Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Freya Bertemu Dengan Salah Satu Pria Misterius
Freya sedang berada di kamarnya. Dia sedang bergulung nyaman di atas tempat tidur, jemarinya menari indah di atas layar ponsel yang menampilkan grafis permainan intens. Fokusnya tersita oleh misi yang hampir selesai, hingga tiba-tiba sebuah getaran ponselnya membuyarkan konsentrasinya.
Di layar ponselnya, deretan angka nomor tidak di kenal muncul. Menggantikan antar muka game yang sedang seru-serunya.
Dia mengernyit, rasa bingung mulai merayap di benaknya. Sejenak dia membiarkan ponsel itu terus bergetar di telapak tangannya, menimbang-nimbang antara mengabaikan atau membiarkannya mati sendiri. Namun jiwanya yang kepo meronta-ronta. "Mungkin ini panggilan bukan sekedar salah sambung." Bisik-nya pelan pada dirinya sendiri.
Akhirnya dengan jiwa kepo nya, Freya menggeser icon berwarna hijau pada layar ponselnya.
"Hello?" Sapa-nya.
"Hello, nona freya." Jawab seorang pria dengan nada sopan.
"Ini siapa ya? kenapa anda kenal aku?" Tanyanya kembali dengan nada curiga.
"Maaf nona, nama ku leon, aku asisten pribadi tuan muda alex mahendra." Jawabnya dengan nada sopan.
Deg..
"Alex mahendra, si mafia kejam sang antagonis yang mencintai pulu-pulu." Batinnya bergidik ngeri.
"Maaf tuan leon, aku tidak mengenal tuan muda anda." Jawabnya dengan nada santainya.
"Nona, anda yakin tidak mengenalnya? Nona, tuan muda alex ingin mengajak berlatih balapan motor, dia ingin anda menjadi lawan tandingnya dalam latihannya. Jika anda mau, anda akan diberikan uang dua ratus juta dan sebuah mobil." Jawabnya dengan nada lembut dan sopan.
Mata freya langsung berbinar-binar mendengar kata uang. Dia berpikir sejak.
"Oh, oke. Aku terima. Tetapi hanya latihan bukan? lalu langsung dapat uang dan mobil?" Tanyanya kembali memastikan.
"Iya nona." Jawabnya dengan nada tegas.
"Baik jam berapa?" Tanyanya dengan nada penasarannya.
"Kalau bisa sekarang nona."
"Oh, oke aku akan siap-siap. Kirimkan lokasinya aku akan segera kesana." Jawabnya dengan nada tenang.
"Baik nona freya." Jawabnya dengan sopan dan lembut.
Freya mematikan sambungan telponnya. Dia langsung guling-guling di kasurnya. "Asik, hadiah semalam balapan dua ratus lima puluh juta di tambah sebuah apartemen. Aku belum sempat melihatnya, sekarang datang lagi rizki uang dua ratus juta dan sebuah mobil. Uang ku sudah lumayan banyak jika aku cerai dari kay. Mue hehehe..." Gumamnya dengan binar bahagia di matanya.
"Bella." Panggilnya melihat bella sedang merapikan lemarinya.
"Ada apa freya?" Tanya dengan nada penasarannya melihat wajah senang freya.
"Ikut aku yuk? Ke sirkuit balapan." Ucapnya dengan nada santainya.
Mata bella mengernyit bingung. "Ke sirkuit, kamu mau balapan lagi freya?" Tanyanya dengan nada bingung.
Freya tersenyum lebar. "Tidak bella, kali ini aku hanya menjadi lawan latihan Alex mahendra." Jawabnya dengan nada santainya.
Deg..
"Tuan muda alex mahendra?" Tanyanya dengan wajah terkejut.
Freya menatap bella yang terkejut. "Kenapa bella, kamu mengenalnya?" Tanyanya dengan nada penasarannya.
"Freya, masa kamu tidak mengenal tuan muda alex, dia itu legenda hidup freya yang wajahnya sering menghiasi sampul majalah. Dia adalah definisi hidup dari kesempurnaan yang angkuh, namanya itu bukan sembarang nama, melainkan sebuah merek dagang yang melambangkan kekuasaan absolut di dunia bisnis global." Ucapnya dengan nada santainya.
Freya duduk dengan santai. "Hmmm, aku ingin kamu menceritakan tentang alex bella, yang kamu ketahui." Ucapnya dengan jiwa kepo yang meronta-ronta.
