NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua tiga

..."Aku senang mendengarnya, kau makanlah dengan baik. Damian akan kembali memeriksa mu setelah kau sarapan. Aku tutup dulu."...

..."Hm," hanya itu jawab Sabrina hingga panggilan pun benar-benar terputus....

...Sabrina menatap ranjang king size itu yang menjadi tempat tidurnya semalam. "Maaf, Jeff. Aku tidak bisa tetap di sini atau Ibu akan semakin marah." Sabrina pun akhirnya memilih untuk keluar dari kamar itu....

..."Selamat pagi, Nona. Tuan Jeff menyuruh kami memasakkan ini untuk Nona." Seorang kepala Maid menghampiri Sabrina yang baru saja turun dari atas....

...Sabrina tersenyum. "Terima kasih." Ia pun akhirnya tetap duduk di meja makan yang sudah penuh dengan beberapa makanan. Sabrina menghela napasnya dan mulai memakan makanan itu....

..."Dia sangat cantik, apakah dia kekasih Tuan Jeff?"...

..."Aku pikir begitu. Baguslah jika Tuan Jeff akhirnya bisa menemukan gadis pujaannya. Aku pikir juga dia sangat cocok."...

..."Tapi apa dia tahu jika Tuan Jeff ini aslinya adalah orang yang paling berbahaya? Kita yang tahu saja setiap harinya harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan. Bagaimana jika Nona ini ternyata tidak tahu?"...

..."Ah, sudahlah. Berhenti bicara dan selesaikan saja tugas kalian."...

...Begitulah bisik-bisik dari para pelayan yang berada di sana. Karena mereka juga tahu jika Sabrina adalah gadis pertama yang Jeff bawa ke Mension....

...Sabrina menyelesaikan makannya dengan cepat karena dia tidak ingin berlama-lama di sana....

..."Maaf, bolehkah kalian antar aku ke pintu utama? Aku tidak tahu jalan di rumah besar ini." Sabrina hanya dua kali ke sana dan dia belum bisa menghafal jalan keluar dari rumah itu....

... Karena kemaren Jeff hanya membawanya ke ruang tengah dan Sabrina juga baru pertama kali berada di kamar Jeff. Rumah itu sungguh sangat luas, bahkan jika Sabrina ingin bersepeda pun masih bisa....

...Mereka saling pandang dan akhirnya mengangguk setelah kepala pelayan mengiyakan....

..."Baik, Nona. Mari saya antar." ucap salah satu Maid yang di utus oleh Jeff untuk menemani Sabrina....

...Sabrina tersenyum. "Terima kasih banyak."...

...Sabrina benar-benar di antar ke pintu utama. Dia bisa melihat beberapa orang yang berjaga di depan sana....

...Sabrina berbalik dan menghentikan langkahnya....

..."Sudah, kamu boleh pergi. Aku akan berjalan-jalan di sini sebentar saja."...

...Pelayan itu tampak ragu. "Tapi, Nona. Tuan Jeff menyuruhku untuk-"...

..."Kamu sudah melakukan tugasmu dengan baik. Aku hanya tidak suka jika seseorang mengikuti ku. Aku hanya sebentar saja."...

...Pelayan itu akhirnya mengangguk karena mengingat jika Jeff menyuruhnya untuk mengabulkan apapun permintaan Sabrina. "Baik, Nona. Aku permisi."...

...Sabrina tersenyum dan mengangguk. Lalu setelah pelayan itu benar-benar sudah pergi, dia pun melangkah ke beberapa orang yang ada di depan Mansion itu....

..."Permisi, bisa antar aku ke suatu tempat?"...

...Mereka serempak menoleh. Jeff juga sudah memberi tahu mereka tentang Sabrina. "Nona," sapa mereka sedikit membungkuk tubuhnya....

...Sabrina tersenyum kecil. "Boleh antar aku ke suatu tempat?"...

...Mereka saling pandang. "Nona, maaf. Tuan Jeff menyuruh kami agar tidak membiarkan Nona pergi sendirian."...

...Sabrina terdiam. Ternyata Jeff benar-benar tidak akan membiarkan dirinya pergi begitu saja. "Tapi Jeff baru saja meneleponku. Aku juga sudah izin padanya." Mereka masih diam....

...Sabrina berdecak dan membuka ponselnya. Dia memperlihatkan panggilan terakhir dari Jeff tadi. "Apa kalian tidak percaya? Atau aku perlu menghubungi Jeff lagi?"...

..."Ah, tidak. Tidak perlu." Entah mengapa aura Sabrina bisa membuat mereka tiba-tiba patuh padanya. Mungkin mereka hanya takut jika Jeff akan menghabisi mereka jika membuat Sabrina kesulitan....

..."Kalau begitu antarkan aku. Aku sudah terlambat."...

