NovelToon NovelToon
Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Romansa Fantasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Liora dipaksa menikah dengan Arkan demi menyelamatkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut. Ia mengira Arkan hanyalah pengusaha kaya biasa yang dingin dan tertutup. Kehidupan baru Liora dimulai di kediaman megah namun penuh ketatapan. Pelan tapi pasti, Liora mulai melihat keanehan-keanehan: pengawal yang selalu berjaga, orang-orang yang menunduk takut saat melihat Arkan, dokumen rahasia, hingga pembicaraan tentang organisasi bernama Bayangan Hitam.

Liora perlahan mengetahui kenyataan pahit: suaminya bukan sekadar pengusaha, melainkan pemimpin mafia paling berkuasa yang menguasai jalur perdagangan gelap, ekonomi bawah tanah, dan memiliki koneksi hingga ke pejabat tinggi negara. Dunia Liora berantakan, rasa takut bercampur kagum. Di sisi lain, Arkan yang awalnya menganggap Liora hanya kewajiban kontrak, mulai tertarik pada ketulusan dan keberanian gadis itu yang tidak pernah lari meski sudah tahu siapa dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 : Menjadi Bagian dari Sayap Elang

Hari berikutnya, setelah Damar mengetahui kebenaran tentang identitas asli Liora dan keberadaan Unit Falcon, hatinya dipenuhi oleh perasaan yang campur aduk: rasa hormat yang luar biasa, rasa bangga, dan juga rasa haru yang menyentuh lubuk hati.

Ia selalu merasa bahwa Liora adalah wanita terbaik yang pernah ia kenal, namun sekarang ia sadar bahwa wanita itu menyimpan kekuatan dan kebesaran jiwa yang jauh melampaui apa yang pernah ia bayangkan.

Sore itu, Damar dipanggil ke ruang kerja pribadi Liora.

Ia berjalan dengan langkah tegas namun penuh rasa hormat yang baru, tidak lagi sekadar sebagai kepala keamanan, melainkan dengan kesadaran bahwa ia sedang menghadapi pemimpin tertinggi dari kekuatan yang paling mulia.

Saat ia masuk ke dalam ruangan, Liora sedang duduk di mejanya, membaca dokumen dengan tenang.

Namun begitu Damar masuk, ia langsung menutup buku itu dan menatapnya dengan tatapan yang tidak lagi lembut seperti biasanya, melainkan tatapan pemimpin yang tajam dan penuh otoritas namun tetap menyimpan kehangatan yang sama di dalamnya.

"Damar," panggil Liora dengan suara yang tenang.

"Kau sudah mengetahui kebenaran selama ini, kan?"

Damar menunduk hormat sepenuhnya, kepalanya menunduk hingga dagunya menyentuh dada.

"Ya, Nyonya Liora. Saya baru saja mengetahui semuanya kemarin malam. Saya melihat anggota Unit Falcon menjaga di seluruh gedung, dan saya menerima pesan yang menjelaskan segalanya."

"Saya tidak menyangka bahwa... bahwa Nyonya adalah pemimpin legenda Unit Falcon."

Liora mengangguk pelan, tersenyum tipis. Ia bangkit dari kursinya dan berjalan mendekat ke arah Damar.

"Kau adalah orang yang paling saya percaya di samping Arkan," ucap Liora lembut namun tegas.

"Selama bertahun-tahun, kau telah berjuang bersama kami, melindungi kami dengan nyawamu sendiri, dan tidak pernah berkhianat sedikit pun."

"Itulah sebabnya aku memilihmu hari ini untuk menerima sebuah kehormatan dan tugas baru."

Damar mengangkat kepalanya, menatap Liora dengan mata yang bersinar penuh harap dan keheranan.

"Apa yang harus saya lakukan, Komandan?"

Liora berjalan mendekat dan meletakkan tangannya di bahu Damar dengan gerakan yang percaya diri.

"Aku ingin kau bergabung dengan Unit Falcon," ucapnya jelas dan tegas.

 "Tidak hanya sebagai kepala keamanan Arkan Group, tetapi menjadi anggota resmi dari Sayap Elang."

"Aku ingin kau dilatih ulang, dipersiapkan, dan menjadi tangan kanan kedua yang setia di samping Jack dan Jordan."

"Aku ingin kau memiliki kekuatan yang sama, disiplin yang sama, dan kemampuan untuk melindungi keluarga kita dengan cara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya."

Damar terdiam sejenak, napasnya terasa tertahan. Perasaan haru dan kebahagiaan meluap-luap di dalam dadanya.

Ini bukan sekadar tawaran tugas baru, ini adalah penghargaan tertinggi yang bisa diterima oleh seorang prajurit dan pengawal.

Bergabung dengan Unit Falcon berarti menjadi bagian dari kekuatan terbesar dan paling terhormat di dunia, menjadi saudara sejati bagi ribuan prajurit elit yang ia kagumi selama ini.

"Tapi... Komandan," kata Damar dengan suara yang sedikit bergetar karena emosi.

 "Apakah ini benar? Saya pantas menerima kehormatan sebesar ini? Dan... apakah Tuan Arkan mengetahuinya?"

