NovelToon NovelToon
RINDU TAK BERTUAN

RINDU TAK BERTUAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: REZ Zha

" Katakan sekali lagi, apa yang kau ucapkan tadi?!" Dirga menatap dengan sorot mata menghunus ke arah wanita di hadapannya.

" A-aku ingin kita putus, a-aku merasa tertekan selama menjadi pacarmu, jadi aku mohon, aku ingin hubungan kita berakhir sampai di sini saja," suara Kirania terdengar lirih.

" Baik ... baiklah, jika itu yang kau mau, mulai saat ini kita putus, aku tidak akan mengganggu. Dan aku menganggap kita tidak pernah saling mengenal sebelumnya!" tandas Dirga meninggalkan Kirania dengan langkah lebar.

Sejak saat itu Kirania memang tak pernah melihat sosok pria yang sudah membuatnya jatuh hati.

Hingga akhirnya beberapa tahun kemudian, mereka kembali dipertemukan dalam situasi yang rumit.

Akan kah cinta lama mereka bersemi atau mereka sama-sama mempertahankan gengsi mereka masing-masing demi menghindari rasa sakit hati.


ig : rez_zha29

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daftar Jadi Pacar

Dirga menatap wajah wanita di hadapannya. Wanita yang sangat sederhana menurutnya. Wanita yang jauh dari kriteria wanita-wanita yang dia kencani sebelumnya.

Dan apa tadi? Benarkah dia baru saja menerima sinyal-sinyal penolakan dari wanita itu? Wanita yang diakui oleh wanita itu sendiri bukanlah siapa-siapa dan bukanlah apa-apa. Dua puluh dua tahun usia Dirga sekarang, dengan tampang dan fisik yang mendekati sempurna ( karena kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta ) dan juga status sosial dia sebagai anak seorang pengusaha, bisa-bisanya ada yang berani menolaknya mentah-mentah. Bahkan jika diingat olehnya ini adalah penolakan pertama yang diterima Dirga. Selama ini bisa dibilang tak ada satu pun wanita yang sanggup menolak pesonanya. Bahkan banyak wanita yang rela menyerahkan diri hanya agar dapat mendapatkan perhatian darinya.

" Kak, kita sudah selesai makannya. Apa bisa pulang sekarang?" tanya Kirania pada Dirga yang sedari tadi hanya tercenung. " Kak Dirga nggak marah sama aku 'kan, karena menolak menjadi pacar kamu?" tanya Kirania dengan sangat hati-hati.

" Apa kamu menolak karena reputasi aku selama ini?"

" Tentu saja!.Siapa juga yang mau punya pacar yang hobi ganti-ganti cewek?" batin Kirania.

" Oh. nggak ... bukan itu. Aku memang nggak nyaman saja jika pacaran." Kirania menyangkal.

" Kalau kamu nggak mau pacaran, bagaimana kalau langsung ke penghulu saja?"

Kirania langsung mendongakkan kepala ke arah Dirga yang sedang melebarkan senyum di bibirnya.

" Aku nggak punya keinginan untuk pacaran sekarang ini. Aku ingin fokus kuliah, cari kerja, cari uang untuk bantu orang tuaku."

" Kamu nggak perlu memikirkan hal itu kalau kamu jadi pacar aku. Keluarga kamu bisa aku tanggung. Nggak usah repot-repot kerja, kamu cukup di rumah, duduk manis melayani suami kalau kita sudah menikah nanti," kelakar Dirga terkekeh.

" Kamu bisa serius nggak, sih?!"

" Bisa, dong! Ini aku serius sama kamu, tapi sama kamu nggak dianggap."

" Kirania berdecak. " Sudah ah, aku mau pulang, nggak enak sama bude kalau telat pulang begini." Kirania menyampirkan tali tas di bahunya. " Intinya aku minta sama Kak Dirga untuk tidak mendekati aku lagi."

" Aku punya hak untuk menyukai seseorang, sekalipun orang itu menolak aku. Selama orang itu bukan milik orang lain ...."

" Jangan melakukan sesuatu yang sia-sia, Kak."

