NovelToon NovelToon
Ustadzah Pengganti Pengantin

Ustadzah Pengganti Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Malam yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi Adrian berubah menjadi mimpi buruk ketika ia mendapat kabar bahwa calon istrinya, Liana, mengalami kecelakaan fatal. Saat tiba di lokasi kejadian, Adrian terkejut menemukan Liana meninggal bersama seorang pria bernama Jamie, yang ternyata adalah kekasih Fatma.
Fatma, seorang ustadzah yang salehah, hancur mengetahui pria yang dicintainya telah berselingkuh dengan wanita yang bahkan tidak dikenalnya. Di tengah duka dan amarah, Adrian melampiaskan kesalahannya kepada Fatma dan menuduhnya tidak mampu menjaga Jamie. Meski Fatma menegaskan bahwa dirinya juga korban pengkhianatan, Adrian yang dipenuhi emosi membuat keputusan nekat: pada malam yang sama ia memaksa Fatma untuk menjadi istrinya.
Dari tragedi yang menyatukan dua hati yang sama-sama terluka, dimulailah kisah penuh konflik, luka, dan takdir yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Suara deru mesin mobil yang dikemudikan Bryan perlahan melambat, lalu berhenti tepat di depan sebuah rumah dengan pekarangan yang cukup luas.

Di sana, sehelai bendera putih masih berkibar dengan pilu di tiang pagar, melambangkan duka yang belum usai.

Kursi-kursi plastik berjejer di bawah tenda, dan beberapa orang tetangga masih terlihat datang untuk bertakziah.

Fatma menatap pemandangan itu dengan dada yang bergemuruh.

Rasa bersalah, sedih, dan bingung bercampur menjadi satu.

Dengan perlahan, ia membuka pintu mobil dan melangkah turun.

Tubuhnya yang masih didera rasa linu akibat siksaan Adrian dipaksakannya untuk tetap tegak.

"Assalamualaikum..." ucap Fatma lembut saat melangkah masuk ke dalam teras rumah yang dipenuhi suasana duka.

"Waalaikumsalam. Masuk, Nduk," sahut Ibu dari almarhum Jamie.

Wajah paruh baya itu tampak sembap dan kuyu karena terlalu banyak menangis.

Beliau langsung menyambut Fatma dan menuntunnya masuk ke ruang tamu.

Fatma duduk bersimpuh di atas karpet, berhadapan langsung dengan kedua orang tua Jamie.

Suasana mendadak hening dan terasa begitu berat.

"Nduk, maafkan Ibu dan Bapak karena..." Kalimat Sang Ibu terputus oleh isak tangis yang kembali pecah.

Beliau menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.

Fatma mengernyitkan keningnya, rasa cemas seketika merayapi hatinya.

"Karena apa, Bu? Ada apa sebenarnya?"

Sebelum pertanyaan Fatma terjawab, seorang gadis remaja—adik kandung Jamie—keluar dari ruangan dalam sambil membawa sebuah benda.

Ia melangkah perlahan lalu duduk tepat di samping Fatma.

Di tangannya, ada sebuah buku agenda bersampul kulit hitam yang tampak sedikit lecet di bagian sudutnya.

"Maafkan Mas Jamie, Mbak Fatma," ucap adik Jamie dengan suara parau, menahan tangis.

"Ini, buku harian Mas Jamie yang ada di dalam mobil kemarin saat kecelakaan terjadi. Tadi pagi pihak kepolisian datang kemari untuk mengembalikan barang-barang Mas Jamie, dan mereka mengatakan kalau..." Gadis itu menarik napas dalam-dalam, "...kalau Mbak Liana yang memaksa Mas Jamie untuk membawanya kabur hari itu."

Deg!

Jantung Fatma seperti mau berhenti berdetak setelah mendengar perkataan dari adik Jamie.

"Maksud kamu apa, Dek?" tanya Fatma.

"Ternyata selamat ini Mas Jamie juga mempunyai hubungan rahasia dengan Mbak Liana, Mbak. Mas Jamie mengkhianati Mbak Fatma. Untuk lebih jelasnya, Mbak baca sendiri saja isi buku harian Mas Jamie ini," lirih gadis itu sambil mengulurkan buku harian tersebut ke pangkuan Fatma.

Mendengar penuturan itu, hati Fatma terasa seperti teriris sembilu.

Sangat perih hingga membuatnya sesak napas. Ia sama sekali tidak menyangka, Jamie—lelaki yang selama ini dikenal sangat sopan, saleh, menghormatinya, dan tidak pernah sekali pun menyakiti hatinya—ternyata tega bermain api di belakangnya. Dan yang lebih mengejutkan, wanita itu adalah Liana.

