NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Anakku

Jangan Ambil Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Cerai / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:263
Nilai: 5
Nama Author: VISEL

Hana dan Aldo mempunyai seorang anak laki-laki bernama Kenzo. Mereka adalah sepasang suami istri yang telah menikah selama 6 tahun, Kenzo berusia 5 tahun lebih dan sangat pandai berbicara. Kehidupan Hana dan Aldo sangat terjamin secara materi, Aldo mempunyai perusahaan batu bara di kota kalimantan...kehidupan rumah tangga mereka sangat rukun dan harmonis, hingga suatu hari musibah itu menimpa dalam rumah tangga mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VISEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Kekecewaan hati Hana membuat Aldo harus mengalah pada Hana, dengan berat hati Aldo terpaksa meninggalkan rumah itu. Aldo pergi ke rumah istri sirinya, yaitu Sari. Sari menyambut Aldo dengan penuh kemenangan karena Sari merasa telah mengalahkan dan menghancurkan kehidupan Hana.

  Sari: "Pasti saat ini Hana sedang menangis tersedu-sedu, sayang." ucapnya dengan hati yang riang.

  Aldo: "Aku bingun, Sari." ucapnya dengan wajah yang kusut.

  Sari: "Kenapa kamu bingun, sayang? Bukankah Hana sendiri yang membuka peluang itu?" tanyanya sambil tersenyum lebar.

  Aldo: "Bagaimana Hana tahu jika aku membohonginya?" tanyanya dengan bingun.

  Sari: "Mengapa kamu tidak menanyakannya?" tanyanya lagi.

  Aldo: "Aku lupa." sahutnya. Aldo duduk di kursi panjang dengan wajah lesu, Hana yang dulunya adalah istri penurut dan lemah lembut, ternyata mampu bersikap dingin dan tegas saat mengalami kekecewaan.

  Sari: "Ada apa, mas?" tanyanya dengan heran. "Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanyanya lagi dengan rasa ingin tahu.

  Aldo: "Hana sangat kecewa padaku, Sari." ucapnya dengan ekspresi wajah sedih. "Aku belum pernah melihatnya semarah itu padaku." ucapnya lagi sambil menutup kedua matanya, membayangkan sikap dan perkataan Hana terhadap dirinya. Sari menghela nafas ringan dan menatap wajah Aldo yang muram.

  Sari: "Apakah kamu menyesal datang ke rumah ini?" tanyanya dengan rasa penasaran.

  Aldo: "Entahlah, Sari. Ada sesuatu yang aneh saat aku meninggalkan Hana di rumahku." ucapnya dengan suara yang berat. Sari tertegun, ia mencoba memahami maksud perkataan Aldo. Sari tahu jika nama Hana masih tersimpan rapi jauh di dalam lubuk hati Aldo, walaupun Sari berhasil mengambil hati Aldo.

  Sari: "Lupakan Hana, mas. Fokus pada hubungan kita saja." bujuknya dengan suara yang pelan.

  Aldo: "Hana adalah cinta pertamaku, Sari. Aku tidak bisa begitu saja melupakannya. Kenzo ada di antara kami." ucapnya dengan pelan namun tegas. Darah Sari mendidih saat mendengar pernyataan Aldo, ia marah dan kesal, namun Sari menyimpan amarahnya dalam hati.

  Sari: "Bagaimana denganku, mas?" tanyanya dengan kesal.

  Aldo: "Kita jalani saja hubungan kita seperti ini dulu, ya." ucapnya. "Aku tidak ingin berpisah dengan Hana." ucapnya lagi dengan penuh keyakinan.

  Sari: "Artinya aku akan tetap jadi yang kedua, kan?" tanyanya dengan kesal.

  Aldo: "Aku harap kamu mengerti dengan situasiku, Sari. Kita hanya cukup menjalani hubungan seperti ini saja." ucapnya dengan tegas.

  Sari: "Sampai kapan aku mengerti dirimu, mas?" tanyanya lagi.

  Aldo: "Sampai waktu yang menjawab semuanya. Saat menjalani hubungan denganku, kamu sudah tahu tentang statusku." ucapnya dengan antusias. Sari terdiam, pernyataan Aldo memang benar adanya. Aldo menatap wajah Sari dalam-dalam dan berkata: "Tolong, pahami keadaanku. Jangan menuntutku atau menyuruhku melakukan apa yang tidak bisa aku lakukan, Sari." pintanya dengan lembut. Perkataan Aldo membuat hati Sari luluh, Sari sangat mencintai Aldo.

  Sari: "Baiklah, mas. Aku akan mengalah untukmu." ucapnya dengan pelan. "Sebaiknya kamu istirahat, mas. Aku akan memasak makanan kesukaanmu." ucapnya sambil mencium bibir Aldo dengan lembut. Sari berusaha memberi rasa nyaman dan ketenangan pada Aldo.

  Aldo: "Aku ingin berbaring dulu, sayang. Aku sangat lelah." ucapnya dengan wajah lesu.