" Tak ada yang sia-sia, karena aku percaya, Tuhan itu maha membolak-balikkan hati manusia," tegas Dirga seraya bangkit dari duduknya. " Aku antar kamu pulang sekarang," ucapnya kemudian berjalan terlebih dahulu menuju kasir sebelum akhirnya keluar dari restoran itu.

Seminggu berlalu ...

Satu minggu ini hidup Kirania berjalan normal seperti biasa. Walaupun tidak benar-benar senormal dulu, karena sampai sekarang pun masih saja ada orang yang berbisik-bisik jika melihatnya. Tapi setidaknya sekarang ini tidak ada lagi Dirga yang selalu tiba-tiba muncul mengagetkannya. Tidak ada juga berita, foto atau video yang menghebohkan beredar di grup chat kampus. Kirania sendiri tak pernah lagi melihat kehadiran Dirga satu minggu ini, entah pria itu menghilang kemana Kirania tak memperdulikannya.

Kedua sahabat Kirania pun kini sudah tahu masalah yang sebenarnya karena Kirania sudah terbuka terhadap Hasna dan Sabilla.

Waktu istirahat ini Kirania menghabiskan waktu membaca buku di perpustakaan karena hari Senin ini dia menjalankan ibadah puasa Senin-Kamis, jadi tidak memilih gabung dengan kedua temannya.

Kirania bergeming saat kursi di seberang mejanya ditarik seseorang, tapi matanya tetap menangkap pergerakan seseorang yang akhirnya duduk di depan mejanya.

Kirania tidak terlalu memperdulikan siapa yang saat ini duduk di seberangnya, hingga sebuah tangan terulur menyodorkan secarik kertas tepat di atas buku yang saat ini dibacanya.

I MISS YOU❤️

Secarik kertas yang bertuliskan kata-kata I Miss you ditambah dengan lambang hati membuat Kirania langsung menoleh kepada sosok yang duduk di seberangnya. Kirania terperanjat saat dilihatnya Dirga yang duduk di seberang kini sedang tersenyum ke arahnya.

Setelah satu Minggu ini dia menjalani masa tenang, kini tiba-tiba orang yang selalu mengusik ketenangannya kini muncul kembali di hadapannya.

" Apa kabar?" bisik Dirga mencondongkan sedikit tubuhnya mendekat ke arah Kirania.

Kirania tak membalas hanya sedikit menarik sudut bibirnya dan memilih melanjutkan aktivitasnya membaca, sedangkan Dirga masih tetap memperhatikan wanita di depannya.

" Nggak ke kantin?" Terdengar bisikan Dirga lagi, Kirania hanya menggelengkan kepala membalasnya. Kemudian dia berdiri, mengembalikan buku di rak lalu bergegas meninggalkan perpustakaan dengan tergesa menuju toilet.

" Kenapa muncul lagi sih itu orang?" umpat Kirania seraya menghembuskan nafas dengan kencang. Sejujurnya satu Minggu ini dia bisa nikmati dengan nyaman, tanpa harus bersinggungan lagi dengan Dirga. Tapi kenapa pria itu muncul lagi, membuat hatinya tak tenang dengan kehadiran kembali pria itu

Kirania perlahan menyembulkan kepala di pintu toilet wanita, dia menoleh ke kanan dan ke kiri, berharap tidak ada sosok Dirga yang biasanya selalu menunggu dan membuatnya kaget. Kirania menarik nafas lega saat sosok itu tak ditemuinya. Dengan langkah cepat dia menuju arah kantin menemui kedua sahabatnya itu.

***

Kirania menarik kembali langkahnya saat melihat sebuah motor terparkir di gang depan rumah Pakde Danang.

" Mau apa lagi sih dia kemari?" akhirnya dengan langkah lebar Kirania masuk ke dalam rumah. " Assalamualaikum ...."

" Waalaikumsalam ..." sahut dua suara dari dalam rumah.

" Nah itu anaknya datang, kamu dari mana, Ran? Nak Dirga nunggu kamu dari tadi," seru Bude Arum begitu melihat kehadiran Kirania.

