NovelToon NovelToon
Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Semua benda di dunia memiliki harga.

Rumah, restoran, perusahaan, bahkan kesempatan yang tidak bisa dibeli dengan uang sekalipun.

Saat hidup Lin Liu berada di titik terendah, sebuah sistem misterius memilihnya sebagai pemilik baru. Sistem itu tidak memberinya uang, kekuatan, ataupun keberuntungan.

Yang diberikannya hanyalah... diskon.

Semakin besar target yang berhasil dicapai, semakin langka kartu diskon yang diperoleh. Dengan satu kartu, sesuatu yang mustahil dimiliki bisa berubah menjadi kesempatan yang berada dalam jangkauan.

Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensinya.

Di balik setiap transaksi, tersembunyi rahasia yang membuat dunia tidak sesederhana yang terlihat. Kini Lin Liu harus menentukan apa yang layak dibeli... dan apa yang seharusnya tidak pernah memiliki harga.

Karena ketika segalanya bisa dibeli, batas antara keberuntungan dan keserakahan menjadi sangat tipis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Lin Liu menatap layar ponselnya lama, jantungnya berdegup kencang antara harapan dan kekhawatiran. Dokumen soal pinjaman ilegal Chen Datong, jika benar adanya, bisa menjadi senjata yang cukup kuat untuk melawan pengusaha rentenir itu—namun mengeluarkannya dari rumah yang kini dijaga ketat oleh ayah Huang Ruoxi bukanlah perkara mudah.

"Bagaimana caranya aku bisa masuk? Gerbang rumahmu sekarang dijaga ketat," Lin Liu membalas pesan itu dengan cepat, pikirannya berputar mencari kemungkinan solusi.

Balasan dari Huang Ruoxi datang tidak lama kemudian. "Ada pintu belakang dekat taman yang jarang dijaga, biasa dipakai tukang kebun. Besok malam, jam sebelas, saat semua orang sudah tidur, aku akan menunggumu di sana."

...-----...

Sepanjang hari berikutnya, Lin Liu berusaha menjalani rutinitasnya seperti biasa, membantu Su Yan membersihkan sisa kerusakan di gudang sambil terus mengejar target misi yang tersisa. Namun pikirannya tidak sepenuhnya fokus, terus memikirkan rencana berisiko yang akan dia jalankan malam nanti.

Menjelang malam, dia berpamitan kepada Su Yan dengan alasan sederhana, tidak ingin melibatkan Su Yan lebih jauh dalam rencana yang penuh risiko itu. Dia menyusuri jalanan kota yang mulai sepi, hatinya berdebar kencang saat akhirnya tiba di kawasan elite tempat rumah keluarga Huang berada.

Dia menemukan pintu belakang yang dimaksud, tersembunyi di balik semak-semak rimbun dekat pagar taman. Tepat pukul sebelas, pintu itu berderit pelan terbuka, dan Huang Ruoxi muncul dengan wajah tegang, mengenakan pakaian serba gelap yang tidak biasa dia kenakan.

"Cepat masuk, sebelum ada yang lihat," bisiknya, menarik tangan Lin Liu masuk melewati taman gelap menuju sebuah pintu samping yang mengarah langsung ke ruang kerja ayahnya.

Ruang kerja itu sepi dan gelap, hanya diterangi cahaya bulan yang menyusup dari jendela besar. Huang Ruoxi bergerak cepat menuju sebuah lemari arsip di sudut ruangan, mengeluarkan sebuah map tebal berisi dokumen-dokumen yang sudah dia temukan sebelumnya.

"Ini dia," bisiknya, menyerahkan map itu kepada Lin Liu. "Aku sudah baca sekilas, isinya soal perjanjian pinjaman antara ayahku dan Chen Datong, lengkap dengan bunga yang jauh melebihi batas hukum. Kalau ini dilaporkan ke pihak berwenang, Chen Datong bisa terjerat kasus rentenir ilegal."

Lin Liu membolak-balik dokumen itu cepat di bawah cahaya bulan yang minim, matanya menangkap angka-angka dan istilah hukum yang meskipun tidak sepenuhnya dia pahami, cukup jelas menunjukkan praktik yang jauh dari sah.

"Ini bisa jadi bukti kuat," gumamnya, dadanya dipenuhi harapan baru. "Tapi kita harus hati-hati menggunakannya. Kalau ayahmu juga terlibat dalam perjanjian ini, dia bisa ikut terseret masalah hukum."

"Aku tahu risikonya," Huang Ruoxi menjawab tegas, meskipun suaranya sedikit bergetar. "Tapi aku lebih memilih ayahku menghadapi masalah hukum daripada aku harus menikah dengan Liu Feng dan hidup dalam bayang-bayang Chen Datong selamanya."

Sebelum Lin Liu sempat menjawab, suara langkah kaki berat tiba-tiba terdengar mendekat dari koridor luar ruang kerja, disertai cahaya senter yang menyapu celah bawah pintu.

"Ada yang di dalam ruang kerja Tuan?" suara satpam terdengar curiga dari luar pintu.

Huang Ruoxi membeku seketika, matanya melebar panik menatap Lin Liu yang masih memegang map dokumen penting itu di tangannya.

Suasana menjadi hening. Untuk sesaat, hanya terdengar suara detak jantung yang berdebar.

1
Elzi Lamoz
Sistem. semoga sistem ini bisa bantu Lin Liu, tapi terlalu bergantung sistem juga bakal dia jadi lemah. bukan fisik tapi hatinya.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%: Gak kok sistemnya itu lebih kek motivasi dengan imbalan hadiah kartu diskon
total 1 replies
Elzi Lamoz
bukannya bantu orang malah mencibir. laki atau cewek sih suami nya ini.
Intsomi: 🤣....
total 3 replies
Elzi Lamoz
Jangan terlalu memikirkan apa yang udah terjadi, mending isi perut dulu, walau dompet kosong.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%
Sering terjadi di Indonesia, ULTI setiap orang tua😹
Elzi Lamoz
Kasian sih, terus ada bayangan emak bapaknya berkata di keheningan. kamu harus membalas budi karena telah kami besarkan nak🥲
Elzi Lamoz
Depkolertor kah, sadis parah🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!