NovelToon NovelToon
Menikah Cepat!!!

Menikah Cepat!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:944.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: sopiakim

seorang gadis desa yang tidak tau apa-apa betapa kerasnya kehidupan di kota. ia memiliki paras yang sangat cantik dan didukung dengan postur tubuh ideal impian para wanita bahkan laki-laki pun menggilai nya.

saat ia sampai di kota ia bertemu dengan seorang paman baik hati yang menjadikan ia sebagai model karena pria itu memiliki pekerjaan sebagai agen permodelan. ia bahkan diberikan tempat tinggal dan juga dianggap sebagai anaknya. dengan honor nya sebagai model ia pun mulai mengubah hidupnya itu dengan mendaftarkan kesekolah karena ia pernah putus sekolah hanya karena ia miskin dan seorang anak yatim piatu. sampai dikota kehidupan nya berubah drastis ia pun mulai memiliki banyak teman, dan semua orang menyukai nya.

Tapi siapa sangka kehidupan Indah nya itu hanya bersifat sementara saja. ia kembali terpuruk dengan kejamnya dunia saat ia dijual oleh paman yang sudah ia anggap sebagai Ayahnya itu. ia dijual pada lelaki kaya dan angkuh dan dipaksa menikah dengan nya.

kehidupan nya pun berubah setelah itu.

mari baca kelanjutan nya yah❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sopiakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Alasan

🍁🍁Kau tau apa tentang sakitnya saat kita mencoba berjuang tapi tak ada yang berubah sama sekali 🍁🍁

   Aku turun dari mobil setelah mas Albar juga turun, kulihatvia masih saja berdiri didepan mobil, kenapa sih dia? Apa yang membuat ia seragu itu untuk datang kesana.

"Tuan kenapa masih berdiri saja disini? Ayo kita ambil kursi yang masih kosong itu. " Aku berjalan dengan menarik tangan mas Albar. Aku tak tau kenapa aku begitu berani seperti ini menariknya apa karena aku terlalu bersemangat atau karena mas Albar juga diam saja saat ku tarik seperti itu?.

Kami duduk dikursi yang sedang kosong itu saat kami hendak duduk tadi kurasakan banyak pasang mata yang melirik kearah kami, kenapa mereka menatap kami sampai segitunya sih?.

"Kita pesan apa tuan? " Aku dengan semangat menanyakan itu.

Ia hanya terlihat acuh tak acuh dan fokus pada hpnya sampai tak mendengar apa yang kutanya tadi.

"Tuan, " Ucapku agak keras hingga barulah ia sadar dan melirik kearahku.

"Kita pesan apa tuan? " Tanyaku lagi dan lagi.

Ia terdengar sangat malas bahkan untuk mengeluarkan suaranya itu"Apa saja, segera pesan dan selesai kan dengan cepat. "Ia benar-benar tak nyaman saat disini. Kenapa dengan nya?.

Aku pun berjalan kearah penjual itu dengan semangat.

" Mang, baksonya dua porsi dan teh manisnya juga yah mang. Ditunggu dimeja sana. "Ucapku menunjukkan meja yang saat ini mas Albar sedang duduk disana.

" Siap neng. "Bapak itu tersenyum lalu kembali bekerja dengan semangat. Sangat ramah sekali, bagaimana pelanggan tidak senang datang kesini jika penjualnya seramah itu?.

Aku hendak kembali kemeja kami namun kulihat banyak sekali orang orang yang melihat kearah mas Albar dan ada juga yang sempat menunjukkan kearahnya. Apa karena itu yah mas Albar merasa tak nyaman? Lagian kenapa mereka melihat nya seperti sedang melihat artis saja. Aku sendiri yang mantan model ngk ada yg sadar tuh.

Aku berjalan kearah mas Albar dan duduk didepan nya sembari menunggu pesanan datang.

Kulihat mas Albar yang mencoba untuk santai dengan memainkan hpnya itu, aku hanya melihat lihat sekeliling saja.

Namun, pandangan ku teralih pada mas Albar yang terlihat senyum saat melihat ke layar ponselnya itu. Lagi-lagi ia terlihat sangat tampan saat ia tersenyum seperti itu. Adem liatnya.

" Kenapa lama sekali sih? "Ku lihat ma Albar kembali merasa tidak nyaman dan kulihat mereka masih saja melihat kearah mas Albar sembari berbisik bisik.

" Kamu yakin itu dia? "Kudengar seseorang berbicara dari arah belakang ku.

" Iya itu dia pengusaha muda yang punya perusahaan diujung kota, dia kaya tapi sampai kini belum juga menikah. Mungkin karena terlalu kaya dan sombong tidak ada yg mau padanya. "Aku melirik kearah mas Albar yang berpura-pura tidak mendengar itu dan fokus pada hpnya.

" Pernah sih diberitakan kalau ia hampir menikah tapi perempuan itu masih belum mau menikah karena masih ingin melanjutkan karier nya. "Lagi-lagi mereka berbincang bincang tentang mas Albar hingga membuat ku ingin melabrak nya saja.

Enak saja belum menikah, istrinya ada disini huh, dasar mulut lambeh membuat orang tidak nyaman saja.

Apa karena itu mas Albar tidak ingin datang kesini? Aku sudah salah faham tadi, kukira ia tidak mau makan karena merasa tidak selevel dengan tempat ini. Ternyata ia hanya tidak ingin jadi bahan olok-olok an orang orang.

" Tuan, apa tuan tidak mau kesini karena ini? "Tanyaku bingung dan ia melihat kearah ku.

Ia tersenyum dan menggeleng" Tau apa kamu? Sudah cepat makan saja makanan mu katanya kamu lapar. "Aku seketika sedikit berdebar saat ia tersenyum sambil mengatakan itu.