" Mau ngapain kemari?" ketus Kirania yang merasa terusik oleh kedatangan Dirga saat ini.

" Astaghfirullahal adzim, kamu kok kasar gitu bicaranya, Ran?" protes Bude Arum saat mendengar nada keberatan dari ucapan Kirania atas kedatangan Dirga.

" Nggak apa-apa, Bude. Dia sudah biasa begitu ke saya." Dirga menyahuti dengan santai.

" Kamu nggak boleh begitu kepada tamu, Ran. Kalau tamu itu harus disambut dengan baik. Ya sudah Bude mau ke dalam, kamu temani Nak Dirga."

Kirania mendengus kesal. " Kamu mau apa lagi sih kemari? Aku 'kan sudah bilang nggak usah dekati aku lagi!" geram Kirania.

" Kemarin sudah aku coba nggak dekati kamu seminggu ini, tapi aku nggak tahan lama-lama nggak ketemu kamu. Aku kangen sama kamu."

Kirania memalingkan wajahnya jengah dengan semua ucapan Dirga.

" Aku sudah daftar ke bude kamu buat jadi pacar kamu tadi."

Kirania terbelalak demi mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Dirga.

" Apa kamu bilang?"

" Aku bilang ke Bude, daftar jadi pacar kamu kalau kamu buka lowongan cari pacar." Dengan senyum lebar mengembang di bibirnya Dirga mengucapkan kalimat itu.

" Aku juga nanti mau bilang ke Mama Saras, kalau aku mau daftar jadi calon menantunya. Aku sudah dapat nomer telepon Mama Saras dari Bude kamu."

Mata Kirania semakin membulat saat mendengar nama mamanya disebut oleh Dirga.

*

*

*

Bersambung...

Happy Reading😘

1
fitri anwar
Karya mu bagus kak, di baca ulang ulang tapi tidak ada bosannya, sukses selalu dalam berkaya kakak.❤️💪💪💪
fitri anwar
till janah ya Abang dirga sama kirabia..😍
fitri anwar
si Karina cantik banget😍 cocok sama pak Ricky, dewasa.. gilang sama naura aja Author🤣🤣
fitri anwar
Wanita idaman, cantik manis sederhana, plus pluss banyak. jgan buat kecewa yah kak dirga, kami para readers siap membela kirania🤣🔥🔥🔥🔥
fitri anwar
akhirnya Rindu pun Bertuan😍.. semoga cepat hadir Dirga junior dan Kirania junior, aamiin...😍😘😘
fitri anwar
alhamdulillah sah, samawa yah sampai maut memisahkan.😭😭😭 senag bacanya.. ehhmmm otw unboxing😍🔥🔥🔥
fitri anwar
😍😍😍😍 no comen
fitri anwar
😭😭😭🔥🔥🔥💋💋💋💋🤣🤣🤣🤣🤣 kiss time
fitri anwar
pliss nyata ini🥺😭😭😭 jangan mimpi ahhhh😭😭😭😭
fitri anwar
😭😭😭 demi Allah aku nangis bacax, sambil dengar lagunya afgan ya Allah... 😭😭😭😭
fitri anwar
🥺🥺😭😭😭 pliss jangan pergi, ego mu terllu tinggi Kirania, dsini bukan kamu saja dan Dirga saja yang sakit, kami yg baca juga sakit..🥺😭😭😭😭
fitri anwar
no comen🤣🤣🤣🤣🤣
fitri anwar
sama Edo aja yah Nadia.. cocok😍🔥🔥
fitri anwar
Neng taya🔥🤣🤣🤣
fitri anwar
Maklumlah sama² rindu🥺🥺😘😘😘
fitri anwar
🥺🥺 bilang aku juga cinta kamu dirga, aku rindu kamu gitu dong kirania.😭😭😭😭
fitri anwar
pliss Nadia tolong pergi plissss🤣
fitri anwar
emang enak, iya paling enak🤣🤣🤣🤣
fitri anwar
aduh horor🥺😭😭😭
fitri anwar
mantap bang Dirga🔥😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!