NovelToon NovelToon
Suami Dadakan

Suami Dadakan

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:172.3k
Nilai: 5
Nama Author: hanisanisa_

––Tak ada angin, tak ada hujan, Ailena di ajak oleh seorang laki-laki yang entah muncul darimana tiba-tiba menarik nya menuju kantor urusan agama (KUA).

"Cepat katakan nama mu! Dan tanda tangan setelah nya" desak Haikal dengan nada tegas.

"Tapi kita nggak saling kenal!"

"Nanti kenalan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(12) Bukti Nikah

Ailena semakin mendekat dan mengernyit alis heran, wajah Haikal yang nampak memar membuat nya menatap Alvin yang berada di dekat nya.

"Mbak.."

"Bisa jelaskan ini? Kenapa suami saya bisa babak belur begitu?" Ailena langsung mencela dan menatap tajam Alvin.

Alvin meneguk ludah nya pelan. "Kami nggak tau mbak kalau laki-laki ini suami mbak.. Karena dia gerak-gerik nya mencurigakan saat tadi saya berpatroli" jawab Alvin dengan jujur.

"Mencurigakan gimana? Orang lagi buka pintu kok di bilang mencurigakan" sahut Haikal tak terima dengan penuturan dari Alvin yang seperti memiliki dendam pada nya, hingga membuat nya babak belur.

Alvin lah yang paling banyak memukuli Haikal di bagian wajah dan perut, karena tenaga nya lebih kuat di banding bapak-bapak yang memang sudah di atas kepala 4 dan 5.

Ailena menghela nafas pelan. "Salah saya karena belum lapor RT RW untuk konfirmasi, tapi demi Allah. Dia suami sah saya" ucap Ailena mencoba untuk meredamkan emosi nya.

"Kapan menikah nya mbak Lena? Kok tiba-tiba sudah bersuami saja.." tanya Alvin dengan nada berat dan tatapan yang sulit di jelaskan.

Haikal berdecih melihat tatapan Alvin pada Ailena. "Istri.. Badan ku sakit semua" adu Haikal segera menghampiri Ailena walau tangan nya masih di ikat di belakang.

Ailena dengan sigap melepaskan ikatan di tangan Haikal dan mengulurkan tangan nya untuk menyangga tubuh Haikal.

"Kalau untuk kabar menikah nya itu, dadakan. Tapi untuk lebih jelas nya lagi, saya bisa tunjukkan buku nikah kami.. Tapi bisa ikuti saya ke rumah, buku nikah nya ada di rumah" ucap Ailena membuat bapak-bapak itu saling pandang sejenak.

"Ayok lah, kita harus lihat bukti nya dulu" sahut salah satu bapak yang sudah tak sabaran.

Ailena mengangguk pelan dan menuntun Haikal berjalan menuju rumah yang berada di ujung jalan.

"Sakit banget istri.." lirih Haikal sembari memegangi perut nya yang terasa nyeri.

"Nanti di obatin" sahut Ailena dengan datar, ia harus menjaga sikap nya di depan bapak-bapak yang mengikuti nya di belakang.

#~

Sesampainya di tetas rumah, Ailena segera membantu Haikal untuk duduk sejenak di teras.

"Tunggu sebentar ya bapak-bapak" ucap Ailena dengan nafas yang ngos-ngosan, tubuh Haikal lebih besar dari nya tapi harus menuntun Haikal yang nampak kesakitan

Ailena segera masuk ke dalam rumah meninggalkan Haikal bersama lara bapak-bapak yang menunggu.

"Hais! Habis ini harus di pijitin dan di obatin sama istri, remuk semua badan ku" keluh Haikal dengan sengaja mengeraskan suara nya.

Alvin yang juga ada di antara bapak-bapak itu nampak mencebik bibir dan mengepalkan tangan nya tanpa ada yang menyadari.

Ailena akhirnya kembali dengan membawa satu buku nikah milik nya dan Haikal yang ia simpan di lemari.

Bapak-bapak itu membaca dengan seksama lalu melihat foto yang memang terpampang jelas wajah Ailena dan Haikal, juga tanggal yang ternyata pada hari itu.

"Baiklah, kami percaya.. Maaf ya mbak Lena.. Sudah membuat keributan, kami mengira suami mbak Lena itu maling yang ingin mengambil barang milik mbak Lena.. Karena komplek kita lagi rawan maling mbak" jelas salah satu bapak-bapak mewakili meminta maaf.

Ailena mengangguk. "Terimakasih ya pak karena sudah menjaga dengan sukarela rumah saya ini.. Dan saya juga meminta maaf karena belum mengkonfirmasi perihal suami saya yang orang baru di sini" balas Ailena dengan panjang lebar.

"Ah ya kami juga meminta maaf pada suami mbak Lena.. Karena sudah memukuli suami mbak Lena" sesal bapak-bapak itu sembari menunduk tak berani menatap Haikal.

Haikal menghela nafas dan mengangguk pelan, "Saya terima maaf nya bapak-bapak.. Ini terakhir kali nya ya, setelah ini kalau saya kesini malam-malam jangan di pukuli lagi seperti tadi" ucap Haikal di angguki bapak-bapak yang ada di hadapan nya, kecuali Alvin.

1
Ibnu Rizqi
pengin tau umurnya Haikal,ko sama suami panggile nama bae...ga sopan Alien...thor benerin ,
nessa: utk usia haikal itu di 26 ya, sedangkan lena itu 21, kedua nya beda 5 tahun.. dan untuk panggilan itu krn karakter ailena yg memang dibuat barbar ☺️
total 1 replies
Ibnu Rizqi
ikut baca,barangkali bagus cerita tanya..
Gintania nia
cukup bagus, terus semangat berkarya meningkat kualitas
nessa: terimakasih kakak 😍
total 1 replies
Fahri Ganteng
suka ceritanya
nessa: terimakasih kakak 😍
total 1 replies
Sania
ceritanya sangat bagus🥰
Sania: iya sama'😍
total 2 replies
Naila hana
cerita nikah dadakan yg sayang tuk dilewatkan begitu saja.. makasih kak Author, semangat terus berkarya 🤩🤩🤩🤩
nessa: terimakasih kakak sayang 😍
total 1 replies
nessa
eh lupa ksih judul 😭
Evi Solina
dih kepedean si LC
murahan
nessa: sabar kakak 😫☺️
total 1 replies
Evi Solina
kok gak suster sih buat bantu urus anak2 kan repot banget
nessa: suster nya ibun renia 🤭
total 1 replies
Evi Solina
hamil lagi itu len🤣
Rais Raisya
mulai deh ada ulet bulu 😅
nessa: gatal² dong 🤭
total 1 replies
Rais Raisya
lanjut ka
Evi Solina
ok siap 😍😄
Rais Raisya
makin seru nh ada ika sama hesa
Rais Raisya
lanjut thor
Evi Solina
gak tega banget sayang ika banyak2😍🤭
nessa: peluk jauh deh ika
total 1 replies
Evi Solina
gw aja gak tega kalo ngasih adek lagi gak kebayang capek nya 🤣🤣
nessa: haikal mah ga peduli 😫😫
total 1 replies
Evi Solina
gw aja yg punya laki takut hamil lagi🤣🤣🤣
nessa: nah kan, aplgi lena..😭
total 1 replies
Rais Raisya
lanjut thor
Rais Raisya
lanjut ka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!