NovelToon NovelToon
Preman Cantik Di Nikahi CEO

Preman Cantik Di Nikahi CEO

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: ummi asya

Gadis kasar, penampilannya tomboy dan apa adanya itu bernama Laluna. Dia preman dari salah satu pasar dengan sekumpulan preman juga, hanya Luna yang seorang gadis di sana. Usianya dua puluh tiga tahun. Bapaknya juga seorang preman, tapi sudah tobat. Tapi entah kenapa Luna mengikuti jejak bapaknya.
Suatu ketika dia menolong seorang kakek yang di palak oleh preman gang sebelah yang di pimpin Baron. Kakek bernama Wira itu berterima kasih pada Luna, hingga dia pun meminta Luna untuk menikah dengan cucunya.
Leon Aditya Nugros, laki-laki usia dua puluh delapan tahun sudah mempunyai pacar seorang model. Awalnya Leon menerima perjodohan kakeknya karena dukungan pacarnya, namun setelah dia tahu Luna adalah preman pasar, dia menolaknya mentah-mentah. Namun kakek Wira selalu mencari cara agar Leon mau menikah dengan Luna.
Bagaimanakah perjodohan itu? Apakah Leon menerimanya, bagaimana dengan Luna?
Apakah mereka akan menjadi pasangan suami istri yang sesungguhnya? Dan apakah cinta akan datang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Meminta Bantuan

Luna sudah berada di dalam mobil alphard milik kakek Wira. Dia belum pernah naik mobil mewah. Dia takjub bisa menaiki mobil mewah milik kakek Wira, matanya berkeliling di setiap sudut mobil. Kakek Wira yang duduk di sampingnya itu hanya tersenyum saja.

"Kakek mobilnya bagus ya." kata Luna masih memperhatikan mobil kakek Wira.

"Ini hanya titipan saja." kata kakek Wira.

"Titipan? Siapa yang nitip mobil mewah sama kakek?" tanya Luna heran.

Membuat kakek Wira tertawa kecil dan Riko hanya tersenyum saja di belakang kemudi, sangat lucu dengan kepolosan Luna itu.

"Maksudnya semua harta dan benda serta kedudukan itu hanya titipan Tuhan pada kita Luna. Kakek ini sudah tua, sering sakit-sakitan dan kakek takut tidak bisa memenuhi janji pada almarhum anakku." kata kakek Wira yang mulai beraksi dengan cerita bohongnya.

"Ooh, jadi maksudnya titipan dari Tuhan. Kok aku tidak pernah di titipi harta banyak ya sama Tuhan kek." ucap Luna.

"Tidak mudah mendapatkan kekayaan dan harta benda itu Luna, dengan usaha dan sabar serta rasa syukur dengan pemberian dari Tuhan. Pasti Tuhan akan memberikan apa yang kita inginkan." ucap kakek Wira dengan bijaknya.

"Emm, begitu ya kek." kata Luna.

"Ya. Dan kakek merasa sedih sekali, cucu kakek belum mau menikah. Padahal wasiat dari kedua orang tuanya, menantu dan anak kakek itu setelah dewasa dia harus menikah dengan gadis yang di pilihkan kakeknya." ucap kakek Wira dengan wajah sedih.

"Mungkin dia sudah punya pacar baru kek." kata Luna.

"Memang, tapi pacarnya itu sangat jahat. Dia hanya ingin menguras harta dari cucuku, suatu hari jika cucuku menikah dengan pacarnya. Dia akan menguras harta dan kekayaanku juga, aku ingin menyelamatkannya dan juga kekayaan cucuku. Tapi sayangnya tidak bisa, huft." ucap kakek Wira dengan mimik masih sedih.

Dia ingin tahu, apakah Luna itu gadis yang peka dan tersentuh dengan cerita sedihnya. Luna diam, dia bingung harus menanggapi apa pada laki-laki tua di sampingnya itu.

"Kenapa tidak bisa kek?"

"Cucuku terlalu mencintainya. Kakek sudah katakan kalau pacarnya itu gadis ular berbisa, tapi dia justru marah. Makanya, kakek memberinya waktu dan ingin menikahkan dia dengan gadis pilihan kakek agar dia bisa terbebas dari herat perempuan ular itu." kata kakek Wira.

"Lalu, kakek sudah menemukan gadis itu?" tanya Luna, pertanyaan ini yang di tunggu kakek Wira.

"Belum, niat kakek ingin mencari yang bisa di ajak kerja sama untuk menjauhkan cucuku dari pacarnya. Agar kakek bisa hidup tenang, bahkan mati pun kakek senang jika dia mau menikah dengan gadis pilihan kakek." ucap kakek Wira.

Luna diam lagi, dia tidak mau mencampuri urusan orang tua di sampingnya. Meski dia hidup pas-pasan dengan bapaknya, meski tidak hidup layal bahkan rumahnya saja banyak yang bocor gentengnya karena rumah sudah tua.

