NovelToon NovelToon
SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Anak Genius
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. pohon yang tumbuh hanya dalam satu malam

keesokan paginya, para warga langsung dihebohkan dengan keberadaan pohon-pohon tersebut. dan hanya satu pohon yang mereka kenali, yaitu pohon matoa. tetapi, pohon ini masih langka di tempat tinggal mereka dan hanya berada di kedalaman hutan yang paling jauh. mereka tahu buahnya sangat enak dan manis dan bisa dikonsumsi juga.

"yang mulia!! yang mulia!!" salah seorang prajurit langsung datang sambil berlari dengan tergopoh-gopoh. di sana, kaisar tampak sedang memberikan nasihat kepada beberapa warga laki-laki yang akan kembali pergi berdagang dengan barang seadanya.

"yang mulia!!" kaisar sander pun langsung menoleh.

"ada apa pengawal..? mengapa kamu sampai lari begitu.?" tanya kaisar dengan nada suara sebagaimana mestinya. namun intonasinya tak mengandung kekesalan atau kemarahan.

"maafkan atas kelancangan hamba yang mulia.. di bagian perbatasan yang tidak jauh dari pemukiman warga, ada beberapa pohon yang tumbuh hanya dalam satu malam. kami yakin itu yang mulia. dan pohon-pohon itu sudah berbuah banyak dan mengeluarkan aroma yang menurut kami sangat asing." tuturnya sambil membungkuk. kaisar dan para warga yang mendengar itu langsung mengerutkan kening mereka.

"benarkah!! mengapa bisa begitu..?" sementara tanpa mereka sadari, buah-buah dari pohon-pohon tersebut sudah dipanen dan langsung dibawa ke hadapan kaisar. dan pelakunya tentu saja adalah Putri Dania.

"ayahanda.. ayahanda lihatlah.. pohon-pohon ini bermanfaat untuk kita." tuturnya sambil membawa beberapa ikat buah rambutan di tangannya. kaisar yang melihat itu langsung menjadi panik. pasalnya, mereka tidak mengenali pohon-pohon itu.

di belakangnya, beberapa warga yang sudah mencicipi buah tersebut, juga ikut datang dengan tergopoh-gopoh dan disertai dengan senyuman.

"betul yang mulia!! pohon-pohon itu tumbuh dengan baik di perbatasan pemukiman sana. rasa buah-buah ini sangat enak dan bisa dimakan.!!" seru salah satu warga yang sudah mencicipi buah tersebut.

Putri Dania tentu saja bangun lebih awal saat itu, dan kemudian mengajak beberapa warga untuk melihatnya. awalnya reaksi para warga itu tentu saja sama, ya itu sama-sama terkejut dan bertanya-tanya, mengapa tiba-tiba di perbatasan perkampungan atau pemukiman mereka ini ada tumbuh pohon yang besar dan tidak mereka kenali.

mereka bahkan merasa aneh, mengapa tiba-tiba pohon-pohon itu tumbuh hanya dalam satu malam. tetapi ketika mereka mencicipi buah-buah tersebut, seketika rasa penasaran dan heran mereka buyar dalam hitungan detik saja. mereka mengganti ekspresi mereka itu dengan senyum gembira dan penuh dengan kebahagiaan.

namun di sana, Putri Dania tidak mengizinkan mereka untuk memakan banyak. apalagi kondisi masih sangat pagi sekali.

"nak..!! apa benar buah-buahan ini bisa dimakan..? ayah tak pernah melihat buah-buahan ini sebelumnya. dan tak tahu bagaimana rasanya atau, bisa dimakan maupun tidak." tuturnya dengan penuh kekhawatiran. Putri Dania yang mendengar itu tersenyum.

"ayah tak perlu khawatir.. ini buah-buahan aman untuk dikonsumsi. kalau para warga ingin pergi berdagang, cobalah bawa buah-buahan ini dan jual kepada mereka. mungkin saja, ada rakyat di kekaisaran sana yang menginginkan buah-buahan ini." ucapnya sambil menyodorkan buah rambutan yang memiliki dua jenis warna. yang satu merah merona, dan yang satu agak kekuning-kuningan. tapi keduanya ini sangat manis, dan bahkan para warga tak pernah move on dan jatuh cinta pada rasanya.

"iya tuan!! selain itu, kami juga menemukan ada pohon matoa. dan pohon matoa ini berbuah sangat lebat. serta buah-buahnya ini sudah bisa dipanen tuan. kami heran, bukankah pohon matoa ini adalah buah liar yang banyak di hutan dalam. tapi matoa ini rasanya sangat enak dan berbeda dengan rasa matoa, yang kita temukan di hutan." tutur salah satu warga sambil membayangkan rasanya.

