NovelToon NovelToon
Love Scandal

Love Scandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Tentara
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Trauma sang Letnan akan masa lalunya bersama seorang wanita untuk kesekian kalinya, membuatnya tidak ingin lagi berurusan dengan makhluk berjenis wanita.

Rasa sakit di hatinya membuatnya betah 'melajang', bahkan sampai rekan letting dan juniornya banyak yang memiliki momongan.

Namun, cara Tuhan mempertemukan manusia dengan jodohnya memang sangatlah adil. Ia sangat tidak menyukai gadis ini tapi.............

KONFLIK TINGKAT TINGGI. SKIP bagi yang tidak bisa membaca alur cerita berkonflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Ujian Om Rinto.

Anye gelisah, tapi sungguh dirinya tidak menyangka jika sosok yang sudah membuatnya kesal ternyata adalah pria yang ia cintai dalam diam, hanya saja kini semua sudah berbeda. Ia sudah menghina Bang Rinto. Entah pria itu akan kesal padanya atau tidak.

"Kita pacaran atau tidak??" Tanya Bang Rinto sekali lagi.

Karena terlanjur malu, Anye bingung mengungkapkan perasaannya.

"Nggak."

Bang Rinto pun cukup kaget tapi mengungkapkan pada Anye juga tidak akan memberi pelajaran.

"Bener nih nggak mau? Apa saya cari perempuan lain aja??"

Seketika Anye langsung bereaksi. "Mau cari perempuan lain??? Secepat itu Abang melanggar perjanjian??"

"Bagian mana yang saya langgar?? Kamu juga tidak mau sama saya." Jawab Bang Rinto.

"Kata siapa??" Sergah Anye.

"Jadi?? Kamu mau??" Tanya Bang Rinto.

Anye diam namun wajahnya tidak menunjukkan penolakan.

Bang Rinto menyimpan senyumnya. Anye hanya bisa meremas ujung kemejanya.

***

Setelah kejadian semalam, Anye mendadak mengalami insomnia. Dan hari ini dirinya menemui bintang saat akan menuju kampusnya.

"Aku pacaran sama Bang Rinto."

"Oohh.. Haaaaahh??? Bang Rinto???? Om-om yang waktu itu kamu ceritakan kulitnya gelap gosong, galak.. Yang suka marah-marah itu?????? Katanya kamu naksir kepribadian Black mamba???" Tanya Bintang memastikan telinganya masih dalam keadaan normal.

Anye mengangguk pelan, mulutnya memang diam tapi wajahnya penuh dengan tekanan.

"Jadi mau kamu kemanakan Black mamba mu????" Oceh Bintang sampai ikut panik.

"Sebenarnya, Black mamba ituuu.. Bang Rinto." Jawab Anye lirih.

"Laahh.. Kok bisa????? Itulah ya, makanya kamu jangan suka 'beli kucing dalam karung', kalau sudah begini bagaimana, Anyeee???? Matilah kau harus bersama manusia gelap macam Om Rinto."

"Gimana donk??? Gimana???" Anye mondar-mandir dengan gelisah. Tapi dirinya belum punya bahkan tidak punya cara terbaik untuk menghindari Bang Rinto.

"Aaaaaaah.. Aku ada ide."

"Apa?? Apaaa??" Anye sungguh antusias saat Bintang mendapatkan ide untuk membantunya.

"Bukankah Om Rinto itu pria yang kaku, dia pasti menjunjung harga diri tinggi. Tapi apapun itu, Bang Rinto tetaplah seorang pria dewasa. Ubah saja tingkah dan gaya pakaianmu. Buat om-om satu itu risih dan akhirnya meminta putus sama kamu karena keinginannya sendiri, beres kan??" Ujar Bintang.

"Naahh.. Iyaa..!! Kamu memang pintar Bii.." Anye berjingkrak girang, ide Bintang langsung melegakan hati Anye. " Nanti si Om-om Rin jemput aku, dan hari ini...... Aku akan membuatnya mundur karena keinginannya sendiri."

