NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:769.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melly

Bagaimana rasanya ditinggal untuk selamanya oleh kedua orang tua, dan mempunyai ibu tiri yang yang gila harta, menjual anak tirinya kepada lelaki kaya demi uang, inilah yang dirasakan Lusiana gadis malang yang dijual ibu tirinya demi dirinya sendiri, dan harus menikah dengan pria yang membelinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 12 Makan Malam Istimewa

*Tama*

Aku gak menyangka Nurin hadir lagi di kehidupan ku, apalagi dia datang ke kantor ku dan ternyata Lusi melihat nya. Tentu saja Lusi marah ke pada ku.

Tapi untung saja aku mempunyai istri yang pengertian dia dapat memahami nya.

Namun aku takut akan mengecewakan istriku ku karena Nurin yang aku kenal akan melakukan apapun yang ia mau.

Terlebih lagi dia bekerja sebagai direktur di perusahaan Romi, itu akan membuat peluang lebih banyak lagi bagi Nurin untuk mendekati ku lagi. Jujur aku memang sudah tidak punya perasaan lagi padanya, tapi aku nggak tahu mungkin saja perempuan itu akan melakukan apapun supaya aku bisa bersama nya tentu itu akan merusak hubungan ku dengan Lusi.

Itulah hal yang paling aku takut kan terlebih lagi Romi bersamanya dan aku lihat Romi menyukai istri ku. hal ini membuat ku merasa yakin bahwa ini permainan Romi .

Dia memang lelaki brengsek haruskah dia selalu merusak kebahagian ku. Andai saja aku tidak terlibat kerja sama dengan perusahaan nya aku tidak akan mau melihat mukanya lagi, tapi mau bagaimana aku harus tetap bertahan setidak nya sampai kontrak kerjasama kami berakhir aku juga tidak mau cari masalah dulu dengan Romi saat ini.

Meeting membahas pembangunan hotel itu dengan datang nya Nurin membuat pikiran tambah kacau sehingga aku memutuskan untuk pulang kerumah saja untuk menemui istri ku.

Ku lihat di rumah ternyata Lusi sedang asyik memasak di dapur, dia masak untuk ku, aku bahagia karena ada orang yang sangat perhatian pada ku kecuali Hendrik dan pelayanku. aku juga ingin bermanja manja dengan nya sehingga aku merayu nya yang sedang masak, namun dia menyuruh ku untuk mandi, ya karena aku belum mandi.

Aku menurut saja, bergegas aku pergi mandi karena aku sudah tak sabar mencicipi masakan nya. Setelah selesai mandi aroma makanan tercium semerbak di area meja makan.

"Wah udah masak ya, kelihatan nya sangat lezat" puji Tama.

"Iya dong, kan aku buat nya dengan perasaan dan penuh cinta" goda Lusiana.

"Kamu udah pintar ya merayu nya" kata Tama.

"Hehhehehe, nggak juga sih, ya udah kamu mau makan yang mana?" tanya Lusiana.

"Aku akan menghabiskan semua nya"kata Tama.

"Benarkah" kata Lusiana sambil menuangkan nasi dan semur ayam di piring Tama.

"Terimakasih kasih sayang" tutur Tama.

"Ya udah coba deh, gimana rasanya" kata Lusiana

"Hmmmm ini enak sekali, seperti masakan di restoran mewah" puji Tama.

"Nggak usah berlebihan deh muji nya" kata Lusiana.

"Kamu emang pantas mendapatkan pujian itu kok, seperti nya aku baru tahu ya kamu punya keahlian memasak" tutur Tama.

"Dulu aku pernah di ajarin mama memasak sih, tapi memang benar rasa nya se enak itu?" tanya Lusiana penasaran.

"Iya benar, seperti nya aku harus berterima kasih pada mertua ku, bagaimana kalau kita ziarah ke makam orang tua mu, setidak nya aku bisa berkenalan dengan orang tuamu walaupun tidak bisa secara langsung, mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan" ucap Tama.

"Kamu benar juga ya, aku udah lama nggak ziarah ke makam papa mama, ya udah besok siang kita ke makam papa mama ku ya" kata Lusiana.

"Pagi aja, sebelum aku ke kantor aku mampir dulu ke makam orang tuamu" ucap Tama.

"Memang nya nggak papa kamu nggak masuk kantor pagi" kata Lusiana.

"Iya nggak papa lah, orang itu perusahaan milik ku kok, nanti aku hubungi aja Hendrik buat menghendle semua kegiatan pagi besok" kata Tama.

"Ya udah kalau gitu" jawab Lusiana

"Hemmm boleh nggak kamu masakin aku tiap hari, seperti nya aku ketagihan sama masakan mu" pinta Tama.

"Pasti nya, kalau aku di rumah pastinya aku akan masak buat kamu, aku akan masak kesukaan mu tiap" kata Lusiana.

"Janji ya" kata Tama.

"Iya sayang" jawab Lusiana.

"Gimana udah tau mau lanjutin kuliah dimana?" tanya Tama.

"Hmmm belum sempat lihat lihat sih" Jawab Lusiana.

"Gimana kalau kamu kuliah di universitas swasta aja, supaya punya juga ada waktu buat aku sih, kan kamu bisa atur jadwal sendiri, itupun kalau kamu mau sih" jelas Tama.

