NovelToon NovelToon
After Married

After Married

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: zahra

apa yang akan terjadi jika kamu bangun dari tidur mu , tiba tiba sudah memiliki suami yang begitu menolak mu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kerjaan Gloria

Malam merayap sunyi, Namun, di atas sana, sang rembulan bertahta dengan angkuh,

memuntahkan cahaya perak yang mencoba menembus celah-celah duka.

Di jantung hutan yang lembap dan tak terjamah cahaya, suasana terasa begitu dingin, sedingin kecemasan yang menghujam dada Menteri Xu Xiao Lang.

"Mei Mei... sembunyi lah di sini, Nak.kau akan aman," bisik Xiao Lang, suaranya parau menahan badai emosi. Matanya menatap lekat pada Xiao mei. putri kecilnya yang biasa dipanggil Mei Mei.

"Ayah... di mana Ibu? Ke mana Kakak-kakak pergi?" tanya Xiao mei kecil. Suaranya bergetar, sehalus embun di ujung daun, namun sarat akan ketakutan yang belum ia mengerti.

Hati Xiao Lang mencelos. Bagaimana mungkin ia mengatakan bahwa keluarga mereka kini hanyalah tinggal mereka keluarga yang lain di kurung karena di tuduh sebagai penghianat kerajaan Gloria atas fitnah yang tak pernah mereka perbuat.

Istri dan kedua putra laki-lakinya kini mendekam di balik jeruji dingin,

menanti vonis yang dijatuhkan oleh lidah-lidah beracun.

"Ibu dan kakak-kakakmu juga sedang bermain sembunyi-sembunyi, Sayang. Ayah akan menjemput mereka. Ingat, jangan pernah keluar dari sini sebelum Ayah kembali.

Jika kau nakal dan menampakkan diri, Ayah tidak akan bisa menemukanmu," ucap Xiao Lang, sebuah kebohongan manis yang ia rajut untuk melindungi nyawa yang paling berharga.

Gadis kecil itu mengangguk patuh, meski hatinya kecilnya merintih di tengah hutan yang buta akan cahaya.

Langkah kaki Xiao Lang membawanya kembali ke pusat badai Istana Gloria.

Malam itu, keberuntungan seolah berpihak kepada nya. Penjagaan sel tahanan tampak lengang, sepi bak kuburan tua.

Dengan jantung yang bertalu-talu, ia menyelinap masuk ke dalam penjara yang lembap.

"Istriku..." panggilnya lirih saat bayangan orang-orang terkasihnya muncul di balik jeruji besi yang dingin.

"Suamiku!" "Ayah!" Isak tangis pecah dalam keheningan yang menyesakkan.

"Ssttt... jangan bersuara," instruksi Xiao Lang dengan sisa keberaniannya.

Tangannya yang gemetar berusaha membongkar paksa belenggu baja yang mengikat mereka. Namun, saat harapan hampir mekar, sebuah tawa dingin membelah kesunyian.

"Penyusup! Prajurit, kemari! Buronan kita telah menyerahkan diri!" Teriak Menteri Wang, penasihat licik .

Menteri Wang melangkah maju dengan seringai kemenangan.

"Ah, Menteri Xu, sungguh sebuah reuni yang mengharukan. Apakah tidurmu nyenyak di atas tanah hutan yang kotor?" Ia mendekat, membisikkan racun tepat di telinga Xiao Lang.

"Kabar gembira bagimu... putrimu, , akan segera menyusul kalian di altar eksekusi. Kalian akan menjadi keluarga yang utuh kembali... di alam baka."

"Prajurit! Seret mereka!"

Dunia Xiao Lang runtuh. Harapannya hancur berkeping-keping saat para pengawal meringkusnya.

Di balik jeruji yang kini mengurungnya juga, sang istri meratap, "Di mana Mei Mei? Katakan padaku dia aman..."

Xiao Lang hanya bisa terdiam, jiwanya berteriak dalam bungkam, berharap sang dewa benar-benar menyembunyikan putrinya dari tangan-tangan iblis itu.

Fajar menyingsing dengan warna merah darah. Lapangan eksekusi telah sesak oleh rakyat Gloria yang dipaksa menyaksikan runtuhnya sebuah martabat. Di atas singgasana, Kaisar duduk berdampingan dengan Ibu Suri, memandang dingin ke arah panggung kematian.

"Hormat pada Yang Mulia Kaisar dan Ibu Suri!" gema teriakan itu memecah langit pagi.

Kaisar berdiri, suaranya tenang namun tajam bak pedang yang terhunus.

"Menteri Xu, kau telah mengabdi lama bagi kerajaan ini. Adakah kata terakhir sebelum pedang itu menyapa leher mu"

Xiao Lang hanya menunduk. Ia telah menyerahkan nasib pada takdir.

Namun, tiba-tiba seorang prajurit berlari kencang, membelah barisan dengan napas terengah-engah.

"Lapor, Yang Mulia! Putri Xu telah menghilang dari persembunyiannya! Kabarnya, ia telah dibawa kabur oleh Pangeran Yuan Ru"

Suasana yang riuh seketika menjadi senyap mencekam. Mata Kaisar berkilat, ada amarah dan tanda tanya yang besar di sana.

"Tunda eksekusi ini!" perintah Kaisar menggelegar. "Cari mereka! Jangan ada satu pun kepala yang jatuh sebelum keluarga ini lengkap di hadapanku!"

Kaisar berbalik pergi, meninggalkan lapangan yang kini dipenuhi bisik-bisik ketakutan.

Di sudut sel yang gelap, secercah harapan kembali menyala di hati Xiao Lang—sebuah nama, Yuan Ru kini menjadi satu-satunya jembatan antara hidup dan mati putrinya

dibawah pengawasan prajurit berbaju zirah perak yang berkilau tertimpa matahari pagi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!