"
" nah gitu dong ,kan pinter " ucap Davin sambil mengusap lembut kepala Aurora
" ih apa sih " kesal Aurora
" oke cantik ,saya mau mandi dan siap siap , nanti saya antar ya ke apartemen kamu "
Aurora hanya diam sambil terus makan .
Davin pun keluar dari kamar .
Suara dering terdengar dari ponsel Aurora,dan mika ternyata menelpon nya .
" hallo Ra ,lho di mana ,lho gak pulang ya semalam "? tanya mika
" emang kenapa kalau gue gak pulang , bukan nya lho masih marah sama gue"
" sorry ya Ra ,gue gak jadi marah deh ,"
" gak jelas lho ,"
" serius lho di mana?"
" gue ,,,mmm,,,gue lagi nginep di rumah saudara gue"
" saudara yang mana, bukannya Tante sama om lho udah gak ada ya ,dan saudara lho kan cuma mereka setau gue"
" ada ,mereka teman Tante gue "
" ooh , yaudah Ra ,hari ini gue kaya nya mau cuti deh "
" serius ,lho ,mau kemana?"
" mama gue ,mint gue pulang dulu ,"
" ooh , berapa hari ?"
" dua hari ,maafin gue ya Ra , kemarin gue udah bersikap gak baik sama lho "
" iya gak apa apa ,lho hati hati ya "
" oke ,,,bye Ra "
" bye mika"
Aurora pun menutup telponnya ,,
" akhirnya ,gue sama mika kembali baikan ,aah senangnya " monolognya
tak lama suara pintu pun terbuka , Davin sudah siap dengan setela kantor nya ,kemeja putih dan jas biru Nevi dengan dasi dan celana yang senada ,dia terlihat tampan dan gagah ,tubuh nya yang tinggi kulit nya yang putih ,hidung nya yang mancung ,dan senyum nya yang manis ,di tambah bulu mata lentik membuat semua orang pun terpana melihat keindahan nya, Aurora hampir terpukau melihat nya ..
" kenapa ,saya tampan kan ,iya saya tahu itu ,kamu gak usah bilang juga saya udah tahu " ucapnya dengan PD
" apa sih PD banget , biasa aja tuh"
" biasa aja tapi iler nya netes tuh " goda nya
" ih siapa yang ileran " Aurora langsung memegang bibirnya.
Davin yang melihatnya pun tertawa
" hhhhhh" tawa Davin
" kemu ngerjain saya ya ?" kesal Aurora
" ayok ,udah selesai makan nya ?"
" udah ,tapi bentar saya ke kamar mandi dulu "
" oke cantik "
" apa sih cantik , cantik "
" seneng kan di panggil cantik?"
Aurora pun langsung melotot ke arah nya dan Davin hanya tersenyum .
Setelah Aurora pergi ke kamar mandi , Davin pun terdiam ,dia mendengar percakapan Aurora dengan seseorang yang mengatakan kalau Tante dan om nya sudah tidak ada , membuat ia cukup kaget .
" jadi Tante dan om nya Aurora ,sudah ga ada ,,"
tak lama suara langkah kaki pun terdengar dari arah kamar mandi.
" sudah, ayok" ucap Aurora
" oke,ayok jalan "
Mereka pun melangkah keluar ,di sana sudah ada Raka yang berdiri menunggu .
" selamat pagi dokter Aurora?"
" mas Raka , selamat pagi " sapa nya kembali
" giliran sama Raka aja ramah banget " gerutu Davin
" emang tadi gak ramah pak di dalam?"
Davin memanyunkan bibir nya sambil menggelengkan kepalanya
" makanya pak ,halal kan dulu " bisik Raka
Davin akhirnya tersenyum
" benar juga ya kamu ,tumben pinter"
" eh saya mah emang pinter pak dari orok" jawab Raka
" bayi ajaib dong kalau gitu ,terus dulu mas Raka ingat gak waktu di dalam perut gimana kehidupan nya?" tanya Aurora
" wah kalau itu mah udah jelas dok" jawab Raka
" udah jelas apa ?" tanya Davin
" udah gak ingat "
hufffhhh!
