NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Membawa Luka

Cinta Pertama Membawa Luka

Status: tamat
Genre:Badboy / Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Momy Ida

SEKUEL PERNIKAHAN KONTRAK SANG CEO

Zia Rose Amanda yang biasa di sapa Rose. Seorang mahasiswi cantik yang jatuh cinta pada Dave Danuarta.

Rose melakukan segala cara agar dapat dekat dan menjalin hubungan dengan Dave.

Keberhasilan menjalin hubungan tidak serta merta membuat perjuangan Rose berhenti, mulai dari sini perjuangan yang sesungguhnya akan di mulai.

Rose yang di tolak berkali-kali keberadaannya oleh Dave, hanya dapat pasrah.

Di titik terendah Rose, datanglah Gabriel Gandratama. Seorang sekertaris se-kaku kanebo yang jatuh hati kepada Rose.

Di sinilah cerita cinta segitiga dimulai, kepada siapa Rose melabuhkan hatinya?
Apakah Gabriel akan menyerah ketika masa lalunya terkuak?

Ikuti terus setiap babnya.

Harap bijak dalam berkomentar, novel hanya sebuah imajinasi penulis dan tidak ada hikmah yang dipetik.
Ditulis untuk sebuah hiburan semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momy Ida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang Lemah

...MAAF AUTOR TELAT TERUS JIKA UPDATE....

...HARAP DI MAKLUMI, AUTOR TINGGAL DIBAWAH KAKI GUNUNG MERAPI. SEJAK KEMARIN HUJAN JADI HAWANYA DINGIN & HIBERNASI TERUS DI KAMAR 😂😂...

Happy Reading 🌹🌹

"Baiklah.. baiklah, kemarikan semua dokumennya." Ucap Sky yang akhirnya mengalah dan membubuhkan tanda tangannya di setiap lembar yang di bukakan oleh Gabriel.

Hampir tiga puluh menit lamanya, Sky akhirnya selesai membubuhkan tanda tangannya di setiap kertas yang harus mendapatkan persetujuannya.

"Terima kasih Tuan, Anda bisa pulang." Ucap Gabriel datar dengan membawa seluruh dokumen keluar dari ruangan CEO.

Sky melemparkan penanya ke arah pintu yang sudah lebih dulu ditutup oleh Gabriel.

"Sial, kenapa dia lebih kejam dariku." Gerutu Sky yang sudah berdiri dari kursi kebesarannya.

Sedangkan Gabriel kini siap pergi mempersiapkan semuanya untuk esok hari.

...🐾🐾...

Keesokan harinya, dikediaman Danuarta.

Dave menuruni anak tangga dengan mengenakan dasinya sambil berjalan.

"Selamat pagi, Mah.. Pah." Sapa Dave kepada kedua orang tuanya.

Langkah Dave terhenti, tatapannya mengarah ke arah seorang wanita paruh baya yang sangat dia ingat betul dalam otaknya.

"Bu Siti." Ucap Dave lirih.

Segera Dave menghampiri Bu Situ, terlihat tubuh kekarnya memeluk wanita itu dengan erat.

"Kamu tumbuh dengan baik Dave, terlihat kamu sangat tinggi dan juga tampan." Ucap Bu Situ yang tersenyum setelah melepaskan pelukannya.

Dave hanya tersenyum mendengar ucapan dari Bu Siti.

"Ayo, kita segera sarapan." Kata Lila kepada semuanya yang ada di sana.

Segera Dave duduk di kursi dekat dengan sang Ayah Rudi, sedangkan Mamanya Lila dan Bu Situ duduk di hadapannya.

"Dave, hari ini ke kampus atau ke kantor?" Tanya Lila yang tengah melayani suaminya.

"Dave ke kantor dulu, Mah." Jawab Dave.

"Hati-hati, jangan terlalu lelah bekerja Nak Dave." Ucap Bu Siti pelan.

"Iya, Bu." Jawab Dave sopan.

Keempat orang melakukan sarapan dengan tenang, hingga akhirnya Dave yang lebih dulu pergi.

