NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penuh Darah

Jalan Keabadian Penuh Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Sepupu menghina, anggota klan memandang rendah, tiga tahun tanpa kemajuan. Lin Han tahu rasa pahit berada di dasar. Namun ia tidak pernah membenci jalan keabadian. Sebaliknya, ia justru semakin keras mengejarnya. Dunia Hunyuan perlahan membuka topengnya. Di balik kemuliaan keabadian tersimpan kenyataan bahwa para pendekar bisa berubah menjadi binatang, sekte suci bisa menjadi sarang ular. Lin Han pun menyadari bahwa satu satunya jalan untuk selamat adalah menjadi lebih kejam daripada mereka. Ia memutuskan untuk tidak lagi mencari pengakuan, melainkan kekuatan absolut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nenek Yang Menjaga Cucunya

Dalam sekejap, sosok itu berpindah. Ia sekarang berdiri tepat di depan Lin Han, wajahnya hanya berjarak satu jengkal dari wajah pemuda itu. Napasnya yang dingin dan berbau kematian menyapu kulit Lin Han.

"Aku bisa memberimu kekayaan, ratusan wanita cantik... bahkan kehormatan dan kekuasaan." Suaranya berubah menjadi lebih lembut, lebih merayu. "Aku juga bisa membantumu untuk berkultivasi lagi."

Mata Lin Han bergetar mendengar kata terakhir.

Berkultivasi.

Itu yang selalu ia inginkan. Itu yang selama tiga tahun terakhir ia perjuangkan tanpa hasil. Itu yang membuatnya disebut sampah oleh klannya sendiri. Kemampuan untuk menyerap Qi, untuk menembus batas Foundation Establishment, untuk tidak lagi menjadi beban.

Iblis itu melihat getaran di mata Lin Han. Ia terkekeh puas.

"Jika kau mau... ada syaratnya."

Lin Han menelan ludah. "Apa itu?"

Iblis itu mencondongkan tubuhnya lebih dekat, hingga mulutnya nyaris menyentuh telinga Lin Han. Bisikannya terdengar seperti desiran angin kematian.

"Bunuh Liu Mei... Aku akan berikan segala hal padamu."

Lin Han mundur selangkah. Kepalanya menunduk.

Iblis itu mendekat lagi, langkahnya tanpa suara di atas lantai kayu. Ia berbisik lagi, kali ini lebih pelan namun lebih menusuk.

"Jangan ragu. Ayo lakukanlah. itu mudah sekali karena dia sedang tidur. Kau bisa mencekiknya sekarang juga, atau ambil bantal, tutupkan ke wajahnya. Semudah itu."

Lin Han mengangkat kepalanya dan menatap Liu Mei yang masih tertidur pulas di ranjang. Wajahnya terlihat damai. Tidak tahu bahwa di dekatnya sedang terjadi negosiasi antara suaminya dan iblis.

Secara logika, Lin Han lebih memilih kultivasi daripada wanita. Baginya, wanita tidak penting jika ia tidak bisa berkultivasi. Tanpa kultivasi, ia bukan apa apa. Hanya sampah yang diinjak injak. Dengan kultivasi, ia bisa mengubah segalanya. Kultivasi adalah satu satunya hal yang selalu ada di otaknya selama tiga tahun terakhir.

Iblis itu berbicara lagi, kali ini menawarkan lebih banyak.

"Jika kau mau, maka akan kutambah teknik pembuatan pil jiwa emas. Ini bagus, untuk membuatmu tersohor di seluruh benua. Kau akan menjadi alkemis terkenal. Semua klan akan merangkak meminta pil darimu. Bahkan Klan Lin akan menyesali semua hinaan mereka padamu."

Lin Han tetap diam, tangannya terkepal di sisi tubuhnya. Matanya masih menatap Liu Mei.

Iblis itu mulai kehilangan kesabaran. Suaranya berubah menjadi keras dan penuh tekanan.

"Kenapa ragu?! Bukankah kau ingin kuat? Bukankah kau sangat menginginkan kultivasi? Kenapa kau terlalu ragu untuk mengambil keputusan sederhana! Bunuh dia dan kau dapatkan segalanya!"