"yang mulia tenang saja!! kami sudah mencobanya yang mulia. dan ini sangat aman serta bisa dikonsumsi. tapi Putri bilang, karena waktu masih sangat pagi sekali, kita tidak bisa konsumsi banyak buah-buahan ini dengan perut kosong. karena, takutnya nanti akan sakit perut." tutur warga lagi menjelaskan secara detail apa yang telah dijelaskan oleh Putri Dania beberapa waktu yang lalu.

kaisar yang mendengar penuturan warganya langsung beralih melihat buah-buahan yang telah dipetik banyak itu. seketika, perasaan haru dan perasaan lega menyeruak ke dalam hatinya.

"benarkah.." bisiknya dengan penuh keharuan.

"kalau begitu.. kita tidak perlu takut lagi.. buah-buahan ini bisa kita gunakan sebagai pengganjal perut dalam kondisi darurat... dan tidak perlu takut lagi, kalau rakyat akan kelaparan.." gumamnya dengan penuh keharuan. Putri Dania yang mendengar itu tersenyum.

"ayah tenang saja.. masalah ini pasti akan segera dipecahkan. pokoknya, Kita semua harus kompak dan bekerjasama dengan baik." para warga langsung bertepuk tangan dan langsung bersorak kegirangan.

"yang mulia!! kalau begitu, bolehkah kami cicip satu. kalau memang enak, buah-buahan ini bisa kita jual ke kekaisaran tetangga.." tutur salah satu warga yang akan berangkat untuk berdagang hari ini.

mereka akan pergi berdagang selama satu minggu. karena jarak tempuh yang cukup jauh. biasanya perjalanan mereka akan dihabiskan selama 3 hari kalau hanya memanfaatkan kaki dan gerobak Sorong saja. tapi berbeda kalau mereka menggunakan kereta. palingan, mereka hanya akan menghabiskan waktu hanya dalam satu hari saja.

"makanlah.. tapi jangan makan terlalu banyak. ini masih pagi.. nanti semua rambutan-rembutan ini akan dipanen. tak hanya buah rambutan, mangga dan manggis juga wajib untuk dijual. coba saja dulu.. dan silakan berikan penilaian." tutur Putri Dania.

mendengar itu, salah satu warga yang sudah melihat bagaimana cara memakan buah-buah tersebut, langsung membantu rekan-rekannya untuk mengupasnya. dan mereka semua memperhatikannya dengan seksama. setelah selesai dibuka kulitnya, rekan itu langsung menyerahkan kepada warga untuk dicicipi.

pertama mereka mencicipi buah rambutan, ketika satu buah rambutan itu masuk ke dalam mulut mereka, mata semuanya pun langsung melotot sempurna, termasuk kaisar. rasa manis yang muncul dari daging buah rambutan itu, menyapa indra perasa mereka dengan lembut.

"yang mulia.!! ini benar-benar berkah.!! rasanya sangat enak dan alami.!! Ini...ini.. benar-benar anugerah dari yang maha kuasa..!!" seru salah satu warga dengan penuh keharuan. kalau seperti ini, mereka tak hanya menjual barang anyaman saja, yang mana bahan-bahannya mereka dapatkan dari hutan yang paling jauh dari pemukiman mereka.

sekarang mereka sudah memiliki bahan dagangan yang lain. yaitu menjual buah-buahan. di kekaisaran lain yang ada di benua ini, masih belum ada yang menjual buah-buahan seperti ini, kecuali pisang. itu pun tidak dijual secara massal, karena, pemikiran rakyat, buah pisang ini adalah makanan monyet. dan mereka tidak ingin menyamakan diri mereka seperti monyet.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
aria
jadikan kota Kekaisaranakin maju dan lebih baik lagi
Yunita Widiastuti
sejahtera loh jinawi
@Mita🥰
wah selamat makin makmur kekaisaran nya
gina altira
menarik
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
semangat putri
Wiwin Ma Vinha
ikan bisa diasap atau dipindang thor,kan lumayan awet 2 harian klo dijual di kekaisaran tetangga🤣
@Mita🥰: betul betul
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪
Yunita Widiastuti
mak nyukkk...
@Mita🥰
lagi Thor dobel ya thor 🥰🥰🥰
@Mita🥰
lagi
Dania
semangat tor
Yunita Widiastuti
ngopiiiii sik...
@Mita🥰
mantap malam" ngopi
@Mita🥰
wah semangat putri diana
@Mita🥰
lanjut thor 🥰
@Mita🥰
manis nya 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!