NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

Lu Mingyu adalah seorang gadis muda yang bergabung di kelompok dunia bawah, tugasnya sebagai mata mata di kelompoknya, Mingyu sudah terbiasa mendapat luka tembak ataupun benda tajam di tubuhnya, bagi Mingyu itu adalah simbol dari sosoknya yang pemberani dan tidak takut pada apapun, selain itu Mingyu juga memiliki sifat yang babar dan juga suka ceplas ceplos saat berbicara, menurut Mingyu yang paling menakutkan bukanlah musuh yang ingin membunuhnya, melainkan jika tidak punya uang, karna Mingyu gadis yang sangat matrealistis.
Dan suatu hari Mingyu tidak pernah terpikirkan kalau dirinya akan masuk ke jebakan lawan, mobil Mingyu berhasil di sabotase, yang menyebabkan remnya blong dan menabrak pembatas jalan hingga meledak, dan api besar itu melalalap habis tubuh Mingyu yang terkunci di dalam mobil.
Dan saat membuka matanya Mingyu berfikir kalau dia sudah berpindah ke alam baka, karna melihat bangunan sekelilingnya di penuhi dengan warna kuning keemasan, di tambah saat dia melihat tam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Sore menjelang malam sebuah kereta kuda melaju pelan di jalan yang akan menuju ke markas militer, di sisi kanan kereta Jendral Rong beserta kedua bawahannya menunggangi kudanya sendiri sendiri.

Mingyu yang berada di dalam kereta kuda itu menyembulkan kepalanya di jendela, dia melihat pemandangan yang di laluinya dengan kagum.

''Pangeran, apa markas militer masih jauh?'' tanya Mingyu sembari menyangga dagunya dengan kedua tangannya di atas jendela kereta.

''Tidak, kenapa?, kamu lelah?'' tanya Jendral Rong balik.

Mingyu menggelengkan kepalanya.

''Tidurlah, nanti kalau sudah sampai aku akan membangunkanmu'' ujar Jendral Rong.

''Tidak mau, sayang kalau pemandangan seindah ini di lewatkan'' sahutnya.

Tiba tiba Mingyu berteriak histeris, membuat Jendral Rong dan yang lainnya terkejut, bahkan kusir di depan reflek menghentikan keretanya.

Akhhhh

''Mingyu, ada apa?'' tanya Jendral Rong kaget sekaligus khawatir.

Mingyu tidak menjawab, dia langsung saja turun dari kereta dan berlari ke tepi jalan, kepalanya mendongak menatap pohon buah persik di depannya yang sedang berbuah sangat lebat.

''Wahh,, lebatnya'' gumamnya menatap binar buah persik di depannya, sembari berkali kali meneguk ludahnya kasar.

Dari atas kudanya Jendral Rong menghela nafas lega, dan senyum tipis muncul di sudut bibirnya, saat melihat Mingyu yang menurutnya sangat lucu, ketika menatap pohon persi dengan berbinar binar.

Lalu Jendral Rong ikut turun dari kudanya, dan menghampiri Mingyu.

''Kamu suka buah persik?'' tanyanya menatap Mingyu.

Mingyu menganggukkan kepalanya dengan cepat, lalu menatap Jendral Rong dengan wajah memelas.

''Pangeran, bolehkah saya mengambil buah persiknya?'' tanya Mingyu dengan penuh harap.

Jendral Rong tidak tahan saat melihat Mingyu sudah bertingkah manja seperti ini, lalu dia menganggukkan kepalanya.

''Ambil saja sepuasmu''

Kedua mata Mingyu langsung berbinar, dan untuk yang kedua kalinya dia reflek memeluk Jendral Rong, membuat si empunya kembali menegang.

''Akh,, terimakasih Pangeran''

''Fei, ambil keranjang!!'' seru Mingyu suaranya yang melengking membuat Jendral Rong kembali tersadar, dan buru buru merubah expresinya.

Mingyu langsung bergegas memetik buah persik dengan rakus, sedangkan Xiao Fei dia bergegas menghampiri Nonanya sembari mebawa keranjang di tangannya.

''Nona ini keranjangnya'' ucap Xiao Fei.

Mingyu langsung memasukkan beberapa buah yang sudah ia petik ke dalam ranjang, karna tempatnya masih longgar Mingyu kembali memetik lebih banyak lagi.

