NovelToon NovelToon
Pura Pura Buta

Pura Pura Buta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Poligami / Tamat
Popularitas:33.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nafsienaff

Demi membongkar perselingkuhan istrinya Marfel chandra seorang pengusaha kaya raya terpaksa harus bersandiwara dengan pura pura buta.

Namun siapa sangka istrinya Ariana chandra justru mengenalkanya dengan seorang gadis kampung bernama Laura yang harus di nikahi oleh marfel dengan alasan agar bisa merawat marfel dengan baik.

Laura lusiana datang dan dengan kebesaran hatinya mau di nikahkan dengan marfel demi kesembuhan nenek tercintanya tanpa mengharapkan apapun termasuk cinta.

Seiring berjalanya waktu marfelpun berlahan mulai bisa melupakan rasa kecewa juga sakit hatinya pada ariana berkat kehadiran laura di sampingnya. Hingga akhirnya marfel melupakan misi utamanya berpura pura buta dan terus melanjutkanya demi laura. Istri kecilnya.


Musim ke 2
Cinta berhasil membuat Marfel sadar bahwa tidak seharusnya Marfel terus menghindar dari masa lalu. Dan Trio kembarnya adalah jendela untuk Marfel berdamai dengan masa lalu yang sempat membuatnya terluka dan kecewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

Marfel menatap rumah sederhana yang ada di depanya. Rumah yang begitu bersih dan rapi dengan tanaman bunga indah di depanya.

“Ini rumah nenek?”

Marfel mengeryit mendengar gumaman laura.

“Kenapa laura? Bukankah kamu juga tinggal disini dulu?”

Laura diam. Tempat tinggalnya yang dulu hanya sebuah kontrakan 3 petak yang jika ada hujan turun pasti bocor dimana mana. Tapi sekarang tempat tinggal nenek dan adiknya sudah layak juga bagus. Laura tidak bisa memungkiri itu juga karna kebaikan ariana padanya. Padahal perjanjian awal mereka hanya membiayai operasi nenek laura dan laura akan menikah dengan marfel. Tapi ternyata ariana bahkan memberikan tempat tinggal untuk nenek dan adiknya.

“Eemm... Nggak papa tuan. Ayo masuk.”

Laura membuka pintu mobil dan turun dari mobil marfel. Laura juga tidak lupa membantu marfel yang tidak mungkin bisa turun sendiri dari mobil tanpa bantuan dari orang di sekitarnya.

“Pelan pelan tuan.”

Marfel tersenyum. Sebenarnya marfel juga merasa gerah dengan sandiwaranya. Marfel lelah harus berpura pura buta. Marfel juga lelah karna tidak bisa melakukan semuanya sendiri.

Laura melepaskan tuntunanya pada lengan kekar marfel saat sampai di depan pintu rumah baru neneknya. Laura sebenarnya bingung harus bagaimana mengucapkan terimakasihnya pada ariana. Wanita itu sudah banyak membantunya.

“Kenapa diam?”

Laura menoleh pada marfel yang berada di sampingnya. Tidak mau membuat marfel bingung laura pun segera mengetuk pintu bercat coklat tersebut.

Sekitar 15 menit menunggu pintu rumah nenek laura terbuka memunculkan sosok renta dengan tongkat sebagai penyangga tubuh rentanya.

“Nenek..”

Senyum laura mengembang bersamaan dengan air mata haru yang menetes membasahi pipinya. Laura benar benar merasa sangat bahagia juga lega. Neneknya sudah tampak sehat.

Laura segera memeluk erat tubuh renta neneknya. Laura sangat merindukan sosok penuh kasih sayang neneknya yang sudah berjasa mengurus dan mengajarinya berbagai hal sejak laura kecil.

“Laura kangen banget sama nenek..” Tangis laura di balik punggung neneknya.

Nenek laura tersenyum. Di balasnya lembut pelukan erat laura. Wanita tua renta itu mengusap penuh kerinduan punggung cucu pertamanya.

“Nenek juga sangat merindukan kamu nak.. Kamu kemana saja? Kenapa tidak pernah pulang?”

Laura melepaskan pelukanya. Neneknya pasti bingung karna laura menghilang secara tiba tiba dan hanya mengabarinya lewat sambungan telpon.

