NovelToon NovelToon
The Pretense

The Pretense

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Romansa / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Sequel Novel "The End Of Before"

"Satu sayatan mengakhiri Hidupnya, satu dekapan memulai penebusannya."

Satu sayatan dalam di pergelangan tangan menjadi titik terakhir bagi Elowen Valerio. Baginya, kematian adalah satu-satunya jalan keluar dari jeratan cinta terlarangnya. Setelah Setahun pelarian bersama Jeff Feel-Lizzie tak cukup membasuh lukanya.

Namun, takdir berkata lain saat Ezzra Velasquez, seorang pria yang sedang menjalani hukuman sebagai pelayan hotel, menemukannya bersimbah darah.

Ezzra menyadari Elowen adalah labirin berbahaya. Dan Elowen sendiri merasa
menghadapi kenyataan bahwa maut jauh lebih ramah daripada Pria Bernama Ezzra Velasquez.

Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#5

Cermin besar di kamar mandi apartemennya seolah menjadi hakim yang paling kejam pagi itu. Elowen berdiri mematung, jemarinya yang masih gemetar menyentuh permukaan kaca yang dingin, sebelum perlahan turun menyentuh kulitnya sendiri. Uap air panas yang menyelimuti ruangan perlahan memudar, menyingkap kenyataan yang ingin ia maki habis-habisan.

Di sana, di bawah cahaya lampu neon yang terang benderang, jejak-jejak Ezzra Velasquez terpampang nyata.

Bukan hanya satu. Lehernya, tulang selangkanya, hingga area dadanya dipenuhi oleh bercak kemerahan dan keunguan yang kontras dengan kulitnya yang pucat. Itu adalah tanda kepemilikan. Sebuah klaim brutal yang ditinggalkan pria itu seolah ingin memastikan bahwa siapa pun yang menatap Elowen hari ini akan tahu apa yang terjadi di penthouse itu.

Elowen memejamkan mata erat, namun memori semalam justru berputar lebih liar di kepalanya. Rasa nyeri yang masih berdenyut di antara kedua kakinya adalah pengingat fisik yang tidak bisa ia bantah. Ia telah menyerahkan segalanya. Mahkota yang ia jaga dengan sangat hati-hati selama bertahun-tahun, yang bahkan tidak pernah ia izinkan Jeff menyentuhnya lebih dari sekadar belaian dan pelukan, kini telah runtuh di tangan seorang pria yang baru ia kenal sebagai "penolong" seminggu lalu.

"Kenapa, Elowen? Kenapa harus dia?" bisiknya pada pantulan dirinya sendiri. Suaranya pecah, hilang di antara gemericik sisa air dari pancuran.

Jawabannya ada pada rasa malu yang membakar ulu hatinya. Ezzra sudah melihatnya dalam kondisi paling rendah.

Ezzra adalah orang yang menemukannya. Di bawah pengaruh alkohol yang membakar akal sehat, Elowen samar-samar ingat bagaimana ia menanggalkan pakaiannya sendiri, meracau tentang Hatinya Yang mencintai Orang yang salah dan betapa sesaknya menjadi "Nona Valerio" yang sempurna.

Bahkan Ezzra telah melihat sisi monster dalam dirinya, sisi rapuh yang ia sembunyikan bahkan dari Jeff. Karena Ezzra sudah melihat "sampahnya", Elowen merasa tidak ada lagi yang perlu ditutupi. Menyerahkan tubuhnya pada Ezzra terasa seperti konsekuensi logis dari rasa malunya yang sudah terlanjur telanjang di depan pria itu.

Ia menganggap ini sebagai ucapan terima kasih yang kelam. Terima kasih karena pagi itu Ezzra tidak memanfaatkannya saat ia tak berdaya. Terima kasih karena Ezzra justru menjadi satu-satunya orang yang mencegahnya kehilangan kewarasan saat ia hampir menyerah pada rasa sakit hatinya.

Hanya ucapan terima kasih. Tidak lebih. Ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada cinta dalam sentuhan Ezzra semalam. Hanya gairah, pengalihan, dan kehancuran yang saling bersambut.

Elowen menarik napas panjang, mencoba menenangkan jantungnya yang masih berpacu. Ia harus menghadapi Jeff.

