NovelToon NovelToon
Kirei

Kirei

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Transmigrasi / Balas dendam pengganti
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Salma.Z

Enam bulan setelah Kirei Zhaklyn—perempuan tangguh di balik kesuksesan industri teknologi—tewas tragis dalam kecelakaan akibat sabotase keji, hidup Vaxerion Mahendra ikut hancur. Konglomerat otomotif itu memilih mundur dari dunia bisnis, hidup seperti cangkang kosong yang didera kedukaan mendalam.
Namun, di sebuah malam gala internasional, pintu aula terbuka. Di sana muncul sepasang manusia: Andi Clark, miliarder pemegang kendali perbankan global asal Swiss, menggandeng seorang wanita yang memiliki wajah, sorot mata, dan senyuman yang seratus persen persis dengan almarhumah Kirei.
Dia adalah Kirei Alexandra. Datang dari Eropa dengan pembawaan ketus, jutek, dan dingin, dia langsung menepis kasar pelukan Vaxerion: "Jaga jarak Anda, Tuan Mahendra. Saya bukan barang peninggalan masa lalu Anda."
Apakah wanita jutek ini adalah Kirei yang bangkit dari kubur untuk membalas dendam, atau ada rahasia adopsi yang sengaja dikubur sejak bayi? Di tengah adu kekayaan tingkat tinggi dan gesekan harga diri melawan Andi Clark, takdir baru yang jauh lebih berbahaya siap menggoncang Jakarta!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salma.Z, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12: Dasbor Pintar dan Sinyal yang Terputus

Vaxerion menuntun Kirei keluar dari atrium pameran mall, masih dengan jemari yang saling bertautan erat. Genggaman tangannya yang kokoh seolah mengirimkan sinyal pelindung yang tak kasatmata, membungkam tatapan iri dari kerumunan sosialita yang mereka tinggalkan di belakang. Di tengah riuh rendah suara pengunjung Grand Indonesia, genggaman itu terasa seperti satu-satunya ruang aman yang nyata. Sherly sengaja melipret mundur ke belakang kerumunan, melambaikan tangan jahil dengan kedipan mata yang seolah berkata, "Nikmati kencanmu, Nona Ratu Es."

Mereka berjalan membelah keramaian menuju area parkir VIP bawah tanah yang sunyi dan remang. Di sana, prototipe SUV listrik Mahendra Motors berkelir hitam matte yang tegap dan gagah sudah menunggu. Tanpa banyak bicara, Vaxerion membukakan pintu depan untuk Kirei dengan gerakannya yang selalu penuh penghormatan. Begitu Kirei masuk, Vaxerion memutari kap mobil yang masif dan duduk di balik kemudi. Pintu tertutup dengan suara gedebuk halus yang mantap, dan kabin mobil yang kedap suara seketika mengisolasi mereka dari seluruh dunia luar Jakarta yang bising.

"Lihat ini," kata Vaxerion tenang. Suara beratnya memecah kesunyian kabin yang remang.

Pria itu menekan tombol start, dan seketika layar dasbor berukuran masif di tengah panel menyala dengan transisi animasi yang luar biasa mulus. Logo Zhaklyn OS berputar elegan di sana, memancarkan cahaya biru lembut yang menerangi wajah tegas Vaxerion. Vaxerion tidak langsung menjalankan mobil. Dia justru meraih tangan kanan Kirei, mengarahkan jemari lentik wanita itu untuk menyentuh sensor pemindai sidik jari di konsol tengah yang dilapisi logam mulia.

Klik. Akses Calon Istri Diterima.

Suara asisten suara digital yang maskulin, berat, dan berwibawa—yang sengaja dikustomisasi memakai sampel suara Vaxerion sendiri—menggema halus melalui pengeras suara kabin, memantul di dinding-dinding kulit pembungkus jok mobil.

Kirei tersentak, menoleh cepat dengan pipi yang mendadak terasa panas terbakar hebat. "Vaxerion! Kamu meretas sistem enkripsi dasbor utama cuma buat memasukkan barisan kode konyol dan kekanak-kanakan begini?!"

Vaxerion tidak tertawa besar untuk mengejek kepanikannya. Dia hanya tersenyum tipis—sebuah senyuman dewasa yang sangat menawan, memancarkan binar geli sekaligus ketulusan pekat dari balik manik matanya yang jernih. Pria itu memutar tubuh tegapnya sepenuhnya, mencondongkan dada bidangnya mendekat, mengikis jarak di antara mereka sampai Kirei bisa merasakan kehangatan embusan napasnya yang beraroma mint.

"Sistem ini cuma mau merespons perintah dari pemilik aslinya, Kirei," bisik Vaxerion dengan nada suara yang begitu rendah, serak, dan romantis, membuat jantung Kirei berdegup gila di balik kemeja champagne miliknya. Tangan besar Vaxerion kembali bergerak, menyelusup ke belakang tengkuk Kirei dengan sentuhan kulit yang sangat lembut namun dominan. "Aku meluangkan waktu semalaman suntuk di bengkel perakitan bukan cuma buat mengurus sasis dan mesin, tapi buat memastikan kalau di dalam mobil ini, kamu punya kendali penuh atas seluruh duniaku. Kamu nggak perlu takut lagi diinjak orang."