Lin Han mengepalkan tangannya semakin kuat. Kuku kukunya menancap ke telapak tangannya sendiri. Ia menatap Liu Mei sekali lagi, mengamati wajah wanita yang baru beberapa jam lalu resmi menjadi istrinya. Wanita yang sama sekali tidak ia kenal. Wanita yang tatapan matanya sama kosongnya dengan dirinya.

Kemudian ia memutuskan.

"Aku tidak bisa."

Suaranya pelan tapi pasti.

"Meskipun aku tidak mencintainya, bagaimanapun aku suaminya. Tugas suami ialah melindungi istrinya, dari segala macam marabahaya."

Iblis itu berhenti bergerak. Wajahnya semakin muram dan gelap.

"Kau bodoh... Dia wanita terkutuk. Kau bisa mati karenanya. Apa kau tidak peduli dengan nyawamu sendiri?"

Lin Han menghela napas. "Biarlah."

Iblis itu tertegun.

"Jika aku mati karena kesialannya, itu tidak masalah." Ucap Lin Han, dengan suara yang tetap datar. Tidak ada kepahlawanan dalam nada bicaranya. Hanya penerimaan sederhana atas apapun yang akan terjadi.

Keheningan memenuhi ruangan.

Lalu iblis itu tersenyum. Bukan senyum menyeramkan seperti sebelumnya. Senyum itu berbeda. Lebih lembut, lebih manusiawi.

"Kau berhasil... Sepertinya Liu Mei mendapatkan pasangan yang tepat."

Suaranya berubah, tidak lagi menggelegar dan menakutkan. "Sekarang aku bisa pergi dengan tenang."

Tiba tiba, aura hitam pekat mulai keluar dari tubuh Liu Mei yang sedang tertidur. Bukan dari iblis itu sendiri, melainkan dari tubuh wanita di atas ranjang. Aura hitam itu mengalir seperti sungai kecil di udara, bergerak menuju tubuh iblis dan menyatu dengannya.

Seiring dengan bertambahnya aura yang masuk, wujud iblis itu mulai berubah. Taringnya memendek. Matanya yang merah menyala meredup. Tubuhnya yang tinggi menciut. Wajahnya yang menyeramkan mengerut dan berubah bentuk.

Hanya dalam beberapa tarikan napas, iblis itu berubah menjadi sesosok nenek tua.

Rambutnya putih semua, diikat ke belakang dengan sederhana. Wajahnya penuh keriput, tapi matanya lembut dan hangat. Ia mengenakan pakaian longgar berwarna abu abu. Senyumnya teduh seperti nenek yang sedang memandang cucu kesayangannya.

Lin Han terkejut, matanya membelalak. Mulutnya setengah terbuka tapi tidak ada suara yang keluar.

Nenek itu melangkah mendekat. Tangannya yang keriput terangkat dan mengelus pipi Lin Han dengan sangat lembut. Sentuhannya hangat, sangat berbeda dengan genggaman dingin iblis sebelumnya.

"Tolong jaga cucuku Mei'er." Suaranya bergetar namun penuh kasih.

"Selama ini aku selalu di tubuhnya, untuk melindungi Mei'er dari orang orang yang berniat jahat. Mendengar jawabanmu tadi... itu membuatku lega."

Tubuh nenek itu mulai memudar. Dari kaki, perlahan naik ke lutut, lalu pinggang. Butiran butiran cahaya kecil mulai beterbangan dari tubuhnya yang semakin transparan.

"Kutitipkan Liu Mei padamu. Selamat atas pernikahannya. Semoga kalian bisa bersama hingga ajal menjemput."

Senyum itu masih tersungging di wajahnya hingga akhirnya seluruh tubuhnya lenyap. Cahaya cahaya kecil itu bertebaran di udara sejenak, lalu menghilang satu demi satu. Ruangan kembali gelap seperti semula. Aura hitam yang tadinya memenuhi kamar lenyap tanpa jejak. Cahaya rembulan kembali masuk melalui jendela, memantulkan warna perak lembut di lantai kayu.