Liora menggeleng pelan, senyumnya semakin lembut.

"Tidak, Arkan tidak tahu tentang ini," jawabnya.

"Aku menyuruhmu melatih dan menjadi bagian dari Unit Falcon secara rahasia."

"Selama ini, Arkan melihatmu sebagai tangan kanannya yang paling setia, dan aku tidak ingin mengubah pandangan itu. Kita akan menyembunyikan hal ini darinya, dan juga dari semua anggota organisasi lainnya."

"Hanya Jack, Jordan, dan kau yang tahu kebenaran ini. Kita akan menjalankannya dalam diam, seperti semua tugas kita yang lain."

Mendengar itu, mata Damar mulai terasa panas. Ia menunduk lagi, kali ini air mata haru hampir jatuh di pipinya.

"Saya berjanji, Komandan," ucap Damar dengan suara yang penuh kesetiaan.

"Saya akan menerima pelatihan apa pun yang Anda berikan. Saya akan belajar, saya akan berjuang, dan saya akan membuktikan bahwa saya pantas menjadi bagian dari Unit Falcon."

"Saya akan menjaga rahasia ini selamanya, dan saya akan menjadi pelindung yang lebih kuat dari sebelumnya untuk Tuan Arkan dan Nyonya Liora."

Liora mengangguk puas, lalu menepuk bahu Damar dengan bangga.

"Aku tahu kau akan melakukannya dengan sangat baik," ucapnya.

"Besok pagi, Jack akan menjemputmu ke tempat latihan rahasia. Mulai hari ini, kau bukan lagi hanya Damar kepala keamanan. Kau adalah saudara kita, dan kau akan menjadi salah satu dari kami."

Hari itu juga, Damar menerima seragam baru: pakaian gelap yang sama dengan yang dipakai oleh anggota Unit Falcon, dan sebuah lencana kecil berbentuk sayap elang yang disematkan di dadanya.

Bagi Damar, benda itu jauh lebih berharga daripada segala gelar, kekayaan, atau kekuasaan yang pernah ia miliki.

Mulai hari itu, kehidupan Damar berubah sepenuhnya. Setiap pagi, saat Arkan masih sibuk dengan rapat dan urusan bisnis, Damar akan menghilang tanpa jejak, menuju markas rahasia di bawah tanah tempat Unit Falcon berlatih.

 Di sana, ia dilatih oleh Jack dan Jordan dengan keras, dengan disiplin yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

Ia belajar bela diri tingkat tinggi, penggunaan senjata yang presisi, navigasi rahasia, intelijen, dan strategi perang yang halus.

Ia belajar bagaimana bergerak tanpa suara, bagaimana melihat bahaya sebelum itu muncul, dan bagaimana melindungi orang yang dicintainya bahkan sebelum mereka menyadari adanya ancaman.

Setiap kali ia kembali ke kediaman pada malam hari, wajahnya terlihat lebih tegar, matanya lebih tajam, dan kekuatannya jauh lebih besar dari sebelumnya.

Namun di depan Arkan dan orang lain, ia tetap menjadi Damar yang biasa: pengawal yang setia, kepala keamanan yang teliti, dan orang yang selalu ada di sisi suami isteri itu.

Arkan tidak pernah menyadari perubahan yang terjadi pada tangan kanannya itu. Ia hanya berpikir bahwa Damar semakin kuat dan cakap, dan ia sangat bersyukur memiliki orang yang bisa diandalkan seperti itu di sisinya.

"Sungguh beruntung aku memiliki Damar," kata Arkan suatu hari kepada Liora saat mereka berdua saja.

"Dia adalah orang yang paling setia dan paling bisa diandalkan di dunia ini. Tanpanya, aku tidak akan pernah bisa tenang."

Liora hanya tersenyum, menatap Damar yang sedang berdiri tegak di dekat pintu, wajahnya tenang namun penuh kekuatan baru yang tersembunyi.

"Ya, Damar adalah anugerah bagi kita semua," jawab Liora pelan, dengan rasa bangga di dalam hatinya.

"Dia akan selalu menjaga kita, lebih baik dari yang kita bayangkan."

Damar berdiri di sana, mendengar kata-kata itu, dan hatinya penuh dengan rasa syukur. Ia tahu bahwa rahasia ini akan ia simpan selamanya.

Ia akan menjadi pengawal ganda: di mata dunia, ia adalah tangan kanan Arkan yang terlihat oleh semua orang.

Namun di mata Liora, dan di dalam hati sendiri, ia adalah anggota sejati dari Sayap Elang pelindung bayangan yang siap mengorbankan segalanya demi keluarga yang ia cintai.

Dan selama ia bernapas, tidak ada satu pun bahaya yang akan berani mendekat sedikit pun kepada Arkan atau Liora.

1
Dhatu Lukita
aku kasih ⭐ 5 y biar semangat
Tri Wahyuni: Terimakasih
total 1 replies
Dhatu Lukita
halo thor, ceritanya menarik yaa😍.
jangan lupa mampir ya thor 💗, tinggalin jejak oke 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!