Rayuan romantis yang dibungkus perhatian mendalam itu sukses membuat Kirei kehilangan seluruh kata-kata tajamnya. Ketegangan ego dan rasa cemburu nyata yang dia rasakan di atrium mall tadi menguap tanpa sisa, digantikan oleh rasa terharu yang pekat hingga membuat matanya berkaca-kaca. Pria ini, dengan segala kematangan emosinya, selalu tahu cara membuat Kirei merasa berharga tanpa perlu menurunkan harga dirinya sebagai wanita mandiri.

Namun, ketenangan manusiawi yang magis itu mendadak hancur berantakan.

Bzzzt... Bzzzt... Bzzzt...

Ponsel Zhaklyn di dalam tas kulit Kirei bergetar hebat dengan ritme yang tidak wajar. Layarnya berkedip-kedip merah pekat. Di saat yang sama, layar dasbor mobil pintar Mahendra yang terintegrasi langsung dengan sistem ponsel Kirei mendadak bergoyang, memunculkan barisan kode galat (error) berwarna merah darah yang berkedip cepat.

Sinyal Utama Terputus. Sabotase Peladen Tahap Dua Terdeteksi.

Sebuah pesan singkat dari Maya masuk dengan tanda darurat tertinggi: "Nona Kirei, enkripsi cadangan yang dibuat tim London tadi subuh jebol lagi. Seseorang memasukkan virus malware tipe baru dari komputer dalam kantor. Seluruh jaringan distribusi ponsel Zhaklyn Mobile di luar kota mati total sekarang! Kita diserang lagi!"

Wajah Kirei yang tadi merona merah hangat, dalam satu detik langsung berubah pucat dan mengeras sedingin es. Topeng CEO Zhaklyn Mobile yang kejam dan tak tersentuh kembali terpasang sempurna. Matanya memancarkan binar kemarahan yang membakar. "Hendrawan sudah ditahan polisi sejak pagi tadi, nggak mungkin dia bisa melakukan peretasan fisik sekuler ini dari dalam sel."

Vaxerion yang melihat perubahan raut wajah Kirei tidak membuang waktu untuk melontarkan pertanyaan konyol atau panik. Sisi matang dan dewasanya langsung mengambil alih kendali situasi secara sigap. Dia memindahkan gigi mobil dengan cepat, menginjak pedal gas dalam-dalam, dan SUV listrik itu melesat keluar dari parkiran bawah tanah mall dengan kecepatan tinggi, membelah jalanan Jakarta malam hari yang mulai diguyur gerimis tipis.

"Pelakunya bukan Hendrawan, Kirei. Ada tikus lain yang levelnya jauh lebih tinggi di dalam jajaran komisarisasimu yang sengaja memanfaatkan momen peluncuran ini," ujar Vaxerion, suaranya berat, datar, dan memancarkan aura dingin mematikan yang menekan dada. "Kita kembali ke Vancort Tower sekarang. Aku akan minta timku mengunci seluruh gerbang digital dari satelit."

Kirei mengepalkan tangannya kuat-kuat di atas pangkuan, menatap lurus ke arah aspal basah di depan mereka yang memantulkan kerlip lampu kota. Amarahnya kembali menyala, memotong semua kelelahan mentalnya. Siapa pun bajingan bermuka dua yang mencoba menghancurkan impiannya malam ini, Kirei bersumpah tidak akan memberikan ampunan atau celah negosiasi sedikit pun.

Bersambung...

1
Wawan
Salam kenal Kirey 💪✍️
T28J
keren kakak👍
Salma.Z: Terima kasih
total 1 replies
Tisa
Penulis menulis dengan sangat keren, alur ceritanya menarik. Tetap semangat!!!
Ika Yani
lanjut kak
Naura
Saya sebagai pembaca terlalu terbawa suasana Kirei dan Vaxerion.
udin sini
Lanjut kaka
Reni
Sangat bagus dan keren
Nayla
Cemburu itu mengerikan..😃 Lanjut thor
Rara Lani
Menarik!!
Tisa
Next! Semangat!! sukses ya!
Iki Riat
Pria yang sedang jatuh cinta pada satu wanita.
Ika Yani
Menarik
udin sini
Keren. Di tunggu kelanjutannya...
Cantika
😍 lanjut thor.. Semangat
Salma.Z: Iya. Terimakasih👍
total 1 replies
Cantika
Ayo UP segera
Sari
Nunggu bab 3 🤭
Salma.Z: di tunggu besok kak
total 1 replies
Hana Unil
next
Andy Rajasa
Bagus..lanjutkan!
Salma.Z: Ya.. siap
total 1 replies
Siti
Lanjut..
Salma.Z: Siap...
total 1 replies
Siti
Keren, ceritanya menarik. Semoga karyanya di baca semua orang..semangat!!!
Salma.Z: Aamiin. Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!