"Mantaapp.. Jangan lupa.. Buat dia juga ilfeel karena si Thomas masih mengejarmu." Imbuh Bintang tanpa paham situasi yang akan terjadi nanti.

-_-_-_-_-_-

Sore hari, Bang Rinto menunggu Anye di depan parkiran kampus dengan outfit seadanya. Sandal jepit hav*****s, celana loreng belel, kaos oblong kompi dengan jaket kulit hitam. Tentu saja sebatang rokok du*****l terselip di sela jarinya sambil bersandar di sisi mobilnya.

Tau Bang Rinto sudah menunggunya, Anye membuka kancing bajunya hingga sedikit memperlihatkan belahan dadanya. Tak lupa ia menarik roknya hingga tingginya jauh melebihi batas paha dengan belah samping cukup tinggi.

Tak banyak bicara, Bang Rinto melepas jaketnya lalu menyampirkannya pada bahu Anye. Beruntung jaket itu lumayan besar hingga cukup untuk mengcover sebagian tubuh Anye. Tapi siapa sangka Anye malah membuangnya begitu saja bahkan menendangnya jauh.

Saat itu masih tidak ada reaksi apapun dari Bang Rinto, ia mengambil jaketnya tanpa banyak bicara lalu kembali dan menyalakan mesin mobilnya.

Baru beberapa saat mobil berjalan, Anye sudah membuka lagi kancing baju yang kedua. "Gerah banget sih udaranya, AC nya mati ya??" Celetuknya.

Bang Rinto tetap diam, apalagi mobil keduanya ini baru saja dua bulan bersamanya. Dengan tenang ia menambah volume suhu AC.

:

Setengah perjalanan terlewati, Anye dengan sengaja menggulung rambutnya dengan sengaja hingga jelas memperlihatkan bagian dada dan paha karena gerakannya. Disaat yang sama, ekor mata elang Bang Rinto meliriknya. Tepat persis seperti dugaan Bintang dan Anye sangat senang karena merasa menang.

"Tutup belahan dadamu. Kalau tidak mau, pakai jaket Abang, atau jangan buka kaca jendela. Kita masuk pom bensin." Kata Bang Rinto.

Setibanya di pom bensin, Bang Rinto turun dan mengisi bahan bakar mobilnya. Anye yang usil memang tidak membuka kaca jendela, tapi ia langsung membuka pintu dan memperlihatkan belahan paha dan dada. Benar saja, petugas pengisi BBM refleks melirik Anye.

Tau Anye mulai bertingkah, Bang Rinto menendang pintu mobil hingga tertutup rapat.

jddrrr...

Tak hanya itu Bang Rinto berdiri tepat di hadapan petugas tersebut. "Awasi selang BBM nya, atau ku colok matamu..!!!"

"Ma_af pak. Saya tidak bermaksud begitu, saya tidak sengaja." Tapi sesekali matanya masih melihat ke arah pintu.

Dada Bang Rinto langsung memanas, ia menarik krah seragam petugas tersebut seraya mengangkat tinggi tangannya.

"Ma_af Pak. Ma_aaff..!!!"

Paham Anye juga salah, Bang Rinto segera membayar tagihan BBM nya lalu segera masuk ke dalam mobil.

"Kenapa harus marah sih Bang. Lagian kita kan, baru pacaran. Nggak usah panas............."

Bang Rinto melirik Anye dengan nafas berat dan besar. Anye pun tidak melanjutkan ucapannya. Tapi ia kembali dengan sengaja 'membenahi' pakaiannya agar Bang Rinto bereaksi. Siapa sangka Bang Rinto tidak meresponnya.

'Laki-laki ini normal atau tidak, sih??? Kenapa seperti tidak ada reaksi???'

"Om Riiinn.. Kita kan, sudah pacaran.... Mau nggak kalau...... Sekali-kali kita ngamar??" Godanya sambil menyentuh p*ha Bang Rinto.

Tak ada jawaban dari pria yang terus menatap jalan lurus di hadapannya. Anye semakin tidak sabar di buatnya.

"Nggak berani ya, Om??" Ejek Anye.