"Luna, apa kamu mau membantu kakek?" tanya kakek Wira.

"Eh? Bantu apa kek?" tanya Luna.

"Bantu kakek untuk menjauhkan cucu kakek dari wanita ular kekasih cucuku. Kakek tidak mau wanita itu terus memanfaatkan cucu kakek." kata kakek Wira.

"Bagaimana membantunya kek? Saya sendiri tidak tahu yang mana cucu kakek itu." ucap Luna sambil mengupil.

Membuat kakek Wira merasa geli, namun dia pun tersenyum melihat tingkah Luna.

"Nanti kakek akan kenalkan cucu kakek itu. Tapi, dia ingin melihat gadis yang penampilannya rapi. Maksudnya sedikit rapi, tidak mungkin kan bertemu orang tidak rapi." kata kakek Wira dengan hati-hati agar Luna tidak teseinggung.

"Saya kerja kek, nanti siapa yang akan menarik iuran di pasar kalau saya tidak ada." kata Luna.

"Hanha sehari ketemu cucu saya, seterusnya nanti setelah semuanya berea. Kamu bisa kakek hubungi lagi, makanya kakek minta nomor ponselnya."

"Saya tidak punya ponsel kek, ponselku rusak dan tidak bisa hidup lagi. Ya udah, biarin aja. Lagian buat apa punya ponsel, tidak ada yang menghubunhgiku." ucap Luna dengan acuh.

"Hemm, sebagai tanda persetujuan. Bagaimana kalau kakek belikan ponsel?"

"Setuju apa kek?"

"Setuju kamu membantu kakek."

"Tapi saya belum memikirkan kek."

"Jangan banyak berpikir, uhuk uhuk uhuk. Takutnya kakek masuk rumah sakit lebih dulu jika menunggu kamu berpikir, uhuk uhuk uhuk!" ucap kakek dengan dramatis batuknya.

"Haduh, ya udah deh. Iya." ucao Luna akhirnya mengiyakan.

"Nah, begitu dong. Kita nanti langsung pergi beli ponsel untuk kamu ya. Riko, ke toko penjual ponsel." kata kakek Wira dengan senyumnya.

"Baik tuan." jawab Riko.

_

Luna menimang ponsel pemberian kakek Wira, siang ini dia hanya berjaga saja di jondol. Yang menagih iuran di pasar Bobi dan bagian parkir Sapri. Luna menghela nafas panjang, dia belum tahu bagaimana menggunakan ponsel mahal itu. Masih di timangnya ponsel yang panjangnya lima inci lebih.

"Gue ngga ngerti pakai ponsel mahal ini. Kenapa kakek Wira memberikan ponsel mahal seperti ini, kan yang biasa juga ngga masalah buat gue." gumam Luna.

"Luna, lo punya hape baru?" tanya Boby yang baru selesai menagih iuran.

"Iya nih, ada yang ngasih. Tapi gue ngga bisa pakainya." ucap Luna.

"Huh! Lo begitu aja ngga bisa, sini gue ajarin." kata Boby.

Luna menyerahkan ponsel barunya pada Boby, melihat bagaimana Boby membuka ponsel tersebut. Luna memperhatikan bagaimana membuka dan menggunakan ponselnya.

"Lo hafal banget buka hape begitu? Lo suka nyolong ya?" tanya Luna curiga.

"Sembarangan, gue dulu punya hape mahal. Tapi lebih mahal hape lo ini sih. Heheh."

"Kapan lo punya hape mahal?"

"Sebelum ke pasar ini, gue jual dan beli yang murah aja." ucao Boby.

"Kenapa lo mau jadi preman pasar Bob?" tanya Luna.

"Ngga ada yang mau terima gue bekerja."

"Tapi lo bisa kok kerja di kantoran, bagian OB kayak Dewi tuh." ucap Luna.

"Lo sendiri, kenapa jadi preman pasar juga? Lo kan cewek, Lun. Biasanya cewek itu suka dandan dan jalan-jalan ke mall." kata Boby.

"Gue ngga suka aja, males. Di sini gue bebas mau apa aja." kata Luna.

"Aneh ya lo itu, ngga ada deh cewek cita-citanya jadi preman pasar. Lo itu cantik Lun, coba pakai make up. Banyak juga tuh cowok yang naksir lo itu." kata Boby.

"Termasuk lo?"

"Kalau boleh, gue juga mau jadi pacar lo Lun. Heheh!" ucap Boby dengan tawa kecilnya.

"Mimpi aja lo, gue ngga demen cowok kayak lo. Gendut dekil lagi." ucap Luna dengan menarik topi Boby ke wajahnya.

"Ish, lo nanti jatuh cinta sama gue Lun."

"Haish, amit-amit gue jatuh cinta sama lo. Udah gue ngga mau bahas gutuan, sini uang iurannya!" kata Luna meminta uang yang di dapat dari pedagang pasar.

