ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11.menyebalkan juga meresahkan
Hengdian World Studios Xishang Hotel menjadi pilihan meimei Berjarak 4,2km dari area studio.
" baik terimakasih kak lin " ucap Meimei setelah sampai di depan gedung holiday express
Asisten Lin tersenyum " o,mei " panggil asisten Lin sebelum Meimei benar benar turun dari taxi." ya " jawab Meimei berbalik
" emm boleh minta nomer kontak mu ,,???" tanya asisten lin
Meimei mengangkat sebelah alisnya " untuk,,??? Apa ini juga atas perintah artis itu,,???" tanya Meimei
Asisten Lin mengangguk " maafkan aku kak lin " jawab Meimei berlalu
Asisten Lin hanya bisa memandang Meimei dari kejauhan " jika kau tujuan jian hao maka aku akan mengusahakannya mei " gumam asisten lin walau " tidak mungkin sekalipun "
klik
Ruangan mewah dan harum menyambut kedatangan Meimei ,Meimei tidak memperdulikan seberapa mewah kamarnya saat ini tujuannya adalah kasur
Bruk
meimei menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur empuk " tak apa mei untuk kali ini saja kau membayar mahal atas tidur nyenyak mu " gumam Meimei terpejam
Asisten lin sudah kembali dan langsung menemui jian Hao yang sedang membaca scrip
" bagaimana,,??" tanya jian hao
Asisten lin mengangguk dengan mulut melengkung ke bawah" dia sudah istirahat" jawab asisten lin " tapi aku gagal mendapatkan nomer kontaknya " lanjut asisten lin
Jian hao menaruh kertas scrip yang berukuran tebal tersebut " kenapa ,,??" tanya jian hao heran
" dia menolak memberikannya " jawab asisten lin santai
" kau serius dia menolaknya ,,??" tanya jian hao tidak percaya
Asisten mengangguk memasukkan roti isi kedalam mulutnya
melihat reaksi asisten Lin membuat jian hao menjatuhkan punggungnya ke sandaran kursi dengan keras
" kau menyukainya ,,??? Tanya asisten lin
" ciih,," jian hao tersenyum miring " tidak,,aku hanya ingin mengembalikan motornya " jawab jian hao
" kalau hanya karena itu biar aku saja yang mengantarkan " ucap asisten lin
Jian Hao mengangguk walau ragu
Syuting kembali di mulai jian hao bekerja keras agar bisa menghasilkan adegan yang sempurna untuk menghibur semua orang yang menyukai drama cina ,ciangyue masih setia berada disana melihat idolanya melakukan laga aksi membuat ciangyue berjingkrak kegirangan kedua tangannya digigit gemas melihat bagaimana hot nya seorang jian hao
dari kejauhan asisten Lin memperhatikan gerak gerik ciangyue " apakah dia tidak memikirkan temannya " gumama asisten Lin kesal sendiri
Jam satu malam kegiatan syuting berakhir jian Hao membuka semua kostum yang melekat pada tubuh kekarnya hanya menyisakan kaos singlet hitam yang sangat kontras dengan kulitnya ,rambut masih dalam keadaan panjang ala seorang kaisar cina
" kembali ke hotel ,,??" tanya asisten lin
" Hem " jawab jian Hao badannya bersandar pada kursi mobil dengan mata terpejam
" aku butuh hiburan " ucap jian hao
" kau yakin ???" tanya asisten Lin melihat ke arah jian Hao untuk memastikan
" Hem "
Asisten Lin mengerti dan melakukan panggilan dengan nomer kontak tidak ada nama
Didalam hotel mewah bagi kaum mendang mending itu bukan hotel tapi rumah di kawasan real estate,botol minuman berserakan di atas meja jian hao tidak berhenti menegak semua minumannya
Asisten Lin menatap jin hao dengan tatapan iba ,kemewahan yang jian hao miliki buktinya tidak bisa membuatnya bahagia
Tintong
Asisten Lin beranjak " masuklah " ucap asisten Lin kepada wanita yang memakai pakaian kurang bahan,dengan panggul yang bergoyang kesana kemari wanita tersebut masuk tanpa ragu membuka switer yang ia gunakan tersisa hanya baju dengan tali spaghetti punggung mulus terekspos sampai pinggang dan belahan dada rendah memperlihatkan kedua gunung kembar yang kedinginan
Jian hao duduk dengan badan yang sedikit merendah kaki jenjang nya terbuka dengan masih celana bahan yang melekat tanpa baju jari tengah jian hao bergerak memanggil wanita tersebut ,tanpa ragu wanita tersebut duduk di atas pangkuan jian hao dan mulai melakukan pekerjaan nya lidah liar yang sudah terlatih menjelajahi tubuh jian hao tanpa ada yang terlewatkan
Jian hao menengadah ke atas berusaha menikmati sentuhan wanita tersebut matanya terpejam berusaha meresapi setiap kecupan yang di berikan namun otaknya tidak bisa menerima terlebih hatinya ,hatinya goyah oleh sensasi yang hampir membuatnya meledak
Jian hao mendorong wanita tersebut
Bruk
" aw,,apa yang kau lakukan ,,??" tanya wanita tersebut dengan lembut" apa kurang memuaskan ??,,bukan kah jika ingin lebih puas harus kau masukkan ,,??" tanya wanita tersebut merangkak dan mencoba membuka ikat pinggang jian hao
Jian hao menatap wanita tersebut membiarkan apa yang wanita tersebut lakukan jian Hao ingin menguji hatinya ,saat wanita itu mulai mengulum junornya bayangan wanita berhijab muncul di pelupuk matanya " hentikan,,!!!" perintah jian hao sarkas " pergilah " usir jin hao memperbaiki celana nya.