Lin Han berdiri sendirian di tengah kamar yang sunyi. Ia melihat ke sekelilingnya. Tidak ada apa apa. Tidak ada iblis ataupun nenek itu. Hanya kamar pengantin biasa dengan hiasan kain merah yang menggantung di dinding. Liu Mei masih tertidur nyenyak di ranjang, tidak bergerak sedikit pun sejak tadi.

Lin Han mengusap pipinya sendiri, tepat di tempat nenek itu mengelusnya tadi. Rasanya masih hangat.

"Apa itu hanya mimpi?"

Ia tidak tahu jawabannya. Tubuhnya terasa lelah, lebih lelah dari sebelumnya. Pikirannya terlalu penuh untuk mencerna semuanya sekarang.

Ia berjalan kembali ke ranjang, berbaring di sisi yang sama seperti sebelumnya. Matanya menatap langit langit kayu yang gelap. Suara napas Liu Mei yang teratur terdengar jelas di sampingnya.

Perlahan, matanya terpejam. Tubuhnya menyerah pada kelelahan. Ia kembali tidur, kali ini tanpa gangguan apapun hingga pagi menjelang.

1
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Adriel Benedict
Tim yang solid dan keren 👍
YAKARO: Betul kak/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🥹🥹🥹🥹🥹
Dragon🐉 gate🐉
Author crazy Up nya bnr" crazy .. ugal-ugalan... gw suka gaya Lo... thanks Thor.. ngopi ☕ dulu biar ttp semangat 👍🏻
YAKARO: Oke, terimakasih bro🙏
Ini bakal ugal-ugalan sampai 150k kata. NIAT NYA LOH YA. Kadang udah niat, kondisi di rl meleset🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
Thor ..kenapa jd Lun Ham, Ham apakah ini ... Ham ster,Ham burger atau Ham burhamburan😁😁🤣
Dragon🐉 gate🐉: siippp 👍🏻
total 2 replies
Dragon🐉 gate🐉
tigaaa.... empaaaattt.... liiiiiiiiiMA!!🤣
Dragon🐉 gate🐉: meletus kabeh🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Adriel Benedict
seruu dan menegangkan 😁
YAKARO: Hehe mantap/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Adriel Benedict
strategi aneh 🤣🤣
YAKARO: Aneh tapi berhasil🤣
total 1 replies
Luthfi Afifzaidan
up
Dragon🐉 gate🐉
moga aja murid" yg lain (kl masih ada yg selamat) selain mereka gak merebut "jalan" saat mereka pingsan
YAKARO: Aman aman saja/Determined//Determined/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
aaawww ... waduh /Gosh/
YAKARO: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
gw mulai suka sm Mu Wan,... move on dari ayang Minlie 😁
Dragon🐉 gate🐉: gw suka sikap & cara berfikir dia Thor.. dia bijaksana, kl soal kepribadian & karakter gw ttp Love sm ayang Minlie...
awal muncul Mu Wan gw jg gak terlalu suka soalnya dia kyk Jaim, tp ternyata emang bawaannya 😁
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin mcnya mendapatkan teknik klon kaya xuhao thor bikin nanti yang ketemu liumei tubuh klone
Fajar Fathur rizky
thor bikin sifat linhan dingin
YAKARO: Masih lemah kalau terlalu dingin... pembaca benci bro🤣
total 1 replies
Adriel Benedict
wkwkwkwkwk rebutan permen 🤣🤣
YAKARO: Wkwkkw🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
🤣🤣🤣 benar-benar kekacauan ...
tp gw seneng sm murid sekte, mereka rebutan tp ttp rasional, mereka gak ada niat membunuh( sejauh ini) ..
YAKARO: Hhehehe iya bro. SEJAUH INI😆
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
hasil dr kerja keras & ketekunan yg dijalani Lin Han .. ( bisa di praktekkan di RL)
YAKARO: Harus sih bro. Lin Han walaupun kultivasi mandek, dia tetap latihan pedang dasar setiap hari. Hasilnya dia jadi Di tingkat kesempurnaan penguasaan nya🤣🤣
total 1 replies
Sarip Hidayat
mantaap kk
septian arista
lanjut boss 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!