"Dia itu sangat tampan, tatapan matanya sedingin es, setiap bulan menghiasi sampul majalah bisnis menjadikannya sosok paling di cari tetapi di takuti. Dia memiliki segalanya, kekayaan yang tidak habis tujuh turunan dan ketampanan yang bisa menghentikan napas. tetapi dia pria yang tidak tersentuh freya." Jawaban dengan nada serius.
Freya memegang pelipisnya bingung. "Kenapa dia di sebut tidak tersentuh bella?" Tanyanya dengan nada penasaran yang luar biasa.
Bella tersenyum tipis. "Karena di setiap pesta atau pertemuan puncak para elite, dia berdiri seperti monumen es, di kelilingi banyak wanita-wanita cantik yang memujanya. Tetapi tidak ada satupun yang bisa melewati barisan pengawal pribadinya. Apalagi lagi menyentuh hatinya. Dia adalah penguasa muda yang menguasai pasar dunia, tuan muda kay saja kalah dengannya. Namun dia itu bagaikan sebuah misteri yang tak terpecahkan bagi siapapun yang mendekatinya."
"Wow, seperti seorang Pangeran atau raja saja." Jawab freya cekikikan.
"Ih, freya ini kenyataan, banyak wanita dari kalangan model bahkan putri bangsawan mencoba menarik perhatiannya, dia hanya menatap datar para wanita itu. Tidak pernah terlibat skandal, tidak pernah terlihat berkencan, seolah-olah memilki dinding kasat mata yang membuatnya tidak tersentuh freya, kamu yakin dia yang mengundang mu menjadi lawan latihan tanding freya?" Tanya jawab terdengar ragu.
"Ya iyalah, jika tidak percaya ayo ikut aku." Jawabnya dengan nada santainya.
"Aku jadi penasaran dengan sosok Alex ini, apa dia dan pulu-pulu sudah bertemu ya?? tetapi jika dia lebih dari kay, kenapa pulu-pulu masih setia dengan kay. Hmm. Kepo nih. Cari tahu lah." Batinnya berbisik kepo.
"Ayo bella kita siap-siap." Ucapnya dengan nada santainya.
Sedangkan di sebuah perusahaan.
Seorang pria tampan sedang duduk dengan serius di meja kerjanya yang luas. Matanya terpaku pada layar monitor yang menampilkan pergerakan saham yang bergejolak. Jemarinya bergerak lincah di papan ketik. konsentrasinya sangat tajam dan tidak boleh di ganggu gugat. Aura dingin dan berwibawa menyelimuti ruangan kantor di lantai teratas gedung pencakar langitnya.
Keheningan pecah saat pintu ganda di ketuk pelan, dia memencet remote untuk membuka pintu. Seorang asisten pribadinya melangkah masuk dengan langkah terukur, berdiri dengan sikap hormat.
"Permisi tuan muda, maaf menganggu anda." suara sangat asisten memecah keheningan. Calon istri anda, nona freya sudah setuju dan dia sedang berjalan menuju sirkuit balapan."
Mendengar kata kekasih pergerakan tangannya terhenti seketika. Ketajaman matanya yang fokus pada layar monitornya langsung meredup, di gantikan oleh binar yang sulit di artikan. Dia menyadarkan punggungnya lalu melirik jam tangan mahalnya.
"Jadi, dia sudah bergerak menuju sirkuit, leon?" Tanyanya dengan nada bariton rendah, hampir seperti bisikan.
"Benar tuan muda. Semuanya sudah siap sesuai instruksi anda." Jawab leon.
Tanpa kata-kata lagi alex langsung menutup laptopnya dengan gerakan tegas. Dia berdiri, merapikan jasnya dan langsung melangkah pergi, meninggalkan tumpukan pekerjaan yang bernilai jutaan dolar, demi satu tujuan. Wanita yang di klaim sebagai calon istrinya.
Leon geleng-geleng kepala melihatnya. Leon memang sahabat alex, tetapi dalam pekerjaannya, leon akan bersikap profesional. Karena itu dia akan sangat terlihat sebagai asisten dalam pekerjaannya tetapi jika selesai leon akan menjadi sahabatnya.
Sedangkan di sebuah kamar.
Seorang wanita sedang duduk santai di sofa bludru. Dia menatap sebuah plastik berisikan bubuk, dia tersenyum menyeringai. "Hari ini kak kay akan menjadi milikku, dan tidak hanya kay, aku akan menjerat para pengusaha muda yang terkenal agar hidup ku bergelimang harta dan di manja." Ucapnya dengan nada dingin. Matanya berkilat penuh rancang. "Aku yakin, kali ini freya akan meminta perceraian dengan tergesa-gesa." Lanjutnya kembali dengan nada yakin dan penuh percaya diri.
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