Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kematian ll
...Aku tau, tapi kau sungguh menjengkelkan, kenapa kau sampai mengikuti ku ke rumah? Dan, tentu saja kau tidak akan mengatakan hal ini kepada siapapun, karna setelah ini, aku akan mengirim mu ke tempat di mana seharusnya kau berada. Yaitu, NE..RA...KA..." Setelah mengatakan itu, Kiara mendorong tangan Aldi dengan kuat, hingga pis*u yang ada di tangannya nya menus*k dan menembus leh*r dan juga dada Aldi....
...Kiara tersenyum sinis, lalu meninggalkan Aldi yang sudah tak berdaya itu....
...Setelah itu Kiara mencuci tangan nya yang terkena cipratan darah dari Aldi, lalu kembali ke tenda dan tidur di sebelah Vanes yang masih tertidur pulas....
...Tidak jauh beda dengan teman-teman nya, Vanes Dan Kiara juga turun ke perkampungan, Pak RT sudah mempersilahkan mereka untuk makan di rumah nya....
..."Kia kenapa ya dari tadi aku liat Angel liatin kamu terus?" Tanya Vanes yang mata nya terus memandang Angel dengan tatapan heran....
...Kiara mengikuti arah pandangan Vanes, dilihat nya Angel yang sedang menatapnya dengan tatapan penuh amarah....
..."Biarin aja, dia kan emang hobi liatin orang sampe mata nya mau lepas," jawab Kiara sambil tersenyum miring....
...Vanes hanya mengangguk, dia lalu menggandeng tangan Kiara, dan berjalan bersamaan....
...Saat sampai di rumah Pak RT, keadaan rumah nya sangat ramai, banyak anak-anak yang sudah makan disana, ada juga beberapa ibu-ibu yang sedang membantu menyiapkan makanan....
..."Ehh, si aneh udah disini aja, kirain Lo gak butuh makan, ternyata butuh juga ya," ucap Roy saat Kiara dan Vanes baru saja tiba....
...Melihat Roy, ekspresi wajah Vanes langsung berubah, yang tadinya full senyum, sekarang jadi jutek....
...~ FLASHBACK OFF ~...
...Karna insiden itu, acara di berhentikan. Para murid di larang pergi jauh dari lokasi selain ke perkampungan atau ke rumah warga, karena di takutkan mereka tersesat karena tidak ada yang mengawasi. Sementara Pak Ridwan sangat sibuk dengan pihak polisi....
...Sebagian dari mereka pergi ke rumah warga untuk makan dan beristirahat karena di lokasi sangat ribut dan banyak wartawan juga polisi disana....
...Heeeh, apaan lagi sih Lo playboy cap buaya? Minggir, nyampah tau gak," ucap Vanes sambil menatap Roy sinis....
..."Wah cewek aneh ini, mulut Lo pedes banget sih, butuh gula gak?" Tanya Roy lagi, entah kenapa, semenjak di jutekin Vanes, jantung Roy selalu berdebar debar saat melihat Vanes, dia ingin selalu mengganggu gadis itu, Kiara yang awalnya jadi bahan bullying nya, kini tidak di hiraukan lagi, dan tentu saja hal itu membuat Kiara senang, dia bisa menyingkirkan satu masalah tanpa harus menyingkirkan pembuat masalah nya. Roy yang awalnya tidak tertarik pada Vanes, kini bagaikan terkena sihir yang membuat nya ingin terus bertemu dengan Vanes, padahal Vanes sangat tidak welcome dengan nya, dan tentu saja itu membuat Roy semakin penasaran, karna sepanjang sejarah nya, tidak ada yang tidak terpesona melihat Roy....
..."Apaan sih Lo, gak jelas banget, gue itu gak aneh ya, Lo tuh yang aneh," jawab Vanes sambil menunjuk wajah Roy....
..."Ya. Lo itu memang aneh, siapa sih yang gak akan terpesona melihat gue, udah genteng, kaya, baik hati, kurang apa lagi coba, terus kenapa Lo gak terpesona juga sama gue? Atau jangan-jangan sebenarnya Lo naksir kan sama gue, tapi Lo gitu?" Ucap Roy sambil menaik turun kan alis nya menggoda Vanes....