" tapi aku belum melakukannya ,," ucap wanita tersebut
" tidak perlu ,,pergilah Lin akan mentransfer mu seperti biasa " ucap jian Hao berjalan sempoyongan menuju kamar nya
Wanita tersebut merapihkan pakaian nya dan berlalu pergi ,menggunakan lift umum raut wajah di tekuk ,baginya melayani seorang jian hao keberuntungan yang sangat besar selain mendapatkan bayaran yang luar biasa juga bisa menyentuh tubuh yang sangat indah ,walau selama menjadi wanita pemuas jin hao ia tidak pernah merasakan junior jian hao langsung masuk kedalam gua nya tapi itu sudah lebih dari cukup
Jian Hao sangat menjaga dirinya walau ia butuh pelepasan tapi jian Hao sangat menjaga milik nya tetap bersih
asisten lin yang sedang menikmati kopinya mengerutkan dahi saat matanya menatap wanita bayaran itu pergi dengan kesal " sebentar sekali " gumam asisten lin
Ting
Pesan masuk * jian hao * kirim uangnya sekarang dan putuskan kontrak
Asisten lin tersenyum miring setelah membaca pesan dari jin hao " semoga bukan karena bosan tapi benar benar sudah lelah " gumam asisten Lin dan segera melakukan apa yang diperintahkan jin hao
Trriiing
Tidak lama panggilan masuk dari jian hao
" antarkan aku dimana Meimei menginap,dan pesan kan kamar yang ber sebalahan dengan kamar Meimei "
" dengan senang hati " jawab asisten Lin
Tidak lama jian hao turun dengan celana Levis gombrong nya didalam nya hada ada kaos polos ditutup dengan hodie yang menutup kepalanya tidak lupa masker hitam melekat di wajah tampannya
Dengan semangat asisten lin mengikuti langkah jian hao mengendarai mobilnya menuju hotel dimana Meimei berada
klik
Bunyi pintu terbuka ,jian hao masuk dan membuka lemari pendingin menemukan satu botol air minum memeriksa tanggal kadaluarsa nya dan menegak minum tersebut agar sedikit menghilangkan pusing yang ia rasakan
Melangkah menuju balkon bersandar di pinggiran pagar balkon kamarnya dan menghadap ke arah kamar Meimei ,lampu kamar Meimei masih menyala itu artinya" dia belum tidur " gumam jian hao
bayangan seorang wanita dengan hijab nya sedang berjoget kecil menikmati musik yang Meimei putar senyum jian Hao terbit
Sayup namun pasti telinga jian Hao mendengar suara wanita yang sedang mengikuti senandung lagu yang ia dengarkan ,jian Hao menarik kursi duduk dan menaikkan kedua kakinya ke atas pagar
Meimei yang sedang menikmati lagu tidak memperhatikan sekitarnya ,keluar dari kamar menuju balkon masih dengan nyanyian kecil menggerakkan tubuhnya ke kanan kekiri sesekali jarinya menjetik mengeluarkan bunyi
ishq ke di galiyan tang hai
Sharmo sharmi Mein bandh hai
Kaisi yeh Jang hai
Pal pal yeh Dil ghabraye
Pal pal yeh Dil sharmaye
( India haule haule )
Badan Meimei berputar tangannya lentur saat menirukan tarian India,jian hao tersenyum senang melihat bagaimana Meimei menjadi dirinya sendiri
" iyaa,,! " jerit Meimei saat mendengar bel kamarnya berbunyi
Meimie berlalu dan jian hao menegakkan tubuhnya kembali kedalam kamar mengambil hodie dan mengenakan nya menutup kepalanya dengan topi hodie lalu kembali duduk
Sayup sayup jian Hao mendengar suara Meimei menggelegar memarahi seseorang
" jauh jauh kau ciangyue " ucap Meimei kembali keluar dan menutup pintu balkon