"Kamu cukup lihat pemandangan jalan di depan dan nggak usah nantang saya..!!" Kata Bang Rinto.

"Nggak ada yang lihat lho, Om. Hanya ada kita berdua. Masa nggak berani??" Goda Anye semakin nakal. "Kalau nggak berani, Anye mau cari cowok lain."

Seketika Bang Rinto menghentikan laju mobilnya di sisi tikungan hingga pengguna jalan lain menekan klakson secara bersamaan.

Anye pun luar biasa kagetnya dengan reaksi Bang Rinto yang menurutnya terlalu mendadak.

"Nggak perlu ke hotel, saya juga mampu 'selesaikan' kamu disini..!!!! Butuh yang bagaimana?? Saya penuhi semua sampai pinggangmu patah." Bentak Bang Rinto kesal.

"Kenapa Abang marah???? Nggak bisa ngomong baik-baik????" Omel Anye.

"Begini nih perempuan. Kamu yang cari perkara, kalau di tanggapi semakin menjadi." Bang Rinto sampai mengurut pangkal hidungnya.

"Ya sudah kalau begitu ayo." Ujar Anye masih terus mencari perkara agar Bang Rinto tidak betah bersamanya.

"B*****t, bisa bengkak perutmu bulan depan."

"Bengkak apanya. Sekarang saja omong doank." Protes Anye.

"Astaghfirullah hal adzim.." Bang Rinto menoleh dan menatap kedua bola mata Anye dengan lekat. "Kamu harus selesaikan pendidikanmu dulu, nggak usah mikir yang lain. Jadi ibu nggak segampang kecerobohanmu hari ini."

"Kan ada bapaknya. Memangnya Abang mau lari?????"

Bang Rinto sempat menggigit kecil bibirnya. Degub jantungnya sudah tak karuan.

.

.

.

.

1
Bunda Idza
maaf othor, sedikit meragukan asal usul Al Huda karena kehadirannya yang sesingkat-singkatnya itu...
Bojone_Batman: Hehehe.. Iya kak. Masih ada bab selanjutnya 🥰
total 1 replies
Maysuri
🤦🤦🤦
Maysuri
loh "".....bang ali ternyata pencuri jg....🤔🤔
Alika Subono
seru bgt
Maysuri
aduh thor .....aq yg deg" kan....
Bunda Idza
seperti flashback "untuk kamu"


memang rumit, percayakan kisah sesuai alur yang diinginkan othornya


semangat Thor.....sukses selalu
Maysuri
thor aq yg pusing ini,emang boleh y sebelum melahirkan menikah ....
Bojone_Batman: Situasinya.

Pernikahan Rinto dan Anye masih abu-abu. Saksi kunci adalah Pak Herliz ( dan Pak Harra ). Menikahi wanita hamil boleh saja. Asal tidak 'bersama' sampai anak itu lahir.

Ada beberapa keterangan mengenai hal ini. Silakan di baca hukumnya dan Nara juga mempelajarinya sebelum mengunggahnya menjadi cerita. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih banyak kakak🥰🙏
total 1 replies
Maysuri
pa adek dah lahir....
Maysuri
kok jd penasaran am mauriya dan bang ali y,🤔🤔🤔 mungkin ad apa" nya y mereka ber 2....
natali.suryani.julian
curiga nih bang Ali ada apa apa nya. penasaran bgt.
Ika Sunarti
cepat kasih titik terang nya kak
Maysuri
semangkin membingungkan....🤦🤦
dyah EkaPratiwi
semoga bang Ali nggak menyembunyikan bang rinto
Maysuri
loh.,..loohhhhh apa" an ini...🤔🤔
Maysuri
🤔🤔
dyah EkaPratiwi
mending minum racun ya bang
Bunda Idza
😂😂😂....kan black mamba to Nye...
Maysuri
🤦🤦🤦 pusing aq nyek,km mau am blek mama tp kok engk mau am bang rinio,iki piye toh.....😁😁
Maysuri
anye salut aq dngan keberanianmu....
💪💪
Bunda Idza
semangat kak othor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!