Calon istri Adrian, pria yang kini menjelma menjadi monster dalam hidup Fatma demi membalaskan dendam Liana.

Dengan tangan yang gemetar hebat, Fatma mendekap buku harian itu di dadanya.

Setelah beberapa saat bergelut dengan rasa syok yang luar biasa, ia memaksakan diri untuk pamit.

"I-ibu, Bapak. Fatma pamit pulang dulu. Terima kasih atas kejujurannya. Assalamualaikum."

Di dalam mobil, keheningan terasa begitu mencekam.

Bryan melajukan kendaraannya membelah jalanan dengan kecepatan sedang.

Dari kaca spion, Bryan bisa melihat betapa terpukulnya wanita suci itu.

Air mata Fatma mengalir tanpa suara, membasahi pipinya yang masih menyisakan lebam keunguan.

Dengan jemari yang terus bergetar, Fatma perlahan membuka halaman pertama buku harian milik Jamie.

Lembar demi lembar ia balik, hingga matanya terpaku pada tulisan tangan Jamie yang sangat ia kenali.

Tulisan itu mengurai tabir gelap yang selama ini tersembunyi rapat.

12 Desember

Hari ini aku tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita bernama Liana di sebuah kafe di pusat kota. Dia sangat cantik, modis, dan memiliki daya pikat yang luar biasa. Berbeda jauh dengan Fatma yang selalu menjaga jarak dan bersikap anggun. Liana adalah wanita yang hidup di dunia gemerlap. Entah mengapa, percakapan singkat kami hari ini membuatku memikirkannya sepanjang malam. Ada getaran aneh yang egois di dalam dadaku.

5 Januari

Aku semakin jauh melangkah. Hubunganku dan Liana menjadi semakin intens. Aku tahu ini salah, aku tahu aku sudah mengkhianati Fatma, wanita baik-baik yang harusnya kujaga perasaannya. Tapi Liana... dia menawarkan kebebasan yang tidak pernah kudapatkan dari Fatma. Liana tidak ragu menyentuhku, meraba tanganku, dan memberikan perhatian yang membuat egoku sebagai lelaki melambung tinggi. Aku terjebak di antara rasa bersalah pada Fatma dan gairah yang ditawarkan Liana.

22 Februari

Malam ini, badai itu benar-benar menyeretku ke dalam dosa yang paling dalam. Di dalam kamar apartemen milik Liana yang sepi, kami berdua hanyut oleh atmosfer malam. Liana yang memulai, dia mendekat dan memelukku, berbisik bahwa dia tidak mencintai Adrian, tunangannya yang kaya raya tapi kaku itu. Detik itu juga, pertahananku runtuh. Kami melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Dosa besar telah kulakukan. Aku mencintai Fatma dengan segala kesuciannya, tapi aku benar-benar tidak menyangka jika Liana yang baru kukenal beberapa bulan ini justru dengan begitu mudah memberikan kesuciannya kepadaku hanya demi memuaskan nafsunya dan pelariannya dari Adrian.

10 Mei

Liana menghubungiku sambil menangis histeris. Dia bilang hari pernikahannya dengan Adrian sudah di depan mata, tapi dia tidak bisa hidup dengan pria temperamental itu. Dia memaksaku untuk membawanya kabur tepat di hari pernikahan mereka, atau dia akan nekat mengakhiri hidupnya. Aku panik. Aku tahu ini akan menghancurkan pernikahanku dengan Fatma yang juga sudah di depan mata. Tapi aku terlanjur terikat oleh dosa bersama Liana...

Brak!

Fatma menutup buku harian itu dengan kasar. Tubuhnya bergetar hebat, dan tangisnya yang sejak tadi tertahan akhirnya pecah.

Dadanya naik turun mengatur napas yang mendadak sesak.

Kebenaran ini terlalu kejam untuknya. Jamie yang ditangisinya ternyata seorang penjahat yang mengkhianati cintanya. Dan Adrian, pria itu telah menyiksanya habis-habis karena membela seorang wanita yang jelas-jelas telah mengkhianatinya dengan pria lain di dalam kamar apartemen.

"Nyonya, Anda baik-baik saja?" tanya Bryan cemas dari kursi depan setelah mendengar isak tangis Fatma yang begitu menyayat hati.

Fatma tidak menjawab. Ia hanya bisa memeluk erat buku harian itu di atas pangkuannya, menatap keluar jendela dengan tatapan kosong.

Di dalam hatinya, sebuah tekad baru mulai muncul.