..."Baik, nona. Mari saya antar." Seorang pria membukakan pintu mobil untuk Sabrina. Sabrina pun segera masuk karena dia sudah tidak punya banyak waktu. ...

...Dia sudah terlambat sampai di rumah dan akan tahu konsekuensinya.Sabrina sudah berada di dalam mobil itu. Dan...

...perlahan mobil itu melaju meninggalkan kediaman Jeff. Sabrina sempat menoleh ke belakang saat mobil itu benar-benar keluar dari sana....

..."Maafkan aku, Jeff. Aku sungguh tidak bisa jika tetap berdiam di sini." batin Sabrina....

...Jeff berdiri di hadapan lima orang pria yang merupakan penyusup. Ke lima orang pria itu berhasil di amankan oleh anak buah Jeff dan sekarang Jeff sendiri yang menghadapi mereka....

..."Katakan padaku siapa yang menyuruh kalian?" Jeff mengatakan itu dengan wajah datarnya. ...

...Bahkan auranya sudah terlihat jelas bahwa sepertinya tidak akan ada ampun bagi mereka....

...Salah satu dari mereka berkata. "Kau bunuh saja kami secepatnya! Karena sampai mati pun kami tidak akan memberi tahumu!"...

...Jeff mengepalkan tangannya. dia berjalan menghampiri pria yang sudah mau bicara tadi....

..."Benar'kah, Darius Marley?"...

...Pria itu terkejut saat Jeff dapat mengetahui identitasnya....

..."Kau pasti bingung dari mana aku tahu namamu," Jeff berdecih dan menatap Darius dengan tatapan remeh....

..."Lupakan saja tentang itu. Kau pasti rela mati hari ini dan tetap tidak akan membuka mulutmu, bukan? Bagaimana jika aku mengingatkan mu bahwa ada anak kecil yang baru berusia empat tahun yang sedang tidur nyenyak saat ini. Aku lihat dia sangat lucu, siapa namanya? Cynthia?...

...Oh, itu nama yang bagus."Darius semakin terkejut saat Jeff mengetahui jika dirinya memiliki seorang putri yang berusia empat tahun. Bahkan Jeff tahu namanya. "Jangan pernah sakiti putriku!" teriak Darius penuh amarah....

...Jeff mengerutkan keningnya. "Hei, hei! Jaga bicaramu itu. Aku hanya berbaik hati dan hanya mengingatkan mu bahwa putrimu begitu lucu. ...

...Dia tidak akan mengerti meskipun kau nanti akan mati. Tapi bagaimana jika aku buat dia menyusul mu saja? Aku sangat baik, bukan? Membantu seorang anak bertemu dengan Ayahnya di neraka. Wah, itu ide yang bagus!"...

..."Tidak, jangan! Jangan sakiti putriku, Tuan!"...

...Mereka yang berada di sana hanya bisa diam....

...Ancaman Jeff tidak pernah main-main....

...Jeff mengibaskan tangannya. "Aku hanya perlu menelepon orang-orang ku di sana. Dan dalam hitungan detik, mereka bisa meledakkannya rumahmu dan juga anakmu yang sedang tertidur nyenyak itu."...

...Darius semakin ketakutan mendengar itu. "Tuan, ini ada salahku dan yang seharusnya kau hukum adalah aku....

...Putriku tidak bersalah dan jangan sakiti dia!"...

...Jeff mengendalikan bahunya acuh. Dia beralih selangkah lagi dan menatap seorang pria lainnya di sana....

..."Tuan, Charles Aldrich? Aku dengar kau baru menikah lima bulan yang lalu. Wah, umur pernikahanmu masih sangat hangat dan kau malah memilih mati konyol di sini?" Jeff terkekeh kecil. ...

...Namun itu tidak lucu bagi Charles, kini giliran dirinya yang berkeringat dingin....

...Charles hanya diam karena dia tidak tahu apa yang sudah Jeff ketahui tentang kehidupan pernikahannya. Bahkan Jeff tahu sudah berapa lama Charles menikah....

..."Aku akan memberi tahukan satu rahasia besar. Ini tentang istrimu." bisiknya di akhir kalimat....

...Charles mengerutkan keningnya mendengar itu....

..."Tuan, jangan sakiti istriku juga. Dia sedang mengandung anakku."...

...Jeff menahan tawanya mendengar itu. "Istrimu memang sedang hamil!" kata Jeff begitu santai. "Tapi itu bukan anakmu, tetapi anak orang lain."...

..."Apa maksudmu, Tuan?!" Charles tak terima karena Jeff mengatakan hal yang tentu saja bagi Charles itu adalah kebohongan....

..."Apa kau tidak tahu? Maka dari itu hari ini aku akan memberitahumu." Jeff melirik anak buahnya yang membawa sebuah laptop. "Bawa itu ke sini." ucap Jeff pada Pras....

...Pras mengangguk dan menghampiri Jeff....

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!