Memikirkan Jeff membuat dadanya semakin sesak. Ia tidak pernah berniat mempermainkan pria itu. Jeff Feel-Lizzie adalah personifikasi dari segala hal yang baik di dunia ini. Jeff adalah pelabuhan yang tenang, pria yang sabar menunggu, dan orang yang selalu memberikan senyum hangat saat dunia Valerio mencoba membekukannya. Selama ini, Jeff adalah pelariannya. Tempatnya bersembunyi dari bayang-bayang kakaknya.

Namun, itulah masalahnya. Jeff terlalu baik untuk orang serusak dirinya.

Elowen sudah mencoba. Ia sudah berkali-kali meminta putus.

"Jeff, aku tidak bisa memberikan apa yang kau inginkan. Aku tidak sesempurna yang kau pikirkan," ucapnya sebulan yang lalu di sebuah kafe kecil.

Namun Jeff hanya akan menggenggam tangannya, tersenyum dengan mata yang penuh kasih sayang, dan menjawab, "Aku tidak butuh kesempurnaan, El. Aku hanya butuh kamu. Kita akan melewati ini bersama."

Pria itu tidak pernah mau menerima kata putus. Jeff menganggap kejenuhan Elowen hanya sebagai fase depresi yang harus ia bantu sembuhkan.

Dia tidak sadar bahwa semakin dia bertahan, semakin Elowen merasa tercekik oleh kebaikannya. Elowen merasa seperti parasit yang menghisap cahaya Jeff hanya untuk memberi makan kegelapan di dalam dirinya.

Dan sekarang, parasit itu telah benar-benar berkhianat.

Dengan tangan gemetar, Elowen merogoh tas makeup-nya. Ia mengambil concealer dengan daya tutup paling tinggi yang ia miliki. Ia memoleskan krim kental itu ke atas tanda-tanda kemerahan di lehernya. Satu lapis, dua lapis, tiga lapis.

Ia bekerja dengan obsesif. Ia tidak boleh membiarkan Jeff melihat ini. Ia tidak boleh membiarkan Jeff tahu bahwa benteng yang selama ini Jeff hormati dengan penuh kesabaran, telah diratakan dengan tanah oleh pria seperti Ezzra dalam satu malam.

Setelah memastikan lehernya tertutup sempurna, ia mengenakan turtleneck hitam berbahan tipis, meskipun cuaca Los Angeles mulai menghangat. Ia menyisir rambut hitamnya yang masih lembap, membiarkannya terurai untuk menutupi bagian samping lehernya.

Ia harus menemui Jeff.

Setiap langkah menuju lift terasa seperti berjalan di atas paku panas. Pikirannya melayang kembali pada Ezzra. Pria itu adalah api, sementara ia adalah es yang merindukan kehancuran. Ezzra tidak menuntutnya menjadi sempurna. Ezzra menuntutnya untuk menjadi liar, menjadi nyata, dan melepaskan semua topengnya. Itulah sebabnya pilihannya jatuh pada Ezzra malam itu. Bukan karena ia mencintai Ezzra, tapi karena hanya Ezzra yang bisa memberinya rasa sakit yang cukup kuat untuk membungkam rasa sakit di jiwanya.

Pintu lift terbuka. Di sana, berdiri Jeff dengan kemeja biru muda yang rapi, memegang sekantong kertas cokelat yang berbau roti kayu manis kesukaannya. Senyumnya mengembang lebar saat melihat Elowen.

"Hai, Sayang," sapa Jeff lembut. Ia melangkah maju, ingin mengecup kening Elowen.

Elowen secara cepat sedikit menarik kepalanya ke belakang, sebuah gerakan refleks yang membuat senyum Jeff membeku sejenak.

"Maaf..., badanku benar-benar sedang tidak enak. Aku takut menularkan flu padamu," dusta Elowen cepat. Ia memaksakan sebuah senyum yang terasa seperti tarikan kawat di wajahnya.

Jeff mengerutkan kening, menatap Elowen dengan cemas. "Wajahmu pucat sekali, El. Benar tidak apa-apa?"

"Tidak!" suara Elowen sedikit terlalu keras. Ia segera berdehem. "Maksudku, aku ada presentasi penting hari ini. Aku tidak bisa melewatkannya. Aku hanya butuh kopi dan sedikit udara segar."

Jeff menghela napas, tangannya terangkat untuk membelai rambut Elowen, namun jari-jarinya tanpa sengaja menyentuh kerah turtleneck-nya. Elowen berjengit.

"Kenapa pakai baju tertutup begini? Di luar panas, El," tanya Jeff heran.

"Aku... aku kedinginan. Efek demam, mungkin," jawab Elowen pendek. Ia mengambil kantong roti dari tangan Jeff, mencoba menghindari kontak mata.

Jeff menatapnya lama. Ada kilatan keraguan di mata pria itu, seolah ia merasakan ada sesuatu yang bergeser pada diri kekasihnya. Tapi, seperti biasa, Jeff memilih untuk percaya. Dia memilih untuk menutup mata karena dia terlalu takut kehilangan Elowen.

Dari: Nomor Tidak Dikenal

Concealer tidak akan menghapus rasa sentuhanku, El. Sampai jumpa nanti.

Jantung Elowen mencelos. Itu Ezzra. Pria itu tahu. Pria itu mengawasinya.

"Maafkan aku, Jeff," bisiknya dalam hati, begitu lirih. "Aku memang sudah tidak waras sejak awal."

Elowen menyadari satu hal: Kebohongan tercantik sekalipun tidak akan pernah bisa menutupi noda hitam yang sudah meresap ke dalam jiwa. Dan Ezzra Velasquez adalah noda yang tidak akan pernah bisa ia bersihkan.

1
Dev..
waahh ngeri pembalasannya 🤧
Ros 🍂: author Minta maaf ya kak 🤭🙏🏼
total 1 replies
ren_iren
akhirnya, kau akhiri juga derita tiada akhirnya si elowen kak.... gas halalin Ez biar bisa ehm..... 🤭😁😂🤣
Ros 🍂: hmmm tunggu kak tunggu 🤭🤣🤣
total 1 replies
Dev..
bener ternyata dugaanku klo yg nyekap Jeff ibunya Ezzra😊 semangat balas dendamnya Tante🙌
Ros 🍂: hiyah kak🥰
total 1 replies
Dev..
apa yg culik Jeff itu ibunya Ezzra y thor??
Ros 🍂: wkwkw bisa ketebak ya kak🤭🤣
total 1 replies
Forta Wahyuni
gercep tangkap Jeff, tunjukkan kekuatan kluarga elowen dan ezzra n mencari psikopat sep Jeff tdk lah susah. hancurkan smua yg berhubungan dgn jeff
Ros 🍂: Nah benar kak🤭🙏🏼
total 1 replies
ren_iren
syokkkk diriku....
biasanya si laki yg dibikin babak belur di ceritamu kak....
poor elowen...
Ros 🍂: maafkan author 🤭 🙏🏼🫶
total 1 replies
Dev..
ngeri banget Jeff kyk psikopat gtu😡
Dev..: maafnya gk diterima thor,,harus dipenjara Jeff.nya. 🙂
total 2 replies
winpar
lnjut thorrrr
Ros 🍂: siap kak🙏🏼🥰
total 1 replies
ren_iren
sihhhh ngeri kali derita elowen tiada akhir..... dahlah patah hati trauma dikelonin ezzra cinta ma ezzra nah sekarang dibonyokin lagi sm si Jeff...
ren_iren: apakah karma....
dulu kan dia jahatin flo, yaa meski flo sm al enak2 nananinu.... 🤭
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Sedih tp untung El msh selamat 😔
Ros 🍂: hihi🤭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Wuiiihhh Ibunda Ratu, udh dtg 😎😍🤩
Ros 🍂: haha iya Kak🤭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Klo 2 Sahabat saling mngkhianati, jdx gini y, De 🤦🤦🤦
Ros 🍂: iya kak, Entahlah Mau kasihan sama siapa author bingung 😅🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Wkwkwkwk untung pny bnyk cadangan hp & nomor y 🤭🤭🤭
Ros 🍂: wkwkwk🤭
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Casing beda tp 'dalamny' sama 🤦🤦🤦
Ros 🍂: kasihan sekaleee🤭🤣
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Kdng berbicara jujur, perlu energi super extra
Ros 🍂: ma'aciww kak 🫶🏼😍🙏🏼
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Itulah knp kita lebih suka cabe yg pedas y 🤣🤭🤦
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Iya, Ade, Bener Bgt 🤣👍🥳
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Nh itu, anggap aja, dirimu lg, mnikmati Movie mngenai masa muda mu, Logan 🤦🤦🤦
Ros 🍂: iya kak🤭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Wkwkwkwk klo bisa mah, kedua ny 🤣🤭🤦
Ros 🍂: hahah Benar kak🤭
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Mkx, kudu djaga baik² dah tu
Ros 🍂: Tidak akan pernah kak🤣🤣
total 3 replies
mbuh
lanjooottttttt🤣
Ros 🍂: sabarrrrr🤭🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!