  Sari: "Iya, sayang. Aku akan ke dapur." ucapnya. Aldo berbaring dengan santai, sedangkan Sari melangkah ke dapur dan mulai menyuruh mbok Surti untuk memasak makanan kesukaan Aldo.

Ponsel Sari berdering, ia menatap layar ponselnya dengan tatapan tajam dan nama Hana tercantum di layar ponselnya.

   Sari: "Pasti Hana mau curhat padaku tentang mas Aldo." gumannya dengan wajah kesal. "Hay, Hana." sapanya dengan suara yang lembut. Sari berusaha bersikap tenang pada Hana walaupun sebenarnya ia sangat kesal pada sahabatnya itu.

  Hana: "Apa kabar, Sari. Ke mana saja kamu selama ini? Mengapa ponselmu tidak aktif?" tanyanya dengan penuh kerinduan.

  Sari: "Aku mengunjungi keluargaku, Hana. Aku berada di Bogor." sahutnya dengan hati-hati.

  Hana: "Bukankah kedua orang tuanmu berada di Amerika?" tanyanya dengan heran. Kedua orang tua Sari tergolong keluarga kaya raya, mereka selama ini menetap di Amerika dan hanya pulang sesekali ke Indonesia, rumah kedua orang tua Sari berada di Bogor dan sekarang rumah itu ditempati oleh nenek Sari.

  Sari: "Mereka pulang ke Indonesia selama 2 minggu, dan mengunjungi nenek di Bogor. Aku ke sana untuk menemui mereka selama 2 minggu." ucapnya berbohong. "Ponselku sempat rusak, Hana. Aku baru selesai memperbaikinya." ucapnya lagi dengan penuh kebohongan.

  Hana: "Aku sangat mencemaskanmu, Sari. Aku pikir kamu sedang sakit atau terjadi sesuatu denganmu." ucapnya dengan penuh perhatian.

  Sari: "Terima kasih sudah mencemaskan dan memikirkanku, Hana." ucapnya sambil tersenyum lebar. "Ada apa, Hana? Apakah terjadi sesuatu denganmu?" tanyanya dengan berpura-pura tidak tahu. Sari sangat pandai menyembunyikan segala sesuatu dengan rapi. Sebaliknya, Hana sangat tulus dalam menjalani pertemanan dan sebuah hubungan. Hana tidak suka dibohongi, karena baginya kebohongan adalah sebuah hal yang mengerikan. Hana selalu jujur mengatakan pada Sari tentang keadaan rumah tangganya bersama Aldo karena Hana menganggap Sari adalah teman, sahabat dan saudaranya.

  Hana: "Aku bertengkar dengan mas Aldo. Mas Aldo pergi dari rumah, Sari." ucapnya dengan suara serak.

  Sari: "Kenapa sampai Aldo pergi dari rumah?" tanyanya dengan berpura-pura. Dengan polos dan jujur, Hana menceritakan semuanya kepada Sahabatnya itu. Sari mendengarkan cerita Hana sambil tersenyum tipis, ia berusaha mendengarkan semuanya dengan penuh kesabaran.

  Hana: "Aku bingun, Sari. Aku juga sedih dan kecewa karena mas Aldo telah membohongiku." ucapnya dengan suara yang berat.

  Sari: "Aku akan mencoba menghubungi mas Aldo, ya. Tenangkan hatimu, Hana." ucapnya. Sari berusaha menghibur hati Hana walaupun sebenarnya ia sendiri sangat kesal pada Hana.

  Hana: "Tidak usah, Sari. Aku tidak ingin mengusiknya lagi. Aku sangat kecewa padanya." ucapnya dengan sikap masa bodoh.

  Sari: "Apa maksud kamu, Hana? Apakah kamu ingin berpisah dengan mas Aldo." tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Hana: "Aku tidak tahu, Sari. Biar waktu yang akan menjawab semuanya." ucapnya dengan sikap pasrah. "Terima kasih sudah mendengarkan ceritaku, Sari. Aku akan menelponmu lain hari." ucapnya sambil mematikan ponselnya. Sari menghela nafas ringan, jauh di lubuk hatinya ia senang Hana dan Aldo berpisah. Peluang untuk memiliki Aldo sepenuhnya semakin terbuka lebar.

Sari: "Semoga mereka berpisah. Aku tidak perlu repot memisahkan mereka karena mas Aldo akan datang sendiri padaku." gumannya sambil tersenyum lebar. Mbok Surti menghampiri Sari yang sedang duduk di ruang tengah.

Mbok Surti: "Masakan telah siap, non." ucapnya pelan.

Sari: "Iya, mbok. Terima kasih, ya. Aku akan menunggu sampai mas Aldo bangun." sahutnya.

Mbok Surti: "Iya, non." sahutnya sambil kembali melangkah ke dapur.

1
tia
dunia nyata dunia novel sama istri pertama pasti ada ruang khusus 😁😁
tia
tambah lg updatenya thor
tia
karma di bayar lunas ,, kehilangan bayi kakiny lumpuh ,,, syukurin
tia
kasihan hana 😭😭,,moga kenzo cepat sembuh.
tia
lanjut Thor,,buktikan hana bahwa qmu hebat
tia
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!