Ia memegang bukti kebenaran ini sekarang. Namun, pertanyaan besar kini membayangi pikirannya:

Apakah Adrian yang arogan dan keras kepala itu akan percaya jika ia menyodorkan buku harian ini? Ataukah pria itu justru akan semakin mengamuk karena delusi cintanya pada Liana diusik?

Mobil yang dikemudikan Bryan perlahan memasuki pelataran rumah mewah milik Adrian.

Detik itu juga, atmosfer di dalam kabin seketika terasa mencekam dan seberat timah.

Tatapan Fatma langsung terpaku pada sebuah mobil sport hitam yang sudah terparkir rapi di garasi milik Adrian.

Pria itu sudah pulang, jauh lebih awal dari jam kantor biasanya.

Jantung Fatma berdegup kencang berkejaran dengan rasa takut.

Dengan tangan yang gemetar hebat, ia bergegas memasukkan buku harian Jamie ke dalam bagian paling dalam tasnya, lalu menarik ritsletingnya rapat-rapat.

Bryan mematikan mesin mobil. Sebelum turun, ia melirik Fatma dari spion tengah, memberikan tatapan peringatan yang sarat akan kekhawatiran.

Bryan mengangguk kecil, memberi isyarat tanpa suara agar Fatma mempersiapkan mentalnya untuk menghadapi badai yang tampaknya sudah menanti di dalam.

Fatma menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan gemuruh di dadanya, lalu melangkah keluar mobil dengan tubuh yang masih linu.

Begitu pintu utama rumah dikuak perlahan, hawa dingin dan sunyi langsung menyergap.

Ruang tamu itu tampak gelap gulita karena tidak ada satu pun lampu yang dinyalakan.

Hanya ada seberkas sinar matahari sore yang temaram, menerobos masuk secara diagonal dari sela-sela gorden jendela yang terbuka sedikit, membelah kegelapan ruangan.

Di tengah keheningan itu, sosok Adrian duduk angkuh di sofa tunggal.

Wajahnya separuh terekspos cahaya sore, menampilkan rahang yang mengeras dan tatapan mata elang yang dingin mematikan.

Di jemarinya, ia memegang cangkir yang berisi sisa kopi hitam dingin buatan Fatma tadi pagi.

Pria itu menyesapnya perlahan, tanpa mengalihkan pandangan tajamnya sedikit pun dari Fatma yang baru saja melangkah masuk.

"Dari mana saja kamu, istriku?" suara Adrian mengalun rendah, namun gaungnya terdengar begitu mengerikan di dalam ruangan yang sunyi itu.

1
ahs@
Adrian stress... melampiaskan kekesalannya kepada fatma yang tidak tahu apa" .Liana sendiri yang selingkuh dengan Jamie..
falea sezi
mau like kasih hadiah yo males
falea sezi
🤣🤣 uda di aniyaya tp di beri kesempatan 🤣🤣 maaf ya thor. pantes like sepi wong goblok
falea sezi
males MC nya oon skip aja😒 emosi q liat cwek bloon lulusan pesantren tp goblok
falea sezi
goblok klo. uda. ketauan belangnya jangan ampe balikan mending crrai😒
falea sezi
🤣 orang gila cari tau dlu calon istri mu yg gatel nyalahin orang😒
Soviani
lanjut up ny
sri hastuti
huuhh goblok banget sih fatma ini, mau mati ya, sdh bongkar aja kejahatan suamimu, bikin jengkel, jd wanita jangan ngalah terus, km gak salah, ayolah thor kelamaan, cepet dibongkar kejahatan Adrian 😡😡😡
sri hastuti
huuh pengen tak bunuh aja adrian thor, bikin jengkel aja, kelamaan thor ,bisa mati itu fàtma, 😡😡😡😡
sri hastuti
pie to ini,sdh gila si adrian,ah jd males aku, orang kok goblok dan kejam spt itu dibiarkan thor , huuhhh bikin 😡😡😡
keynara
si Adrian emang bener bener udah gila nyiksa Fatma tanpa ampun
Himna Mohamad
lanjut kk
keynara
la kasian Fatma nggak tau apa apa jadi sasaran dendam si Adrian duh ujian Fatma berat banget💪
lanjut thor🙏
sri hastuti
konyol ini adrian thor, huuhhh pengen tak pukul aja ,jd laki2 kok spt itu, gak mau trima kenyataan, dasar pengecut , 😡😡😡
bikin jengkel aja thor 😡😡
my name is pho: sabar kak🤭🙏
total 1 replies
sri hastuti
dasar Adrian konyol, yg selingkuh tunangannya kok gak mau trima, dasarr laki2 bego, malah memaksa orang lain, sdh gila dia 😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!