"Nih, belum gue hitung. Dapatnya sedikit, katanya banyak yang ngga laku dagangannya." ucap Boby menyerahkan uang dua ribuan pada Luna.

Luna mengambil uang dari Boby dan menghitungnya. Sapri mendekat pada keduanya, dia duduk di samping Boby dan melihat juga ke arah Luna yang sedang menghitung uang hasil iuran pedagang pasar.

"Bagian gue mana?" tanya Sapri, membuat Boby dan Luna menoleh ke arahnya.

"Lo kan bagian parkir, uang lo dapat dari parkirlah." ucap Luna.

"Ck, gue juga kemarin ikutan nagih uang di pasar kok." kilah Sapri.

"Sapri, satu minggu yang lalu lo ngga mau nagih ke pasar. Akhirnya gue yang nagih, tapi gue tetap kasih bagian buat lo. Dan sekarang lo udah ada di parkiran, kenapa minta juga dari iuran pasar?" tanya Luna heran.

"Ck, kalian udah sombong. Mentang-mentang gue sekarang di parkiran, jadi ngga di akui lagi." kata Sapri sinis, membuat Luna kesal.

"Terus, lo mau apa? Narik iuran lagi ke pasar? Besok! Biar nanti yang di parkiran Boby yang minta. Lo jangan serakah, Sapri." ucap Luna.

Sapri menatap tajam pada Luna, mendengus kesal lalu pergi begitu saja. Luna dan Boby saling pandang, tapi kini Luna cuek saja dengan tingkah Sapri yang aneh begitu.

_

_

1
Rubi Yanti
secinta apa pun g smpai sebodoh itu apa lagi itu kakek ny sendiri yng bilang g mukin bohong sm cucu ny.kmu tu berpendidikan Leon dan punya kedudukan tinggi kemana akal sehat mu
Muna Junaidi
❤️❤️❤️❤️
Sri Puryani
Luar biasa
Sri Puryani
kenapa certanya gk konsisten, dl luna bs bela diri, skrg gk bs hawdeeh
Sri Puryani
kyknya bs gelut tp kok takut luna
Sri Puryani
ya memang hrsnya leon diksh tahu buktinya kek klo omongan aja gk bakal percaya lha wong leon orang bego
Sri Puryani
pak jack kenapa gk tanya kakek klo pernah ketemu?
anggara
Luar biasa
Sulaiman Efendy
FINALLY DEWI MMG HAMIL.. SENENG BANGET..
Sulaiman Efendy
YAHHHHH PSTI DEWI OTW HAMIDUN....
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣😋😋😋😋😋
Sulaiman Efendy
PASTI MANTAN BOSNYA DEWI TU.
Sulaiman Efendy
PSTI SDH BRZINAH, MAKANYA HATI2 KNALAN DI FB, IG, TWITTEER, WA, TELEGRAM, ME CHAT, LINE DN MEDSOS LAINNYA, BNYK GADIS2 MNJADI KORBAN LKI2 AKIBAT PRKENALN DI MEDSOS.. INGAT KASUS BBRP TH YG LALU, SEORANG GADIS KNLN MA LAKI2 DI FB, MRK KTEMUAN, APA YG TRJDI TU GADIS DI PERKOSA, DN KMUDIAN DIGILIR LGI SAMA TMAN2 LAKI2 KNALANNYA, TRAGISNYA, SIGADIS AKHIRNYA DIBUNUH..
DI LUAR NEGERI JUGA PRNH TERJADI, SEORANG KNALAN DGN SEORANG PRIA INDIA, SI GADIS NEKAT PRGI KE INDIA UNTUK BRTEMU PRIA TRSEBUT, STELAH BRTEMU, SI GDIS MLH DI SEKAP DN DIJADIKN PEMUAS NAFSU SLMA BBRP TAHUN.. SEHINGGA SIGADIS TERKENA KANKER SERVIKS DN AKHIRNYA MNINGGAL.. MAKA HATI2 BUAT PARA WANITA..
Sulaiman Efendy
SLIME MMG BETUL MAINAN ANAK2, TEPATNYA MAINAN DEDEK BAYI SAAT MNYUSUI... YG MNA BIKIN SI BAPAK CEMBURU, KRN SLIMENYA DI PAJAK ANAK2NYA...😁😁😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
JIAHHHH TWIN KWARTET.....😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
PASTI SHERLY NGAKU HAMIL ANAK LEON, PAS DIAPOTIK DIA BLI TESPECK TUH
Sulaiman Efendy
PNASARAN JUGA KN INGIN BOBOL GAWANG ISTRI PREMAN..
Sulaiman Efendy
ITU BARU YG DARI LUNA, BLM YG DRI KAKEK LO, LBH BNYK LGI KBUSUKAN SHERLY...
Sulaiman Efendy
YAA MMG BNAR, KLO JDI PREMAN HRS BISA BELA DIRI..
Sulaiman Efendy
BINGUNG DGN LUNA, DIA INI BSA TARUNG ATAU NGGAK SIH....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!