“Dia siapa?”

Nenek laura menatap bingung pada marfel yang hanya diam dengan tatapan lurus di samping laura.

“Ah iya nek.. Kenalin ini tuan marfel. Dia..”

Laura menggantungkan ucapanya. Laura belum menceritakan apapun tentang pernikahanya dengan marfel.

“Nek, saya marfel. Suaminya laura.” Senyum marfel memperkenalkan diri pada nenek laura.

Nenek laura terlihat terkejut juga bingung. Laura belum pernah menikah tapi tiba tiba ada pria tampan yang mengenalkan diri sebagai suami dari cucu kesayanganya. Di tambah lagi marfel mengulurkan tanganya ke arah yang tidak semestinya.

Laura yang mengerti dengan kebingungan sang nenek hanya bisa meringis. Mungkin setelah ini neneknya akan marah.

“Eemm.. Nek.. Dia buta.” Bisik laura pada neneknya.

Nenek laura mengangguk mengerti. Wanita tua renta itu kemudian meraih tangan marfel dan membenarkan posisinya. Nenek laura menjabat tangan besar marfel mantap.

“Saya neneknya laura tuan.” Senyum nenek laura.

Nenek laura memang bingung juga terkejut. Namun tetap terlihat tenang.

“Nanti saja aku tanyakan pada laura.” Batin nenek laura bergumam.

“Panggil saja saya marfel nek. Tidak perlu dengan embel embel tuan.” Senyum marfel.

“Tapi laura memanggil tuan..”

“Oh itu panggilan sayangnya untuk saya nek.” Balas marfel terus mengembangkan senyuman di bibirnya.

Nenek laura melirik laura yang hanya diam di sampingnya. Ada banyak pertanyaan yang bersarang di kepala nenek laura. Mulai dari bantuan ariana yang bertubi tubi hingga pria yang tiba tiba mengaku sebagai suami cucunya.

“Baiklah, nak marfel.” Senyum nenek laura kemudian.

“Laura ajak suamimu masuk.”

Laura mengangguk dengan ringisanya. Laura tau neneknya sedang bertanya tanya. Laura juga tau semuanya terasa mendadak juga mengejutkan. Tapi itu tidak berlaku pada neneknya saja. Laura pun masih sangat tidak menyangka dengan statusnya sekarang.

“Ayo tuan..”

Laura kembali menuntun marfel dan mengajaknya masuk ke dalam rumah sederhana neneknya. Dan setelah laura membantu marfel duduk di sofa ruang tamu, neneknya membisikan sesuatu dan menyuruhnya untuk ikut mengikutinya.

“Tuan mau minum apa?” Tanya laura pada marfel.

“Eemm.. Apa aja.” Senyum marfel menjawab.

“Ya sudah. Sebentar saya ambil kan minum. Tuan jangan kemana mana.”

“Iya laura..”

Setelah laura berlalu dari hadapanya marfel menghela napas. Marfel menyenderkan punggungnya di sandaran sofa. Pandanganya menyapu keseluruh ruangan yang sangat rapi dan bersih itu. Marfel mengangkat sebelah alisnya. Barang barang di ruangan itu masih terlihat baru.

“Apa ini juga pemberian dari ariana?” Gumam marfel bertanya tanya.

Marfel sebenarnya bingung. Entah apa maksud dari ariana menyuruh untuk laura menikah denganya. Padahal jika hanya alasan mengurus ariana bisa menggaji seorang suster untuk merawat marfel di rumah.

“Apa memang dia berniat membuangku? Apa mungkin memang dia sudah tidak lagi mencintaiku?”

Marfel merasa sesak. Rumah tangganya dengan ariana sudah terjalin lama. Dan sebelum menikahpun mereka berdua memang sudah menjalin hubungan manis. Tapi entah kenapa tiba tiba ariana berpaling dari marfel dan menjalin hubungan dengan pria lain di belakangnya. Ariana bahkan terus melarikan diri saat marfel mengalami kecelakaan karna mengejarnya dan selingkuhanya.

“Takdir.. Lucu sekali kau mempermainkanku..” Tawa marfel merasa miris dengan nasib cintanya.

----

“Kapan kamu menikah laura? Kenapa tidak bilang sama nenek dulu?”