Aurora dan Davin pun menarik nafas kasar berbarengan dan melangkah meninggalkan Raka .
" eh pak ,dok , tunggu ,ko saya di tinggal " teriak Raka.
mika sampai di rumah nya ,ia langsung di sambut hangat oleh keluarga nya
" selamat pagi neng mika " sapa art
" pagi bi ,mama mana?"
Tak lama seorang perempuan muncul dari dapur
" hai ,,anak mama udah pulang ,sini sayang masuk " ajak mama mika
" eh ,Mikanya ayah udah datang ya " sapa sudah mika
" ayah " mika langsung berhamburan memeluk sang ayah
" tumben nak ,kamu sendiri , biasanya pasti suka bareng sama Aurora,dia kemana ,gak kamu ajak ya , padahal mana kangen juga loh sama dia "
" iya mah , Aurora hari ini dia kerja,dia kan dokter , pasti jadwal nya padat banget " jawab mika
" iya mika bener ma , mungkin kapan kapan mika bisa ajak Aurora ke sini lagi ,iya kan mika"
" iya yah , nanti besok besok aku aJak dia deh"
" mika ,sini yuk duduk ,ayah sama mama mau bicara penting "
" apa yah,ma,?"
" udah kamu duduk dulu
" ini ada apa sih ?"
*
" jadi Ayah sama mama berencana buat jodohkan kamu sama anak teman ayah "
mika pun langsung keget
" apa,,,,?"
" iya nak ,mau ya , please" mohon mama mika
" gak mau ,mika kan udah besar ma ,mika bisa ko pilih pilihan sendiri ,"tolak mika
" ini penting nak ,kamu mau kan bantu ayah "?
" kalau aku nolak?"
" semua fasilitas yang ayah kasih akan ayah cabut , termasuk apartemen ,mobil ,dan motor kamu " ancam sang ayah .
" tapi yah ,kasih aku waktu dong ,aku punya pilihan sendiri "
" siapa pilihan kamu hah?" mika tak menjawab nya
" ayah gak mau tahu pokoknya nya malam ini kamu harus siap ketemu calon suami mu ,titik" ucap ayah mika
Davin dan Raka tiba di apartemen milik Aurora.
" makasih ya ,udah anter saya pulang?"
" iya dok ,sama sama " jawab Raka
" loh ,kok jadi kamu yang jawab" ucap Davin
" lagian bapak gak jawab jadi saya yang jawab aja "
" saya kan emang belum jawab , kenapa kamu jawab "
" tapi kan bapak tadi gak jawab ,makanya saya yang jawab"
" saya kan udah bilang saya belum jawab , kenapa harus kamu yang jawab"
" aduuh ,,,kalian ini kenapa sih ,kok jadi ribut gini sih,udah ah ,gak usah di jawab sama dia duanya " kesal Aurora dan ia pun keluar
" eh tunggu dong Ra " panggil Davin
Aurora tak menghiraukan panggilan Davin
" kamu sih ka , kenapa jadi kamu yang jawab "
" ya kan saya cuma jawab , "
" harusnya saya yang jawab " ucap Davin
Tak lama suara ponsel Raka berdering
" hallo ma , kenapa ?"
" Raka nanti malam kamu pulang ya nak , penting "
" ada apa ma ?"
" pokoknya kamu pulang ,sore aja ,malam nya kita ada acara "
" acara apa ?"
" pertemuan keluarga "
" keluarga siapa?"
" udah kamu tuh gak usah banyak tanya , pokok nya pulang ,titik dan pake koma,"
" cakep " jawab Raka
" bukan pantun Raka , Astaga" kesal mama Raka dan akhirnya ia mematikan sambungan nya .
" kenapa kamu ?"
" nanti malam saya ada acara keluarga "
" oh , yaudah ,pergi aja "
" iya pak"
Mereka pun pergi dari apartemen Aurora