"Semuanya, Dave berangkat ke kantor dulu." Pamit Dave kepada ketiga orang tersebut.

Dengan langkah lebarnya, Dave berjalan meninggalkan ruang makan dan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.

Terlihat mobil merah tanpa atap miliknya keluar dari dalam garasi, segera Dave menaiki mobilnya dan pergi dari kediaman Danuarta menuju perusahaannya.

Selama di perjalanan terlihat Dave lebih banyak mengalamun, karena pikirannya terbang melayang memikirkan gadis pujaan hatinya.

Bahkan beberapa kali, Dave dimaki oleh pengendara lain karena hampir membuat kecelakaan di jalan.

Di sisi lain terlihat Gabriel tengah keluar dari dalam gedung apartemennya dan menuju Rumah Sakit.

Sesampainya di Rumah Sakit, segera Gabriel menyerahkan mobilnya kepada pengawal yang sudah menunggunya disana.

"Bagaimana?" Tanya Gabriel yang di ikuti salah satu anak buah Gandratama.

"Nona Bintang dirawat di Kamar VVIP yang berada di lantai tiga." Jawab anak buah tersebut.

"Bagus, berjaga di sekeliling Rumah Sakit ini." Perintah Gabriel.

"Baik, Tuan." Segera anak buahbundur diri dan melaksanakan perintah yang baru saja dia dapatkan.

Sedangkan Gabriel, terlihat menunggu di loby Rumah Sakit dan melihat jam yang melingkar di tangannya sesekali.

Tidak membutuhkan waktu lama, Sky dan Putri yang sudah di tunggu telah datang berjalan beriringan menghampiri Gabriel.

"Dimana kamarnya?" Tanya Sky to the point.

"Lantai tiga, ruang VVIP." Jawab Gabriel.

Segera Gabriel berjalan paling depan sebagai oenunjuk arah bagi sepasang suami istri tersebut.

Dengan langkah lebar dan tegas, kini ketiganya susah masuk ke dalam lift yang akan membawa mereka menuju lantai tiga. Dimana kamar VVIP berada.

Tidak membutuhkan waktu lama, ketiganya telah sampai di lantai yang dituju. Segera ketiganya keluar dari lift dan berjalan menuju kamar yang menjadi tujuan mereka.

Kini, ketiganya sudah berdiri tepat didepan pintu berwarna putih tersebut. Gabriel memundurkan langkah kakinya sehingga posisinya berada di belakang Sky dan Putri.

Hanya sekian menit, akhirnya pintu ruangan tersebut dibuka dari dalam. Terlihat wanita paruh baya yang mematung disana dengan lelehan air mata yang keluar.

Melihat kepergian Putri, membuat kaki Gabriel ingin berlari mengejarnya tetapi dia urungkan karena Sky yang sudah mengejarnya lebih dulu.

"Tunggu, disini Briel." Ucap Sky.

Gabriel masih senantiasa berdiri di posisinya sejak pertama kali datang, Briel melihat wanita paruh baya yang sudah merosot hingga terduduk di atas lantai yang dingin dengan raungan tangisannya.

Jika orang mendengar dan melihat Gabriel mungkin orang akan mengira jika Gabriel adalah seorang penjahat.

Tidak ada sedikitpun niat Briek menolong wanita paruh baya itu, jangankan untuk menenangkan menolongnya berdiripun enggan.

Hingga seorang gadis yang bernama Bintang keluar dari salam ruang rawat inap tersebut dengan tertatih.

Bintang berteriak meminta pertolongan kepada siapapun yang ada disana. Hingga satu perawat pria menghampiri dan menghendong wanita paruh baya itu masuk ke dalam ruang rawat.

Direbahkannya tubuh wanita tersebut di atas brangkar, dengan gerakan cepat jari perawat mengecek denyut nadi pasien.

"Nyonya hanya pingsan, setelah ini pasti sebentar lagi akan siuman." Ucap perawat tersebut yang pamit undur diri.

"Terima kasih." Jawab Bintang sopan.