Buru-buru kujauhkan pandangan ku darinya dan melahap makanan ku dengan lahap, aku tidak tau kenapa nafsu makan ku sebesar ini apa karena rasa lapar ku atau karena suatu hal yang lain?.

" Ck, saya memang menyuruhmu untuk makan cepat tapi tidak usah marathon begitu sampai belepotan, seperti anak kecil saja. "Ia mengusap bibirku pelan dengan tisu yang disediakan disana hingga aku langsung tersedak sedemikian keras. Mati aku. Kenapa mas Albar mendadak seperti ini hingga aku tak bisa lagi bahkan untuk makan saja.

" Hati-hati kalau makan. "Ia memberiku minum dan aku langsung minum dari gelas yang ia berikan itu.

" Tuan kenapa tidak makan? "Aku bertanya pelan saat kulihat ia tak sedikitpun memakan baksonya. Padahal rasanya sangat enak.

Ia menggeleng" Saya tidak lapar. "Tadi keluar katanya karena lapar tapi sekarang kenapa ia berkata ia tak lapar?.

Apa dia keluar karena ingin memberiku makan yah? Ahh rasanya tidak mungkin sekali. Jangan geer dulu zhia, itu akan merugikan untuk mu nanti.

" Kalau tuan tidak ingin biar saya saja yang makan. "Aku meraih Mangkuk berisi bakso yang sama sekali belum ia sentuh itu.

Ia terlihat heran saat melihat ku yang melahap baksonya dengan penuh semangat. Mungkin aku sedang menuntaskan rasa lapar ku yang hebat tadi.

" Apa kamu sebegitu kelaparan nya hingga makan seperti orang yang sudah tidak makan selama satu tahun saja. Baiklah saya ralat ucapan saya, pelan-pelan saja makannya nanti malah keselek lagi. "Ia lagi-lagi berbicara lembut seperti itu hingga aku benar-benar tidak bisa untuk menyendok satu sendok saja.

" Saya sudah kenyang tuan, mari kita pulang. "Aku bangkit karena merasa tak nyaman lama-lama berhadapan dengan nya.

Ia juga terlihat heran saat aku berdiri dan pergi lebih dulu. Ahh kenapa sih zhia? Jangan bilang kamu salah tingkah hanya karena sikapnya itu?.

Setelah mas Albar selesai membayarnya kami pun naik kembali ke dalam mobil dan aku hanya diam saja sejak tadi.

" Wahh berpengaruh juga yah makanan untuk mu, apa saya harus menyogok mu setiap hari agar kamu bisa setenang ini? "Ia pasti sedang mengejek ku.

Aku hanya diam saja sembari menjauhkan pandangan ku dari arah mas Albar. Banyak hal yang ingin kupikirkan sekarang.

Aku baru sadar kalau mas Albar memang tidak suka ditempat ramai seperti itu.

Mengingat ucapan mereka tadi membuat ku terus saja kepikiran. Ahh bukan urusanku juga, aku hanya perlu menuritunya agar aku bisa hidup dengan tenang dan juga bisa bersekolah seperti biasanya. Itu saja sudah cukup jangan terlalu jauh melangkah karena akan membuat ku terjebak dengan sendirinya saja. Cukup aku bisa hidup tenang saja sudah cukup jangan terlalu ikut campur dengan urusan mas Albar. Biarkan saja seperti ini tidak usah saling mengusik kehidupan satu sama lain.

Aku hanya diam saja bahkan setelah kami sampai dirumah.

🍁🍁bersambung 🍁🍁

Jangan lupa yah like, komen dan vote❤

Pai pai say💋

1
Me Tha
Luar biasa
Tatik Wae
mf tny thor ini novelnya menceritakan tentang apa ea.. sampai bab ini kog q gk paham critanya apa pemeran utama sp..
Mas Budian
kenapa terlalu banyak kata MAS ALBAR padahal si zhia aja manggilnya TUAN, kenapa kalau prop author itu gak Albar saja. seolah olah nama mas albar itu adalah gebetan author sendiri. jadi kayak takut gak sopan gitu, terus untuk ayahnya Albar kenapa gak sebutkan namanya juga
. pakai awalan tuan jg gak apa-apa.
Mas Budian
karena si zhia gak mau jujur akhirnya ketauan lea lalu menyebar gosip yg nggak nggak tentang si zhia, lalu si zhia banyak pikiran sampai kurus kering dan sakit saakitan.
Arida Susida
Luar biasa
Sry Tini Rahayu
🤣🤣🤣🤣🤣🤣lucu banget
Sry Tini Rahayu
iya akhirnya gol juga🤣🤣🤣
Claudia Ramdan
bahasanya agak aneh ya.. sprt berbicara sendiri terus
Ismalinda
seru licu
Ganuwa Gunawan
Albar bacot nya mirip emak emak komplek yg lgi kga punya duit
Ganuwa Gunawan
nyangkut aah
Ganuwa Gunawan
ya klu s tuan nyuruh makan ...
ya bagi atuh sm rata sm s tuan biar enak bareng bareng
Maria Hindom Maria Hindom
bagus dan menarik
Atiah arini
bagus
Atiah arini
💪💪
Rahmah Pratiwi
Ah itu mah cuma modusnya Albar aja biar Zhia mengerjakan tugasnya sebagai istri. Ya tapi mungkin gengsi kali ya kalau mau ngomong sendiri makanya suruh tanya ke mba Sari 🤣🤣
Arina rien
nyimak
Ari Carla
🤣🤣🤣🤣🤣
Neng Sulastri
lucu
Neng Sulastri
bgs thor,srmsngat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!