NovelToon NovelToon
Melawan Arus Takdir ( Cantika).

Melawan Arus Takdir ( Cantika).

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: ariyanteekk09

"ini akibatnya lo berani lukai pacar gua sialan, siapapun tidak gue izinin main tangan sama orang yang gue sayang.. lo ngerti kan!!".

" ngerti kak"ucap cantika.

"ingat lo itu cuma penebus hutang jadi jangan berharap gue memperlakukan lo dengan baik" desis bintang.

cantika tidak menyangka hidup nya seperti ini.. hatinya masih sakit karena perlakuan tidak adil. orang tuanya, kini dia kembali di buat kecewa sama nenek nya sendiri.

"gue tidak menyangka nenek tidak tulus menyayangi gue. dia sama aja dengan yang lain" oceh cantika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 11

Cantika dan yang lainnya sudah sampai di tempat kkn. Mereka langsung menuju kantor desa untuk bertemu dengan perangkat desa. Mereka 12 orang, 6 perempuan dan 6 laki-laki.

"Permisi pak! Kami dari kampus xx yang akan melakukan kkn di sini" valen sebagai ketua memberitahu kedatangannya kesana.

"Akhirnya kalian sudah datang, selamat datang di desa makmur indah. Kami perangkat desa sudah menunggu kedatangan kalian..saya pak darso selaku kades di sini" ucap pak kades memperkenalkan diri.

"Gimana perjalanan kalian di kesini".

" alhamdulillah lancar pak meskipun butuh 6 jam perjalanan menuju sini" jawab valen.

"Baik lah, mari bapak anterin ke rumah yang kalian tempati di selama di sini.. Bapak harap kalian mematuhi semua larangan yang ada di desa ini" pesan pak darso.

"Kalau boleh tahu apa aja larangan dan pantang yang harus kami ketahui pak" tanya kinan.

"Warga di sini kalau sudah magrib di larang keluar rumah, banyak warga yang masih mengikuti ajaran nenek moyang nya juga jadi kalau kalian melihat warga menyembah pohon-pohon besar menaruh sajen di depan rumah kalian abaikan saja.. Tapi kalian jangan takut mereka tidak jahat kok asal kalian tidak ikut campur urusan mereka" jelas pak darso selama perjalanan.

"Apa di sini jarang yang percaya ada nya Tuhan pak" tanya bagas.

"Bisa di hitung, bapak salah satunya menganut ajaran islam.. Kami di sini saling menghormati satu sama lain anak-anak.. Jadi bapak harap kalian paham dengan omongan bapak ".

Mereka semua mengangguk. Mereka datang ke sini juga untuk tugas kuliah bukannya yang lain.. Cantika terpesona dengan keindahannya desa itu tapi dia juga ngerti melihat pohon-pohon besar yang mereka lewatin.

Akhirnya mereka sampai juga di rumah yang akan mereka tempati. Rumah itu cukup besar dan bagus juga. Halamannya luas sekali.

"Silahkan masuk, rumah nya ada 4 kamar jadi kalian bisa 3 orang dalam sekamar.. Semoga kalian betah di sini".

"Pak apa boleh kami nyewa motor untuk di pakai selama di sini.. Kami butuhkan 6 motor" ucap valen.

"Bisa nanti ada yang anterin.. Satu lagi kalau ada yang hamil teman nya yang perempuan di jaga dengan baik-baik ya dan untuk yang hamil perbanyak zikir nya" setelah bicara seperti itu pak darso pamit sama mereka.

Mereka semua sudah tahu kalau cantika sudah hamil dan tidak masalah cantika ikut kelompok mereka, cuma riza yang dari awal tidak setuju.

"Apa gue bilang, seharusnya cantika tidak masuk kelompok kita!! Apalagi dia lagi hamil pasti kita akan kena masalah" ketus riza.

"Kenapa lo yang sewot, yang lain aja setuju kok.. Seharusnya lo yang keluar dari kelompok kita" jawab kinan.

"Tau tuh, si riza sewot banget sama cantika.. Lo cemburu valen lebih dekat dengan cantika ketimbang lo" ujar intan.

Riza masuk duluan mendengar omongan intan tersebut. Jelas lah dia jeles karena sudah lama naksir sama valen.

"Udah can lo gak usah dengerin kata riza.. Dan gak usah khawatir kita semua akan jaga lo di sini" ujar robi. Yang lain pun setuju dengan ucapan robi.