Setelah kepergian perawat tersebut, terlihat Bintang menatap tajam kearah pria yang seperti manekin hidup tersebut.

"Dasar manusia kejam." Desis Bintang kepada Gabriel.

Seperti julukannya, manusia kanebo. Tetap saja Gabriel tidak menggubrisnya, hanya melirik melalui ekor matanya saja dengan menampilkan wajah yang membuat orang semakin kesal.

Beberapa saat kemudian, Sky dan Putri masuk kedalam ruangan tersebut. Pemandangan yang membuat hati Gabriel selalu lemah.

Sekali lagi, hati pria kaku itu tidak sekuat yang orang lain lihat. Pemandangan yang ada di depannya membuat pria berhati dingin itu tidak kuasa menahan tangis.

Gabriel berjalan tanpa suara dan dengan gerakan cepat, Briel keluar dari kamar yang mengharu biru tersebut. Briel tidak kuasa lagi menahan air matanya jika masih tetap berada di dalam ruangan itu.

Sky yang melihat kepergian Gabriel hanya dapat menatap dengan tatapan yang sulit di artikan.

Sedangkan di kampus, terlihat Rose tengah mengobrol dengan temannya yang lain karena Putri tidak masuk hari ini.

"Hot news! Lihat.. lihat, ini sangat gila." Seru seorang gadis yang berlari masuk kedalam kelas.

"Ada apa?" Tanya Rose penasaran.

"Lihat.. kalian tahu Bintang anak jurusan bisnis, ternyata dia hanya anak pungut." Ucap gadis tersebut dengan memperlihatkan postingan di media sosial.

Rose langsung mengambil HP milik temannya untuk memastikan, Rose meletakkan kembali HP temannya dan berlari keluar dari kelas.

Kini, Rose berada di taman belakang. Rose melihat video amatir yang di posting di forum mahasiswa kampusnya.

Jika bukan karena gadis itu, mungkin Rose tidak akan se-kepo ini.

Terlihat dimana komentar hujatan yang ada di bawah video tersebut, bahkan video vulgar dimana Bintang juga sebagai pemeran utamanya tersebar luas.

Entah kenapa, jari Rose mendownload kedua video itu. Bahkan komentar-komentar yang lainnya.

Segera Rose mencari nomor Putri dan menelfonnya. Tidak membutuhkan waktu lama, panggilan Rose diangkat.

"Halo Rose, ada apa?"

...**...

PROMOSI NOVEL

1
Ayunda Marbun
ngakak tanggal 32🤣🤣
Imang Tiah
Luar biasa
kalea rizuky
Gabriel kasian bgt napa qm. milih Dave yg tololl mending Gabriel
Yenisia Afila
ma'af ya thor ini tokoh utamanya siapa ya? kok lebih byk dan fokus cerita keyg sebelahnya
Yenisia Afila
ma'af ya thor ini tokoh utamanya siapa ya? kok lebih byk dan fokus cerita keyg sebelahnya
Lulu Ludmila
Luar biasa
Devi Triandani Rahim
bagus ceritanya
Hilmiya Kasinji
bagus
syamsul anam
jadi deg deg an kak..moga daniel bisa tertolong..
syamsul anam
kenapa gk jin BTS kak🤭🤭
syamsul anam
sabar kak gabriel kalo jodoh tak akan kemana..lagian kan masih tunangan..
syamsul anam
jangan" dave ada niat gak baik..
syamsul anam
orang se kaya itu kok bisa sampek tidak menyadari klo daniel punya penyakit separah itu siih..
syamsul anam
jangan" gabriel dan el saudara..
syamsul anam
kasihan rose cm di kasih janji tp tidak di tepati sm dave..😭😭
syamsul anam
rose kenapa km ngejar" dave yang suka bermain wanita..kasihan km nanti sakit hati..😭😭
syamsul anam
rose kok agresif banget sih..agak mahal dikit npa..🤣🤣
Ellii Ajaa
alur cerita nya belum paham
arfan
gas
Parli Ani
q loh jd kder,ctitanya untuk sky dan putri pa dave sama ros sc
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!