 Su Wan Rou yang berdiri di samping kudanya mendengus kesal, dia cemburu melihat Jendral Rong memperlakukan Mingyu dengan lembut dan perhatian.

"Ck"

Han Bing yang berdiri di dekat Su Wan Rou langsung menoleh, saat mendengar decakan Su Wan Rou.

''Kamu kenapa?'' tanyanya.

Su Wan Rou langsung menoleh sejenak, lalu menoleh pada kudanya ''Tidak apa apa"

''Kamu cemburu melihat kedekatan Pangeran dan Nona Lu'' tebak Han Bing sembari bersedekap melihat pemandangan indah di depannya, dimana Tuannya dengan sabar menunggu istrinya yang sedang memetik buah persik, kalau seperti ini mereka terlihat seperti pasangan pasutri yang saling mencintai satu sama lain.

Su Wan Rou diam saja, tidak mungkin dia mengakui kalau yang di katakan Han Bing benar adanya.

Melihat Su Wan Rou diam saja, Han Bing tidak biacara lagi, dia lebih memilih melihat Nonanya yang sedang sibuk memetik buah persik, dan tiba tiba dia teringat dengan kejadian siang tadi di kedai mi, Han Bing berfikir kalau Nonanya sepertinya memiliki dua keperibadian.

Melihat buah persik di dalam keranjang sudah penuh, Mingyu tidak melanjutkan lagi memetik buah persiknya, sayang sekali padahal di atas pohon masih sangat banyak pikirnya.

''Sudah?'' tanya Jendral Rong.

Dengan berat hati Mingyu menganggukkan kepalanya, tapi Jendral Rong menyadari ketidak relaan di wajah Mingyu.

''Kalau tidak salah ingat, di dekat markas sepertinya juga ada pohon persik, entah sudah ber buah juga apa belum'' ucap Jendral Rong.

Sontak wajah Mingyu kembali berbinar. ''Benarkah?''

''Hem, tapi aku tidak tahu sudah berbuah apa belum'' tukas Jendral Rong.

''Mudah mudah sudah berbuah'' timpal Mingyu penuh harap. Sejak kecil Mingyu sudah sangat menyukai buah persik, dan bisa di bilang itu buah favoritnya, bahkan jika sedang lapar Mingyu bisa memakan buah itu sampai satu kilo seorang diri.

''Hampir malam, kita lanjut jalan lagi'' ajak Jendral Rong.

''Iya''

Jendral Rong kembali menaiki kudanya, begitu juga dengan Mingyu dan Xiao Fei, mereka juga segera masuk ke dalam kereta.

Selama kembali melanjutkan perjalanannya ke markas, di dalam kereta Mingyu terus memakan buah persiknya dengan sangat lahap, dia juga tidak lupa menawari Jendral Rong dan juga bawahannya.

''Pengaran, anda tidak mau buah persiknya?'' tanya Mingyu sembari menyibak kain penutup jendela kereta.

Jendral Rong tidak menjawab, tapi dia mengulurkan tangannya, Mingyu dengan tersenyum memberikannya.

Han Bing dan Su Wan Rou sangat kaget melihat Jendral Rong makan sembari berkuda, itu seperti bukan Jendral Rong yang mereka kenal selama ini, karna yang ia tahu kalau Jendral Rong paling tidak bisa makan sambil berkuda, lebih tepatnya tidak suka, beliau lebih baik menahan lapar ketimbang harus makan sambil berkuda.

"Pangeran, sepertinya anda sudah jatuh cinta pada Nona Lu, tapi anda tidak menyadarinya saja" batin Han Bing.

Lalu Mingyu beralih pada Han Bing.

''Han Bing, ini buat kamu'' ucap Mingyu menyodorkan satu buah persik kepada Han Bing.

Han Bing dengan semangat mengangkat tangannya''Nona, te,,,,''

''Dia tidak suka buah persik'' potong Jendral Rong datar.

Han Bing langsung menoleh pada Jendral Rong, dia ingin protes, tapi nyalinya seketika menciut saat melihat tatapan tajam Jendral Rong.

''Iya Nona, saya tidak suka buah persik'' Han Bing dengan terpaksa mengtakannya, sembari menggigit ujung bibirnya.

"Pangeran, bilang saja anda cemburu, padahal anda juga tahu kalau saya suka buah persik, kenapa harus bohong sama Nona" gerutunya dalam hati.

''Oh, ya sudah''

Mereka tiba di markas saat malam hari, Mingyu yang kekenyangan dengan buah persik, dia terlelap dengan posisi meringkuk di atas kursi.

''Mingyu, kita sudah sampai'' seru Jendral Rong dari luar.

''Nona bangun, kita sudah sampai'' ucap Xiao Fei menggoyangkan bahu Mingyu dengan pelan.

''Fei, aku ngantuk'' sahut Mingyu sembari memejamkan matanya.

Akhirnya Xiao Fei memilih keluar sendiri, sembari membawa barang barang milik Nonanya.

''Kenapa Mingyu tidak turun?'' tanya Jendral Rong.

''Itu Pangeran, Nona sedang tidur, saya sudah berusaha bangunkan, tapi Nona tidak mau'' ucap Xiao Fei dengan kepala menunduk.

Jendral Rong tidak mengatakan apapun, dia langsung saja masuk ke dalam kereta kuda, dan benar saja dia melihat Mingyu yang tidur dengan posisi meringkuk.

''Wanita ini, bisa bisanya tidur dengan posisi seperti ini'' gumam Jendral Rong.

Tanpa membangunkan Mingyu, Jendral Rong langsung saja mengangkat tubuh Mingyu dengan hati hati agar tidak bangun.

Dan saat keluar dari kereta, beberapa anggota militer yang sedang berjaga di depan gerbang terkejut, melihat pimpinan mereka membopong seorang wanita.

''Tuan Han, siapa wanita itu?'' tanya salah satu penjaga gerbang.

''Siapa lagi kalau bukan istri Pangeran'' jawab Han Bing.

''Apa?!, maksud anda wanita itu Nona Lu yang terkenal bodoh itu'' pekiknya.

Sontak Han Bing langsung melayangkan tatapan tajamnya.

''Jaga mulutmu, kalau Pangeran dengar kepalamu bisa melayang'' tegasnya marah.

Penjaga gerbang itu seketika meminta maaf dengan kepala tertunduk takut.

''Maaf, Tuan''

''Huh, ingat, kalian harus menghormati Nona Lu, dan satu lagi jangan pernah macam macam dengan baliau'' ucap Han Bing memperingati, karna selain Jendral Rong dan Xiao Fei, dialah yang menjadi saksi kehebatan beladiri Nonanya. Han Bing sendiri berfikir kalau Nonanya pasti jauh lebih hebat dari yang ia bayangkan.

1
Nurhayati Nurhayati
lanjut thor
kaylla salsabella
wah... klu tahu istrinya tersenyum pada pria lain Jendral bisa ngamuk
Marsya
hayo istrinya ditaksir cowok lain😉😉😉
Inez Putri
knpa hari ini gak up thuor..
Kusii Yaati
apa mingyu harus menghilang dulu baru kamu akan merasa kehilangan jendral rong?... makan tuh cinta pertama mu 😤
MataPanda?_
terus semangat kak semakin seru😀
Marsya
cinta tanpa disadari lebih menyakitkn disaat org yg dicinta pergi menjauh/Smug//Smug//Smug/
Ai
jangan jangan nanti jemdral rong jadi streees🤣
kaylla salsabella
sebenarnya jendral udah cinta tapi gak sadar...
Murni Dewita
double up thor
Etty Rohaeti
lanjut
Ai
menyesal itu belakangan jendral
Ai
jendral plin plan
tinie
hemm seolah mingyu hilang dan gu nian datang dgn wajah baru nya
Musdalifa Ifa
rasakan itu jendral rong😏😏😏
Marsya
pada kenyataannya sesuatu baru terasa ktika apa yang kita miliki hilang dari pandangan,dan itu yg disbut Penyesalan wahai pangeran Rong/Smug//Smug//Smug/
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Good, Mingyu, Lnjtkn, tinggalkn aja itu Suami Dulhakim, biar Jenderal tau rasa 🤭👍👌
kaylla salsabella
mingyu.... mau Kekaisaran timur dengan cara jatuh ke tebing
Yunita Widiastuti
mingyuuu....ojo balek dolan sing adohhhh
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!