Mereka satu kelompok maka harus saling jaga satu sama lain. Mereka harus kompak selama tinggal di desa itu. Mereka pun masuk kedalam dan langsung pilih kamar yang akan di tempati.

Cantika, kinan dan putri satu kamar. Valen masuk membawa kasur yang telah di siapkan untuk cantika. Dia mau sahabat nya itu nyaman tinggal di sana.

"Can ini vitamin lo, harus di simpan baik-baik ya" valen memberikan cantika, kinan dan putri pun di kasih vitamin dan obat-obatan yang lain baru setelah itu dia kembali masuk ke kamarnya.

"Sayang kamu jangan rewel ya,, buat mama nyaman selama tinggal di sini batin cantika sambil mengelus perutnya.

Karena kecapean, mereka semua memutuskan untuk istirahat sampai sore.. Badan mereka butuh istirahat setelah perjalanannya jauh.. Apalagi udara di sana bikin tidur nyenyak sekali.

*******

Kaum perempuan sibuk masak di dapur, cuma riza yang gak ikut karena dia anak yang manja dan tidak pernah masuk dapur.

Ke lima orang itu bagi-bagi tugas ada yang masak nasi, ada yang potong sayuran dan yang lainnya. Mereka ngobrol hal-hal yang lucu sampai suara tawa mereka kedengaran sampai ruang depan.

Sedangkan para kaum adam lagi mempersiapkan agenda yang akan mereka kerjakan di desa makmur indah.

" makanan sudah matang, bapak-bapak mau makan sekarang atau setelah sholat magrib " tanya hanum.

"Setelah sholat aja num. Nanggung nih sebentar lagi azan magrib" jawab wawan.

"Baik lah, gue kebelakang dulu kasih tahu anak-anak yang lain" hanum pun ke belakang.

"Sumpah gue kesel sama riza.. Mentang-mentang anak orang kaya tidak mau bantu kita di dapur" omel intan.

"Udah lah tan. Mungkin riza tidak biasa masuk dapur makanya dia nolak" cantika berpikir positif saja.

"Masalahnya bukan dia aja anak orang kaya.. Putri juga kan anak tunggal kaya raya malah lebih kaya dari si riza tapi dia fine-fine aja masuk dapur" intan membandingkan putri dan riza..

Cantika dan kinan saling tatap. Di antara mereka bertiga putri memang anak orang kaya tapi putri di didik orang tuanya dengan hidup yang sederhana dan tidak memanjakannya.

Tapi valen lah anak Sultan di antara mereka berempat. Meskipun valen anak Sultan baik cantika, kinan dan putri tidak pernah memanfaatkan kebaikan valen kepada mereka bertiga.

Desa makmur indah benar-benar sepi setelah magrib, tidak ada yang keluar satu orang pun.. Mereka berdiam diri di dalam rumah.

Anak kkn sangat bersyukur karena kamar mandi ada di dalam rumah jadi mereka tidak perlu keluar rumah lagi.. Setelah menikmati makan malam mereka pun ngobrol di ruang depan.

"Desa ini benar-benar sepi kalau malam hari. Untuk gue beli banyak cemilan supaya tidak bosan di dalam rumah terus" ucap ridho.

Riza menatap cantika sinis karena duduk berdekatan dengan valen.. Seharusnya dia di sana..

"Ehh cantika lo bisa gak jauh-jauh dari valen. Ingat lo sudah punya suami dan sekarang lagi hamil.. Jangan genit jadi perempuan" ketus riza.

"Mereka gak deket banget kok duduknya, tapi wajar lah kan cantika istri abang nya valen lagi pula mereka juga sahabatan kali" turut yusup.

"Sejak kapan mereka sahabatan Yusuf, lo itu jangan asal bicara".

" lo ketinggalan berita apa gimana za.. Kan valen, cantika, kinan dan putri sudah sahabatan dari masa smp.. Persahabatan mereka semua orang sudah tahu kok di kampus " jawab intan.

Riza langsung terdiam karena tidak tahu hal itu. Tapi meskipun demikian cantika tidak pantes dekat-dekat dengan valen.

"Gimana pun caranya valen harus jadi milik gue dan bikin hubungan persahabatan valen dan cantika retak untuk selamanya" batin riza.

1
اختی وحی
knp ad yg di ulang kata²nya,jd tumpang tindih
Isabela Devi
semoga cantik akan menjadi orang sukses nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!