Laura berhenti mengaduk teh manis yang sedang di buatnya untuk marfel. Laura memang tidak mengatakan bahwa dirinya akan menggantikan uang itu dengan dirinya menjadi istri kedua marfel. Laura tau neneknya pasti akan melarang dan menolak untuk di operasi jika tau.

“Nek.. Sebelumnya laura minta maaf banget. Laura mengaku salah karna tidak dulu minta izin sama nenek. Tapi laura melakukan itu karna laura tau nenek pasti akan melarang dan menolak untuk di operasi.”

“Apa maksudnya laura?”

Laura menghela napas. Mungkin ariana juga tidak memberitahu neneknya.

“Nenek tau nyonya ariana? Dia yang membiayai operasi nenek. Tapi dengan syarat laura harus menikah dengan suaminya yang buta. Yaitu tuan marfel.”

“Ya tuhan...”

Nenek laura menutup mulutnya terkejut. Padahal nenek laura berpikir ariana memang malaikat yang di utus tuhan untuk menolongnya dan kedua cucunya.

“Laura menjadi istri ke 2 tuan marfel nek.. Laura juga nggak mau seperti ini. Tapi laura juga tidak mau jika harus melihat nenek terus sakit sakitan..”

Air mata laura menetes saat mengatakanya. Jasa neneknya sudah begitu besar padanya. Dan laura merasa dirinya harus bisa membalas jasa neneknya dengan membahagiakan sang nenek di masa tuanya.

Melihat cucu kesayanganya meneteskan air mata nenek laura langsung mengulurkan tangan menghapusnya. Wanita tua itu merasa sangat bersyukur tapi juga merasa bersalah secara bersamaan. Laura tumbuh menjadi pribadi yang baik dan tidak hanya mementingkan dirinya sendiri.

“Tuan marfel sepertinya orang baik nak. Percaya sama nenek, tuhan tidak pernah tidur. Tuhan tau bagaimana hambanya. Dan tuhan juga lebih tau bagaimana cara membalas hambanya yang baik.”

Laura tersenyum dengan menganggukan kepalanya. Laura kemudian memeluk kembali tubuh renta neneknya penuh sayang.

“Udah sana kasih tehnya untuk suami kamu. Kasihan dia menunggu sendirian di ruang tamu.”

1
223
sukaaa
223
sukaa
evita19
udah baca sejauh ini blm ada tindakan yg pasti dari pura pura buta nya
Retno Palupi
Luar biasa
Retno Palupi
yg cari wanita lain kan kamu sendiri? kenapa jd g rela?
Zur Thoib
ceritanya bagus Thor..... semangat 💪
Zur Thoib
Kecewa
Zur Thoib
Buruk
Rhaniie
Luar biasa
Bang Ken
sangat sangat sangat menyentuh
Rosnaeni Ros
cerita nya bosankn / kurang greget
Rosnaeni Ros
ihh laura ny trllu munafik
Siti Nurlelah
kok aku jadi gereget sendiri sih?
si Ariana itu selingkuh kenapa gak terciduk coba. malah seperti tidak terjadi apa2.
harusnya si Jo itu selidiki setiap ariyana selingkuh dan rekam juga perbuatannya buat bukti.
Abis itu ya gimana kek si Marfel bertindak tegas gitu loh.
ceraikan sekaligus penjarain si David karna nidurin istri org🤦
plis deh Thor yg tegas gitu loh ceritanya jgn di situ2 mulu
Nur Lela
❤️❤️❤️❤️
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lha si david jg go*lok...udh tau noh ariana cinta mati m lakinya...elu cuma dimanfaatin doang...sadarrr
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lah si marvelnya jg gitu..udh ditantang ariana cere gc dikabulin...toh bukti" jg udh kuat...aneh
Hijrah Dwi Rahayu
kembar 3 knp ngk sc ya, resiko banget yak
Mami Ani Aryani
nana koq goblok banget sih..
mosok daffa pria yg hampir sempurna koq bisa bisanya di tolak jd menantu..
trus, yg mo dijodohin sm klara cowok yg sperti apa.
Mami Ani Aryani
😂😂😂😂😂😂😂
Mami Ani Aryani
laura, sosok ibu yg hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!