NovelToon NovelToon
Ambil Saja Suamiku, Mbak

Ambil Saja Suamiku, Mbak

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ardila gadis yang selama ini mendapatkan pilih kasih dari keluarganya, harus kembali berhadapan dengan sang kakak ketika dirinya telah berumah tangga.

Sang kakak mengambil dan berselingkuh dengan suami yang begitu dia cintai

Mampukah dia melewati badai dari semua permasalahan yang tengah menghimpitnua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Bohong Mbak

Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Mulia, Jakarta Selatan.

Bau antiseptik menusuk hidung. Lampu putih menyilaukan mata, terdengar langkah kaki yang tergesa-gesa memenuhi lorong rumah sakit itu

Naya berlari di koridor UGD, napasnya terengah-engah, diikuti Raka dan Arka. Adam dan Rahayu yang tadi ditelepon Naya juga baru sampai dengan wajah panik.

"Di mana pasien atas nama Diandra?" tanya Naya ke perawat.

"Ruang tindakan, Bu. Keluarga tunggu di luar ya."

Di luar ruang tindakan, Bimo duduk dengan kepala tertunduk, tangannya penuh darah. Darah Diandra.

Begitu melihat Naya, Bimo langsung berdiri dan menunjuk Naya dengan marah dan penuh emosi, dia tidak terima karena semua ini perbuatan Naya.

"Kamu puas, hah? Kamu puas? Gara-gara kamu nampar Diandra tadi di pengadilan, dia jatuh di kamar mandi kost! Kalau sampai anak saya kenapa-kenapa, saya tuntut kamu!"

_PLAK!_

Kali ini bukan Naya yang menampar. Tapi Rahayu.

Rahayu, ibunya sendiri, menampar Bimo keras. Emosinya kini memuncak, tadinya dia bersikukuh untuk tetap menikahkan mereka tapi ternyata mereka sedah melakukan hal ini bahkan sampai mempunyai anak, dia sungguh shock

"Jaga mulut kamu! Itu kakaknya! Dia datang ke sini karena khawatir sama kakaknya, bukan karena kamu!, jadi tidak usah banyak bertingkah!".

Bimo kaget ditampar mertuanya, matanya melotot dan menatap horor kearah mertuanya dengan tidak suka, sedangkan snag suami Adam menariknya menjauh dari Bimo untuk mereda kan suasana yang panas karena ini rumah sakit

"Yu, sabar!"

Arka maju, berdiri di antara Naya dan Bimo. "Diam. Ini rumah sakit. Jangan buat keributan."

Bimo takut sama Arka, jadi ia duduk kembali. Walau wajahnya masih mengeras karena tidak terima

Lima belas menit yang terasa seperti lima jam, dokter keluar dari ruang tindakan. Dokter perempuan dengan wajah lelah.

"Keluarga Mbak Diandra?"

Semua maju mendekati dan mengerumuni sang dokter karena khawatir

"Bagaimana dokter? Anak saya? Janinnya gimana?" tanya Bimo panik.

"Iya dok, bagaimana keadaan kakak saya? ".

Dokter menatap Bimo, lalu menatap Naya, lalu membuka map.

"Pasien atas nama Diandra, usia 32 tahun, datang dengan keluhan pendarahan aktif dari jalan lahir. Sudah kami lakukan USG. Dan..."

Dokter menarik napas.

"Maaf, janin tidak bisa diselamatkan. Pasien mengalami keguguran. Usia kehamilan sekitar 8-9 minggu."

Bimo terduduk lemas di lantai. "Gugur... anak saya..."

Diandra yang baru saja didorong keluar dari ruang tindakan dengan kursi roda, dengan infus di tangan, mendengar itu dan langsung menangis histeris.

"Anakku! Anakku! Bimo! Anak kita!"

Rahayu langsung memeluk Diandra dan ikut menangis. Adam memejamkan mata, mengusap wajahnya karena kalut

Naya berdiri mematung. Ada rasa kasihan, tentu. Sejahat apapun Diandra, ia tetap kakaknya. Tapi ada juga rasa aneh. Lega? Ia tidak tahu.

Tiba-tiba dokter melanjutkan, dengan nada yang agak ragu dan juga ketakutan

"Tapi ada yang aneh, Pak, Bu."

Semua menatap dokter itu begitu dia mengucapkan kalimat berikutnya

"Hasil lab darah pasien... pasien positif sifilis. Penyakit menular seksual. Dan dari pemeriksaan USG tadi, ada indikasi infeksi sudah cukup lama. Dan juga..."

Dokter menatap Bimo.

"Kami juga menyarankan Bapak untuk cek lab. Karena sifilis ini menular lewat hubungan seksual. Dan keguguran pasien ini kemungkinan besar disebabkan oleh infeksi tersebut, bukan karena jatuh."

_SEPI._

Hening total. Bahkan suara AC pun terdengar.

Sifilis?

Diandra yang tadi menangis histeris, langsung diam. Wajahnya pucat pasi, lebih pucat dari saat pendarahan.

Bimo yang tadinya lemas, langsung berdiri dengan mata melotot.

"Sifilis? Apa maksudnya dokter? Saya gak pernah... saya gak..."

Dokter menatap Bimo dengan tatapan profesional tapi menghakimi. "Sifilis hanya menular lewat hubungan seksual, Pak. Atau transfusi darah. Tapi kasus paling umum ya hubungan seksual. Saran saya, Bapak dan pasangan seksual Bapak yang lain juga harus cek."

Pasangan seksual yang lain.

Semua mata kini tertuju pada Diandra.

Rahayu melepas pelukannya. "Diandra... apa maksud dokter? Kamu..."

Diandra gemetar. "Bukan... bukan aku... aku gak..."

Naya yang dari tadi diam, maju selangkah. Otaknya yang cerdas langsung menyambungkan semua titik.

"Mbak Diandra masih punya Mas Agam lalu selingkuh sama Bimo. Bimo selingkuh sama Mbak Diandra. Tapi Mbak Diandra... selingkuh juga sama orang lain?"

Bimo langsung menarik kerah baju Diandra yang sedang di kursi roda.

"DIANDRA! KAMU TIDUR SAMA SIAPA LAGI? KAMU BILANG KAMU HAMIL ANAK GUE! JANGAN-JANGAN BUKAN ANAK GUE? KAMU KETULARAN DARI SIAPA?"

"LEPASIN!" Diandra berteriak histeris. "Sakit! Aku masih pendarahan!"

Adam yang tadinya kasihan, kini wajahnya merah padam karena malu dan jijik. "Diandra! Kamu... kamu perempuan macam apa? Sudah rebut suami adikmu, sekarang kena penyakit kotor begitu!"

Diandra menangis sejadi-jadinya. Bukan tangisan drama lagi, tapi tangisan panik karena kedoknya terbongkar.

"Maaf... maaf... aku... aku dijebak... itu... itu mantan suamiku, Mas Agam... dia yang..."

"Agam? Suamimu yang meninggal?" Rahayu kaget. "Bukankah Agam meninggal karena melihatmu selingkuh, kamu yakin dia juga selingkuh?"

"Dia... dia memang selingkuh... tapi aku juga... aku juga balas dendam... sama teman kantornya... sekali... cuma sekali..." Diandra akhirnya mengaku dengan isak tangis.

Bimo mundur beberapa langkah, wajahnya jijik bukan main. Laki-laki yang bangga merebut kakak iparnya sendiri, kini merasa jijik karena kakak iparnya itu ternyata lebih "nakal" darinya.

"Anjir... lo... lo jorok banget, Diandra! Gue kira lo suci! Gue tinggalin Naya demi lo! Ternyata lo..."

_PLAK!_

Kali ini Naya yang menampar Bimo. Keras.

"Jangan bawa-bawa nama aku! Kamu sama aja! Kamu juga jorok! Kalian berdua sama-sama jorok! Kalian pantas satu sama lain!"

Naya lalu menatap dokter.

"Dok, saya mau cek juga. Saya kan istri sahnya Bimo selama 3 tahun. Saya takut ketularan."

Dokter mengangguk. "Baik, Bu Naya. Mari ke lab. Sebaiknya semua cek."

Arka langsung maju. "Saya temenin Naya."

Raka juga maju. "Gue juga ikut."

Di koridor lab, sambil menunggu hasil darahnya keluar, Naya duduk lemas di kursi tunggu. Arka dan Raka duduk di kanan kirinya.

Tangannya dingin. Dua laki-laki itu sama-sama mengulurkan tangan untuk menggenggam tangan Naya yang dingin.

Tangan Arka yang hangat dan halus, dan tangan Raka yang kasar dan kapalan karena kerja.

Naya menatap kedua tangan itu.

Ia harus memilih siapa yang akan ia genggam. Karena hasil lab ini akan menentukan masa depannya. Kalau ia positif... apakah ada laki-laki yang masih mau menerimanya?

Hasil lab keluar 1 jam kemudian.

Perawat memanggil, "Bu Naya Azzahra?"

Naya berdiri dengan kaki gemetar. Arka dan Raka berdiri di belakangnya.

Perawat menyerahkan amplop coklat.

Naya membukanya dengan tangan gemetar.

Dan matanya membelalak membaca hasilnya.

*Bersambung...*

1
sunaryati jarum
Sahabat jika tulus tidak akan hilang Raka
sunaryati jarum
Baru mampir
Lee Mba Young
Semoga Ada orang yg lbih Dr Arka Dan Raka. Arka Dan Raka gk mungkin melawan vania, mereka Ada hati ke vania.
Lee Mba Young
Iuhhh mnjijikan banget ternyata Arka Dan Raka.

semoga dpt jodoh yg bner bner baik ya, gk kayak Raka Dan Arka.
Ummi Sulastri Berliana Tobing
👏👏👏👏👏
Ma Em
Naya kamu jgn salah pilih lagi untuk pasangan hdp mu jgn karena sahabat kamu memilih dia dan juga karena orang kaya Naya pilih tapi pilihlah lelaki yg baik yg bertanggung jawab cinta dan sayang pada Naya .
Lee Mba Young
Ingat kasus Andre Dan Erin. saat kaya Raya di tinggal cari bini baru.
mending yg kaya sekalian kn 😁
Lee Mba Young
jng mnemani lelaki Dr nol, krn nnti saat sukses km yg akn di buang 😄🤣.
Bimo juga bukan orang kaya selingkuh juga kan😄🤣.
Ragan Fian
"Kalau suka tema rumah tangga + perempuan yang perlahan bangkit, aku juga lagi nulis cerita dengan vibe seperti itu. Judulnya "Kau Sia siakan aku,kunikahi sahabatmu", kalau berkenan boleh mampir 🤍"
falea sezi
🤣🤣 ayah tangisan mu g tulus
falea sezi
🤣🤣 ayah ibunya cm numpang usir nay ortu bangsatt g sudi
falea sezi
goblok🤣 baru aja suka Badas ehh menye lemah
aku
beg* ngapain lu spill rencanamu dg gamblang pdhl tau bimoli tempramen. hadeh cari perkara 😌😌
nuanuan
masih memantau keseruan ceritanya..
jgn nyerah ya nay...
nuanuan
seruuuuuuu kkkk.. ayo lanjuttttt
Soraya
hadir thor
nuanuan
ditunggu lanjutannya ya thorrr💪
salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!