"Aku sih ngikutin mau kamu aja, aku setuju deh kalau gitu" jawab Lusiana

"Oke deh" kata Tama.

"Uhmmmm, aku mau ngomong dong, semoga kamu nggak marah dengan keputusan yang bakalan aku katakan dan aku harap kamu bisa ngerti" kata Lusiana.

"Memang nya kenapa sih, ngomong aja penasaran nih" jawab Tama.

"Kamu berkeinginan punya anak cepat nggak?" tanya Lusiana.

"Ya iya lah, aku sangat menginginkan suara tangisan bayi di rumah ini, seperti nya akan menyenangkan, gimana kalau kita buat sekarang" jawab Tama tersenyum.

"Aku sih juga pengen punya anak cepat, apalagi aku sangat menyukai anak kecil" tutur Lusiana.

"Ya udah berarti ke inginan kita sama, ya udah kenapa nggak sekarang aja, ayok lah ke kamar" kata Tama yang mulai berfikiran nakal.

"Aku belum selesai ngomong!" kata Lusiana

"Jadi apa, kamu mau apa?"Tanya Tama.

"Tapi kamu jangan marah ya" pinta Lusiana

"Apa dulu?" tanya Tama penasaran.

"Gimana kalau kita menunda untuk mempunyai anak dulu" kata Lusiana.

"Loh, memang nya kenapa?"tanya Tama

"Aku cuma nggak mau aja nanti anak kita kurang perhatian dari kita, kamu pasti nya akan sibuk di kantor dan aku pasti sibuk dengan kuliah ku, aku nggak mau aja anak kita di urus orang lain, karena aku mau setelah punya anak nanti aku bisa fokus padanya" jelas Lusiana.

"Yah, gagal deh" jawab Tama

"Gagal apaan?" tanya Lusiana pura-pura nggak paham

"Buat anak lah" kekeh Tama.

"Kamu tu ya fikiran nya mesum terus" kata Lusiana.

"Loh emang nya kenapa wajar-wajar aja kan? tutur Tama.

"Iya, iya, jadi gimana menurut kamu, tapi kalau memang kamu pengen memiliki anak juga, sebaik nya aku nggak usah lanjutin pendidikan aku?" tanya Lusiana.

Mendengar ucapan Lusiana barusan Tama teringat akan apa yang di katakan Lusiana tadi siang bahwa papa nya menginginkan Lusiana untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tama merasa egois jika Lusiana tidak jadi kuliah gara-gara ke inginan Tama

"Kamu jangan ngomong gitu, kamu harus lanjutin ke perguruan tinggi, kalau soal anak kita bicarakan nanti aja ya. Lagian aku merasa bahagia jika kamu akhirnya bisa mewujudkan ke inginan papa, bukan kah papa menginginkan kamu kuliah" jawab Tama

"Iya sih, tapi kan sekarang aku sudah punya suami, jadi aku harus ngikutin apa yang Sumi ku katakan" kata Lusiana.

"Tapi aku menginginkan kamu melanjutkan pendidikan mu" pinta Tama.

"Hmmm makasih ya sayang, aku sangat senang dan beruntung memiliki suami yang sangat baik dan pengertian seperti mu, ternyata aku nggak sadar ya selama ini orang yang aku anggap angkuh ini ternyata orang yang sangat berharga bagi ku" tutur Lusiana

"Ah kamu bisa aja, seperti nya aku harus berterima kasih pada Naomi yang telah mengenal mu padaku" kata Tama.

"Hahahah, walaupun dia menjual ku pada mu ya, tapi aku seperti nya beruntung di jual ya" kekeh Lusiana.

"Nggak ada kata-kata di jual lagi mulai sekarang, kamu itu istri sah aku, bukan orang yang diperjualbelikan" kata Tama memperjelas.

Bersambung 🥰

1
Yuni Sari
Buruk
Yuni Sari
Biasa
imafe
tunggu2 rekaman adam kok ada yg janggal ya,
dr cerita dia (adam) mulai awal sampek kerumah nurin ,dan kehamilan nurin ,sampek diusir gk direstui oleh bram,
padahal habis pulang dr rmh nurin langsung meninggal si adam
imafe
eh eh eh.....knp yg cantik ini jadi nurin sipelakor sih ,padahan dia manis banget apalagi klo senyum,gigi gingsulnya bikin imut,
dan dlm semua dramanya sllu jadi protagonis dan mudah senyum
imafe: murah senyum
total 1 replies
imafe
kurang micin ceritanya dan sedikit gk nyambung
Lastri Gandhi
Kenapa hrs pakai kata ganti org kedua " Kau " sih thor....kaku bgt, lbh enak di baca dgn kata " Kamu. "
Keroppi
Kira-kira apa alasan tama membeli lusiana🤔
Dhina ♑
thor ayo promo
Shalwa Sabil
lanjut
Shalwa Sabil
..lanjut
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nur Hayati
bener Tama kl Nurin pengen blk sm Tama Krn harta
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nia Bae
nunggu lagi ahhh
Nia Bae
makin suka aja ma ceritanya,, sayang ceritanya gak up tiap hari hehehe😁😁😁😁lama banget nunggu nya
Nilaaa🍒
like
Mirna Watie
lanjuttt
Nilaaa🍒
semangat kak
like episode tertinggal
salam dari IKYD
Shalwa Sabil
lanjut thour... kenapa senyum nya nurin sinis ya....
Kaka Pertama
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!