...Mendengar itu mata Vanes langsung melotot....
..."Idih, najis tau gak! Terpesona sama bajingan kayak Lo? Pergi sono! Sebelum gue tampar Lo pake sepatu gue," ucap Vanes kesal, dia sudah berancang-ancang ingin melepas sepatunya....
...Melihat itu Roy langsung lari dan berlindung di balik teman-teman nya....
..."Dasar cewek aneh!!!" Teriak Roy....
...Mendengar teriakkan itu, Vanes ingin kembali mengejar Roy, tapi Kiara menahan nya....
..."Sudah, tidak usah di hiraukan, kita kesini mau makan bukan mau ribut, kita makan dulu, setelah itu kalau ingin di lanjutkan, aku akan mendukung mu sampai tetes darah penghabisan," ucap Kiara menenangkan temannya....
..."Huuhh... Andai saja perut ku ini tidak lapar, sudah ku habisi dia," ucap Vanes masih kesal....
...Kiara hanya bisa menahan tawanya melihat tingkah temannya yang lucu saat sedang marah....
...***...
...Setelah selesai makan, Kiara ingin ke toilet, dia celingak-celinguk tapi tak menemukan toilet....
...Van, aku ke toilet dulu ya," ucap Kiara berbisik pada Vanes yang sedang asyik makan....
..."Tapi disini gak ada toilet, Kia, yang ada cuma sungai, aku temenin ya." Tawar Vanes, dia meletakkan piring nya di atas meja....
..."Udah gak papa, aku sendiri aja. Lagian ini kan siang, deket juga kok, kamu lanjutin makan aja, cuma sebentar kok," ucap Kiara menolak tawaran Vanes, dia tak tega menunda makan Vanes yang sedang kelaparan....
..."Kia, ini tuh rawan, kamu mau jadi korban selanjutnya kayak kak Aldi kalo pergi sendirian?" Tanya Vanes dengan khawatir....
...Kiara tersenyum kecil melihat kekhawatiran temannya itu....
..."Tenang Van, aku bisa jaga diri kok. Aku duluan ya, udah gak tahan nih." Kiara dengan cepat keluar rumah dan berlari kecil ke arah sungai yang tak jauh dari situ....
...Kiara masuk ke dalam bilik kecil yang terbuat dari kayu dan karung yang jadi dinding nya, bilik itu di gunakan warga untuk buang air kecil dan besar, sementara untuk mencuci dan mandi, di luar bilik....
...Setelah selesai dengan hajat nya, Kiara keluar dan jongkok di atas bebatuan kecil, dia pura-pura mencuci tangannya, dia tersenyum sinis mengetahui ada yang mengikuti nya....
..."Untuk apa kau mengikuti ku? Kata kan lah apa yang ingin kamu katakan," ujar Kiara sambil terus mencuci tangan nya....
...Angel yang berada cukup jauh di belakang Kiara langsung tersentak, dia tak menyangka Kiara bisa mengetahui nya....
..."Penciuman lo tajam juga," ucap Angel kembali sombong, dia mendatangi Kiara dan berdiri di belakangnya....
...Kiara menghela nafasnya, dengan malas dia berdiri dan berbalik menghadap Angel....
..."Tidak usah banyak basa-basi, katakan apa yang ingin kau katakan, aku malas berlama-lama dengan mu," ucap Kiara menatap Angel tajam....
..."Lo!" Angel menunjuk wajah Kiara dengan kesal, lalu dia menurunkan tangannya lagi....
..."Gue tau, Lo kan yang udah membuh*h Aldi. Lo pikir Lo bisa lepas gitu aja, sebentar lagi polisi akan menangkap dan memasukkan Lo ke penjara," ucap Angel dengan sinis....
..."Masa?? Takutttt...." Ucap Kiara sambil pura-pura ketakutan, lalu dia tertawa terbahak bahak, melihat itu Angel merasa heran sekaligus ngeri....
..."Angel... Angel... Kita lihat aja nanti yah, aku takut kamu terkejut dengan hal yang akan terjadi selanjutnya," ucap Kiara masih dengan tawanya, dia lalu meninggalkan Angel yang diam mematung menatap kepergian Kiara....
...Bersambung.......