meimei duduk dengan memangku satu cup mie pedas, lagu sudah Meimei matikan mulut Meimei penuh dengan mie tapi mulutnya masih merepet memarahi ciangyue
Uhuk uhuk
Meimei menepuk dadanya yang terasa perih karena tersedak mie pedas " ya allaah ,,malah lupa bawa minum " ucap Meimei dengan suara parau karena mie pedas
" ni " ucap suara dalam seorang laki laki
Meimei menatap dari kejauhan mengerutkan dahinya " siapa,,??" tanya Meimei
Jian hao membuka topi hodie nya
Saat tau siapa orang tersebut Meimei menaruh cup mie nya dengan keras dan membuang nafas kasar " lupakan " ucap meimei
Uhuk uhukkk
Meimei kembali terbatuk tangannya berusaha menahan rasa yang terasa perih di hidung nya , melihat itu jian hao tidak membuang waktu ia meloncat dari balkon kamarnya ke balkon kamar Meimei dan memaksa Meimei agar menerima air yang ia berikan
" kau gila ,,!!" ucap Meimei wajahnya terlihat memerah menahan rasa sakit yang membakar dadanya
Meimei meminum abis air yang jin hao berikan dengan tidak menempelkan bibirnya pada lubang botol" terimakasih " ucap Meimei pelan
"ak-
Sreet
Mendengar pintu terbuka Meimei segera menarik baju hodie jian hao dan memaksa jin hao untuk bersembunyi di balik kursi yang ia duduki
" mei,,aku butuh udara segar " ucap ciang Yue dengan tubuh yang masih sempoyongan
" jangan mendekat ,!!" cegah Meimei dengan mengangkat tangannya
" kenapa ,??" tanya ciang Yue " aku hanya ingin duduk "
" kau terlalu bau alkohol Yue,,!!" ucap meimei
" hah,,kamu gak seru " ucap ciang Yue duduk dilantai bersandarkan pagar , bau alkohol menyengat membuat Meimei menutup hidungnya dengan ujung hijab yang ia pakai
" jian haaooo" racau cian Yue
" isss" desis Meimei sinis
" kau tau mei ,,,tadi dia berciuman dan itu sangat sexi " racau ciang Yue
" lalu,,??" tanya Meimei
" aku juga mau " ucap ciang Yue
Pluk
Meimei melempar ciang yue dengan botol plastik kosong bekas ia minum
" kau tidak malu,,??" tanya Meimei
" malu kenapa,,heheh semua wanita sangat menginginkan ciuman jian hao,,apa kau tidak,,??" tanya ciang Yue
" tidak " jawab tegas Meimei
" kenapa,,,apa karena kau takut pingsan dibuatnya ,,uhhh" ciang Yue memeluk dirinya sendiri saat bayangan bagaimana jian Hao melakukan adegan kissing tadi
" tidak juga " ucap Meimei lagi
" lalu ,,,"
" aku tidak ingin bibirku bersentuhan dengan bibir yang murahan " ucap Meimei sarkas matanya melirik ke samping melihat ujung topi hodie jian hao
Jian hao meremat kuat tanganya saat mendengar perkataan kasar Meimei
" kau ini ,,dia tidak murahan ,,dia itu artis profesional" bela ciang yue
" terserah " ucap Meimei
" ah mei kau tidak seru " ucap ciang Yue yang ingin membuka baju terakhirnya
" hei hei,,,!!! " kaget Meimei saat melihat apa yang ingin ciang Yue lakukan " apa yang kau lakukan,,!!??" tanya Meimei
" aku kegerahan,,,biarkan aku membukanya ,,disini tidak ada siapa siapa "
" siapa bilang ,,em ,,,ee,,,maksudku ada aku apa kau tidak malu ,,!!??"
" kau,," tunjuk ciang Yue terkekeh " kita sama sama perempuan,,,semua yang aku miliki sama dengan milikmu pay-
" ciang Yue ,,,!!!,,,, hentikan ,,ayo masuk dan minum pereda pengar " ucap Meimei terpaksa menarik tubuh ciang Yue dan membawanya kedalam
Selamat membaca ❤️❤️❤️dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw